Pergantian Kapolres Nunukan, AKBP Taufik Nurmandia : “Terima Kasih Untuk Seluruh Masyarakat Nunukan”

NUNUKAN – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Nunukan memasuki masa pergantian jabatan, dimana Kapolres sebelumnya, AKBP Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H digantikan oleh AKBP Bonafasius Rumbewas, S.I.K.

Sebelumnya, AKBP Taufik Nurmandia menjabat sebagai Kapolres Nunukan selama 1 tahun 7 bulan dari Januari 2023 hingga Juli 2024.

Saat ditemui, AKBP Taufik Nurmandia menyebutkan bahwa kegiatan dilakukan sebagai acara kenal kepada Kapolres Baru dan pamit Kapolres lama terhadap unsur Forkopimda.

“Hari ini kita adakan kegiatan kenal pamit bersama unsur Forkopimda, dimana kita pamit dan juga memperkenalkan Kapolres baru,” terang AKBP Taufik Nurmandia pada agenda Kenal Pamit Kapolres Nunukan di gedung Amalia, Rabu (24/07/2024) malam.

Lalu, Taufik Nurmandia mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur masyarakat Nunukan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Nunukan, mulai dari Pemda, TNI dan semua stakeholder yang membantu kami dalam pelaksanaan tugas selama 1 tahun lebih,” ujar Taufik Nurmandia.

Kemudian, Ia juga menuturkan terdapat beberapa program yang belum terlaksana terutama pada pelaksanaan Pilkada.

“Tentu masih banyak program belum selesai dilaksanakan, karena program Presisinya Kapolri terus berlanjut dan berkesinambungan, terutama titipan pada pelaksanaan Pilkada,” ucapnya.

Menurutnya juga dikarenakan tahapan Pilkada baru memasuki tahapan Coklit, jadi program pengamanan masih terus berlanjut hingga tahapan inti.

“Kita juga baru masuk tahapan Coklit Pilkada, jadi seluruh pengamanan dan ketertiban Pilkada masih belum masuk tahapan inti seperti kampanye dan lainnya, dimana nanti itu jadi tugas Kapolres yang baru,” tambah Taufik Nurmandia.

Adapun AKBP Taufik Nurmandia akan menjabat sebagai Wakil Direktur Kriminal Khusus (Wadir Reskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Jambi.

(nam/nam)

Hadir Untuk Masyarakat Bengkel Sehat PANGNGAMASEANG ini pesan KaHubdam XIV/Hasanuddin.


Makassar-Berandankrinews.com
Hubdam XIV/Hsn sebagai bagian dari TNI AD juga melaksanakan fungsi teritorial secara terbatas sebagai satuan non kewilayahan.
Hubdam XIV/Hsn berlokasi di Jl. Opu Daeng Siradju No. 420 Makassar Prov. Sulawesi Selatan. Tugas pokok Hubdam XIV/Hsn yaitu menyelenggarakan gelar komunikasi, peperangan elektronika dan foto film militer serta konstruksi, pembekalan, pemeliharaan dan instalasi dalam rangka mendukung Tugas Pokok Kodam XIV/Hsn.

Selain melaksanakan tugas pokoknya, Hubdam XIV/Hsn sebagai bagian dari TNI AD juga melaksanakan fungsi teritorial secara terbatas sebagai satuan non kewilayahan. Kahubdam XIV/Hsn Ltk Cke I Gusti Ngurah. S., S.E membuat gebrakan yaitu dengan membuat program Bengkel Sehat “Pangngamaseang” sebagai aplikasi dari kegiatan Teritorial satuan Non Kewilayahan.

Bengkel Sehat ini dibuat untuk membantu meringankan keluhan sakit yang diderita oleh anggota Hubdam XIV/Hsn maupun prajurit lainnya serta warga masyarakat yang berobat tanpa di pungut biaya. Pengobatan ini dilakukan orang Profesional asli putra Sulawesi (Opa La Ode) secara tradisional dan alternatif dengan mengedepankan kearifan lokal, “Pangngamaseang” dalam bahasa Makassar atau Sulawesi yaitu mengasihani.

Kahubdam XIV/Hsn Letkol Cke I Gusti Ngurah. S., S.E berharap dengan adanya Bengkel Sehat “Pangngamaseang” ini, setidaknya dapat mengurangi dan meringankan keluhan sakit yang di derita oleh pasien secara perlahan serta besar harapannya semoga diperoleh kesembuhan sehingga dapat beraktivitas seperti semula. Salah satu Mitos yang dijadikan pedoman dalam proses kesembuhan adalah adanya Keyakinan yang dibarengi dengan Niat dan Do’a dari pasien serta adanya saling percaya antara pasien dengan Terapis (orang yang membantu)

Tentunya Bengkel Sehat ini bukan berarti mengabaikan pengobatan secara Medis yang ada di Rumah Sakit, namun Bengkel Sehat ini adalah alternatif penyembuhan yang dapat dimanfaatkan oleh siapa saja yang memiliki Keyakinan, tutup orang nomor satu di Hubdam XIV/Hasanuddin.

Besar harapan dari Kahubdam XIV/Hsn Letkol Cke I Gusti Ngurah. S.,S.E dengan adanya Bengkel sehat ini setidaknya dapat membantu prajurit maupun warga yang sakit walaupun bagian kecil dari metode pengobatan yang ada di Negeri yang sangat kita cintai ini, yaitu Indonesia. Dan tentunya keberadaan TNI Hadir dan menjadi contoh serta mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.

Berusaha Melawan Menggunakan Tombak, Pelaku Pembunuhan Pengusaha Rumput Laut Berhasil Diamankan

NUNUKAN – Kepolisian Resor (Polres) Nunukan menggelar siaran pers terkait pengungkapan dugaan perkara pembunuhan dengan pemberatan dan atau pencurian yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, terhadap orang dengan maksud untuk mempersiapkan atau memper yakni SAM (52) dan korban perempuan AMI (24) mengalami luka berat yang terjadi di RT.04, Desa Persiapan Ujang Fatimah.

Diberitakan sebelumnya, korban SAM merupakan seorang pengusaha rumput laut bersama dengan salah seorang karyawannya yakni AMI.

Sementata, pelaku merupakan pria tuna wicara (bisu) ZUL (27)seorang residivis tindak pidana pencurian dan kasus membawa senjata tajam (Sajam) hingga membekam dipenjara selama 3 bulan.

Selaku Wakapolres Nunukan, Kompol Arofiek Aprilian Riswanto mengatakan permulaan kronologis kejadian kasus tindak pidana tersebut.

“Kejadiannya sabtu, 06 Juli sekitar pukul 02.00 WITA dini hari, pelaku memulai aksinya dengan terlihat dari CCTV sedang memrrhatikan sekitaran rumah, lalu pelaku terlihat memutus dan mematahkan CCTV untuk menghilangkan bukti, selanjutnya memanjat rumah tepat di samping kamar korban, kemudian sesaat sampai di balkon kamar, pelaku pun langsung masuk dimana pintu samping tidak dalam keadaan terkunci, saat masuk AMI terbangun dan melihat pelaku sehingga pelaku langsung menyerang AMI dengan sebilah pisau dan mengenai perut sebelah kanan,” ujar Arofiek pada siaran pers di Mako Polres Nunukan, Selasa (09/07/2024).

Lebih lanjut, Arofiek menyampaikan kronologis hingga kedua korban mengalami luka berat akibat sajam.

“Selanjutnya korban AMI naik ke atas kasur disusul oleh pelaku namun ditendang oleh Alm SAM dan terjatuh namun pelaku kembali naik dan ditendang lagi oleh AMI, karena panik, pelaku langsung menyerang korban dengan membabi buta, lalu pelaku mengambil kunci di atas meja dan turun ke lantai 1 untuk mengambil uang dan barang-barang berharga milik korban, setelah itu korban langsung menelpon tetangga untuk meminta tolong,” tutur Arofiek.

Kemudian, Wakapolres Nunukan juga menjelaskan modus operandi yang dilakukan pelaku ZUL.

“Ingin menguasai harta berharga milik korban dengan niat awal ingin mencuri namun kepergok oleh korban sehingga terdesak dalam melakukan aksi kejahatannya dengan cara membabi buta,” tutur Wakapolres.

Berdasarkan hasil visum, korban SAM mengalami luka robek pada bagian wajah, luka tusuk pada bagian dada kiri dan kanan, luka tusuk di bagian perut, luka robek bagian paha dan kaki sebelah kiri, luka robek pada telapak kaki kanan dan luka lecet pada perut.

Sedangkan AMI mengalami luka gores bagian pipi kiri, luka robek siku kiri, lengan kanan, bahu sebelah kanan, jari telunjuk, jari tengah sebelah kanan, telapak tangan sebelah kiri dan luka tusuk pada bagian pinggang sebelah kanan, lalu luka robek yang mengakibatkan putus pada bagian jari tengah dan jari manis sebelah kiri hingga putus seperempat.

Lalu, Ia juga mengatakan bahwa Polres Nunukan mendatangkan seorang ahli bahasa isyarat untuk menginterogasi sang pelaku yang merupakan seorang tuna wicara.

“Untuk investigasi terhadap pelaku, kita mendatang kan seorang ahli bahasa isyarat karena kan pelaku ini tidak bisa berbicara ataupun tuna wicara (bisu),” imbuhnya.

Menurut polisi, motif pelaku diindakasi ingin menggunakan hasil curian untuk penyalahgunaan narkoba.

Bersama itu, Arofiek menyebutkan kronologis penangkapan yang dilakukan oleh personil kepolisian terhadap pelaku.

“Pelaku diupaya paksa oleh personil diakibatkan lari dan juga sempat menyerang personil menggunakan sebuah tombak yang dipegang oleh pelaku tetapi usahanya gagal,” sebut Arofiek.

Barang bukti yang ditemukan diantaranya :
– 1 buah tombak dengan panjang 90 cm,
– 1 bilah pisau dapur dengan gagang plastik warna abu-abu dengan panjang 30 cm,
– 1 unit handphone Iphone 12 warna hitam,
– 1 buah terpal warna biru,
– 1 buah gantungan kunci dengan berbagai jenis kunci,
– 1 buah sweeter warna hitam,
– 1 lembar celana pendek warna hitam,
– 1 buah masker warna hitam,
– 1 pasang pakaian olahraga merah hitam,
– 1 lembar sprei warna merah muda dengan bercak darah,
– 1 buah bantal guling berwarna merah muda dengan bercak darah,
– 1 buah selimut berwarna biru dengan bercak darah,
– 1 buah handphone merk “Xiaomi” warna hitam dengan bercak darah,
– 2 buah kamera CCTV yang terpotong berwarna putih,
– 1 buah flashdisk berwarna putih,
– 1 lembar celana panjang warna biru,
– 1 lembar kaos kemeja berwarna krim dengan bercak darah,
– 1 lembar celana pendek dengan motiv bergaris biru dengan bercak darah,
– 1 buah jilbab berwarna coklat dengan bercak darah,
– 1 buah selimut warna abu-abu dengan bercak darah.

Adapun pelaku dipersangkakan pasal 339 KUHP subsider pasal 365 ayat (3) dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau sementara selama-lamanya 20 tahun.

(nam/nam)

Seorang Pria Pengusaha Rumput Laut Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Bersama Wanita Penuh Luka Tusuk di Desa Persiapan Ujang Fatimah

NUNUKAN – Bertempat di sebuah rumah RT.04, Desa Persiapan Ujang Fatimah, Kecamatan Nunukan, ditemukan seorang pria yang sudah tak bernyawa dengan kondisi bersimbah darah bersama seorang wanita yang penuh luka tusuk, Sabtu (06/07/2024).

Korban dikonfirmasi oleh kepolisian sebanyak 2 orang diantaranya adalah SY (sekiranya berumur 50 tahunan) yang telah meninggal dunia, dimana merupakan seorang pengusaha rumput laut dan juga korban wanita berinisial A (24 thn) yang saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nunukan.

Terlihat SY mengalami luka berat akibat tusukan dan sabetan sajam sehingga menyebabkan TKP penuh dengan bercak darah.

Selaku Ketua RT.04, Abid menyampaikan informasi korban diketahui saat dirinya diinformasikan oleh salah seorang warga.
“Saya dapat informasi dari salah seorang warga, lalu disaat sudah sampai dirumah korban, SY sudah meninggal dunia dengan kondisi bersimbah darah,” terang Abid.

Bersama dengan itu, salah seorang warga RT.04, Syahril mengatakan korban ditemukan sekiranya pukul 03.00 WITA dini hari dan tidak mengetahui hubungan kedua korban tersebut.

“Saya taunya kedua korban tersebut sudah tinggal disitu semenjak rumah itu ada dan taunya kalau yang perempuan itu bukan orang Nunukan dan SY itu keturunan Tionghoa-Makassar,” tuturnya.

Ditanya soal hubungan dengan tetangga sekitar, Syahril menjelaskan bahwa korban sangat baik dan sering bersosialisasi dengan warga.

“Ya beliau ini orangnya baik, sosialnya juga dengan masyarakat bagus, sering membantu kalau ada kegiatan warga-warga,” ucap Syahril.

Begitupun dengan Risal, salah satu rekan bisnis rumput laut sang korban yang menyebutkan bahwa tidak pernah terlihat memiliki masalah ataupun dengan karyawan.

“Pertama kali saya lihat perempuan itu, saya tanya sama SY, terus katanya itu karyawannya dan selama ini korban juga terlihat seperti tidak memiliki masalah, dengan karyawan-karyawannya juga tidak pernah ribut-ribut,” kata Risal.

Sementara itu, korban A saat ini masih dalam proses perawatan di RSUD Nunukan pasca operasi setelah pada kejadian tersebut mengalami luka berat dan robek akibat tusukan sajam pada beberapa bagian tubuh yakni lengan, pundak, tangan dan juga perut.

Terkait lanjutan kejadian tersebut, Kasi Humas Polres Nunukan, IPDA Zainal Yusuf menyebutkan kasus masih dalam penyelidikan olah TKP dan investigasi lebih lanjut.

“Untuk lebih lanjut kasus ini masih dalam penyelidikan ya, personil juga masih investigasi di TKP,” tutup Zainal.

(nam/nam)

Polres Nunukan Pastikan Pengamanan Kamtibmas Pada Seluruh Tahapan Pilkada 2024

NUNUKAN – Kepolisian Resor (Polres) Nunukan akan memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat pada seluruh tahapan pemilihan umum daerah (Pilkada) 2024.

Diketahui Pilkada serentak akan dilakukan pada 27 November 2024 untuk seluruh Kabupaten/Kota dan Provinsi di Indonesia, dimana tidak terlepas pemilihan Bupati Nunukan.

Selaku Kapolres Nunukan, AKBP Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H mengungkapkan bahwa telah melalukan koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait guna kelancaran pada tahapan Pilkada 2024.

“Jadi kita sudah koordinasi dengan semua stakeholder dan kita juga sudah dapat dana hibah dari pemerintah daerah dalam rangka dana untuk pengamanan Pilkada dan Insya Allah kami akan berikan pengamanan yang terbaik agar seluruh tahapan Pilkada berjalan dengan lancar, aman dan nyaman,” tutur Taufik Nurmandia saat ditemui pada agenda puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-78 di Mako Polres Nunukan, Senin (01/07/2024).

Lalu, Ia juga menjelaskan bahwa tindakan Polres Nunukan pada tahapan Pilkada saat ini yakni telah melakukan pengamanan Kamtibmas.

“Pada tahapan Pilkada saat ini, Polres Nunukan melakukan seluruh kegiatan patroli untuk menciptakan suasana yang kondusif,” ucapnya.

Namun, Kapolres Nunukan tersebut mengatakan bahwa pada saat ini belum terdapat pengamanan yang khusus ataupun intens dikarenakan belum masuk ke tahapan inti dan terpilihnya calon tetap.

“Belum ada hal-hal yang urgent karena belum ada calon karena belum tahapan pendaftaran, biasanya nanti panasnya itu ketika sudah terpilihnya calon,” terang Kapolres Nunukan.

Terpisah, diketahui bahwa AKBP Taufik Nurmandia, S.I.K, M.H telah memasuki masa akhir jabatannya sebagai Kapolres Nunukan.
Berdasarkan hal tersebut, eks Kapolresta Tarakan itu menghimbau kepada seluruh personil dan juga masyarakat Nunukan untuk selalu mendukung kepemimpinan yang baru.

“Saya tetap menghimbau kepada seluruh personil untuk mendukung pejabat baru, karena kepemimpinan akan selalu ada regenerasi guna kemajuan Polri,” katanya.
“Harapannya masyarakat selalu mendukung kebijakan Kapolres karena semua itu arahan ataupun program-program satuan dari atas,” tambah Kapolres Taufik.

Adapun selain mengadakan upacara, Polres Nunukan juga menggelar pemberian tali asih dan beberapa acara hiburan pada puncak peringatan hari Bhayangkara ke-78.

(nam/nam)