Pagi Ini, Kapolda Sulsel Akan Ngobrol Dengan Presiden, Tentang Apa?

Takalar – Sulsel, Pagi ini Kamis (5/6/2025), Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Rusdi Hartono dijadwalkan akan berdialog dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam kegiatan panen raya serentak kuartal II di desa Bontomanai Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar, Sulsel. 

Dialog tersebut berlangsung secara daring yang diikuti seluruh jajaran Polri se- Indonesia.

Prabowo akan menyapa dan melakukan tanya jawab bersama Kapolda Sulsel Polda Jawa Timur, Polda Bengkulu dan Polda NTT dari Polda Kalimantan Barat.

Di Kalbar tepatnya dilahan Lanud Harry Hadisoemantry Kecamatan Sanggau Ledo Kabupaten Bengkayang, Presiden Prabowo Subianto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Mentan Amran Sulaiman, Menkopangan dan mendagri serta Ka Bulog akan melakukan panen raya jagung Kuartal II dan meresmikan beberapa proyek untuk mendukung produktivitas Jagung.

Dalam dialog tersebut Kapolda Sulsel akan melaporkan terkait progres penanaman jagung di Sulsel dalam mendukung program ketahanan pangan yang merupakan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.

Dalam kegiatan ini Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Rusdi Hartono turut didampingi Pangdam XVI Hasanuddin, Forkopimda Sulsel, Karo SDM Kombes Pol Aris Haryanto, Kabidpropam Kombes Zulham, Kabidhumas Kombes Pol Didik, Dirkrimsus Kombes Pol Dedi, Plt. Kabid TIK AKBP Gani Alamsyah, Kapolres Takalar AKBP Supriadi serta Forkopimda Takalar.

*Putra Daeng

Kapolda Sulsel Hadiri Geladi Bersih Panen Raya Serentak Kuartal II tahun 2025 di Takalar

Takalar, Sulsel_ Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akan melaksanakan panen raya jagung serentak kuartal II dilahan Lanud Harry Hadisoemantry Kecamatan Sanggau Ledo Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat.

Presiden akan didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Mentan Amran Sulaiman.

Panen ini akan dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia Esok, Kamis 5 Juni 2025

Polda Sulawesi Selatan sendiri ikut mengambil bagian dalam panen raya serentak kuartal II kali ini yang dipusatkan di Desa Bontomanai Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar Provinsi Sulsel.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Rusdi Hartono didampingi Karo SDM Kombes Pol Aris Haryanto, Kabidpropam Kombes Zulham, Plt. Kabid TIK AKBP Gani Alamsyah, Kapolres Takalar AKBP Supriadi meninjau langsung lokasi panen sekaligus mengikuti geladi bersih yang digelar secara daring terpusat di Kalimantan Barat, Rabu (4/5/2025)

Dalam kegiatan geladi panen raya kuartal II dijadwalkan Polda Sulsel akan disapa Presiden Prabowo secara daring bersama 3 Polda lainnya diantaranya Polda Jawa Timur, Polda Bengkulu dan Polda NTB.

Insyaa Allah Kami Polda Sulsel besok akan memaparkan kepada Bapak Presiden terkait keberhasilan dan program unggulan yang telah dilaksanakan dalam mendukung program ketahanan pangan asta cita bapak presiden, Ucap Irjen Pol Rusdi saat ditemui di lokasi panen.

“Alhamdulillah dapat kami laporkan, semenjak Polri diberikan tanggungjawab proses penanaman jagung di Sulsel dimana jumlah produksi jagung meningkat drastis ini sesuai Data BPS Sulsel jagung yang dipanen dalam jangka waktu 4 bulan mencapai 1 Juta Ton. Naik 33 Persen dibanding tahun sebelumnya periode bulan yang sama. Tegas Kapolda Sulsel dihadapan Irwasum saat melaksanakan geladi bersih.

Kapolda Sulsel juga melaporkan Total luas lahan yang akan dipanen pada kuartal II yakni 639.05 Ha yang tersebar di 23 Kabupaten/Kota dengan estimasi hasil panen sebesar 3.834,3 Ton. Selain itu untuo mempercepat penyerapan jagung hasil panen petani, juga alan dibanhun pabrik pe golahan milik mitra PT. Charoen Pokhoand ya g bergerak dibidang pakan ternak yang mampu menyerap hingga 50 Ribu Ton jagung perhari. Tutup Kapolda

Sampai berita ini diturunkan pelaksanana geladi bersih panen raya jagung serentak kuartal II se Indonesia masih berlangsung.

*Putra Daeng*

KAPOLRES WAJO LANGSUNG MENERIMA ADUAN PENGURUS AS’ADIYAH

WAJO _ Pengurus Pondok Pesantren As’adiyah mengadu ke Polres Wajo, Sulawesi Selatan, Selasa (3/6/2025).

Pengaduan itu terkait adanya tanah Wakaf As’adiyah berupa sawah diduga dikuasai oknum kelompok warga setempat.

Tanah Wakaf itu berlokasi di Lompopalia, Kelurahan Tangkoli, Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo.

sejumlah santri, guru dan petinggi As’adiyah bertemu Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Rosid Ridho di ruangannya.

Tampak, mereka dengan serius mengadu sembari menjelaskan kronologi kejadian dihadapan orang nomor satu di Kepolisian Resor Wajo itu.

Pengurus As’adiyah, KH Riyadi Hamda mengungkap tanah tersebut telah diwakafkan sejak 1974 kepada As’adiyah, seluas kurang lebih 22 Hektare.

“Sudah diwakafkan tahun 1974 silam dan kami juga punya sertifikatnya. Di situ, lengkap dengan luas tanah,” ujarnya

Pihaknya menjelaskan, saat ini As’adiyah tak lagi memanfaatkan tanah Wakaf tersebut, sebab telah dikuasai oknum kelompok warga.

“Terakhir kami manfaatkan lahan itu tahun lalu. Sekarang kami dihalangi oknum berkedok preman. Bahkan sempat datang ke lahan dan melakukan pengancaman membawa senjata tajam,” paparnya.

“Tanah itu sangat bernilai bagi kami karena ada hasil sawah yang diterima untuk pembangunan Pondok Pesantren. Rata-rata per hektare As’adiyah terima puluhan juta untuk dana operasional,” tambahnya.

Olehnya itu, ia berharap pihak Kepolisian dapat menyelesaikan persoalan ini.

“Kami tentu berharap Polres Wajo mampu berperan aktif dalam membantu menyelesaikan masalah ini. Sebab ini menyangkut kepentingan banyak orang dan masa depan Pondok Pesantren,” pintanya

Sementara Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Rosid Ridho menegaskan pihaknya bakal menindaklanjuti kejadian ini.

“Tentu kami akan tindakanlanjuti. Namun alangkah baiknya semua persoalan diselesaikan secara kekeluargaan karena mengedepankan nilai Restorative Justice,” tandasnya.

*Vetty Rilla*

TPID Wajo Monitoring Harga Dan Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Idul Adha 1446 H

WAJO – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Ir. Armayani, S.Sos, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), asisten, perangkat daerah, instansi vertikal, serta unsur terkait lainnya, melakukan monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Wajo.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memastikan stabilitas harga dan kecukupan stok kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional, menjelang hari besar keagamaan.

Kabag SDM Polres Wajo, Kompol H. Andi Syamsulifu, S.Sos, MH, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pengecekan langsung di lapangan, tidak ditemukan adanya kelangkaan bahan pokok.

“Stok sembako menjelang Idul Adha dipastikan cukup. Kami juga terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menjaga kestabilan harga di pasaran,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa monitoring akan terus dilakukan secara berkala agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Polres Wajo berkomitmen menjaga keamanan pangan serta memastikan ketersediaan bahan pokok lainnya tetap aman. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying, karena persediaan mencukupi hingga Idul Adha nanti,” tegasnya.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan tenang dan tanpa kekhawatiran terhadap kenaikan harga maupun kelangkaan kebutuhan pokok.

**Kasi Humas Polres Wajo** / Vetty Rilla

 

Wakapolres Wajo Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 di Kantor Bupati

WAJO – Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Wajo, Jl. Rusa, Sengkang, Kabupaten Wajo. Upacara tahun ini mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya.” paada Senin, 2 Juni 2025, pukul 07.45 WITA, 

Bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Kepala Staf Kodim 1406/Wajo, Mayor Inf. Azkar.

Dalam amanatnya, Mayor Inf. Azkar membacakan pidato seragam dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, yang menekankan beberapa hal penting, antara lain:

1. Hari Lahir Pancasila merupakan momentum untuk memperteguh komitmen kebangsaan dan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai fondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

2. Pancasila tidak hanya merupakan dokumen historis atau teks normatif dalam pembukaan UUD 1945, tetapi juga jiwa bangsa dan pedoman hidup bersama.

3. Setiap sila dalam Pancasila mengandung prinsip gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

4. Pemerintah telah menetapkan Asta Cita, delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu pilar utamanya adalah penguatan ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia.

5. Kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa landasan nilai-nilai Pancasila dapat menyebabkan ketimpangan sosial dan dehumanisasi.

6. Tantangan terhadap Pancasila semakin kompleks di era globalisasi dan digitalisasi, termasuk penyebaran paham ekstremisme, radikalisme, intoleransi, dan disinformasi.

7. Asta Cita merupakan bentuk revitalisasi nilai-nilai Pancasila di berbagai dimensi kehidupan: pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang digital.

8. Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremonial, melainkan momen untuk memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila dalam setiap kebijakan, tindakan, dan ucapan.

Pejabat yang Hadir: Ketua DPRD Wajo Ir. H. Firmansyah Perkesi, M.Si, Bupati Wajo H. Andi Rosman, S.Sos, M.M, Wakil Bupati Wajo Dr. H. Baso Rahmanuddin, M.Kes, Wakapolres Wajo Kompol Hardjoko, S.H., M.H, Ketua Pengadilan Negeri Sengkang Dr. Ilham, S.H., M.H, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sengkang Andi Syaifullah, S.H., M.H, Ketua TP PKK Kabupaten Wajo Hj. Fatmawati A. Rosman, para Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Wajo dan Seluruh Kepala OPD Kabupaten Wajo.

Upacara berlangsung khidmat dan menjadi momen penting dalam mengukuhkan kembali semangat kebangsaan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di Kabupaten Wajo.

**Kasi Humas Polres Wajo** / Vetty Rilla