Nunukan – Pengawasan dan Evaluasi apresiasi animo warga Desa persiapan Binusan Dalam saat melakukan tatap muka, siang kemarin (24/06) di RT 11. Kegiatan tatap muka tersebut dalam rangka menyambut kedatangan tim wasev dari Mabesad untuk melaksanakan peninjauan secara langsung kegiatan TMMD ke 111 di wilayah Kodim 0911/Nunukan.
Tim Wasev yang dipimpin langsung oleh Irut-1/Ren Itter Itum Itjenad Mabes TNI AD Kolonel Inf Raymond P. Simanjuntak beserta 2 orang lainnya hadir ditengah personel Satgas dan warga Desa Binusan untuk sama-sama melihat progres yang sudah terlaksana selama 10 hari atau minggu pertama ini.
“Kami berharap masyarakat mendukung dengan adanya program TMMD ini, karena proses penentuan sasaran TMMD ini sudah melalui mekanisme bottom up, yaitu aspirasi masyarakat sendirilah yang meminta untuk melaksanakan kegiatan TMMD ini di wilayahnya”.
Selain kegiatan tatap muka, tim wasev juga memberikan tali asih kepada perwakilan warga Desa Persiapan Binusan Dalam yang sudah ditunjuk sebanyak 10 orang. Kegiatan tatap muka diakhir dengan berfoto bersama, dilanjutkan dengan peninjauan ke lokasi oleh Ketua tim beserta rombongan didampingi oleh Dansatgas TMMD ke 111.
NUNUKAN – “Anwar Laki- laki (52) yang merupakan warga Jalan Manungal Bhakti RT 20, Kelurahan Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan- Kaltara, tewas di tikam oleh suami rekan kerjanya pada, Jumat (25/06/2021) sekitar pukul 10.15 Wita.
Berdasarkan LP Nopol: LP/ B/ 146/ VI/ 2021/ SPKT/ POLRES NUNUKAN/ POLDA KALTARA, tgl 25 Juni 2021, Saat kejadian korban sedang berada di tempat kerja, tepatnya di APMS Cahaya Makarano Jl. Ujang Dewa Sedadap, Nunukan Selatan bersama saksi IDA, ALEX, HAMKA, dan GAFAR.
Kapolres Nunukan AKBP. SYaiful Anwar, Sik melaui Kasubag Humas AKP. Muhammad Karyadi, SH mengatakan bahwa, “Sekitar pukul 10.15 Wita, datang pelaku “THAMRIN (45)” mengendarai Sepeda Motor Matic dengan tergesa- gesa memarkir sepeda motornya, lalu turun sembari menghunus sebilah parang dan mendatangi Korban, ketika itu Korban sedang berdiri setengah jongkok di dekat Dispenser Premium”,ujar Karyadi.
“Dari arah belakang, Pelaku langsung membacok Leher belakang Kepala Korban, lalu membacok Kepala belakang Korban, kemudian menusuk pada bagian Perut, menusuk bagian Punggung, sehingga korban langsung terjatuh tidak berdaya. “Melihat korban yang sudah tidak berdaya, pelaku kemudian membuang parang ditangannya lalu pergi dengan mengendarai sepeda motor untuk menyerahkan diri ke Mako Polres Nunukan ”,ucapnya.
Lebih lanjut Karyadi menyampaikan, “Permasalahan berawal dari dugaan hubungan gelap yang dilakukan korban dengan Istri siri pelaku “IDA”. Pelaku dengan IDA menikah siri pada tahun 2017 di Nunukan, kemudian tahun 2019 keduanya berpisah.
“Menurut IDA, hubungan pernikahan siri itu sudah berakhir namun Pelaku tidak menerima. Sejak saat itu sering terjadi percekcokan diantara keduanya, sampai Pelaku mengetahui bahwa IDA memiliki hubungan khusus dengan Korban”,jelasnya.
Emosi pelaku memuncak, pada hari Jum’at tanggal 25 Juni 2021 sekitar pukul 01.00 Wita, Pelaku mendatangi rumah IDA, menurut Pelaku IDA sedang tertidur, dari rumahnya Pelaku membawa Minyak Tanah, Tali Karung Goni dan Korek Api.
“Pelaku membakar tali tersebut dan memasukkan ke dalam rumah IDA melalui celah pintu dapurnya dengan tujuan untuk membakar rumahnya IDA setelah itu Pelaku pergi. Pagi harinya sekitar pukul 09.00 Wita, Pelaku terbangun dari tidurnya dan berniat untuk membunuh Korban karena telah merebut istri sirinya.
“Kemudian Pelaku pergi ke Pasar Yamaker untuk membeli sebilah Parang seharga Rp. 130.000. Parang tersebut lalu pelaku bawa ke tempat kerja Korban dan digunakan menghabisi Korban.
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dari keterangan saksi, keterangan pelaku dan barang bukti (BB) yang ditemukan, maka akan dipersangkakan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana jo Pasal 338 KUHP tenang Pembunuhan”,
Nunukan – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Wilayah Perbatasan ke 111 yang dilaksanakan di wilayah Kodim 0911/Nunukan. Hari ini tadi (24/06), Kodim 0911/Nunukan menerima kunjungan Tim Wasev dari Mabes TNI AD.
Adapun tim yang melaksnakan Wasev yakni Kolonel Inf Raymond Power Simanjuntak, S. E, M.I.Pol Irut-1/Ren Itter Itum Itjenad beserta rombongan.
Sebelum meninjau lokasi, Tim Wasev terlebih dahulu menerima paparan oleh Dansatgas TMMD Wiltas Ke 111 Letkol Czi Eko Pur Indriyanto. Dalam pemaparannya Dansatgas menjelaskan beberapa sasaran fisik dan non fisik yang tengah digarapnya hingga perkembangan saat ini.
Dansatgas juga mengatakan beberapa sasaran ada yang melampaui target dari apa yang direncanakan, seperti halnya pembukaan badan jalan dan penambahan sasaran seperti pembuatan MCK, penampungan air bersih dan rehab rumah tidak layak huni sebanyak 5 unit.
Mendengar dan melihat paparan tersebut, Kepala Tim Wasev memberikan apresiasi atas apa yang sudah dilaksanakan oleh Satgas TMMD.
“Terimakasih atas kinerja yang sudah diberikan sejauh ini secara optimal, dalam tujuan TMMD sendiri adalah mewujudkan pembangunan secara merata dan cepat khususnya di daerah terisolir. Memang benar bahwa keterampilan Satgas dalam melihat dinamika dilapangan sangat dibutuhkan. Seperti halnya melakukan penambahan sasaran itu, sudah sangat luar biasa dari apa yang direncanakan”.
SELAYAR – Memasuki hari ke 9, pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), ke 111, TA 2021, Kodim 1415/Selayar, pembuatan jembatan, sudah memasuki tahap perampungan, di lokasi TMMD, Kampung Tola, Kelurahan Bontobangun, Kecamatan Bontoharu, Kepulauan Selayar, Rabu (23/6/2021).
Kasdim 1415/Selayar, Mayor Inf. Abd. Rasyiid, SMO, menyampaikan bahwa, pelaksanaan pembuatan jembatan di lokasi TMMD 111, hingga hari ke 9, sudah masuk tahap perampungan.
Terlihat beberapa alat berat yang sedang beroperasi dalam pembangunan jembatan di lokasi TMMD 111 Kodim 1415/Selayar, hingga saat ini tetap stand by, untuk diarahkan ke pekerjaan jalan.
Dikatakan bahwa untuk pelaksanan program fisik TMMD 111, selain jembatan, juga pembukaan perintisan jalan sepanjang 3, 276 km yang menghubungkan kampung tua Bitombang ke kampung Tola juga pembangunan Mesjid kampung Tola.
Selain itu saat ini, anggota Satgas TMMD, sementara fokus juga merampungkan pembangunan mesjid Kampung Tola, yang ditargetkan Minggu ini, Mesjid tersebut sudah bisa dimanfaatkan shalat Jum,at oleh warga kampung Tola.
“khusus alat berat dan mobil operasional TNI yang sedang lalu lalang membawa anggota Satgas TMMD pada saat pekerjaan jalan sebagai sasaran fisik TMMD Kodim 1415/Selayar”, ujar Kasdim Mayor Inf. Abd. Rasyid.
KEPULAUAN SELAYAR – Walaupun penyelesaian pembukaan jalan tembus ke Tola dari Bitombang belum rampung dan masih licin berlumpur karena belum ada pengerasan namun warga yang ingin segera merasakan jalan ke kampung Tola yang sebelumnya terisolir, tetap berkendara dijalanan tersebut.
Saat cuaca mendukung, atau panas terik, mungkin tidak ada masalah melalui jalur yang masih merupakan lumpur padat yang diratakan menunggu pengerasan. Namun jika jalanan ini diguyur hujan maka akan sangat licin dan berlumpur.
Masyarakat kampung Tola dan sejumlah warga dari kampung tetangga yang memiliki perkebunan yang dilalui jalanan ke Tola tetap melintasinya dengan motor, daripada jalan kaki ke kebun, kata seorang warga.
Keberadaan TMMD Ke 111 Kepulauan Selayar yang telah membuka akses jalan dan jembatan ke kampung Tola, merupakan kegembiraan warga karena mereka kini tidak lagi terisolir dan harus jalan kaki ke pusat kabupaten dengan waktu berjam-jam. Kini mereka hanya menumpuh waktu 30 menit telah tiba di pusat kabupaten menggunakan kendaraan bermotor.
Dansatgas TMMD Ke 111 Kepulauan Selayar, Letkol. Kav. Adi Priatna, menjelaskan strategi pelaksanaan saat cuaca berubah-ubah seperti saat ini, akan menggenjot pengerjaan penyelesaian pekerjaan jalanan tembus ke Tola agar masyarakat segera dapat menikmati jalanannya dengan aman, pungkasnya.