Rakerprov SIWO PWI Kaltara Dalam Sidang Pleno Kedua Menetapkan Kabupaten Nunukan Sebagai Tuan Rumah Porwada II Kaltara

TARAKAN – Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov), Seksi Wartawan Olahraga (SIWO),Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Utara (Kaltara) akhirnya menetapkan dua agenda kerja yang akan direalisasikan.

Berlangsung di Ruang Pertemuan Hotel Galaxy Tarakan, Sabtu (26/7/2028), Rakerprov SIWO PWI Kaltara dibuka Musianto yang hadir mewakili KONI Kaltara dengan mengusung tema “Kerja Bersama, Sukseskan Porwada II Kaltara 2026 dan  Porprov II Kaltara 2026”.

Turut hadir juga Kabid Olahraga Disbudporapar Tarakan, Amas Ramadhan, Sekretaris PWI Kaltara, Azwar Halim, perwakilan sejumlah pengurus cabang olahraga di bawah naungan KONI Kaltara dan pengurus PWI dan SIWO Nunukan, Bulungan dan Tarakan serta pengurus SIWO PWI Kaltara sebagai peserta.

Ketua SIWO PWI Kaltara, Simon Eliazar menjelaskan bahwa rakerprov telah menetapkan dua agenda besar yang sesuai dengan rencana semula.

Tetapkan Nunukan Tuan Rumah Porwada II Kaltara.Keputusan pertama adalah rakerprov telah menetapkan Kabupaten Nunukan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kaltara.

“Sudah ditetapkan dalam sidang pleno kedua tuan rumah  Porwada II 2026 yaitu Kabupaten Nunukan,” ujar Ketua SIWO PWI Kaltara, Simon Eliazar.

Sebelum ditetapkan, Ketua SIWO PWI Nunukan, Alamsyah, juga telah mempresentasikan persiapan menjadi tuan rumah.

Seperti kesiapan venue pertandingan yang akan digunakan, maskot Porwada hingga dukungan Bupati Nunukan terhadap kesiapan menjadi tuan rumah.

Selain menetapkan tuan rumah, rakerpov juga menetapkan jenis cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Porwada II Kaltara.

Menurut Eliazar, jenis cabang olahraganya tidak berbeda dengan Porwada I Kaltara. Hanya saja untuk cabang domino sudah resmi dipertandingkan dan memperebutkan medali.

“Ada 9 cabor yang akan dipertandingkan, sama dengan cabor yang dipertandingkan di Porwada I. Hanya saja di Porwada I, untuk cabang olahraha domino yang dieksebishikan, nanti sudah dipertandingkan,” beber Eliazar.

Adapun untuk peserta, rakerprov memutuskan masih berpatokkan pada keberadaan SIWO PWI di kabupaten dan kota. Artinya, sejauh ini baru 3 kabupaten dan kota yang akan menjadi peserta Porwada.

Namun, seiring berkembangnya wacana mengundang juga wartawan yang ada di Malinau dan Kabupaten Tana Tidung (KTT), pihaknya akan mempertimbangkan juga untuk merangkul peserta dari kedua daerah tersebut.

“Ini kita sembari menunggu ada gebrakan dari PWI Kaltara apakah nantinya akan dibentuk PWI Malinau atau KTT. Kalau pada saat pelaksanaan Porwada tidak terbentuk, maka nanti kita biasa siasati apakah mereka bisa datang sebagai peninjau atau ikut dalam bertanding mengikuti kontingen Tarakan atau Bulungan. Intinya wartawan yang tergabung dalam PWI, akan kita akomodir dalam Porwada nanti,” tutur Eliazar.

Untuk mensukseskan perhelatan Porwada, Eliazar mengaku akan ada sharing anggaran antara SIWO PWI Kaltara dengan SIWO PWI Nunukan. Akan tetapi pihaknya masih akan melihat lagi besaran anggaran yang digelontorkan dari Pemprov Kaltara melalui KONI Kaltara.

Sukseskan Porprov II Kaltara Keputusan lainnya adalah terkait perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kaltara yang akan berlangsung tahun depan juga di Malinau.

Rakerprov menyepakati bahwa SIWO PWI Kaltara dapat dilibatkan dalam perhelatan porprov dengan mengelola media center dan pemberitaan.

“Kita dari SIWO berinisiatif bagaimana nanti saat penyelenggaraan Porprov II Kaltara untuk media center, pemberitaan, hasil pertandingan bisa dikelola oleh SIWO PWI di provinsi maupun kabupaten kota,” tutur Eliazar.

Karena itu, pengurus SIWO PWI Kaltara nantinya akan berkoordinasi dengan KONI Kaltara untuk membahas terkait peran SIWO PWI Kaltara pada Porprov II nanti.

Selain kepada KONI Kaltara, SIWO PWI Kaltara juga berencana berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau agar dapat mengundang wartawan se-Kaltara mempublikasikan persiapan Malinau menjadi tuan rumah porprov.

“Kami berharap dari Pemkab Malinau bisa mengundang wartawan se-Kaltara datang ke Malinau untuk melihat kesiapan Malinau secara infrastruktur maupun kesiapan lainnya dalam menjadi tuan rumah porprov. Nanti kita akan coba berkoordinasi dengan Pemkab Malinau,” tutur Eliazar.

Jurnalis Radar Tarakan ini menegaskan dua agenda besar tersebut diharapkan menjadi penutup kepengurusan SIWO PWI Kaltara yang akan berakhir pada Oktober tahun depan.

(SIWO PWI Kaltara)

Pemkab Nunukan Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Universitas Hasanuddin Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Jalur Kerjasama Afirmasi Angkatan Tahun 2025

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama (MOU) tentang Penyelenggaraan Pendidikan Jalur Kerjasama Afirmasi Angkatan Tahun 2025.

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Ir. Jabbar, M.Si selaku ketua tim pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan dengan universitas Hasanuddin program afirmasi bersama Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M. Kes., Ph. D., Sp.BM (K), bertempat di Sayn Cafe dan Resto Nunukan, Rabu (23/7/2025) Malam

Penandatanganan tersebut juga disaksikan oleh Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, S. Sos, Asisten Pemerintahan dan Kesra H. Abdul Munir, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Nunukan Raden Iwan Kurniawan, dan Ketua Tim TP2D Kabupaten Nunukan H. Abidin Tajang.

MOU ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan kelembagaan dan kerja sama antara kedua belah pihak, terutama dalam bidang kesehatan dan pengembangan sumber daya di Kabupaten Nunukan.

Wakil Bupati Nunukan, Hermanus mengatakan kerjasama ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya di Kabupaten Nunukan, serta mempererat hubungan antara Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi.

“Pendidikan adalah paspor menuju masa depan yang lebih baik. memang tidak ada jaminan orang yang punya pendidikan pasti akan sukses. Tapi secara probabilitas, orang yang punya pendidikan baik akan punya kemungkinan lebih besar untuk meraih sukses di masa depan,”ujarnya.

Hermanus juga mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Nunukan menaruh perhatian yang besar terhadap sektor Pendidikan.

“Begitu pentingnya pendidikan ini, maka Pemerintah Kabupaten Nunukan di bawah kepemimpinan Bupati, H. Irwan Sabri dan Wakil Bupati Hermanus menaruh perhatian yang sangat serius terhadap sektor pendidikan,” ungkapnya.

Lanjut dikatakan berbagai program unggulan telah dilakukan mulai dari pembagian baju seragam gratis, pemasangan jaringan internet starlink di sekolah – sekolah di wilayah terluar dan pedalaman, serta peningkatan sarana prasarana pendidikan,

“Kami juga setiap tahun akan mengalokasikan anggaran untuk beasiswa Nunukan cerdas bagi para siswa – siswi dan mahasiswa yang berprestasi,” jelasnya

Lebih lanjut Hermanus mengatakan, dengan perhatian yang begitu besar di sektor Pendidikan Pemerintah Kabupaten Nunukan kembali melakukan kerjasama dengan Universitas ternama yaitu Universitas Hasanuddin Sulawesi Selatan dengan penyelenggaraan pendidikan jalur kerjasama Afirmasi.

“Malam hari ini Pemerintah Kabupaten Nunukan secara resmi akan mulai menjalin kerjasama dengan Universitas Hasanuddin terkait dengan

penyelenggaraan pendidikan jalur kerjasama afirmasi angkatan tahun 2025, penyelenggaraan jalur afirmasi di Universitas Hasanudin ini menjadi bukti bahwa komitmen Pemerintah di bidang pendidikan untuk menyiapkan generasi muda yang cerdas, dan berdaya saing tidak perlu diragukan lagi,”ungkapnya

Hermanus berharap program afirmasi ini bisa meningkatkan antusiasme anak – anak Nunukan untuk melanjutkan pendidikannya di bangku kuliah. karena dengan program afirmasi ini, Pemerintah akan menanggung biaya kuliah kepada mereka yang dinyatakan lolos dan memenuhi syarat.

Dikatakannya juga bahwa perjanjian kerjasama ini merupakan langkah awal, sehingga kuota dan cakupan kerjasamanya masih terbatas.

Pemerintah berharap hal itu bisa terus ditingkatkan di tahun – tahun mendatang. jika pada tahap awal ini hanya terbatas untuk tingkat S-1, maka mudah – mudahan suatu saat nanti bisa ditingkatkan di jenjang S-2, atau bahkan S-3.

Diakhir sambutannya Hermanus menyampaikan ucapan trimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya dan menitipkan anak anak Kabupaten Nunukan yang akan melanjutkan Pendidikannya di Unhas.

“Kepada jajaran Rektorat Unhas, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi – tingginya karena telah memberi kesempatan kepada anak – anak kami untuk melanjutkan Pendidikan di salah satu Universitas terbaik di wilayah Indonesia timur ini.

kami titip anak – anak kami, mohon dibimbing dan dididik dengan baik, supaya mereka kelak menjadi sarjana – sarjana yang bermanfaat,” tutupnya.

Dikesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof drg Muhammad Ruslin M Kes Ph D Sp BM (K) dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas terjalinnya kerjasama ini.

“Kerjasama ini bukan sekadar langkah administratif, tetapi merupakan tantangan besar bagi kita. Tujuan utamanya adalah mempererat hubungan antara dunia akademik dan sektor pemerintahan untuk mencapai Indonesia yang lebih maju,” Ungkapnya.

“Prof drg Muhammad Ruslin, juga menekankan Unhas sebagai lembaga pendidikan yang dimiliki bersama oleh masyarakat, dan melalui kerja sama ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Nunukan.

Ia juga mengatakan melalui program afirmasi ini, diharapkan Kabupaten Nunukan dapat memiliki lebih banyak sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu berkontribusi dalam Pembangunan Daerah.

“Nantinya semua akan kembali ke Kabupaten Nunukan untuk membangun Kabupaten Nunukan di bidangnya masing-masing,” tutupnya.

Ketua Tim Perjanjian Kerjasama Pemerintah Kabupaten Nunukan, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Ir. Jabbar dalam laporannya menyampaikan ada 18 program studi yang dikerjasamakan diantaranya : Pendidikan Dokter, Kedokteran Hewan, Pendidikan Dokter Gigi, Keperawatan, Fisioterapi, Kesehatan Masyarakat, Ilmui Gizi, Farmasi, Teknik Lingkungan, Teknik Industri, Teknik Pertambangan, Teknik Kelautan, Teknik Informatika, Akuntansi, Ilmu Hukum, Hukum Administrasi Negara, Manajemen Sumber Daya Perikanan dan Peternakan.

Untuk jadwal penerima Mahasiswa baru Program Kerja sama Afirmasi telah dibuka pada tanggal 14 Juli 2025 berlangsung hingga tanggal 21 Juli 2025 dengan Lokasi Pendaftaran di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, dan Pengumuman hasil seleksi administrasi tanggal 22 Juli 2025.

Untuk Jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 108 calon mahasiswa, yang lulus berkas sebanyak 107 calon mahasiwa dan yang tidak lulus berkas sebanyak 1 orang.

Pelaksanaan seleksi akademik tanggal 24 Juli 2025 pada hari kamis, Yang Berlokasi di Gedung Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan.

(PROKOMPIM)

KORMI Nunukan Kirimkan Pegiat Olahraganya Bersama Perwakilan Kalimantan Utara Untuk Berlaga di Fornas VIII NTB Tahun 2025

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, S. Sos melepas peserta kontingen Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Nunukan yang terdiri dari Pimpinan Kontingen, Official Pegiat Olahraga yang akan berlaga di Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2025. Bersama denga perwakilan dari Kabupaten dan kota di Kaltara. 

Kontingen Fornas VIII dari KORMI Kabupaten Nunukan Pelepasan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Nunukan, Senin, 21 Juli 2025

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nunukan Hermanus mengajak masyarakat untuk sama sama memberi motivasi, dukungan dan doa kepada Kontingen Nunukan yang turut mewakili Kalimantan Utara semoga meraih Prestasi pada ajang Fornas Ke – 8 tahun 2025 di NTB

“Pagi ini, kita akan sama – sama melepas kontingan Kabupaten Nunukan yang akan mengikuti festival olahraga Masyarakat Nasional atau Fornas ke – 8 tahun 2025 di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Mari kita beri dukungan dan doa yang terbaik, semoga kontingen kita bisa meraih prestasi yang setinggi – tingginya, dan membawa pulang medali yang sebanyak banyaknya,”ujarnya .

Hermanus juga mengingatkan kepada kontingen untuk menjaga nama baik Kabupaten Nunukan dan dapat berjuang semaksimal mungkin.

“Kepada seluruh kontingen, saya mengingatkan bahwa kalian semua datang dengan membawa nama baik, kehormatan, dan semangat dari seluruh masyarakat di kabupaten nunukan. untuk itu, saya minta agar seluruh atlet, pelatih, dan official bisa berjuang sekeras mungkin, semaksimal mungkin, dan all out, untuk memenangkan setiap pertandingan,” ujarnya

Lebih lanjut Hermanus berpesan untuk jangan memperlakukan istimewa terhadap salah satu cabang olahraga.

“Jangan ada perlakuan istimewa terhadap salah satu cabang olah raga, semua cabang olah raga harus diberi perlakuan dan perhatian yang sama, karena dalam setiap kompetisi, apapun bisa terjadi. bisa saja.yang awalnya tidak diunggulkan, namun ternyata saat bertanding justru bisa membuat kejutan – kejutan.

Dalam ajang fornas ke – 7 di Jawa Barat, kita sudah mampu menorehkan prestasi yang cukup baik. Syamsudin, salah satu atlet kita dari cabang pertandingan Domino mampu menyumbangkan medali emas bagi Provinsi Kalimantan Utara. prestasi itu saya harapkan bisa memberikan motivasi bagi seluruh Pegiat Olahraga yang akan bertanding dalam kejuaraan nanti”, tambahnya.

Diakhir sambutannya, Hermanus optimis para pegiat olahraga yang berlaga nantinya akan lebih baik dari tahun lalu.

“Pegiat Olahraga yang akan berangkat pada hari ini adalah orang – orang pilihan yang telah melalui seleksi ketat. mereka juga telah menjalani masa latihan yang sangat keras, maka saya optimis kita akan bisa unjuk gigi dalam fornas kali ini.

jujur, saya tidak berani mematok target harus meraih berapa medali dalam kejuaraan ini, namun saya optimis hasil kali ini akan lebih baik daripada sebelumnya.

”Kalau fornas sebelumnya bisa dapat 1 emas, ya mudah – mudahan tahun ini bisa dapat 3 sampai 5 medali”, harapnya.

Menutup sambutannya, Hermanus menitipkan harapan yang besar kepada Kontingen.

“Pesan saya, berangkatlah kalian dengan semangat yang menyala – nyala, dengan berani, dan pulanglah dengan medali yang sebanyak – banyaknya.

Terakhir, saya ingin mengingatkan bahwa kita akan bertanding dengan saudara – saudara kita setanah air. sehingga saya harapkan kepada seluruh kontingen senantiasa menjaga sportifitas dan semangat kekeluargaan. jangan sampai hanya gara – gara olah raga kita menjadi saling bermusuhan satu dengan yang lain,”tutupnya.

Pegiat olahraga yang akan berlaga di ajang tersebut, Panahan Tradisional, Binaraga, Airsofter, Aerobik/Fitnes, Pelayang dan Senam.

(PROKOMPIM)

SIWO PWI Nunukan Kantongi Dukungan Penuh Bupati,  Langkah Konkret Menuju Tuan Rumah PORWADA II Kaltara

NUNUKAN – Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nunukan telah menuntaskan agenda krusial dalam persiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) II Kalimantan Utara.

Pertemuan strategis antara Pengurus SIWO PWI Nunukan dengan Bupati Nunukan yang dilaksanakan tadi malam (20/7/2025), berakhir dengan komitmen dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Hasil positif dari pertemuan ini menjadi modal fundamental bagi delegasi SIWO Nunukan yang akan mempresentasikan kesiapan daerah mereka pada Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) SIWO PWI Kaltara.

Rakerprov yang dijadwalkan di Tarakan pada Sabtu 26 Juli 2025 tersebut akan menjadi forum penentu penetapan tuan rumah Porwada II.

Alamsyah, Ketua SIWO PWI Nunukan, menyampaikan apresiasi tinggi atas respons positif dan dukungan konkret yang diberikan oleh Bupati Nunukan.

“Kami bersyukur, Bapak Bupati telah memberikan dukungan penuh dan arahan yang sangat konstruktif. Ini adalah sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Nunukan serius dalam mendukung pengembangan olahraga dan peran pers di daerah,” ujar Alamsyah usai pertemuan.

Menurut Alamsyah, dukungan yang diberikan Bupati mencakup aspek-aspek vital yang akan menjamin kelancaran dan kesuksesan PORWADA II jika Nunukan resmi ditunjuk sebagai tuan rumah.

Komitmen ini secara signifikan memperkuat posisi tawar SIWO PWI Nunukan di hadapan Rakerprov mendatang. Beberapa komponen krusial yang telah mendapatkan lampu hijau dan menjadi fokus pembahasan intensif dalam pertemuan tersebut meliputi;

Validasi Dukungan Anggaran dan Optimalisasi Fasilitas Olahraga: Bupati telah mengonfirmasi ketersediaan alokasi dan mekanisme penyaluran dukungan finansial dari APBD Nunukan.

Selain itu, asesmen kesiapan dan kapasitas venue olahraga, seperti Gelanggang Olahraga (GOR), hingga fasilitas pendukung lainnya sesuai cabang olahraga yang akan dipertandingkan, juga telah disepakati untuk dioptimalkan.

Manajemen Logistik dan Akomodasi Delegasi: Rencana detail mengenai skema akomodasi bagi seluruh kontingen wartawan dari kabupaten/kota se-Kaltara, termasuk aspek transportasi lokal, konsumsi, dan fasilitas penunjang lainnya, telah disetujui guna menjamin kenyamanan dan efisiensi mobilitas peserta.

Strategi Komunikasi dan Promosi Destinasi: Bupati menyambut baik pemanfaatan platform Porwada II sebagai sarana efektif untuk mengamplifikasi narasi promosi potensi pariwisata, budaya, dan investasi strategis Kabupaten Nunukan kepada khalayak pers se-Kaltara, yang kemudian akan direplikasi melalui kanal-kanal media mereka.

Harmonisasi Teknis Penyelenggaraan dan Pembentukan Struktur Panitia: Aspek teknis penyelenggaraan Porwada II, termasuk penjadwalan kompetisi, regulasi pertandingan, serta pembentukan struktur kepanitiaan ad-hoc yang solid dan profesional, telah dibahas dan diselaraskan untuk diajukan di Rakerprov.

Penguatan Peran Pers dalam Ekosistem Olahraga Daerah: Pertemuan juga menegaskan komitmen bersama untuk menjadikan Porwada II sebagai katalisator bagi peningkatan kualitas jurnalisme olahraga di Kaltara, serta mendorong wartawan untuk lebih proaktif dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mempublikasikan isu-isu strategis dalam pembinaan atlet dan pengembangan infrastruktur olahraga lokal.

Mitigasi Risiko dan Contingency Plan: Identifikasi potensi kendala atau risiko yang mungkin timbul selama persiapan dan pelaksanaan Porwada, serta perumusan contingency plan untuk memastikan kelancaran acara dalam berbagai skenario, juga telah menjadi bagian dari diskusi yang komprehensif.

Dukungan penuh dari Bupati ini memberikan optimisme besar bagi SIWO Nunukan untuk meyakinkan mengajukan diri sebagai tuan rumah Porwada II di Rakerprov mendatang.

Ini bukan hanya tentang kompetisi olahraga, tetapi juga tentang menunjukkan kapasitas Nunukan sebagai daerah perbatasan yang siap berkontribusi pada kemajuan olahraga dan pers di tingkat provinsi.

Keberhasilan SIWO Nunukan dalam mengamankan dukungan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Nunukan terhadap pembinaan talenta olahraga lokal dan penguatan peran media dalam pembangunan daerah.

Ini adalah langkah konkret menuju realisasi Nunukan sebagai episentrum kegiatan olahraga dan pers di Kaltara.

Dengan kolaborasi yang solid antara SIWO PWI Nunukan, Pemerintah Kabupaten Nunukan, dan seluruh stakeholder terkait, Porwada II di Nunukan bukan hanya akan menjadi ajang kompetisi, melainkan momentum historis bagi kebangkitan olahraga di Kaltara, yang digerakkan oleh semangat dan profesionalisme insan pers. (*)

Bupati Membuka Secara Resmi Kick Off Fase 4 Program Sekolah Enuma Indonesia di Sebatik

NUNUKAN – Geliat penggiat literasi terus bergerak dan mengalami peningkatan yang positif di wilayah Kabupaten Nunukan. Hal dibuktikan dengan diluncurkannya program fase 4 Sekolah Enuma Indonesia. Bupati Nunukan H Irwan Sabri, SE membuka secara resmi Kick Off Fase 4 program Sekolah Enuma Indonesia (SEI) di Desa Aji Kuning Kecamatan Sebatik Utara, Minggu (20/07).

Mengawali sambutannya Bupati Nunukan mengucapkan terima kasih kepada Yayasan LITARA yang telah mendukung upaya peningkatan literasi anak melalui Program Sekolah Enuma Indonesia.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Nunukan, kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan LITARA dan semua pihak yang terlibat dalam program Sekolah Enuma Indonesia di Sebatik ini,”Kata Irwan membuka sambutannya.

Beliau menambahkan bahwa program SEI memberikan pandangan baru bahwa teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan literasi anak-anak. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif baik ini yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Nunukan khususnya di Sebatik ini,” Tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Nunukan sangat terbuka terhadap kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Yayasan LITARA, untuk bersama-sama membangun daerah ini lebih maju dan berdaya saing. Program sekolah enuma indonesia ini adalah contoh nyata dari kolaborasi yang positif dan konstruktif.

Irwan juga menambahkan bahwa program Sekolah Enuma Indonesia sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas, sehat, dan sejahtera. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia,” Terangnya.

“Saya berharap program ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang optimal terutama dalam literasi dan numerasi anak-anak di Kabupaten Nunukan khususnya yang ada di pulau Sebatik,” Harapannya.

Oleh karena itu, Irwan mengajak kepada semua yang hadir untuk bersama-sama mendukung implementasi program ini agar tujuan mulia yang ingin dicapai dapat terwujud.

Sementara itu dalam penyampaiannya, Ketua Yayasan LITARA Kalimantan Utara Edi Wahyu Sri Mulyono, Sekolah Enuma Indonesia adalah sebuah program berupa aplikasi pembelajaran digital yang sebelumnya dikembangkan di Amerika oleh pasangan suami istri dari Korea Selatan untuk anaknya yang waktu itu mengalami kesulitan belajar mengikuti Pendidikan di Amerika.

“Aplikasi ini menyediakan berbagai aktivitas belajar seperti permainan, buku, dan video yang dirancang untuk membantu anak-anak membangun keterampilan dasar dalam literasi,” Terangnya.

Sri Mulyono juga menjelaskan bahwa Indonesia masih tertinggal dalam segi literasi, karena dari 175 negara-negara anggota UNESCO, Indonesia dalam urutan kelima terbawah. Dengan adanya Sekolah Enuma Indonesia ini Sri Mulyono berharap anak-anak Indonesia bisa mengejar ketertinggalannya dalam hal pembelajaran di sekolah, bahkan bisa melampaui target yang telah ditentukan.

Tampak hadir dalam kegiatan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan Akhmad, S, IP, Plt. Kepala dinas Perpustakaan dan Kearsipan Herlina, ST, Camat Sebatik Tengah Aris Nur, S.STP, Camat Sebatik Utara H. Zulkifli, SE, Danramil Sebatik, Kepala Desa Aji Kuning.

(PROKOMPIM)