Inilah Visi Misi Kebijakan Dan Program Kapolres Nunukan

 

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH

Berandankrinews.com, Nunukan (Kaltara)- Ajun Komisaris Besar Polisi Teguh Triwantoro, SIK, MH memaparkan visi misinya kebijakan dan programnya kepada Elemen Masyarakat, Apa saja?

Berikut adalah Visi Misi Kebijakan dan Program Kapolres Nunukan Polda Kalimantan Utara

Visi :
Terwujudnya Polres Nunukan Peduli guna memperkuat Polisi Promoter dalam rangka Terciptanya situasi yang kondusif

Misi :
Meningkatkan Kualitas SDM Polres Nunukan sebagai sosok Pengayom, Pelindung dan Pelayan Masyarakat.

Melaksanakan Pelayanan Optimal, yang dapat menimbulkan kepercayaan bagi Masyarakat dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum.

Melaksanakan Penegakkan Hukum secara Konsisten, Berkesinambungan dan Transparan untuk pemeliharaan Kamtibmas.

Menciptakan kondisi keamanan yang kondusif dengan meningkatkan peran serta masyarakat dan instansi terkait secara aktif.

Mengedepankan dan Menjunjung Tinggi Hak Asasi Manusia dalam setiap melaksanakan tugas.

• KEBIJAKAN KAPOLRES NUNUKAN

– Disiplin : Sebagai aparat penegak hukum Anggota Polres Nunukan harus taat dan patuh aturan/hukum serta tidak boleh melanggar hukum.

– Penguasaan Informasi dan Manajemen Media : Setiap anggota Polres Nunukan harus memahami arus globalisasi informasi yang berdampak pada Tupoksi dan merebut kepercayaan masyarakat.

– Sinergitas Polisional : Menjalin sinergi dengan Instansi terkait sebagai upaya deteksi dini cegah tangkal potensi gangguan Kamtibmas.

– Humanis : Anggota Polres Nunukan selalu bersikap empati, mau melayani sesama dan selalu mampu mengendalikan emosi.

– Komitmen dan Konsisten : Anggota Polres Nunukan melaksanakan Tupoksi dengan rencana aksi secara terus menerus.

• PROGRAM POLRES NUNUKAN PEDULI

(Proaktif, Edukatif, Disiplin, Unggul, Integritas)

Letak geografis wilayah hukum Polres Nunukan yang sangat strategis dan berpulau – pulau serta kaya akan sumber daya alam yang penduduknya terdiri dari beberapa etnis dan juga sebagai jalur pengiriman TKI dari berbagai daerah Indonesia khususnya dari daerah Indonesia bagian timur, namun di sisi lain dengan adanya kemajuan tersebut memunculkan berbagai permasalahan sosial seperti penyakit masyarakat , Narkoba,Miras, Pencurian, TKI Illegal, Pembunuhan, Penipuan, Trafficking in person, illegal Logging, penyelundupan, pelanggaran imigrasi.
Dari hal tersebut di atas dibutuhkan pendekatan proaktif berdasarkan kearifan lokal sebagai dasar tercetusnya Program POLRES NUNUKAN PEDULI.
Program tersebut dikemas dalam suatu Program yang langsung menyentuh masyarakat dan dampaknya sangat nyata agar Polri menjadi institusi penjaga kehidupan, pembangun peradaban dan pejuang kemanusiaan untuk memenuhi Tupoksinya sebagai aparat penegak hukum dan pelindung, pengayom serta pelayan Masyarakat.

• 5 PROGRAM RES NUNUKAN PEDULI
1. POS JABAT (Polisi Penjaga Perbatasan)*
Polmas Perbatasan dengan kegiatan sambang daerah perbatasan dan tanamkan jiwa nasionalisme ( Touring Kapolres dan jajaran dgn Sarana Kontak)

2. POS JAWARA( Polisi Jaga Jiwa dan Raga) Diilaksanakan oleh seluruh anggota Polres Nunukan dgn giat Binrohtal dilaks setiap hari kamis setiap minggu. Bertujuan utk meningkatkan keimanan dan ketakwaan anggt dalam menghadapi Tugas agar selalu berlandaskan keikhlasan dan tanpa pamrih melayani masyarakat.

3. POS MATOH ( Polisi Silaturahmi Masyarakat dan Tokoh)
Dilaksanakan oleh seluruh anggota Polres Nunukan dgn giat sambang ke Tomas dan Toga yg ada di Kab Nunukan. Bertujuan untuk Cipta Situasi yang kondusif agar tidak tercipta Potensi Konflik dengan melaksanakan komunikasi aktif dan dialogis. Dengan demikian Polri akan mendapatkan kepercayaan, kedekatan dan kemitraan dengan Masyarakat.

4. TIM PADMA ( Patroli Daerah Malam Hari)
Dilaksanakan oleh Tim Patroli Sat Sabhara dgn giat jaga Kamtib Kota, cegah kriminalitas jalanan, cegah perkelahian antar warga/kampung. Dgn sasaran seluruh masyarakat yang beraktifitas utk kehidupan.

5. NNK LINE (Nunukan Online)
Dilaksanakan oleh Tim Cybertroops dan Tim Media Res Nunukan dengan kegiatan update dan mendata kejadian kriminalitas, beri Informasi dengan masyarakat tentang Pelayanan Polri, Bangun sinergi secara online dengan semua lapisan masyarakat.
Program ini dilaksanakan sebagai bentuk publikasi di dunia maya tentang pelaksanaan Program Polres Nunukan PEDULI, sehingga kehadiran dan kemanfaatan polisi dapat dirasakan oleh semua elemen masyarakat.

• IMPLEMENTASI 5 PROGRAM POLRES NUNUKAN PEDULI DALAM BENTUK RENCANA AKSI

1. *POS JABAT (Polisi Penjaga Perbatasan)*
Polmas Perbatasan dgn giat sambang daerah perbatasan dan tanamkan jiwa nasionalisme ( Touring Kapolres dan jajaran dengan Sarana Kontak).

Jangka pendek  :
A. Pendataan kembali titik rawan gangguan kamtibmas terkait akses antar negara perbatasan kemudian data yang diperbaharui dimasukkan ke dalam database elektronik yang terintegrasi dengan NUNUKAN ONLINE.

B. SAFARI PERBATASAN Kapolres PJU Polres dan Bhayangkari ke pos pos kepolisian dan TNI di perbatasan untuk membangun empati pimpinan kepada anak buah yang berada di garis depan.

C. Sambang pengampu kepentingan instansi pemerintah  yang berada di perbatasan untuk sosialisasi program kerja Kapolres nunukan dan Polri .

2. *POS JAWARA* ( Polisi Jaga Jiwa dan Raga) dilaksanakan oleh seluruh anggota Polres Nunukan dengan kegiatan Binrohtal dilaksanakan setiap hari kamis setiap minggu. Bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan anggota dalam menghadapi tugas agar selalu berlandaskan keikhlasan dan tanpa pamrih melayani masyarakat. Sedangkan untuk pembinaan raga dilaksanakan setiap hari Jumat pagi bertujuan untuk pembinaan postur Polri yang Samapta. Sehingga diharapkan anggota Polres Nunukan memiliki Jiwa dan Raga sehat dalam melaksanakan Tugas.

A. Kegiatan Jumat keliling jajaran Polres Nunukan berupa pembersihan sarana ibadah, menjadi imam shalat Jumat, mengisi ceramah dan pengamanan kegiatan ibadah  sholat Jumat oleh  Polwan bersenjata di jalan dan lingkungan Masjid.

B. Kegiatan Minggu Keliling berupa mengisi ceramah di gereja maupun sekolah minggu oleh personil polres Nunukan yang beragama Nasrani dan Katholik.

C. FORUM KOMUNIKASI lintas agama di mako Polres Nunukan dan disiarkan langsung lewat radio setempat membahas penguatan semangat  Bhineka Tunggal Ika masyarakat Nunukan yang majemuk (minggu pertama tiap bulan)

3. *POS MATOH* ( Polisi Silaturahmi Masyarakat dan Tokoh)
Dilaksanakan oleh seluruh anggota Polres nunukan dengan kegiatan sambang ke Tokoh masyarakat dan Tokoh agama yang ada di  Kabupaten Nunukan, Bertujuan untuk Cipta situasi yang kondusif agar tidak tercipta Potensi Konflik dengan melaksanakan komunikasi aktif dan dialogis. Dengan demikian Polri akan mendapatkan kepercayaan, kedekatan dan kemitraan dengan Masyarakat.

A. Program pemolisian komunitas  : pok pemuda, hobby seperti motor atau olahraga, seni dan Pramuka dan Polisi cilik di sekolah sekolah.

B. JAMBORE Pemuda dan Pemudi Kamtibmas diikuti pemilhan duta Kamtibmas remaja dan anak anak.

C. Kartu nama Kapolres yang berisikan pesan pesan Kamtibmas , stiker nomor darurat bantuan kepolisian, pamflet siaga bencana dan deteksi dini terorisme.

4.TIM PADMA ( Patroli Desa Malam Hari)
Dilaksanakan oleh Tim Patroli Sat Sabhara dengan kegiatan jaga Kamtib Kota, cegah kriminalitas jalanan, cegah perkelahian antar warga/kampung. Dengan sasaran seluruh masyarakat yang beraktifitas untuk kehidupan.

A. Membangun kembali sikap kepolisian yang open, ethis dan trengginas dengan memberikan pelatihan beladiri dan menembak menggandeng rekan TNI sebagai pelatih atau narasumber bagi jajaran sabhara dan resmob.

B.Demonstrasi Tripatra dalam penanggulangan situasi kontijensi mulai bencana alam ( gandeng BNPB kabupaten dan Tagana untuk simulasi besar, biar mudah ).

C. Tim Padma mulai aksi di jalan khususnya jam rawan dan lokasi rawan

5.NNK LINE( Nunukan Online)
Dilaksanakan oleh Tim Cybertroops dan Tim Media Polres Nunukan dgn kegiatan update dan mendata kejadian kriminalitas, beri Informasi dengan masyarakat tentang Pelayanan Polri, Bangun sinergi secara online dengan semua lapisan masyarakat.
Program ini dilaksanakan sebagai bentuk publikasi di dunia maya tentang pelaksanaan Program Polres Nunukan PEDULI, sehingga kehadiran dan kemanfaatan polisi dapat dirasakan oleh semua.

A.Pembuatan aplikasi yang bisa diakses handphone.
Absen anggota dibuat online sehingga anggota ketahuan berada dimana dan semua punya aplikasi NUNUKAN ONLINE di Handphone.

B.Sebar berita kamtibmas  tertentu secara online agar dapat dipantau masyarakat.

C.Akses NUNUKAN online juga bisa interaksi langsung dengan polres terkait mendaftar SIM maupun SKCK secara online kemudian tinggal bawa hasil daftar online untuk ditentukan jam dan tanggal datang secara offline / langsung membuat sim  dan skck sehingga tidak perlu antri lama.

Sumber : Humas Polres Nunukan

Kapolres Lakukan Sertijab Perwira Dipolres Nunukan

Berandankrinews.com, Nunukan (Kaltara)-Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH memimpin prosesi Serah terima jabatan (Sertijab) beberapa perwira dilingkungan Polres Nunukan di Aula Sebatik Polres Nunukan, Jumat (16/11/18).

AKBP Teguh Triwantoro dalam amanatnya menyampaikan melalui Proses serah terima itu mengharapkan agar keselarasan dan kesinambungan dalam pengelolaan dinamika kinerja organisasi.

AKBP Teguh Triwantoro juga meyampaikan serah terima merupakan dinamika di lingkungan Kepolisian, bentuk penyegaran dan pembinaan karier bagi personil Kepolisian.

“Yang di dahului dengan langkah-langkah penilaian serta evaluasi secara konsisten dan berkesinambungan sehingga di dapatkan figur yang memiliki kompetensi dan kapabilitas sebagaimana di harapkan,” kata AKBP Teguh.

Beberapa Perwira yang dimutasi diantarnya adalah Kabagren polres Nunukan yang di jabat Akp Basuki Suwito SH , Kasat Pol Air pejabat lama Akp Marsunu diserah terimakan kepada Pejabat yang baru Akp Fendy Marajani, SH, Kapolsek Sebatik Barat dari Iptu Sugimin kepada Akp Oman Putra, Kapolsek lumbis, dari Akp I Ketut Kasihana, SH Kepada Iptu Joko Setiyono, Kapolsek Sembakung dari Akp Basuki Suwito,SH kepada Akp I Ketut Kasiana SH.

Usai penetapan jabatan, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah oleh Rohaniawan masing -masing dan menandatangani fakta integritas dihadapan Kapolres Nunukan.

Turut hadir dalam Sertijab, Waka Polres Nunukan Kompol Imam Muhadi SH.MH, Kabag Sumda Kompol Safrudin SH , l Kabag Ops Kompol Kenegi Sinaga SH , para kasat , Kapolsek dan Perwira dan Anggota staf polres Nunukan serta Bhayangkari Nunukan. (***)

Dua Pencuri Dibekuk Satreskrim Polres Nunukan

Barang bukti yang diamankan petugas satreskrimBerandankrinews.com, Nunukan (Kaltara)-dua pelaku pencurian ditangkap Satreskrim Polres Nunukan, ditempat yang berbeda, di Jembatan Inhutani sei Bolong Nunukan Utara dan di Penjemuran rumput laut Jembatan Inhutani Sei Bolong Nunukan Utara Kabupaten Nunukan, Kaltara, Selasa (14/11/2018).

Gustam (39) warga Tanjung Kelurahan Nunukan Barat dan Gaguk P (43) warga Jl. Tvri (Gang Kampung Rambutan) Kelurahan Nunukan Timur Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan. Diringkus Satreskrim pukul 02.00 Wita.

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro melalui Kasubag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi mengatakan penangkapan Kedua Pelaku berdasarkan dua Laporan Polisi (LP), Kamis (15/11/18).

LP / 155 / X / 2018 / Kaltara / Res Nunukan, Tanggal 14 November 2018 dan LP / 156 / X / 2018 / Kaltara / Res Nunukan, Tanggal 14 November 2018.

“Pelaku melakukan pencurian dengan memanfaatkan pintu rumah korban yang dalam keadaan tertutup namun tidak terkunci, kemudian pelaku masuk ke rumah korban dan mengambil barang berharga dirumah tersebut. Hal serupa juga dilakukan dipondok jemuran rumput laut milik warga yang tidak terkunci pintunya, pelaku masuk dan mengambil barang berharga yang ada didalam pondok itu,” jelas Karyadi.

Setelah pelaku diamankan, polisi berhasil menyita barang hasil curian pelaku berupa 1 unit Sepada Motor Yamaha Jupiter Z Nomor polisi KT 5632 SH, 9 Unit Telepon Genggam dengan merek berbeda, 1 unit receiver matrix, 1 unit power bank dan Uang senilai Rp. 12.000. (dua belas ribu rupiah).

Pelaku dan Barang bukti telah diamankan di Mako Polres Nunukan guna untuk pengembangan lebih lanjut. (***)

Jatah BBM Untuk Kendaraan Nunukan Dinikmati Kendaraan Dari Luar Daerah

 

Berandankrinews.com, Nunukan (Kaltara)- Kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) dikabupaten Nunukan tidak sesuai yang diharapkan.

Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan seharusnya melarang penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi bagi kendaraan dari luar daerah, demi untuk mencukupi kuota bagi kendaraan khusus Nunukan.

Haji Loading mengatakan menyangkut BBM yang perlu diperhatikan pemerintah dikecamatan-kecamatan itu perlu APMS. Rabu (7/11/2018)

“jangan jatah Nunukan dibawa ke Sebuku, disebuku banyak yang sejahtera yang mampu untuk membangun APMS tapi nyatanya sudah bertahun-tahun tidak terbit legalitasnya, lanjutnya apakah sengaja diperlambat sehingga APMS yang ditanjung milik haji saing itu pelayanannya kesana,”jelas Loadding.

Ia menuturkan banyaknya kendaraan dikabupaten Nunukan yang ada sebagian dari luar kota, Khususnya instansi yang mengurusi itu harus memasukan data yang benar-benar ke pusat maupun provinsi.

“Daftarkan kendaraan yang benar-benar, sekian roda dua, sekian roda 4 tapi yang bayar pajak di Nunukan,”kata Loadding

Haji Loading juga mengatakan kan ada kendaraan disini tidak bayar pajak, tapi bayar pajak didaerahnya masing-masing.

“kan ada, yang tidak bisa dipungkiri, cobalah usulan untuk Gubernur dibuatkan perda semua kendaraan dari luar daerah Nunukan membayar pajak 50 persen untuk dinunukan, 100 persen untuk didaerahnya,”ujarnya.

Jadi perlu diusulkan data yang benar, ini sudah berapa Bupati yang menjabat Nunukan sudah mencapai 19 tahun namun kita masih antri terus ini kata Loadding kepada Berandankrinews.com.

Dia juga mempertanyakan kendaraan yang berada dari luar daerah Nunukan apakah membayar pajak disamsat Nunukan.

“apakah plat KU ini yang dipungut pajaknya dan apakah plat dari luar daerah dipungut atau tidak pajaknya? Jika benar dipungut pajaknya itu saya pertanyakan datanya yang masuk ke pertamina kenapa tidak sesuai, karena banyak kendaraan dari luar masuk mengambil bbm di Apms Nunukan. Kemudian keberadaan Apms itu sudah mampu materialnya, kenapa tidak naik menjadi SPBU,”pungkasnya.

Ketika Berandankrinews.com mengkonfirmasi terkait pembayaran pajak disamsat kabupaten Nunukan, Kepala UPTD, Elyanto mengatakan karena NKRI semua kendaraan di Indonesia Plat dari luar pun tidak wajib daerah setempat memungut pajak kendaraan tersebut.

“kami tidak memungut pajak dari kendaraan dari luar, hanya izin operasi saja per tiga bulan dan itu bukan wewenang samsat, itu wewenang pihak kepolisian,”jelas Elyanto, Selasa (13/11/2018).

Dia menjelaskan sebenarnya kita rugi karena mereka kendaraan dari luar mengunakan jalan kaltara, saat jalan rusak subsidi merekakan tidak ada, karena mereka membayar pajak didaerah mereka. Lanjut Elyanto kami melaporkan sesuai data yang kami terima seperti perahu yang dilaporkan Dinas kelautan dan perikanan serta dari Dinas Perhubungan khusus untuk kendaraan didarat.

“karena NKRI UU No.28 tahun 2009 tentang pajak daerah, itu wewenang hak kendaraan dari mana asal mereka, sedangkan kami melaporkan sesuai data yang kami terima seperti perahu yang dilaporkan Dinas kelautan dan perikanan serta dari Dinas Perhubungan khusus untuk kendaraan didarat,”kata Elyanto.

Saat Berandankrinews.com meminta konfirmasi dari Dinas Perdagangan Kepala Bidang Perdagangan Dalam, Marlina Puspa Sari tidak dapat memberikan komentar terkait subsidi BBM yang digunakan kendaraan dari luar daerah.

“kebetulan saya baru juga disini, jadi mohon maaf mas, saya tidak bisa memberikan komentar,” kata Marlina. (***)

Faridil: Proyek Yang Tidak Tuntas Akan Diputus Kontraknya

Berandankrinews.com, Nunukan (Kaltara)-Wakil Bupati Kabupaten Nunukan Haji Faridil Murad menyarankan Kepada seluruh Kepala SKPD, Kepala Bidang dan PPTK setiap proyek yang belum tuntas dan telah diberikan waktu perpanjangan kontrak namun tidak dilakukan akan diputuskan kontraknya dan Opname kembali sesuai dengan kondisi fisik dilapangan maka itulah yang dibayar.

“Jangan pernah membayar proyek tidak sesuai dengan kondisi dilapangan, kalau kita membayar maka itu adalah tanggung jawab saudara sendiri baik sebagai pelaksana pengelolah maupun tanggungjawab kontraktor pelaksaan,”kata Faridil. Rabu (14/11/18)

Faridil mengatakan dengan monitoring yang kita lakukan ada beberapa paket proyek yang baru 40 persen sedangkan waktunya sudah hampir selesai.

“kepada semua SKPD agar kontraktor Pelaksana proyek yang tidak tuntas maka konsekuensinya di putus kontraknya,”jelasnya

Khususnya proyek yang berada di teras perbatasan baik itu dikecamatan Tau Lumbis maupun dikrayan yang keduanya berbatasan langsung dengan Sabah, Malaysia jelas Faridil kepada Berandankrinews.com

Dia menambahkan sepanjang proyek fisik yang melalui Proses lelang semua akan saya tinjau sekalipun melalui Sungai dengan jeram yang sangat menantang namun apabila PL maka saya serahkan kepada Dinas PU.

“kami berusaha melihat langsung, bukan kami terima laporan begitu saja dari konsultan pengawas PPTK maupun Pengawas, namun kami harus meninjau langsung dilapangan sampai dimana realisasi pelaksanaan proyek yang dilakukan oleh SKPD yang diberi amanah oleh pimpinan,” Ujarnya

Faridil berharap Seluruh pejabat bekerjalah penuh dengan keikhlasan, kita harus sadari apa tugas kita sebagai aparatur Negara yang ditugaskan oleh Negara untuk melayani masyarakat dengan penuh dengan Ikhlasan. (Y/Ed)