Diam-Diam Judi Sabung Ayam, Empat Pelaku di Ringkus Polsek Nunukan

Nunukan (Kaltara)- Polsek Nunukan menangkap empat pelaku judi Sabung Ayam di tanah lapang di jalan pangeran Antasari yang tak jauh dari rumah pelaku bernama Muhammad Jabbar.

Dalam pengrebekan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Nunukan, AKP Muh Musni, SE, berhasil mengamankan Empat Pelaku bersama barang bukti, Rabu (31/7/2019).

Kasubag Humas Polres Nunukan Iptu M Karyadi di Nunukan Kamis (1/8/19) mengatakan, ke empat pelaku kita amankan di tanah kosong di jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Nunukan Timur.

“Itu dibelakang lapangan futsal tempat kejadiannya yang tak jauh dari rumah pelaku bernama Muhammad Jabbar,” kata Karyadi.

Adapun pelaku yang diamankan, Muhammad Jabar (39) Buruh Pelabuhan, Aan Haditama (29) Honorer Pemadam Kebakaran, Abdul Muzakar (29) wiraswasta, Edy Rahman (38) Oknum PNS Dinas PU Nunukan.

“Keempat pelaku dan 2 ekor ayam jago serta delapan unit sepeda motor yang digunakan pelaku telah diamankan di Mapolsek Nunukan,” ungkap Karyadi. (OV)

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Akan Kunjungi Lumbis

NUNUKAN – Terkait dengan rencana pemekaran Kecamatan Lumbis Hulu dan Kecamatan Lumbis Pensiangan Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Eko Subowo dan Direktur Bina Administrasi Kewilayahan Sugiarto akan mengunjungi Kecamatan Lumbis untuk melihat secara langsung kesiapan terhadap usulan pemekaran kecamatan yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Nunukan, Hal tersebut disampaikan Kasubag Humas Redemptus DT.

Dikatakan kunjungan yang direncanakan dilakukan pada Kamis (1/8), dan akan tiba di Mansalong ibukota Kecamatan Lumbis sekitar pukul 17.30 WIT melalui Kabupaten Malinau dengan menggunakan speed boat dari pelabuhan Tarakan.

“Dari Tarakan diperkirakan pada pukul 14.00 wita menuju Malinau dengan menggunakan speed boat,” ungkapnya 

Titus sapaan akrab Kasubag Humas ini menyampaikan perjalanan menuju Kabupaten Malinau juga direncanakan langsung didampingi oleh Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid dan perwakilan dari Provinsi Kalimantan Utara, setelah tiba di pelabuhan speed Kabupaten Malinau rombongan akan disambut oleh Asisten Pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara, Pemerintah Kabupaten Nunukan dan Presidium pemekaran kecamatan Lumbis Pensiangan dan Lumbis Hulu.

“Setelah tiba di Mansalong rombongan disambut dengan tarian – tarian adat yang telah disiapkan oleh presidium, dan akan dilanjutkan dengan pertemuan dengan tokoh masyarakat dan tokoh adat di gedung Balai Pertemuan Umum Mansalong,” ungkapnya. 

Disampaikan dalam pertemuan yang akan dilaksanakan tersebut pemerintah Kabupaten juga akan menunjukkan dan menampilkan Desain (Lay Out) rencana pusat pemerintahan di kecamatan Lumbis Pensiangan dan Lumbis Hulu serta akan dilanjutkan dengan dialog. (Humas)

Hore, Pemegang KIA Dapat Discount 20 Persen Berenang di L.A

NUNUKAN – Berita gembira bagi anak – anak pemegang Kartu Identitas Anak (KIA) di wilayah Kabupaten Nunukan yang mempunyai hobi berenang. Terhitung sejak Hari Rabu (31/7), Pengelola Kolam Renang L.A yang berada di Jalan Haji Sumang, Nunukan Tengah akan memberikan potongan harga (discount) sebesar 20 persen khusus bagi pemegang KIA, tiket masuk yang semula harganya Rp. 10 ribu, menjadi hanya tinggal Rp. 8 ribu saja.

Pemberian discount tersebut merupakan implementasi dari ditandatanganinya perjanjian kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Nunukan Iwan Kurniawan dan Pengelola Kolam Renang L.A Yorris di Ruang Kerja Bupati Nunukan, Rabu (31/7). 

Disamping sebagai bentuk optimalisasi nilai manfaat KIA, kerjasama tersebut diharapkan bisa menumbuhkan minat anak – anak dalam berolahraga, khususnya olah raga renang. Bupati Laura yang turut menyaksikan penandatanganan MoU tersebut sangat mengapresiasi kerjasama tersebut dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

Disdukcapil bahkan disarankan memperluas kerjasama dengan menjalin mitra dari toko, mini market, dan warung makan sehingga dampaknya bisa membantu tumbuhnya perekonomian masyarakat. “Walaupun nilainya tidak terlalu besar tetapi saya yakin ini dapat membantu perekonomian di masyarakat, karena saya yakin anak – anak yang akan menggunakan kartunya (KIA) pasti akan didampingi oleh para orang tuanya,” kata Laura. 

Inovasi dan terobosan – terobosan serupa diharapkan juga bisa dilakukan oleh instansi lain demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Dalam situasi ekonomi yang kurang menggembirakan seperti saat ini, inovasi dan terobosan – terobosan seperti inilah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.  Sehingga perekonomian di masyarakat tidak selalu bergantung kepada anggaran dari pemerintah daerah yang jumlahnya sangat terbatas,” ujarnya. 

Iwan Kurniawan dalam kesempatan yang sama menyebutkan bahwa saat ini sudah ada sekitar 4.500 blangko KIA yang sudah dicetak dan dibagikan oleh Disdukcapil Kabupaten Nunukan kepada para penerima. Untuk tahap awal, KIA lebih banyak diperuntukkan bagi anak- anak Sekolah Dasar kelas 4, 5, dan 6. Dalam proses pembuatan KIA, menurut Iwan Kurniawan, Disdukcapil menjadi pihak yang pro aktif melakukan pendataan ke sekolah sekolah di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan. (HUMAS)

Kemetrian Pendidikan Telah Membina Ribuan Anak TKI Di Sabah Dan Serawak Mulai Tingkat SD Dan SMP

NUNUKAN – (Kaltara), Selasa 30/07/2019 Kementrian pendidikan mengirim sebanyak 100 Siswa dan siswi lulusan SMP yang akan melanjudkan pendidikan tingkat SMA dan SMK di kabupaten nunukan.

Setelah lulus SMP mereka di berikan Pengarahan setelah itu diseleksi tentang jurusan yang mereka minati sesuai kemampuan.

Tahun 2019 sebanyak 150 lulusan SMP yang dibina oleh kementrian pendidikan yang ada di sabah dan serawak malaysia .

Wawancara Anshar seorang guru pengantar siswa dari malaysia ke indonesia melalui Pelabuhan nunukan “Jadi yang kami Antar saat ini adalah sekitar 100 anak siswa dan siswi diantar oleh saya sendiri ketua sabah brich kemudian ditemani oleh kordinator pendidik dari serawak pak Luki kemudian ditemani juga dengan Rekan Rekan Guru dari sabah brich.Jadi program kami ini adalah program memulangkan anak anak indonesia anak anak TKI disabah untuk kembali melanjutkan pendidikan dinegaranya”.

Khusus tahun ini sebanyak 100 anak telah kita pulangkan khusus zona kalimantan utara terbagi jadi 3 sekolah yaitu SMA Katolik santo gabriel dinunukan kemudian SMKN 1 sebatik barat dan SMK mutiara bangsa .

Jumlah secara keseluruhan dari 3 sekolah itu adalah 100 anak. Kemudian untuk zona daerah jawa sebanyak 389 anak yang sekarang ini masuk komplek perkebunan (camp) melakukan membekalan dikota kinabalu dan kemudian akan berangkat nanti pada saat tanggal 1 agustus tahun 2019.

Untuk tepatnya perdistriknya itu kami tidak ada pembagian seperti itu karna disabah ini ada 2 kantor perwakilan indonesia disabah satunya di KBRI kota kinabalu dan satunya lagi diwilayah kerja KBRI tawau meliputi daerah tawau sampai daerah lahad datu nah untuk wilayah tawau sampai lahad datu itu sendiri sangat bervariasi nominal karna pada saat kami melakukan seleksi tidak berpatokan sama dengan distrik atau daerah atau kalau kita di indonesianya itu namanya kabupaten .

kami hanya berpatokan pada persekolah per CLC kalau di indonesia namanya smp dari semua jumlah ini ada berapa yang masuk SMA.

Jadi kami juga tidak melakukan pendataan berapa untuk sma berapa untuk smk yang jelasnya kami ada total untuk tahun ini secara keseluruhan jumlah peserta penerima beasiswa itu 589 anak termasuk di Johor baru ada 3 kemudian di serawak ada 12 anak, Itu semua akan bersekolah melalui jalur beasiswa.

jadi ada 3 kategori beasiswa yang pertama itu yaitu kouta nya 500 anak namanya beasiswa afirmasi pendidikan menengah khusus anak TKI kemudian namanya beasiswa yayasan yang dibiayai langsung oleh sekolah kemudianya yang terkahir adalah mandiri yaitu fasilitasi sekolah kita pengurus sabah Brich hanya memfasilitasi sekolah kemudian yang membiayai adalah orang tua. (Yuspal)

PDAM Nunukan Realisasikan Hibah Air Perkotaan

NUNUKAN – Upaya pemerintah kabupaten Nunukan untuk meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat Kabupaten Nunukan melalui Perusahaan Air Minum Daerah  (PDAM) terus dilakukan, salah satunya dengan melaksanakan program hibah air minum perkotaan yang akan segera direalisasikan pada tahun 2019. Hal tersebut disampaikan Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid SE MM melalui Ketua Dewan Pengawas PDAM Kabupaten Nunukan Robby N Serang SH.

Disampaikan untuk program hibah air minum perkotaan tahun 2019 akan dilaksanakan di beberapa wilayah kelurahan dan desa dengan jumlah penerima sebanyak 1.050 Kepala Keluarga. Diantaranya Desa Sei pancang 189 KK, Kelurahan Nunukan Selatan 72 KK, Desa Binusan  14 KK, Kelurahan Nunukan Tengah 96 KK, Desa Seberang 35 KK, Kelurahan Nunukan Barat 92 KK, Kelurahan Nunukan Utara 123 KK, Kelurahan Nunukan Timur 211 KK dan Desa Sei Nyamuk 127 KK serta Kelurahan Selisun 91 KK.

“Program hibah air minum perkotaan merupakan wujud dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Robby menuturkan upaya PDAM Nunukan untuk terus meningkatkan pelayanan dalam pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat tetap dilakukan baik dengan melakukan perbaikan dan penambahan jaringan air bersih di beberapa wilayah yang belum mendapatkan pelayanan air bersih. (humas)