Umumkan 14 Calon KPID, Ketua DPRD Kaltara Tekankan Peran Masyarakat dan Transparansi

​TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah secara resmi mengumumkan 14 nama calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kaltara untuk periode 2026-2029 yang lolos Uji Kompetensi.

Proses selanjutnya, yakni Uji Kepatutan dan Kelayakan (Fit and Proper Test) DPRD, telah ditetapkan akan berlangsung pada 15 hingga 16 Desember 2025.

​Pengumuman ini tertuang dalam surat Nomor: 160/01/XI/DPRD/2025. Sebelum melaksanakan Fit and Proper Test, DPRD Kaltara juga memberikan ruang kepada publik untuk berpartisipasi melalui Uji Publik selama 10 hari kerja.

Ketua DPRD Provinsi Kaltara, Achmad Djufrie, menekankan pentingnya peran masyarakat dan transparansi dalam proses seleksi.

​”Kami telah menjadwalkan Fit and Proper Test bagi 14 calon ini pada tanggal 15 dan 16 Desember. Ini adalah tahapan krusial untuk menentukan tujuh anggota terbaik yang akan mengawasi penyiaran di Kaltara selama tiga tahun ke depan,” ujar Achmad Djufrie, Rabu (26/11/25).

​Djufrie juga menegaskan tahap Uji Publik yang sedang berjalan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Kaltara.

​”Sesuai amanat Peraturan KPI, kami membuka Uji Publik selama 10 hari kerja. Kami berharap masyarakat bisa memberikan masukan, saran, atau kritik yang konstruktif terhadap rekam jejak, integritas, dan kompetensi para calon. Semua masukan akan menjadi pertimbangan penting bagi anggota DPRD saat melakukan Fit and Proper Test,” tambahnya.

​Achmad Djufrie berharap proses ini akan menghasilkan komisioner KPID yang benar-benar independen, berintegritas, dan mampu menghadapi tantangan dinamika penyiaran di era digital.

​​Berdasarkan pengumuman DPRD Kaltara, berikut adalah 14 nama yang akan mengikuti tahapan Fit and Proper Test selanjutnya:

  • ​Ahmad, S.Pi
  • ​Aras. S.Pd
  • ​Aloysius Afriady Sandy, S.Sos
  • ​Ardy Syakhdan, S.E
  • ​Borohim Harahap, S.F
  • ​Hj. Musdalifah, S.M
  • ​Kriya Amansyah, S.H
  • ​Muh. Faizun, S.Ikom
  • ​Rahman, S.P
  • ​Riski Sovayunanto, S.Psi., M.Si
  • ​Riskiyanto, S.E., M.M
  • ​Rudi Rola, S.H
  • ​Sudirman, M.Pd., MM
  • ​Zulfadli, S.E

​​Masyarakat Kaltara yang ingin menyampaikan masukan, saran, dan kritik terhadap 14 nama calon di atas dapat mengirimkannya ke:

  • ​Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Jln. Poros Bulungan – Malinau (Gunung Seriang) Tanjung Selor.
  • ​Email: setdprdkaltara@gmail.com.

​Partisipasi publik ini sesuai dengan Pasal 9 Ayat (4) Peraturan Komisi Penyiaran Indonesia Nomor 02/P/KPI/04/2011 tentang Pedoman Rekrutmen Komisi Penyiaran Indonesia.

(Humas DPRD Kaltara)

Andi Nata Kusuma Minta Pemprov Alokasikan Dana Silpa Dukung Perekonomian Masyarakat

TANJUNG SELOR – Fraksi Partai Golkar di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) meminta Pemerintah Provinsi untuk menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi ketat dalam penggunaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA).

Desakan ini menjadi salah satu catatan kunci Fraksi terhadap Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026. ​Permintaan tersebut disampaikan Sekretaris Fraksi Golkar, Adi Nata Kusuma.

Dalam struktur APBD 2026 yang defisit Rp 30 miliar, SILPA tahun sebelumnya direncanakan menjadi salah satu sumber utama Pembiayaan Netto sebesar Rp 50 miliar, yang akan digunakan untuk menutupi defisit dan penyertaan modal.

​Adi menegaskan alokasi dana dari SILPA harus diarahkan untuk mendukung perekonomian rakyat, bukan untuk hal-hal yang tidak mendesak.

​“Fraksi Golkar meminta agar penggunaan SILPA dilakukan secara akuntabel, transparan, dan diarahkan hanya untuk program-program produktif,” ujar Adi Nata Kusuma.

​Permintaan ini bertujuan untuk memastikan dana yang tidak terserap di tahun sebelumnya benar-benar dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan, dan mempercepat pembangunan infrastruktur yang sempat tertunda.

​Permintaan transparansi penggunaan SILPA ini merupakan bagian integral dari desakan agar Pemerintah Provinsi Kaltara memperbaiki kualitas belanja daerah.

​Sebelumnya, Fraksi juga menyoroti rendahnya porsi Belanja Modal yang hanya 3,26% dan tingginya ketergantungan pada Belanja Operasi.

Dengan adanya SILPA, ia berharap dana tersebut dapat menambal kekurangan alokasi modal dan dialihkan ke program-program strategis, seperti realokasi anggaran untuk penambahan Belanja Modal sebesar Rp 80–90 miliar, serta program padat karya berbasis UMKM dan sektor pangan.

​”Kami berharap Pemerintah Provinsi dapat menyajikan data pendukung yang detail dan membuka ruang dialog konstruktif mengenai setiap alokasi dana, termasuk SILPA, demi terciptanya APBD 2026 yang benar-benar bekerja bagi sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Kaltara,” pungkasnya.

(Humas DPRD Kaltara)

DPRD Kaltara Sosperda Pembangunan Kepemudaan, Rismanto:Pemuda bukan hanya objek, tetapi subjek pembangunan

NUNUKAN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Rismanto, S.T., M.T., MPSDA, kembali melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pembangunan Kepemudaan. Kegiatan tersebut digelar di Jalan Pasar Baru, pada Sabtu (29/11/2025), dengan dihadiri tokoh masyarakat, pemuda, serta perwakilan organisasi kepemudaan di wilayah tersebut.

Dalam sosialisasinya, Rismanto menegaskan bahwa Perda Kepemudaan ini merupakan instrumen penting untuk memastikan generasi muda mendapatkan ruang, pendampingan, serta kesempatan untuk berkontribusi dalam pembangunan Kalimantan Utara.

“Pemuda bukan hanya objek, tetapi subjek pembangunan. Perda ini hadir untuk memastikan hak-hak, perlindungan, serta pengembangan kapasitas pemuda dijalankan secara terukur dan berkelanjutan,” ungkapnya di hadapan peserta.

Rismanto menilai bahwa tantangan kepemudaan saat ini semakin kompleks, mulai dari rendahnya akses pelatihan, minimnya pembinaan, hingga belum optimalnya ruang kreativitas bagi generasi muda. Menurutnya, pemerintah daerah harus konsisten menjalankan amanat Perda sehingga program yang menyentuh pemuda tidak sekadar simbolis.

“Kita tidak boleh hanya berhenti pada wacana. Pemerintah daerah harus lebih tegas dan terarah dalam mengeksekusi program yang berkaitan dengan pengembangan pemuda. Ini tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Peserta sosialisasi juga menyampaikan sejumlah masukan terkait minimnya fasilitas publik untuk kegiatan kepemudaan, seperti ruang kreativitas, sarana olahraga, serta wadah untuk pengembangan kewirausahaan anak muda.

Rismanto menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang masuk akan dibawa ke DPRD sebagai bahan evaluasi pelaksanaan Perda, terutama agar pemerintah provinsi dapat meningkatkan komitmen dalam memaksimalkan program kepemudaan pada tahun-tahun mendatang.

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan diskusi interaktif, yang membahas strategi konkret agar pemuda di Nunukan dapat lebih aktif berada di garis depan pembangunan daerah.

(Humas DPRD Kaltara)

Pemuda PGPI Nunukan Gelar Ibadah dan Perayaan Natal Tahun 2025

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, Kepala Satpol PP Mesak Adiyanto hadiri acara perayaan natal yang diselenggarakan oleh pemuda Persatuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Kabupaten Nunukan bertempat di Gedung Akbar Ali, Jumat (28/11).
 
Bupati Nunukan dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kasatpol PP Mesak mengucapkan selamat merayakan natal khususnya bagi seluruh pemuda gereja yang tergabung dalam Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia di Kabupaten Nunukan serta berharap kasih natal pada tahun ini bisa semakin membawa kedamaian dan cinta kasih.

Menurutnya, momen perayaan natal itu patut diapresiasi, dimana masa raya natal senantiasa menumbuhkan spirit di kalangan umat kristiani.

“Saya berharap semangat natal yang senantiasa hadir setiap tahun ini bisa menambah dan menguatkan iman percaya bagi segenap umat kristiani yang merayakannya”, ucap Mesak.

Ia turut berpesan kepada segenap pemuda agar dapat menjadi penerus harapan bangsa. Melalu natal kali sebagai generasi muda Bupati berharwp agar pemuda kristiani bisa turut mengisi pembangunan, berbuat pada hal-hal yang positif, berjuang dan belajar lebih sungguh untuk masa dengan yang penuh harapan.

Natal Pemuda PGPI kali ini mengambil tema : “Unity In Diversity” dengan pengkotbah oleh Ps. Denni Simangunsong yang mengulas Firman Tuhan dari Mazmur 133:1-3.

(PROKOMPIM)

Pemerintah Kabupaten Nunukan Hadiri Seremoni Program SIRAM SKK Migas di Desa Tepian

– Bupati Kabupaten Nunukan dalam hal ini diwakili Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Juni Mardiansyah. A.P menghadiri undangan dari SKK Migas dan JOB Pertamina–Medco E&P Simenggaris dalam acara seremoni Program SIRAM (Sanitasi Inovatif Ramah untuk Masyarakat) di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung, Jumat (28/11/2025).

Acara ini dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Juni Mardiansyah, A.P, mewakili Bupati Nunukan. Hadir pula perwakilan SKK Migas, manajemen JOB Simenggaris, Camat Sembakung, Kepala Desa Tepian, serta tokoh masyarakat.

Bupati Apresiasi Bantuan Sanitasi untuk Warga.

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan yang dibacakan Asisten Perekonomian dan pembangunan menyampaikan terima kasih kepada JOB Pertamina–Medco E&P Simenggaris atas bantuan sarana sanitasi untuk warga Desa Tepian.

Program sanitasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Tahun 2025, perusahaan memberikan 30 unit bio septic tank dan closet bagi warga sebagai dukungan terhadap program pemerintah Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Bupati berharap bantuan ini bisa memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat, serta mendukung operasional perusahaan jangka panjang.

“Jika ada lowongan kerja, kami berharap perusahaan dapat memberi kesempatan lebih dulu kepada masyarakat lokal. Ini penting agar masyarakat juga merasa memiliki dan ikut menjaga keberlangsungan kegiatan perusahaan,” ujarnya.

Harapan Agar CSR Ditingkatkan
Bupati juga menyoroti kondisi Desa Tepian yang kaya sumber daya alam, namun belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Beliau meminta agar ke depan, dukungan CSR bisa ditingkatkan dan mencakup bantuan di sektor lain sehingga kesejahteraan warga terus meningkat.

Kepada warga penerima bantuan, pemerintah mengimbau agar fasilitas yang diberikan dijaga dengan baik.

Lebih lanjut Juni meambahkan beberapa informasi yang bersentuhan dengan masyarakat diantaranya harga LPG 3 kg di Desa Tepian yang sangat tinggi (Rp 90.000) karena pasokan tidak berasal dari kuota Nunukan, melainkan dari luar daerah seperti Tarakan. Pemerintah Kabupaten telah mengusulkan tambahan kuota LPG subsidi sebesar 3.833 metrik ton agar harga di desa dapat turun dan UMKM bisa bersaing.

Yang kedua permintaan masyarakat terkait pembangunan Jalan Atap Sembakung juga sedang diproses. Beberapa perusahaan yang lahannya akan dilewati sedang diidentifikasi. Perencanaan diharapkan dapat disusun pada 2027, disesuaikan dengan kemampuan APBD.

“Jika jalan ini selesai, dampaknya besar bukan hanya untuk warga Tepian, tetapi juga untuk wilayah sekitar hingga Tanggul dan Atap,” jelasnya.

Perwakilan JOB Pertamina-Medco E&P Simenggaris Dennie Junaidi Dharma menyampaikan bahwa Program SIRAM dirancang untuk meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat.

Program ini mencakup penyediaan fasilitas sanitasi ramah lingkungan (bio septic tank dan pipa), edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan pendampingan pengelolaan sanitasi di desa.
“Kami ingin program ini membawa perubahan positif bagi lingkungan dan kualitas hidup warga Desa Tepian,” jelasnya

Disamping itu Perwakilan SKK Migas Andi Irmawati selaku Analisis senior departemen formalitas dan komunikasi SKK Migas perwakilan Kalimantan Sulawesi menyampaikan bahwa industri hulu migas memiliki peran penting dalam ketahanan energi nasional. Namun selain produksi, SKK Migas menegaskan komitmennya untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Program SIRAM dinilai sebagai langkah penting untuk meningkatkan kesehatan warga melalui perbaikan sanitasi.

Dukungan Pemerintah Provinsi
Perwakilan Gubernur Kalimantan Utara Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P selaku staf ahli gubernur bidang ekonomi ,pembangunan dan hubungan antar lembaga provinsi kalimantan utara menegaskan bahwa pemerintah provinsi sangat terbuka bekerja sama dengan industri agar keberadaan migas memberi nilai tambah untuk masyarakat.

“Kolaborasi pemerintah, perusahaan, dan masyarakat sangat penting untuk membangun lingkungan yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Setelah acara seremoni, rombongan melakukan kunjungan langsung ke rumah warga yang telah dipasang bio septic tank.

Kegiatan dilanjutkan ke Agrowisata Bumdes Berkah Jaya Tepian, dimana tamu disuguhi air kelapa segar hasil perkebunan setempat.

(PROKOMPIM)