Polres Nunukan Siapkan Pengamanan Sholat Terawih di Bulan Ramadhan

NUNUKAN – Setelah Umat Islam di Kabupaten Nununukan menunggu hasil Sidang Isbat di Tingkat Pusat yang digelar oleh Kementrian Agama , Tokoh dan Ulama Ormas Islam memutuskan 1 Romadhon 1442 H jatuh pada Hari Selasa tanggal 13 April 2021( Selasa/13/4/2021)

Umat Islam yang ada di Nunukan bergegas menjalankan ibadah sholat Tarawih dibulan Romadhon, diantara Masjid yang terpantau menggelar Sholat sunah terawih seperti ;

Madjid Agung Almujahidin jalan Martadinata Nunjksn Utara, madjid Al Aziz jalan RA. Kartini pasir putih kelurahan Nununukan Tengah, Masjid Almuqadis jalan TVRI kelurahan Nununukan Timur,dan Madjid Arrahmah jalan pangeran Antasari kelurahan Nununukan Tengah.

Polres Nunukan Setelah . menggelar OPS Keselamatan Kayan 2021 pada hari Senin 12 April 2021 sesuai Amanat Kapolda Kaltara Irjen Pol Drs.Bambang Kristiyono,M Hum . menuturkan,’

Agar Tarjet dan Sasaran OPS Keselamatan Kayan 2021 diantaranya Menciptakan Rasa Aman di tengah masyarakat dibulan Ramadhan seperti pelaksanaan sholat Taraweh di Masjid- masjid.

Personil yang mendapat surat perintah Kapolres Nununukan dalam OPS Keselamatan Kayan 2021 melaksanakan pengamanan dan pengaturan Lalu lintas di Masjid guna memberikan Rasa Aman dan tertib selama berlangsungnya sholat Teraweh.

Dalam pantauan Personil di Lapangan pelaksanaan sholat Teraweh di masjid . mengikuti Protokol Kesehatan seperti menggunakan Masker, membawa sajadah masing- masing dan juga menjaga jarak shof sholat.

Pelaksanaan sholat tarawih juga terpantau Lancar sesuai himbaun Kementrian agama sesuai anjuran Pemerintah ,bahwa pelaksanaan sholat Teraweh .harus mengikuti anjuran Pemerintah guna menjaga agar penyebaran Pandemi Covid-19 terus dapat di cegah.

Disamping pengamanan di masjid- masjid , Personil juga di siapkan Pengamanan dan pengaturan laluintas di Pasar Romadhon jelang Buka Romadhon.

Hal ini untuk mencegah kemacetan arus lalu lintas disaat warga masyarakat berbelanja jelang Buka puasa ,” tutur Kabag OPS Kompol Suwandi, selaku Pengendali OPS Keselamatan Kayan 2021.

Kapolres Nununukan AKBP SYaiful Anwar,Sik dalam Arahannya pada Gelar OPS Keselamatan Kayan 2021 .,” Agar pelaksanaan Tarjet dan Sasaran OPS Keselamatan dapat menciptakan rasa Aman. Nyaman khususnya dibulan Ramadhan masyarakat dapat . Melaksanakan ibadah dibulan Romadhon dengan lancar, tertib, tutur SYaiful Anwar ( Kapolres)

Humas Res Nnk / Sahabuddin

Polres Nunukan Gelar OPS Keselamatan Kayan 2021 Kedepankan Pencegahan dan Prokes

NUNUKAN – Polres Nunukan mulai Tanggal 12- 25 April 2021 menggelar OPS Keselamatan Kayan 2021 secara serentak juga di laksanakan di Wilayah Kalimantan Utara ( Senin/12/4)2021)

Hari ini Senin sekitar pukul 09.00 WITA Gelar pasukan di laksanakan di Lapangan Apel Tribrata Polres Nunukan dilaksanakan Upacara dalam Rangka pelaksanaan OPS Keselamatan Kayan 2021.

Apel gelar pasukan dipimpin Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar,Sik bertindak selaku Pimpinan Apel

Hadir undangan Apel gelar pasukan dari unsur Forkopimda Nunukan, Kepala Intansi Terkait pemerintah Kabupaten Nununukan

Adapun peserta Upacara gelar pasukan terdiri – dari Gabungan Perwira Polres Nunukan satu Pleton,

Pleton Lanal Nunukan, pleton Kodim Nununukan, pleton Satgas RI- Malaysia, Pleton Gabungan Staf Dishub Nunukan, Pleton Sat Pol PP, Pleton staf polres Nunukan, seluruh peserta Upacara gelar OPS Keselamatan berjumlah 110 personil Gabungan.

Upacara Gelar pasukan OPS Keselamatan di tandai dengan Penyematan Pinta berwarna Biru oleh Kapolres Nununukan kepada perwakilan personil Pom TNI, Sat Lantaa dan Sat Pol PP bahwa Tanda Operasi dimulai.

Kapolres Nununukan selaku pimpinan Apel membacanya Amanat Kapolda Kaltara Irjen Pol Drs.Bambang Kristiyono,M Hum.

Dalam amanatnya dikatakan bahwa pertumbuhan penduduk di wilayah kaltara di barengi dengan pertumbuhan kendaraan Sebagai sarana Transportasi juga menimbulkan permasalahan dibidang Lalu lintas.

Adapun permasalahan lalu lintas disebabkan oleh 5 Factor , yang pertama ( Manusia, infratuktur, kendaraan, lingkungan, dan Alam

Faktor-faktor lain disebabkan karena bencana alam dan penyebaran Pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Kapolda mengingat dalam kegiatan OPS Keselamatan ini diharapkan masyarakat tetap mematuhi 5 M yaitu( Mencuci tangan, memakai . masker, menjaga jarak,menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas

Adapun sasaran OPS Keselamatan Kayan 2021 diantaranya:

Mengurangi segala bentuk potensi gangguan, Ambang gangguan dan Gangguan Nyata yanby dapat menimbulkan Dan menghambat terciptanya Kamseltibcar lantas,” tutur Kapolda

Dalam Amanatnya di sampekan kepada seluruh personil yang terlibat pelaksanaan OPS Keselamatan Kayan 2021 agar bertindak dengan cara ;

Melakukan deteksi dan pemetaan daerah rawan kecelakaan , kedua mengutamakan pencegahan dan bertindak secara humanis kepada masyarakat, ke-tiga

Ciptakan Kamseltibcar lantas dengan mematuhi protokol Kesehatan, keempat Sosialisasi Kamseltibcar dengan baik, kelima ciptakan ditengah masyarakat dengan Aman, nyaman dalam menjalankan ibadah romadhon,ke enam laksanakan giat ops Kesehatan dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat,” tutur Kapolda dalam amanatnya yang di bacakan Kapolres Nununukan.

Humas Res Nnk / sahabuddin / Ed

APKLI Bangka Barat Berkomitmen Bantu PKL

MUNTOK–BerandaNKRInews.com– ACARA KONSOLIDASI/SILATURAHIM yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kabupaten Bangka Barat (Minggu, 11/04/2021) berjalan lancar.

Adapun tujuan konsolidasi dilakukan untuk saling menguatkan dan memahamkan arah perjuangan APKLI sebagai asosiasi profesi yang fokus menanungi PKL yang telah berdiri sejak Januari 1993 pada Munas I APKLI di Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Ketua DPD APKLI Bangka Barat, Mezi, menyatakan kesiapan “pasukannya” dalam memperjuangkan aspirasi PKL yang selama ini belum ada wadah.

“Sejak dipercaya memegang tampuk kepemimpinan APKLI di Bangka Barat, kemudian saya dan pengurus turun ke menemui para PKL, alhamdulilah respon mereka sangat baik. Antusias.” Ungkap Mezi.

Ia menambahkan sudah melakukan pendataan PKL di seputar Kota Muntok, Kecamatan Kelapa dan kedepan akan intens melakukan pendataan sekaligus sosialisasi dana Banpers UMKM 1,2 juta.

Hal senada diungkapkan Ramses Pane selaku Sekretaris Daerah APKLI Babar. Ia bertekad menjaga nama baik organisasi dan menjalankan sebaik-baiknya AD/ART dan Kode Etik Organisasi yang diamini Ahmad Robil selaku Bendahara DPD APKLI Babar.

Bukan hanya konsolidasi, pengurus DPD APKLI juga menyerahkan secara simbolik izin IUMK berupa NIB kepada PKL untuk dipergunakan sebagai syarat mengajukan Banpers UMKM 1,2 yang sedang digulirkan pemerintah pusat kepada pelaku ekonomi kerakyatan.

Acara konsolidasi/silaturahmi pengurus DPD APKLI Bangka Barat dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Provinsi Kep. Bangka Belitung, Mangimpal Lumbantoruan, S.S.

Mangimpal Lt mengapresiasi inisiatif dan semangat pengurus DPD APKLI Bangka Barat yang telah menggelar acara Konsolidasi untuk memperkuat organisasi APKLI di Kabupaten Bangka Barat.

Dirinya juga tak lupa menyampaikan pesan nasihat dari Ketua Umum APKLI dr Ali Mahsun Atmo, M.Biomed. “Mari kita teladani Ketua Umum kita. Bekerja ikhlas tanpa motivasi apapun. Ibarat buah, fokus pada perawatan, pengawalan, buahnya akan datang dengan sendirinya” tutup Mangimpal Lumbantoruan.

Wartawan: Mazi

DPR RI Tinjau Langsung RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Babel


BerandaNKRInews.com||Air Anyir||Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), yang dibangun di atas lahan seluas 22 hektar, menerima kunjungan kerja rombongan Komisi IX DPR RI yang datang meninjau rumah sakit secara langsung, Minggu (11/04/21).

Didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Babel, Abdul Fatah, rombongan DPR RI yang diketuai Nihayatul Wafiroh mengelilingi area RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno.

Wagub Abdul Fatah menjelaskan, maksud kunjungan Komisi IX DPR RI untuk melihat secara langsung kondisi rumah sakit, sedangkan terkait masalah operasionalisasi rombongan Komisi IX DPR RI mencermati bagaimana kondisi fisik bangunan dan melihat ketersediaan berbagai peralatan kedokteran. Kemudian juga melihat kondisi sumber daya manusia atau tenaga medis serta non medisnya, ketersediaan pemenuhan proses operasional, terutama dalam pemberian pelayanan serta peningkatan kesehatan kepada masyarakat.

Rombongan juga diajak melihat kondisi ruang rawat inap pasien mulai dari VIP, kelas satu, kelas dua, hingga kelas tiga.

“Sejauh ini, RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno telah bisa beroperasional melakukan tindakan-tindakan yang berkaitan dengan masalah kesehatan misalnya bedah syaraf, penanganan penyakit jantung, dan lain sebagainya,” jelas Wagub Abdul Fatah.

Ditambahkannya, di atas lahan seluas 22 hektar dengan area yang digunakan seluas 12 hektar, Pemprov. Babel berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, salah satu upayanya yaitu, memperjuangkan adanya fakultas kedokteran di RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno dengan melakukan kerja sama dengan Universitas Sriwijaya Palembang.

“Kita selalu berusaha untuk mengangkat kualitas dan kapasitas dari rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” terangnya.


Diungkapkan salah satu rombongan ketika meninjau ruang IGD, dirinya berharap rumah sakit di Jakarta memiliki kondisi yang sama dengan RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno yaitu, situasi Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang tidak penuh sesak. Saat ini Babel tidak memiliki banyak pasien gawat darurat, sehingga pelayanan kesehatan untuk pasien gawat darurat dapat diberikan secara maksimal.(*)

Wartawan: Yogi Pranata, A.Md

Yayasan Izzatul Qur’an Akan Bangun Pondok Pesantren Modern di Nunukan

Nunukan – Generasi muda adalah pewaris dari sebuah peradaban. Akan bagaimana warna sebuah bangsa kedepan, dapat dilihat dari peran generasi mudanya saat ini.

Begitupun dalam persaingan global kwalitas generasi mudanya juga teramat menentukan, apakah Indonesia akan jadi perserta atau malah hanya akan menjadi penonton. Jika Indonesia ingin maju setara dengan bangsa lain, tentu dibutuhkan sumber daya manusia unggul dan itu hanya dapat diwujudkan dari generasi muda yang berdaya saing

Demikian diungkapkan Direktur Pesantren Yayasan Izzatul Qur’an Nunukan, Ust Bambang Galih Setiawan disela – sela peletakan batu pertama pembangunan pesantren Al Izzah oleh Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) di Jl. Cut Nyak Dhien, Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (9/4).

“Tapi berilmu pengetahuan dan berkemajuan dalam teknologi saja tak cukup. Harus dibarengi dengan terbinanya mental dan akhlak yg baik. Dan salah satu upaya pembinaan akhlak adalah pendidikan berbasis agama terutama pesantren,” ujarnya

Keterangan Foto: Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang menerima cindera mata dari Direktur Yayasan Izzatul Qur’an Ust Bambang Galih Setiawan , Sabtu (9/4)

Dan pesantren yang akan dibangun tersebut, ungkap Bambang, memang bertujuan terlibat dalam pembinaan akhlak generasi muda. Karena pendidikan akhlak, ungkapnya, akan akan melahirkan generasi rabbani, atau generasi yang bertaqwa, cerdas, dan berakhlak mulia.

“Untuk itu, sebagai aktualisasi mencetak kader-kader bangsa yang religius, pesantren Al Izzah ini akan mengajarkan berbagai ilmu keagamaan terutama Tahfiz dan Bahasa Arab,” paparnya.

Namun tanpa mengesampingkan ilmu pengetahuan di bidang sains, teknologi dan ilmu pengetahuan lainnya, Bambang mengungkapkan bahwa Pondok Pesantren Al Izzah nantinya juga akan mengajarkan kurikulum yang tak beda dengan pendidikan formal.

“Sehingga dapat dikatakan, bahwa Pesantren Al Izzah ini nantinya akan menjadi Pondok Pesantren Modern sebagaimana Ponpes Gontor juga Ponpes Modern lainya,” ungkap Bambang.

Pondok Pesantren Al Izzah, ungkap Bambang, nantinya juga akan berdiri di atas semua golongan. Dengan hal tersebut maka tidak akan ada sekat pembeda antara satu siswa dengan lainya.

“Perlu diketahui, Ponpes Al Izzah ini berdiri di atas semua golongan. Untuk itu kita selalu berkomunikasi dengan tokoh – tokoh dari NU, Muhamadiyah, LDII dan ormas keagamaan Islam lain,” tandasnya.

Pada kesempatan sebelumnya, usai melakukan peletakan batu pertama, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang mengapresiasi upaya Yayasan Izzatul Qur’an dalam mencetak kader bangsa yang nasionalis dan religius.

Menurut Zainal, pembentukan karakter anak bangsa salah satunya memang ditempa lewat pendidikan moral keagamaan dan salah satunya adalah Pesantren.

“Saya mengapresiasi dan bangga dengan upaya Yayasan Al Izzatul Qur’an ini. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya mengawali pembangunan Masjid dan Pondok Pesantren ini. Semoga Pesantren ini nantinya akan menjadi salah satu motor penggerak pendidikan di Perbatasan,” kata Zainal.(Eddy Santry)