Forkopimda Babel Persiapkan Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri

BerandaNKRInews.com, PANGKALPINANG–Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengungkapkan kesiapannya memberikan informasi kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang dijadwalkan berkunjung ke Babel, Sabtu (14/8/21).

“Kita harus bersiap terutama dalam menyampaikan laporan-laporan berkenaan dengan hal-hal yang telah kita lakukan di Babel,” ujar gubernur, saat Rapat Koordinasi bersama Kapolda Babel, Brigjen Pol Anang Syarif dan Danrem 045/ Garuda Jaya, M. Jangkung beserta jajaran masing-masing.

Rakor yang dilaksanakan di Rupattama Polda Kep. Babel, Jumat (13/8/21), untuk membahas kesiapan kunjungan Panglima TNI dan Kapolri, serta evaluasi Penanganan Pandemi Covid-19. Selain mempersiapkan evaluasi pengawasan Covid-19 di Babel, juga dibahas kegiatan internal Kapolri dengan Polda maupun Panglima TNI dengan Korem 045/Gaya.

Gubernur Erzaldi saat membuka rapat mengatakan, tentunya rangkaian kegiatan kedatangan kedua petinggi negara ini harus dipersiapkan sebaik-baiknya, baik terkait kunjungan untuk evaluasi penanganan Covid-19 maupun agenda internal.

“Dalam hal ini kita harus bersiap terutama saat menyampaikan laporan-laporan berkenaan dengan hal-hal yang telah kita lakukan bersama,” ungkapnya meyakini bahwa kegiatan Forkopimda Babel akan menjadi bagian pengawasan dan pertanyaan dalam kunjungan ini.

“Persiapannya bukan untuk menyenangkan, tetapi melaporkan sebagaimana dengan yang telah terjadi di lapangan dalam penanganan Covid-19,” jelasnya kepada semua jajaran yang hadir.

Beberapa hal yang menjadi rencana Gubernur Erzaldi untuk disampaikan kepada Panglima TNI dan Kapolri.

Pertama, kedatangan vaksin ke Babel yang sangat lambat, agar ini menjadi perhatian panglima dan kapolri, semua lini diminta Gubernur Erzaldi untuk menyiapkan data-data terkait pelaksanaan vaksin di Babel.

Kedua, mengenai kebutuhan dan ketersediaan oksigen, Dinkes dan Disperindag Babel juga harus menyiapkan data yang akan dikomparasikan dengan data Krimsus Polda, karena diharapkan Babel bisa meminta bantuan kepada Kapolri atas ISO Tank.

ISO Tank akan sangat membantu menurut Gubernur Erzaldi, untuk mendukung rencana pembangunan storage yang berkapasitas 20 ton atau 20.000 meter kubik untuk menangani kebutuhan produksi oksigen di RSUD Soekarno yang bisa diperbantukan untuk rumah sakit lain se-Babel.

Gubernur Erzaldi juga menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian semua pihak dalam persiapan, dan berharap semua dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Kehadiran Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, diharapkan Gubernur Erzaldi akan memberikan solusi lebih baik bagi Babel dalam penanganan Covid-19.

Kapolda Anang Syarif pada kesempatan ini menyampaikan bahwa, Panglima TNI dan Kapolri hadir bersama perwakilan Kemenkes dan Wakil Kepala BNPB. Dalam rapat disampaikan teknis penyambutan hingga pengantaran selama satu hari kunjungan, yaitu hari Sabtu, tanggal 14 Agustus 2021.

Sementara, Danrem M.Jangkung mengatakan, bahwa Panglima Kodam Sriwijaya juga akan hadir di hari yang sama. Pangdam Mayor Jenderal TNI Agus Suhardi akan tiba di Bandar Udara Depati Amir sebelum jadwal kedatangan Panglima TNI dan Kapolri.(*)


Wartawan : Yogi Pranata
Sumber: Diskominfo Babel


#Kapolri
#PanglimaTNI
#KunjunganKeBabel

Koramil 0911-02/Sbt Laksanakan Serbuan Vaksinasi Tahap (Dosis) Ke II TNI POLRI Terpadu

Sebatik – Bertempat di Gedung Aztrada 88 Jln. Ahmad Yani RT. 02 Dusun Mulia Desa Sungai Nyamuk Kec. Sebatik Timur Kab. Nunukan Prov. Kaltara Kodim 0911/Nnk melalui Koramil 0911-02/Sbt melaksanakan kegiatan Serbuan Vaksinasi tahap II (pemberian dosis ke 2) TNI – POLRI terpadu yang di dukung oleh Instansi terkait (Dinas Kesehatan Kab Nunukan dan seluruh Puskesmas yang ada diwilayah Sebatik Timur, Utara dan Tengah pada hari Kamis tanggal 12/08/2021.

Serbuan Vaksinasi tahap II TNI – POLRI Terpadu kepada masyarakat Kec. Sebatik Kab. Nunukan Prov. Kaltara yang diselenggarakan oleh Kodim 0911/Nnk melalui Koramil 02/Sbt yang didukung oleh Instansi terkait (Dinas Kesehatan Nunukan) dihadiri oleh Kasdim 0911/Nnk Mayor Inf Aditya Danramil 0911-02/Sbt Mayor Arm Mohammad Bakri, Camat Sebatik Timur Bapak Wahyudidin, S.Sos, Camat Sebatik Utara Bapak H. Zulkipli, SE, Dan Unit Intel Kodim 0911/Nnk Letda Inf Syamsul Hadi dan Tokoh Masyarakat Sebatik, H. Herman Bacco, SE. MM, H. Nuardi (H Momo), Bapak Rustam Jaya Bapak Muhammad Jafar (Tubang) beserta Masyarakat yang mendapatkan vaksinasi Dosis ke dua berjumlah ± 530 orang.

Petugas pelaksana Vaksinasi pada kegiatan Serbuan Vaksinasi tahap II Terpadu TNI – POLRI Kepada Masyarakat Kec. Sebatik Kab. Nunukan Prov. Kaltara di Gedung Astrada 88 Jln. Ahmad Yani RT. 02 Dusun Mulia Desa Sungai Nyamuk Kec. Sebatik Timur Kab. Nunukan Prov. Kaltara antara lain Dinkes Kab. Nunukan berjumlah 7 Orang yang dipimpin oleh drg. Prio Ajiandarusasi Kasi pelayanan kesehatan dasar dan tradisional, Puskesmas Aji Kuning 11 org dan vasilitas pendukung 1 unit ambulance yang dipimpin oleh dr. Lois Benito, Puskesmas Sei Nyamuk 3 orang yang dipimpin oleh dr. Andi Masni, Puskesmas Sei Taiwan 7 Orang yang dipimpin Erwin, AMd. Kep, RS Pratama Sebatik 8 Orang yang dipimpin oleh Ibu Siti Fatimah Amd. Kep.

Personil penyelenggara kegiatan dari Koramil 0911-02/Sbt berjumlah 16 Orang Anggota, 2 Orang Anggota Polsek Sebatik Timur, 2 Orang Anggota Polsek Sebatik Barat dan 10 orang dari Makodim 0911/Nnk.

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam Vaksinasi adalah perserta Vaksinasi tiba di Gedung Aztrada 88 Jln. Ahmad Yani RT. 02 Dusun Mulia Desa Sungai Nyamuk Kec. Sebatik Timur Kab. Nunukan sejakk pukul 08:00 Wita dan selanjutnya di lakukan pendataan identitas KTP yang dilengkapi dengan foto copy KTP masing masing peserta oleh petugas registrasi setelah selesai pengecekan suhu tubuh baru peserta di persilahkan antri untuk melaksanakan skrining yaitu tensi serta menanyakan riwayat kesehatan peserta Vaksinasi selama 10 hari terakhir oleh petugas Screening setelah selesai perserta Vaksinasi menuju ruang tunggu untuk menunggu giliran pelaksanaan Vaksinasi (Exekusi) oleh petugas Medis yang sudah di siapkan diatas tribun (panggung) dan yang latah menerima vaksin dari hasil Sekrening semua diberikan Vaksin Sinovac Vaccine / SN dosis kedua oleh Tim medis.

Setelah menerima suntikan Vaksin (pelaksanaan Vaksinasi) para perserta menuju tempat Observasi dan menunggu selama 15 – 30 menit untuk mengetahui reaksi setelah pelaksanaan pemberian vaksin, setelah melakukan Observasi selama 15 – 30 menit dan tidak ada gejala/ keluhan apa apa maka para penerima Vaksinasi diperbolehkan pulang kerumah masing – masing oleh petugas observasi sambil memberikan kartu vaksin sebagai tanda sudah menerima vaksinasi dosi satu dan dua secara lengkap.

Kegiatan Serbuan Vaksinasi TNI – POLRI Terpadu kepada masyarakat Kec. Sebatik Tengah, Sebatik Timur dan Sebatik Utara pada hari ini berjumlah ± 530 orang penerima vaksin dan pada pukul 14.30 Wita kegiatan Serbuan Vaksinasi TNI – POLRI Terpadu yang diselenggarakan oleh Kodim 0911-02/Sbt yang berkerja sama dengan Instansi terkait (Dinas Kesehatan Kab Nunukan) di Kec. Sebatik Timur selesai dilaksanakan dengan tertib aman dan lancar.

(SAHABUDDIN)

Anggota DPD RI, Marthin Billa Serap Aspirasi Masyarakat Adat Kenya

Malinau – Menjalankan masa Reses Juli – Agustus 2021, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Dr. Drs. Marthin Billa MM menggunakanya dengan menyerap aspirasi masyarakat Adat Dayak Kenya di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

Dalam pertemuan yang digelar pada Selasa 10 Agustus 2021 itu, berbagai aspirasi disampaikan oleh para tokoh Adat dan Tokoh masyarakat. Diantaranya adalah harapan agar Pemerintah dapat selalu bersinergi dengan masyarakat guna menjaga kelestarian Adat, Budaya dan Tradisi masyarakat Adat Dayak Kenyah dan umumnya semua warisan leluhur di Kalimantan Utara.

“Kami minta kepada Bapak Marthin Billa selaku penyambung lidah kami dengan Pemerintah agar kiranya Pemerintah dapat lebih bersinergi dalam menjaga warisan leluhur kami berupa Adat, Budaya dan Tradisi sebagai khasanah kekayaan Nusantara,” ujar salah seorang warga

Menanggapi hal tersebut, Marthin Bila menyatakan bahwa terkait Adat, Budaya dan Tradisi masyarakat Adat Dayak Kenya, dirinya akan selalu siap bukan hanya menjadi salah satu garda namun ia juga juga menegaskan akan menjadi penggerak agar warisan eluhur tetap lestari.

“Sebenarnya untuk melestarikan Adat, Budaya dan Tradsisi adalah kewajiban. Maka sudah pasti sebagai saya akan selalu mendorong semua pihak terutama Pemerintah agar bersama – sama menjaga, melestarikan serta memperkenalkan warisan leluhur kita. Dan bukan hanya Adat , Budaya dan Tradisi Dayak saja, namun juga semua warisan nenek moyang yang ada di Kalimantan Utara ,” tutur pria yang akrab dipanggil MB tersebut.

Namun Marthin Billa mengingatkan, bahwa dalam menjaga warisan leluhur adalah kewajiban semua pihak. Ketika masyarakat sudah sanggup melestarikan, maka Pemerintah yang berkewajiban memperkenalkan atau mempromosikan. Karena dengan cara tersebut, Budaya dan Tradisi tak hanya akan menjadi pusaka dari Adat setempat namun juga akan menjadi khasanah kekayaan Nusantara.

Mencintai keanekaragaman seni dan budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia merupakan tanggung jawab kita semua sebagai warga Negara Indonesia. Keanekaragaman ini merupakan suatu kekayaan bangsa Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan agar tidak dicuri atau ditiru oleh bangsa lain. Melestarikan kebudayaan bangsa tidak dapat di batasi oleh usia maupun golongan manapun.

Untuk itu perlu adanya serangkaian kebijakan yang terencana, komprehensif dan terintegrasi dari pemerintah pusat maupun daerah untuk melindungi seni budaya tradisional ini dari ancaman kepunahan sepihak dari negara lain.

“Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melaksanakan pendataan, inventarisasi dan pendokumentasian beragam seni budaya yang terdapat di setiap daerah sebelum seni budaya yang masih ada tersebut punah,” ujarnya

Menyinggung keberadaan Budaya di Kaliantan Utara, Martthin Billa menegaskan akan mendorong Pemerintah pusat maupun daerah agar melibatkan dan menggandeng masyarakat setempat dalam upaya pelestarian seni budaya dan pengembangan wisata budaya.

“Pemerintah seharusnya memberikan kesempatan yang sama kepada masyarakat dan komunitas seni budaya setempat untuk berpartisipasi dalam pengelolaan dan pengembangan wisata budaya,” katanya.

Dengan demikian, tambahnya, masyarakat setempat tidak saja dapat meningkatkan kesejahteraannya namun masyarakat secara tidak langsung juga dilibatkan dalam upaya pelestarian seni budaya.

Salah satu bentuk dukungan dari pemerintah terhadap berbagai komunitas seni budaya yang tersebar di beberapa daerah dapat dilakukan dengan cara melibatkan mereka dalam pendataan, inventarisasi, pendokumentasian, pengembangan seni budaya tradisional. Ia mengatakan, Indonesia sangat berkepentingan untuk menjaga dan melestarikan beragam seni budaya tradisional agar terus dapat dinikmati oleh generasi berikutnya.

Namun Marthin Billa juga menegaskan bahwa untuk memajukan sebuah peradaban, tentu dibutuhkan sumber daya manusia yang handal. Untuk itu ia pun menyatakan akan terus berupaya melalui kapasitasnya dalam mendorong terciptanya generasi yang berdaya saing di Kalimantan Utara

“Kelestarian Adat, Budaya dan Tradisi tentu tak lepas dari sumebr daya manusianya. Untuk itu kita juga akan terus berupaya demi terciptanya generasi yang beradab dan berdaya saing di Kalimantan Utara ini, ” pungkasnya.

Pewarta : Eddy Santry

KEGIATAN PENGECEKAN DAN KONTROL BERANGGANG DALAM RANGKA DETEKSI DINI GANGGUAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB NUNUKAN

NUNUKAN – Selasa, 10 Agustus 2021, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan Taufiq Hidayat Memerintahkan Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB NunukAN( KPLP ) Youga Supriyadi beserta Jajarannya agar melakukan Pengecekan serta kontrol sarana dan prasarana keamanan secara berkala dan rutin, Kegiatan kali ini dilaksanakan di seluruh bagian Beranggang serta tempat-tempat yang kiranya Rawan yang kemungkinan bisa menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.

Kegiatan tersebut dilaksanakan guna meningkatkan kewaspadaan terkait deteksi dini Keamanan dan ketertiban pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan khususnya.

Kegiatan pengecekan serta kontrol seperti ini sangat berpengaruh pada keamanan dan ketertiban serta mencegah gangguan kamtib di Lapas Kelas IIB Nunukan.

Ka.KPLP akan segera menindaklanjuti area yang kiranya perluh pembenahan dan perbaikan. Salah satu tujuan kegiatan ini juga untuk menciptakan kebersamaan dalam rangka transparansi dan akuntabilitas yang merujuk pada penguatan tugas dan fungsi keamanan.

Kepala Lapas Nunukan beserta Kepala Pengamanan juga sepakat bahwa Kegiatan seperti ini harus sering dilaksanakan karna kegiatan seperti ini juga salah satu kunci Pemasyarakatan Maju.

Ka.KPLP juga menyampaikan bahwa Untuk melaksanakan sistem keamanan yang lebih baik lagi maka diperlukan Petugas Pengamanan yang memiliki kompetensi dalam melaksanakan langkah-langkah strategis pengamanan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban dan menjaga kondisi Lapas Nunukan senantiasa dalam keadaan teratur, aman, dan tenteram.

Harapannya dari Kegiatan ini adalah, Semoga Tuhan yang maha kuasa melindungi kita semua dimana pun berada, Mari bersama-sama merapatkan barisan untuk Lapas Nunukan dengan penuh optimis untuk menjadi yang lebih baik lagi.

Bersama kita PASTI bisa menghadapi seluruh tantangan dan hambatan di masa yang akan datang, tetap memiliki semangat untuk bekerja keras dengan penuh dedikasi, memiliki komitmen untuk menjaga integritas moral dan memiliki keyakinan untuk membangun Pemasyarakatan yang lebih baik di masa depan.

Tetaplah menjadi pelayan Masyarakat yang mempunyai semangat mengabdi dengan tulus dan ikhlas kepada bangsa dan negara.

( Humas Lapas Nnk )

Lebih dari 500 Orang Ikuti Vaksinasi Covid-19 di RSUD Bangka Tengah

Koba, BerandaNKRInews.com– Sebagai langkah mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) di Bangka Tengah, Rumah Sakit Umum Daerah Bangka Tengah (RSUD Bateng) menggelar vaksinasi Covid-19 di Lantai II, Senin (09/08/2021).

dr. Zulkandi selaku Kepala Tim Vaksinasi mengatakan bahwa pendaftaran vaksinasi ini telah dimulai sejak Jumat (06/08/2021) dan peminatnya membludak hingga lebih dari 500 orang. Dikatakannya, peserta vaksin hari ini adalah pendaftar yang paling awal yang dikonfirmasi dengan pesan balasan dari Humas RSUD.

“Pendaftaran dan balasan melalui Humas RSUD dan bagi yang datang hari ini berarti ada balasan dari kami. Jika belum mendapat balasan, bisa mendaftar lagi ke petugas namun untuk jadwalnya belum dikonfirmasi karena melihat ketersediaan vaksin,” ujarnya.

Prosedur vaksinasi di RSUD Bateng berjalan rapi mulai dengan konfirmasi data peserta, proses screening kesehatan, yakni pengecekan suhu dan tekanan darah, kemudian penyuntikan vaksinasi dan menunggu jeda pemantauan pasca vaksinasi selama 30 menit.

Dosis yang disiapkan hari ini sekitar 150 dosis vaksin Sinovac untuk tahap I dan peserta akan diminta datang kembali untuk vaksin dosis kedua sekitar tanggal 07 September 2021 mendatang. Hari ini juga disediakan 10 dosis untuk vaksin tahap II untuk peserta yang 28 hari lalu sudah vaksin tahap I di RSUD.

RN