Polres Nunukan Musnahkan Barang Bukti Kejahatan Sepanjang Tahun 2023

NUNUKAN – Kepolisian Resor (Polres) Nunukan menggelar siaran pers akhir tahun dan pemusnahan barang bukti tindak pidana sepanjang tahun 2023 di lapangan Apel Tribrata Polres Nunukan, Jumat (29/12/2023) pagi.

Sebelumnya, pengungkapan tindak pidana kejahatan sepanjang 2023 diantaranya yakni, kejahatan konvensional atau pidana umum sebanyak 299 kasus, kejahatan transnasional sebanyak 138 kasus dan kasus kekayaan negara sebanyak 4 kasus.

Selaku Kepala Polres (Kapolres) Nunukan, AKBP Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H mengungkapkan sejumlah barang bukti yang dimusnahkan yaitu minuman keras (miras), narkoba jenis sabu dan ekstasi, kosmetik ilegal dan knalpot racing.

“Barang bukti Miras yang kita musnahkan yakni ada 16 buah jerigen lima liter Miras jenis ciu, 205 botol plastik ukuran 600 ml Miras jenis ciu, dua botol plastik ukuran 1,5 liter Miras ciu, 18 buah plastik bening berisikan Miras ciu dan 12 botol Miras merek Labour 5,” ungkap Taufik.

Selanjutnya, Kapolres menerangkan jumlah pemusnahan narkoba jenis sabu dan pil ekstasi hasil pengungkapan pada 10 Desember 2023.

“Untuk narkoba yang kita akan musnahkan, sabu sebanyak 31 Kg dan 96 butir pil ekstasi dari kasus pada tanggal 10 Desember kemarin, dan 1 Kg tambahan dari hasil pengungkapan oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Mly Yon Arhanud 8/MBC,” sambungnya.

Lalu, Kapolres Taufik membeberkan jumlah kosmetik ilegal dari malaysia dan knalpot racing hasil pengamanan Satlantas Polres Nunukan yang juga ikut dimusnahkan.

“Terdapat 75 buah knalpot racing yang disita dan diamankan oleh Satlantas Polres Nunukan sepanjang tahun 2023,” ujar Kapolres Nunukan.

“Juga sejumlah kosmetik yang kita amankan di pelabuhan fery pada waktu lalu, diantaranya terdiri dari toner merek glowing beauty 99 pcs, sabun merek glowing beauty 100 pcs, krim malam merek glowing beauty 195 pcs, day krim merek glowing beauty 100 pcs, plastik kosmetik 85 pcs, kotak kosmetik 98 pcs, perawatan kulit kecantikan bijaksana 145 pcs, perawatan kulit diamond gold beauty 40 pcs dan kosmetik malaysia 200 pcs,” lanjutnya.

Bersama dengan itu, barang bukti miras dihancurkan dengan cara dimasukkan ke dalam drum lalu dibuang ke selokan.

Lalu, sabu dan pil ekstasi dimusnahkan dengan memasukkan ke wadah yang berisi air, sedangkan pil ekstasi dihancurkan menggunakan blender.

Sementara knalpot racing dihancurkan dengan cara dibelah menjadi beberapa bagian menggunakan alat pemotong besi.

Adapun kegiatan pemusnahan tersebut diikuti unsur Forkopimda beserta jajaran Polres Nunukan dari beberapa unit kepolisian.

(Nam/Nam)

Alami Peningkatan dari Tahun Sebelumnya, Polres Nunukan Berhasil Ungkap 441 Kasus Sepanjang 2023

NUNUKAN – Bertempat di lapangan apel Tribrata, Kepolisian Resor (Polres) Nunukan membeberkan jumlah pengungkapan kasus kriminal sepanjang tahun 2023 pada kegiatan siaran pers akhir tahun, Jumat (29/12/2023) pagi.

Terlihat hadir pada kegiatan tersebut mewakili Bupati Nunukan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Nunukan, Mesak Adianto, Kepala Polres Nunukan (Kapolres) Nunukan, AKBP Taufik Nurmandia S.I.K., M.H serta unsur Forkopimda, instansi vertikal dan jajaran anggota unit Polres Nunukan.

Selaku Kapolres Nunukan, Taufik menuturkan terdapat 441 kasus yang berhasil ditangani di tahun 2023 dengan beberapa kategori kejahatan.

“Pengungkapan tindak pidana kejahatan sepanjang 2023 diantaranya yakni, kejahatan konvensional atau pidana umum sebanyak 299 kasus, kejahatan transnasional sebanyak 138 kasus dan kasus kekayaan negara sebanyak 4 kasus,” ujar Taufik.

Lalu, Kapolres juga mengungkapkan bahwa telah mengamankan 491 tersangka dari seluruh kasus.

“Ratusan kasus yang kita tangani ini, kita berhasil mengamankan total 491 tersangka yang terdiri dari 447 laki-laki dan 44 perempuan,” kata Kapolres Nunukan.

Lebih lanjut, Taufik mengatakan bahwa sejumlah kasus tersebut merupakan hasil penindakan dari beberapa satuan unit jajaran Polres Nunukan.

“Seluruh kasus tersebut merupakan hasil pengungkapan dari jajaran Polres Nunukan selama tahun 2023 yang terdiri dari Satuan Reskrim Polres Nunukan sebanyak 119 kasus, Satuan Reskoba Polres Nunukan sebanyak 104 kasus, Satpolairud Polres Nunukan 4 kasus, Polsek Nunukan sebanyak 116 kasus, Polsek KSKP sebanyak 32 kasus, Polsek Sebatik Timur 38 kasus, Polsek Sebatik Barat 12 kasus, Polsek Sebuku 16 kasus,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Ia menjelaskan bahwa pengungkapan kasus pada tahun 2023 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yakni 2022.

“Tahun 2023 kita berhasil mengungkap sebanyak 441 kasus sedangkan pada tahun 2022 lalu hanya mengungkap 401 kasus, dimana diantaranya 240 kasus konvensional, kejahatan transnasional 118 kasus dan untuk kasus kekayaan negara itu sebanyak 5 kasus,” tutur Kapolres Nunukan.

“Ada beberapa kasus yang naik seperti tindak pidana narkoba itu meningkat, lalu ada lalu lintas yang kasusnya itu naik namun baiknya korban meninggalnya itu menurun,” lanjutnya.

Bersama dengan itu, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti tindak pidana diantaranya minuman keras (miras), kosmetik ilegal dari Malaysia, Narkoba jenis sabu dan pil ekstasi serta knalpot racing hasil pengamanan Sat Lantas Polres Nunukan.

Adapun barang bukti miras dimusnahkan dengan cara dihancurkan dalam drum lalu dibuang, lalu sabu dilarutkan ke wadah berisi air, sedangkan pil ekstasi dihancurkan menggunakan blender, sementara knalpot dibelah menggunakan alat pemotong besi.

(Nam/Nam)

DPD KNPI Nunukan Gelar Doa Bersama Pemuda Lintas Agama

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nunukan hadir pada acara Doa Bersama Pemuda Lintas Agama oleh Pengurus DPD KNPI Nunukan Bidang Keagamaan dan Multikultural. Acara itu dilakukan di Ballroom Hotel Laura Nunukan, Kamis (28/12).

Sebagai daerah perlintasan, kondisi masyarakat di Kabupaten Nunukan begitu beragam. Hampir semua suku bangsa dan agama ada di Kabupaten Nunukan, namun selama ini masyarakat bisa hidup dengan rukun, damai, dan tidak saling mempertentangkan semua perbedaan tersebut. Masyarakat bisa hidup berdampingan dengan rukun, saling menghormati, dan toleransi antara satu dengan yang lain.

Maka dari itu pada sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nunukan Hasan Basri mengatakan bahwa situasi yang aman dan damai tersebut harus terus dijaga dan dipelihara oleh seluruh elemen di masyarakat.

“Untuk itu, saya menyambut baik kehadiran pemuda lintas agama yang dipelopori oleh KNPI Kabupaten Nunukan. Harapan kita semua, hadirnya pemuda lintas agama tersebut bisa menjadi jembatan dan mediator atas berbagai kepentingan yang ada di tengah masyarakat”, ujar Hasan.

Pemuda lintas agama juga diharapkan mampu merajut semua perbedaan yang ada menjadi satu kekuatan yang besar untuk menggerakkan pembangunan di Kabupaten Nunukan.

Mengambil tema “Dengan semangat toleransi antar pemuda, kita wujudkan Nunukan yang lebih moderat dan bermartabat”, Ketua KNPI Nunukan Ana Bella Morizcha berharap pemuda dapat menjadi simbol representatif bahwa perbedaan bukan penghalang dari umat beragama.

Selanjutnya, pada momentum Pemuda Lintas Agama dilakukan doa bersama secara agama masing-masing yakni doa secara agama islam, kristen, katolik, hindu, buddha dan konghucu. Doa bersama tersebut dilakukan untuk mempereratkan persatuan dan kebersamaan, perdamaian serta menyongsong perhelatan pemilu juga harapan-harapan untuk memasuki tahun baru yang lebih baik lagi.

(PROKOMPIM)

Perbasi Cup 2023 Resmi Ditutup, Tribrata Raih Juara

NUNUKAN– Pertandingan Basketball PERBASI CUP 2023 ini yang di gelar oleh Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia PERBASI Nunukan, resmi ditutup oleh Kepala Disbudporapor Abdul halid, ST,.M.AP yang mewakili Bupati Nunukan, kegiatan ini digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Dwikora Sei Sembilan Nunukan. Rabu malam (27/12)

Kegiatan berlangsung sejak tanggal 21 hingga 27 Desember 2023, dan di ikuti oleh kategori tingkat pelajar SD, SMP, SMA dan Umum. Untuk kategori tampil di partai final kategori Umum Club Tribrata melawan Club Mane, yang dimenangkan oleh Tribrata dengan skor akhir 63 – 51. Sedangkan untuk kategori SMA, dengan semi final SMA Negeri 1 Nunukan VS SMA Negeri 2 Nunukan yang berhasil dimenangkan oleh SMA Negeri 1 Nunukan dengan skor akhir 42– 34

Abdul Halid, dalam sambutan tertulis Bupati Nunukan menyampaikan tidak ada juara yang lahir tanpa kompetisi. Kalimat ini menggambarkan kepada kita semua, betapa pentingnya sebuah kompetisi yang rutin dan berjenjang untuk melahirkan para juara. Tanpa kompetisi, para atlet tentu akan merasa jenuh dan kehilangan semangat, karena setiap hari berlatih, tapi tidak pernah bertanding dalam sebuah kompetisi atau kejuaraan.

Untuk itu, atas nama pemerintah, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada pengurus PERBASI Nunukan yang telah menggelar kejuaraan ini. Harapan kita, kejuaraan ini bisa dilaksanakan secara rutin setiap tahun, sehingga membawa semangat dan angin segar bagi atlet – atlet bola basket di Kabupaten Nunukan.

Melalui kejuaraan ini, kita juga bisa mengukur seberapa juah kemampuan dari para atlet bola basket yang ada di Kabupaten Nunukan, yang selanjutnya bisa digunakan sebagai bahan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan yang dibutuhkan.
Dan yang paling penting, dari kejuaraan ini mudah – mudahan akan muncul atlet – atlet bola basket yang berbakat, yang bisa meraih prestasi membanggakan di ajang yang lebih tinggi.

Selanjutnya, kepada tim yang sudah berhasil meraih juara, saya mengucapkan selamat. Pesan saya, teruslah berlatih, dan jangan buru – buru puas dengan prestasi ini. Buktikan, bahwa kalian bukan hanya jago kandang, namun juga bisa berkiprah di ajang dan level yang lebih tinggi lagi. Kepada tim – tim yang belum berhasil meraih juara, saya minta jangan berputus asa, karena masih banyak peluang dan kesempatan lain di waktu – waktu yang akan datang.

(PROKOMPIM)

Perkuat Silaturahmi, Gubernur Hadiri Kegiatan Adar Cado Sipulung

SEBATIK – Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum, menghadiri kegiatan Adat Cado Sipulung dalam rangka Silaturahmi Keluarga Massenrempulu (Hikma), bertempat di rumah Adat Hikma Sebatik, Desa Maspul, Kabupaten Nunukan, Sabtu (23/12)

Gubernur menjelaskan bahwa Cado Sipulung merupakan salah satu kegiatan yang berupaya mengangkat, melestarikan,dan mengembangkan budaya masyarakat enrekang di perantauan.

Ia juga memberikan apresiasinya serta dukungannya telah melaksanakan acara adat tahunan ini dengan lancar dan aman.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah provinsi kaltara, mengapresiasi acara adat ini serta mengucapkan terima kasih kepada hikma sebatik yang sudah melestarikan budaya adat bugis enrekang dipulau sebatik ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga Gubernur berpesan agar terus bersama sama menjaga kondusifitas, kerukunan dan kekompakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tanpa membeda bedakan suku dan agama.

Penutup sambutannya, ia berharap kepada seluruh masyarakat dapat memberikan dukungan dalam mensukseskan kebijakan kebijakan pemerintah provinsi kaltara, dan mengingatkan bahwa tahun pemilu dan pilkada serentak tahun 2024 ini agar turut serta menyukseskan pelaksanaan pemilu dan pilkada serentak tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DWP Hikma Kaltara, Ketua DPD Hikma Kabupaten dan kota Se Kalimantan Utara, Camat Sebatik dan Forkopimda Kabupaten Nunukan.

(dkisp)