Lantik 2 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Togap Harapkan Pelayanan Publik Dapat Berjalan Maksimal

TANJUNG SELOR – Pjs Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Togap Simangunsong, secara resmi melantik 2 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di ruang serba guna gedung gadis, Senin (30/9).

Kepada para pejabat pimpinan tinggi pertama yang dilantik, bertindak sebagai saksi Inspektur Inspekstorat Daerah Kaltara, Yuniar Aspiati, S.E., M.AP. dan Plh. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kaltara, Burhanuddin, S.Sos., M.Si

“Saya ucapkan selamat kepada bapak yang baru dilantik dan ini menjadi tantangan baru bagi perjalanan karir saudara untuk melaksanakan tugas,” kata Togap.

Dikatakannya, bahwa kehadirannya disini selama dua bulan untuk melaksanakan tugas ke pemerintahan sesuai dengan peraturan dan perundang – undangan yang berlaku. “Jadi sebenarnya, ini merupakan tugas – tugas dari Gubernur Kaltara yang sedang menjalankan cuti selama 2 bulan ini,” ujarnya.

Togap juga telah menerima laporan dari Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, terkait pelantikan Pejabat Tinggi Pratama yang telah mendapatkan persetujuan tertulis dari Kemendagri.

Di mana berdasarkan instruksi Mendagri kepada pemerintah daerah 6 bulan sebelum Pilkada dilarang untuk melakukan mutasi, *kecuali* pengisian jabatan kosong dan harus mendapat persetujuan tertulis Menteri Dalam Negeri.

“Puji syukur jadi pelantikan Pejabat Tinggi Pratama ini sudah dilakukan dengan benar dan sesuai dengan aturan dan perundangan yang berlaku dan izin tertulis dari Menteri Dalam Negeri sudah ada,” tuntasnya.

Adapun pejabat yang dilantik Pjs. Gubernur Togap berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kaltara Nomor 800.1.3.3/1100/BKD/2024 Tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2024 per tanggal 23 September 2024, yaitu, Muhammad Gozali, SE, M.H., sebagai Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kaltara. Dan H. Rohadi, SE., M.AP, sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltara.

(dkisp)

Dorong Keamanan dan Pembangunan di Perbatasan, Pemprov Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimda

TANJUNG SELOR – Pjs. Gubernur Kaltara, Togap Simangunsong, menggelar pertemuan hangat dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltara di Ruang Rapat Kantor Gubernur, Senin, (30/9).

Pertemuan ini menjadi momentum strategis membahas langkah konkret untuk menjaga ketertiban wilayah di Kaltara. Sekaligus memacu roda pembangunan daerah dan memperkuat sinergi demi mewujudkan Kaltara yang Berubah, Maju Dan, Sejahtera sebagai wilayah perbatasan.

Togap Simangunsong menyebutkan pentingnya bersinergi dengan seluruh elemen pemerintah dan keamanan. Utamanya, di wilayah perbatasan yang rawan berbagai isu strategis. “Kaltara adalah beranda terdepan Indonesia. Sinergi antara kita adalah kunci untuk menjaga keamanan, mendorong pembangunan, dan memastikan kesejahteraan masyarakat kita,”tegasnya.

Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia, Togap menyoroti sejumlah tantangan seperti penyelundupan dan kriminal lintas batas yang memerlukan perhatian serius. Karena itu, ia meminta Forkopimda untuk terus meningkatkan kerja sama dalam menjaga keamanan perbatasan, serta menindak tegas segala bentuk aktivitas ilegal.

“Kita tak boleh lengah. Wilayah perbatasan Kaltara sangat strategis, dan tantangan yang kita hadapi membutuhkan respons yang cepat dan tepat,” terangnya.

Selain soal keamanan, pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan daerah. Sebagai provinsi baru, Kaltara memiliki potensi besar, terutama dalam hal sumber daya alam dan letak strategisnya.

Oleh sebab itu, Togap mendorong Forkopimda untuk bersama-sama dalam mengatasi tantangan infrastruktur, aksesibilitas, dan pemerataan ekonomi di wilayah pedalaman. “Keamanan adalah pondasi, namun pembangunan adalah mesin utama yang akan menggerakkan kesejahteraan masyarakat kita. Kita harus bekerja cepat dan efektif,”terangnya.

Ia berharap, sinergitas pemerintah, TNI, Polri, dan elemen masyarakat lainnya akan semakin kuat, menjadikan Kaltara sebagai provinsi yang tak hanya aman, tetapi juga makmur dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.

Di akhir acara, suasana keakraban semakin terasa ketika para pimpinan daerah saling bertukar pandangan dalam sesi santai, menunjukkan bahwa kolaborasi yang erat ini akan menjadi modal utama dalam membangun Kalimantan Utara yang lebih baik.

(dkisp)

Bupati Laura Meresmikan Pendirian Sekolah dan Ruang Kelas Baru SDN 002 Kec. Tulin Onsoi

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid meresmikan pendirian sekolah dan ruang kelas baru SDN 002 Desa Semunad Kec. Tulin Onsoi. Sabtu (28/9/24). 

Pada tahun ini Pemerintah Daerah telah selesai merenovasi atau mendirikan ruang kelas baru yang layak secara permanen.

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan menyampaikan ucapan selamat atas pendirian sekolah dan ruang kelas baru SDN 002 Desa Semunad Kec. Tulin Onsoi.

“Kami Pemerintah Daerah bisa membuktikan kepada masyarakat disini bahwa pembangunan di sektor pendidikan itu nyata adanya, selagi anggarannya mencukupi, ” ujarnya.

Menurut Laura, persoalan di Kabupaten Nunukan ini hanya kepada anggaran. Dengan luas wilayah yang ada sehingga Pemerintah Daerah harus membagi anggaran itu sesuai dengan skala prioritas.

Lebih lanjut lagi, laura menyampaikan untuk pembangunan pendidikan tahun ini di Kec. Tulin Onsoi telah dibangun Sekolah SD dan SMP. Untuk Sekolah SMP sendiri saat ini masih dalam tahap pembangunan pembangunan di Desa Sekikilan.

“Untuk saat ini sekolah SDN 002 memiliki 3 ruang belajar, 4 toilet dan ada beberapa bantuan lainnya,” ungkapnya.

Semntara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Nunukan Ahmad juga berkesempatan menyampaikan sambutan.

Ahmad menyampaikan bahwa dalam meningkatkan mutu dan kualitas layanan pendidikan yang ada di Kab. Nunukan, Pemerintah Daerah terus memperhatikan perkembangan-perkembangan terhadap kualitas pendidikan di Kab. Nunukan.

“Layanan pendidikan yang sudah diberikan atau diperhatikan oleh Pemerintah Daerah Kab. Nunukan salah satunya bagaimana menyediakan gedung sekolah yang berkualitas dan bermutu seperti saat ini,” ujarnya.

Menurut Ahmad perhatian dan bantuan yang diberikan oleh pemerintah Daerah Kab. Nunukan tidak hanya di Kec. Tulin Onsoi saja melainkan akan diberikan secara merata di wilayah Kab. Nunukan secara bertahap. Sehingga layanan pendidikan bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat di Kab. Nunukan.

Selain bangunan ruang kelas baru, Pemerintah Daerah juga memberikan bantuan berupa 15 unit Laptop, Wifi, dan untuk bulan depan Mebeler sudah bisa digunakan.

Pada kesempatan ini Bupati Laura Juga menyerahkan secara simbolis Perlengkapan Sekolah kepada Sekolah Paud, SD, dan SMP. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Bus Angkutan Pelajar Kepada UPT Kec. Lumbis yang diserahkan kepada KTU UPTD Kec. lumbis.

Selain Bupati Nunukan, Pada Peresmian Sekolah SDN 002 Desa Semunad Kec. Tulin Onsoi ini juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kab. Nunukan Ahmad, Kepala BKAD Nunukan Sirajuddin, Camat Tulin Onsoi Kristoforus Belake, Kepala Desa Semunad Joni, Kepala Sekolah SDN 002 Desa Semunad Sihono, Forkopimcam Kec. Tulin Onsoi, serta Tokoh Masyarakat Kec. Tulin Onsoi.

(PROKOMPIM)

Gelar Rapat Perdana, Ini Sejumlah Arahan Pjs Gubernur kepada ASNL

TANJUNG SELOR – Pjs Gubernur Kaltara, Togap Simangunsong menggelar pertemuan perdana bersama Aparatur Sipil Negara (ASN), Jumat (27/9).
Mulai dari pejabat pimpinan tinggi madya, pratama hingga pejabat pengawas di lingkungan Pemprov Kaltara hadir dalam pertemuan itu.

Togap memastikan program pemerintah yang telah disepakati bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara akan terus berjalan. “Kebijakan pemerintah yang telah disepakati tidak akan berubah. Dan tetap berjalan,”kata Togap Simangunsong.

Ia menjelaskan mendapat tugas dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam rangka menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak. Salah satunya adalah meningkatkan partisipasi pemilih.
“Saya mengapresiasi sekali bahwa tingkat partisipasi pemilih di Kaltara mencapai 81 persen. Karena itu kita berharap angka ini harus meningkat lagi,”terangnya.

Ia juga akan segera berkoordinasi bersama jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kaltara dan TNI/Polri guna mengoptimalisasi tingkat partisipasi pemilih.

“Di samping juga kita akan keliling 5 kabupaten/kota berkoordinasi dengan jajaran pemkab dan pemkot yang ada di Kaltara,”bebernya.

Ia juga mengajak para ASN untuk menjaga netralitas. Sehingga ketertiban dan keamanan selama tahapan pilkada tetap terjaga. “Harapan saya dapat bekerjasama kepada semua pihak untuk menjaga ketertiban dan keamanan di Kaltara,”tuntasnya.

(dkisp)

Ciptakan Layanan Publik yang Baik, BKD Kaltara Mulai Lakukan Penilaian Kinerja Aparatur

TANJUNG SELOR – Sebagai upaya peningkatan kinerja Aparatur Negeri Sipil (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara melakukan penilaian kinerja perangkat daerah dan individu ASN di lingkungan Pemprov.

Perhitungan nilai kinerja ASN ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilakukan BKD Provinsi Kaltara untuk mengetahui kapasitas standar kinerja ASN, serta untuk menciptakan lingkungan pelayanan publik yang baik terhadap masyarakat.

Plt Kepala BKD Kaltara, Andi Amriampa, S.Sos, M.Si mengatakan, penilaian kinerja perangkat daerah dan individu ini akan menilai berbagai aspek standar kinerja ASN.

“Instrumen penilaian individu adalah indeks profesionalitas ASN yang terdiri dari kualifikasi, kompetensi, kinerja dan disiplin,” kata Andi Amriampa belum lama ini.

Ia menjelaskan, kegiatan ini berpedoman pada Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi Kalimantan Utara Nomor 23 Tahun 2022 tentang Penilaian Kinerja Perangkat Daerah dan Kinerja Individu. Di pasal 8 disebutkan tim penilaian kinerja ini di antaranya inspektorat, BKD dan biro organisasi.

“Jadi ini juga merupakan komitmen Gubernur Kaltara dalam menciptakan lingkungan kerja yang disiplin dan ramah terhadap pelayanan publik. Dari penilaian-penilaian yang kita dapatkan nanti juga akan ada evaluasi terhadap kinerja ASN. Tujuannya agar ASN ini dapat bekerja sesuai standar kompetensinya,” jelasnya.

Ia menambahkan, penilaian kinerja individu sendiri merupakan penilaian kondisi objektif dan terukur meliputi lima aspek. Seperti kinerja, disiplin, inovasi, penghargaan dan kepatuhan terhadap tertib data kepegawaian.

Oleh karena itu ia mengimbau kepada semua ASN Pemprov Kaltara agar dapat bekerja sesuai aturan dan menjaga kedisiplinan serta telanten.

“Kepada seluruh ASN Kaltara agar melengkapi data diri khususnya pada aspek kompetensi, sehingga tergambar indeks profesionalitas ASN masing-masing individu yang arahnya menjadi data dukung kinerja perangkat daerah,” tuntasnya.

(dkisp)