Hadiri HUT Ke-60 Bankaltimtara, Gubernur Minta Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Nasabah

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., meminta agar peningkatan kualitas layanan Bankaltimtara kepada nasabah menjadi prioritas utama. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Bankaltimtara yang digelar di Kantor Cabang Tanjung Selor, Selasa (14/10).

“Dalam melayani nasabah, hendaknya dilakukan dengan cepat, tidak bertele-tele, dan teliti terhadap dokumen yang dibutuhkan agar tidak ada yang terlewatkan,” kata Gubernur.

Menurutnya, pelayanan yang baik akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Bankaltimtara. Di mana Gubernur melihat sejumlah fasilitas pelayanan yang harus ditingkatkan untuk memudahkan nasabah dalam bertransaksi.

“Semakin baik pelayanannya, maka kepercayaan masyarakat juga akan meningkat,”

Acara ini berlangsung meriah, dengan prosesi pemotongan tumpeng serta kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial Bankaltimtara terhadap masyarakat. Gubernur Zainal menyampaikan apresiasiya kepada seluruh jajaran Bankaltimtara atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan ekonomi di wilayah Kaltara.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, saya mengucapkan selamat HUT ke-60 Bankaltimtara. Semoga semakin eksis dan sukses dalam mengemban peran sebagai bank pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong kemajuan perekonomian di Kaltara,” tuntasnya.(dkisp)

Ribuan Barang Ilegal Dimusnahkan dan Dihibahkan Bea Cukai Nunukan

NUNUKAN – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Nunukan melaksanakan hibah dan pemusnahan ribuan barang bukti ilegal periode tahun 2024 sampai September 2025,yang dilaksanakan di Kantor Bea Cukai Nunukan, Selasa (14/10/2025).

Acara hibah dan pemusnahan ini juga turut dihadiri oleh Bupati Nunukan, DPRD Nunukan, Kapolres Nunukan, LanaL Nunukan, Kodim 0911/Nunukan, Kejaksaan Negeri Nunukan, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yon Kav 13/Satya Lembuswana, Imigrasi Nunukan,serta instansi vertikal.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Nunukan Danang Seno Bintoro menjelaskan bahwa pemusnahan barang ilegal ini merupakan hasil dari kerja sama dengan instansi terkait untuk menegakkan aturan dan mengantisipasi penyelundupan barang terlarang di wilayah perbatasan.

“Bea Cukai Nunukan bersama instansi lainnya akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap barang ilegal untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan”.Ungkapnya

Danang Seno Bintoro juga menegaskan pemusnahan barang ilegal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan dan hukum yang berlaku.

“Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat Nunukan”.tuturnya

Adapun barang-barang yang akan dimusnahkan tersebut berupa Hasil tembakau berupa rokok sebanyak 3.240 batang, Minuman mengandung etil alkoho sebanyak 1.212 botol dan 648 kaleng, Ballpress yang berisi pakaian bekas sebanyak 147 koli. Kosmetik berbagai merek dan jenis yang di impor tidak sesuai ketentuan dan tidak memiliki izin BPOM sebanyak 12.064 package, makanan dan pakan ternak yang diimpor tidak sesuai ketentuan dan tidak memiliki izin BPOM sebanyak 275 bag, Bahan kimia untuk pertanian sebanyak 25 package,Oil dan bahan bakar minyak sebanyak 1.260 botol dan 900liter. Dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp 967.581.400 (sembilan ratus enam puluh tujuh juta lima ratus delapan puluh satu ribu empat ratus rupiah).

Pemusnahan barang-barang tersebut dilakukan dengan berbagai metode yaitu untuk hasil tembakau dengan cara dibakar, untuk minuman mengandung etil alkohol dengan cara dituangkan kedalam jirigen lalu digiling menggunakan bulldozer, untuk ballpress dengan cara dipotong/dirusak dan selanjutnya akan dipendam kedalam tanah dilokasi TPA mamolo Nunukan, sedangkan untuk Kosmetik, makanan dan pakan ternak, bahan kimia serta oil dan Bahan bakar minyak dengan cara dibuka kemasannya lalu dituangkan kedalam cairan deterjen dan selanjutnya akan dipendam dalam tanah dilokasi TPA Mamolo Nunukan.

Selain itu, Bea Cukai Nunukan juga menyerahkan 24 karpet kepada Dinas Sosial untuk dimanfaatkan kembali. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Bea Cukai Nunukan dalam menjalankan tugasnya sebagai aparat negara yang efektif dan efisien.

“Dan potensi kerugian negara yang ditimbulkan dari hasil penindakan barang-barang tersebut dilakukan perhitungan sebesar Rp 436.084.340,00 (empat ratus tiga puluh enam juta delapan puluh empat ribu tiga ratus empat puluh rupiah).”jelas Danang Seno

Danang Seno menjelaskan bahwa proses kegiatan pencegahan sampai dengan pemusnahan barang hasil tegahan ini merupakan wujud dari komitmen Kantor Bea Cukai Nunukan dalam fungsinya sebagai “Community Protector” dalam menjaga wilayah perbatasan dan melindungi masyarakat dari penyeludupan atau perdagangan ilegal yang memiliki dampak terhadap kesehatan masyarakat, keamanan masyarakat serta perekonomian masyarakat.

Seluruh proses kegiatan ini juga membuktikan bahwa komunikasi, sinergi, kolaborasi dalam menjaga perbatasan adalah hal ang harus di kedepankan.

“Sebagian besar barang yang di musnahkan berasal dari hasil penindakan bersama Bea Cukai Nunukan dengan aparat penegak hukum yang berada di wilayah perbatasan, seperti Lanal Nunukan, Polres Nunukan beserta jajaran Polsek Nunukan, Kodim O911/Nunukan dan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yon Armed 11/GG/2/2 Kostrad serta Satgas Pamtas RI-Malaysia Yon Kav 13/Satya Lembuswana “.Jelasnya

Dalam kesempatan ini, Danang Seno Bintoro juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan tidak terlibat dalam kegiatan ilegal yang dapat merugikan negara dan masyarakat.

“Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih baik dan lebih sejahtera bagi masyarakat Nunukan”.Pungkasnya

Neni/Nn

Resmikan Fasilitas Penyimpanan dan Regasifikasi LNG Tarakan, Pemprov Dukung Ketahanan Energi dan Transisi Hijau

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum. meresmikan Fasilitas Penyimpanan dan Regasifikasi LNG (Liquefied Natural Gas) milik PT. PLN Energi Gas di Kota Tarakan, pada Senin (13/10) di Hotel Tarakan Plaza.

Peresmian yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur disaksikan langsung oleh Plt. Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM, Agung Kuswardono.

Gubernur mengakui bahwa pembangunan fasilitas strategis ini tidak lepas dari berbagai kesulitan dan tantangan.

Ia menekankan bahwa kekompakan lintas sektor antara pemerintah daerah, kontraktor, dan masyarakat setempat merupakan kunci utama sehingga fasilitas ini akhirnya dapat terwujud. Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas peran aktif semua pihak yang terlibat.

“Peresmian hari ini merupakan bukti nyata dari kolaborasi dan sinergi yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BUMN. Ini adalah langkah konkret untuk memperkuat ketahanan energi dan mendorong kemajuan wilayah perbatasan Kalimantan Utara,” ujarnya.

Fasilitas ini akan mengolah LNG atau Gas Alam Cair, bahan bakar fosil terbersih yang dihasilkan dari proses pencairan gas alam pada suhu ekstrem. Proses regasifikasi yang dilakukan di fasilitas ini mengubah LNG kembali ke bentuk gas aslinya, sehingga siap dialirkan ke pembangkit listrik. Keunggulan LNG terletak pada efisiensi penyimpanan dan transportasinya yang tinggi, serta jejak emisi yang jauh lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil lain.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan memberikan dampak langsung dalam menjaga stabilitas dan keandalan pasokan listrik di Kota Tarakan. Dengan pasokan energi yang lebih stabil dan bersih, diharapkan akan membuka peluang investasi baru, mempercepat proses industrialisasi, serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Kaltara.

Lebih dari itu, proyek ini menjadi tonggak bersejarah bagi transisi energi bersih dan berkelanjutan di daerah tersebut. Keberadaan fasilitas LNG Tarakan sejalan dengan komitmen Indonesia menuju Net Zero Emission pada tahun 2060, dengan mendorong pemanfaatan energi yang lebih bersih untuk pembangunan nasional.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan direksi perusahaan, antara lain Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, Direktur Utama Energi Primer Indonesia, Rakhmad Dewanto, dan Direktur Utama Kayan LNG, Antony Lesmana. Kehadiran mereka semakin menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mewujudkan ketahanan energi nasional.

(dkisp)

Wagub Hadiri Upacara Hari Jadi Kota Tanjung Selor ke-235 dan Kabupaten Bulungan ke-65

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si menghadiri Upacara dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kota Tanjung Selor ke-235 dan ke-65 Kabupaten Bulungan, digelar di Kebun Raya Bundayati, Senin (13/10) pagi.

Turut hadir dalam upacara tersebut Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md., Bupati Bulungan periode 2005-2015 Dr. H. Budiman Arifin, M.Si., Anggota Komisi VII DPR RI Hj. Rahmawati Zainal, S.H., DPD RI dapil Kaltara, Dr. Marthin Billa, M.M, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltara H. Muhammad Nasir, S.E., M.M., C.SL., beserta anggota DPRD Provinsi Kaltara, Bupati Walikota dan Wakil Bupati, Wakil Walikota se-Kaltara, jajaran Forkopimda, DPRD Kabupaten Bulungan, Raja Muda H. Datu Dissan Hasanuddin M.M.Dj beserta Kerabat Kesultanan Bulungan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat.

Peringatan hari jadi Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momen penting untuk mengenang perjalanan sejarah, meneladani semangat para pendahulu, serta memperkuat tekad bersama dalam mewujudkan Bulungan yang Berdaulat, Inklusif, Sinergi dan Adaptif.

Acara dimulai dengan pengibaran bendera Merah Putih yang dipimpin langsung oleh Bupati Bulungan Syarwani yang bertindak sebagai pembina upacara dan disaksikan para tamu undangan serta peserta upacara.

Dalam momen yang spesial itu, seluruh tamu undangan yang hadir dalam upacara ini diwajibkan untuk mengenakan pakaian adat tradisional daerah masing-masing sebagai bentuk kebanggaan akan keragaman budaya daerah di Kaltara.

Acara ini dirangkaikan dengan prosesi pemotongan tumpeng dan nasi rasul sebagai simbol peringatan hari jadi Kota Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan, kemudian ditutup dengan tari massal Aparatur Sipil Negara (ASN) serta kunjungan stand Desa dan UMKM, juga diberikan makan gratis 2000 porsi kepada masyarakat yang berkunjung. (dkisp)

Apel Pagi, Pollymaart Beri Sejumlah Arahan Penting ke ASN

TANJUNG SELOR – Mewakili Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Asisten bidang Administrasi Umum Setdaprov Kaltara, Pollymaart Sijabat, SKM.,M.AP memimpin apel rutin lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara di Lapangan Agatis, Senin (13/10) pagi.

Dalam arahannya, Pollymaart mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk selalu tetap disiplin, meningkatkan kinerja, serta bersinergi dalam menjalankan pekerjaan.

Ia juga turut menyampaikan apresiasi kepada ASN dan Non ASN yang selalu hadir tepat waktu untuk mengikuti apel rutin Pemprov Kaltara.

“Karena telah menunjukkan kedisiplinannya sekaligus jati diri sebagai bagian dari aparatur Pemprov Kaltara. Hal tersebut merupakan manifestasi dari kepemimpinan yang baik,” ucap Pollymaart.

Pollymaart menyoroti masih adanya laporan terkait ASN yang melakukan manipulasi kehadiran atau presensi. Untuk itu ia mendorong Organisasi Perangkat Daerah (IPD) untuk dilakukannya evaluasi kedisiplinan kehadiran dan pemberian sanksi kepada ASN yang melanggar.

“Hal-hal seperti itu harus kita tinggalkan. ASN harus hadir dengan niat tulus mengabdi. Jika terjadi demikian, lebih baik diberikan sanksi efek jera dan menjadi pembelajaran kita bersama,” tegasnya.

Selanjutnya, ia mengingatkan saat ini telah memasuki bulan Oktober untuk memaksimalkan serapan anggaran. Menurutnya dengan dilakukannya optimalisasi serapan anggaran ini merupakan cara terbaik membuktikan integritas pemerintah daerah.

“Penyerapan anggaran adalah tanggung jawab setiap kepala perangkat daerah. Karena anggaran yang tidak dimaksimalkan justru mengurangi kepercayaan pusat kepada daerah,” tambahnya.

Ungkapnya bulan ini juga bertepatan dengan bulan lahirnya Provinsi Kaltara, dia berharap kepada seluruh OPD agar bisa mempersiapkan secara matang untuk pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Kaltara yang jatuh pada tanggal 25 Oktober ini.

Lebih lanjut, Pollymaart menekankan pentingnya sinergi antar OPD sesuai dengan tanggung jawabnya, baik yang berfokus pada pendapatan, perencanaan, maupun pelaksanaan program.

Jelasnya, untuk setiap OPD agar dapat mendorong dan mengoptimalkan kontribusinya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Setiap OPD punya peranan penting. Ada yang mencari pendapatan, ada yang merencanakan, dan ada yang menyalurkan program. Semua harus berfungsi sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Terakhir, Pollymaart mengajak seluruh ASN untuk menjaga kekompakan dan semangat kerja menjelang akhir tahun 2025 ini.

“Mari kita selesaikan tugas dengan baik, jaga kebersamaan, dan tunjukkan bahwa ASN Kaltara mampu bekerja profesional dan berintegritas,” pungkasnya.

(dkisp)