Sinjai, Berandankrinews.com–pesta demokrasi pemilu serentak yang dilaksanakan di seluruh Indonesia telah berakhir dengan aman, damai dan sejuk, kini tinggal menantikan hasil pleno keputusan KPU Pusat.
Terlaksananya pesta demokrasi yang aman, damai dan sejuk merupakan campur tangan dari Institusi Polri dan TNI, karena itu berbagai apresiasi dari berbagai kalangan sangat mengapresisai atas kinerja TNI Polri Kabupaten Sinjai, khususnya MUI Sinjai.
Ketua Mui Sinjai, Drs. H. Hamid DM mengatakan mengapresiasi setinggi-tingginya atas terlaksananya pemilu Damai, amanah, jujur dan demokratis mendukung kinerja KPU dan Bawaslu serta penyelenggara Pemilu.
“Saya menghimbau kepada seluruh Masyarakat untuk sentiasa tidak melakukan yang akan melamggar aturan hukum, serta menolak adanya ajakan People Power yang dapat memecah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya. (Irwan N Raju)
Tanah Toraja, Berandankrinews.com– Tanah Toraja merupakan Kabupaten Wisata yang sangat diminati oleh wisatawan Asing maupun lokal, dengan Keeksotisan wilayah dan kearifan lokal yang dimiliki Tanah Toraja membuat nama Tana Toraja telah di kenal sampai ke kancah internasional.
Lokasi: Puncak Buntu Burake, Kelurahan Buntu Burake, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja
Untuk menuju Tana Toraja dari Kota Makassar dapat di tempuh dengan jalur Darat maupun jalur Udara. Sementara Jalur darat umumnya dari Kota Makassar maupun Pare-pare dapat memakan waktu sekitar 8-9 jam perjalanan menggunakan bus atau mobil pribadi. Sedangkan jalur udara hanya memakan waktu 45 menit.
Salah satu tempat wisata yang saat ini menjadi Populer yaitu, Patung Yesus, yang berada di Puncak Buntu Burake, Kelurahan Buntu Burake, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, selain itu banyak lagi tempat wisata yang dapat memanjakan liburan anda, seperti Desa Kete kesu, Pohon Tarra, Batu Tumonga, Lemo/Londa, Bori Parinding, Museum Ne’ Gandeng, Air Terjun Sarambu Assing, Air Terjun Talondo Tallu, Pango-pango, Kolam alam Tilangga, Ollon serta Kolam Lakipadada dan bukit sion yang berada ditengah kota.
Desa kete kesu
Sekretaris Dinas Pariwisata dan Olahraga Yonathan Manturino saat ditemui Berandankrinews.com, Jumat (10/5/19) mengatakan, di Tanah Toraja yang saat ini diminati pariwisatanya serta budaya dan adatnya yang mengalir seperi air.
Nuranty saat berfoto bersama wartawan berandankrinews.com dibukit sion
Untuk yang ingin menginap atau berlama-lama di Tanah Toraja, tidak perlu khawatir, di Tanah Toraja juga banyak tersedia Hotel, wisma maupun penginapan, Jelas Yonathan.
Salah satu pengunjung di Kolam Lakipadada saat ditemui saat sedang mengambil foto, Nuryanti mengatakan bahwa berkunjung ke toraja sangat nyaman dan tenang, disini sangat bertoleransi antar umat beragama, masyarkatnya juga ramah kepada pengunjung.
“kemungkinan dari Adat istiadatnya dari nenek moyang mereka turun temurun diajarkan ke mereka untuk sopan santun dan ramah kepada sesama,” Ungkap Nuranty. (Win)
Bone, Berandankrinews.com– Andi Azhariyani Leny S.M wanita yang ikut bertarung di pesta Demokrasi yang baru saja berlalu, Kader dari partai Perindo Nomor urut 4 Dapil 1 yang meliputi kecamatan Palakka, Kecamatan Tanete Riattang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, dan Tanete Riattang Timur ini, menerima dengan lapang dada sesuai keputusan KPU.
Meskipun tidak lolos, namun semangat dari wanita yang murah senyum ini tetap terlihat dengan kembali berjualan, seperti saat ditemui berandankrinews.com di stand Bazar Ramadhan kuliner
Jalan Jenderal Sudirman didepan RC Teras Cafe Watampone Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Minggu (12/5/19).
Andi Azhariyani mengatakan, setelah Fase Rekapitulasi penghitungan Suara dan dirinya dipastikan tidak mendapatkan target suara untuk satu kursi di DPRD Kabupaten Bone.
Kini Dia kembali berusaha semula menjadi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Menjadi Anggota DPRD bukanlah sebuah pilihan, namun karena panggilan Nurani untuk Rakyat saya beranikan diri pada saat ada tawaran dari salah satu partai politik,” Tuturnya.
Dia mengatakan, Walaupun ini adalah sebuah tantangan buat masa depan saya dan keluarga kecilku, kaki lima adalah Dunia kami, dunia dimana saya mampu menyekolahkan anak-anak sampai tembus bangku kuliah.
Bunda Leny sapaan akrabnya, juga masih tercatat sebagai salah satu pengurus di DPD Asosiasi Pedagang kaki lima Indonesia Kabupaten Bone.
Dia berharapa PKL Indonesi mendapatkan perhatian serius dari pemerinta baik tingkat Pusat, Provinsi maupun Kabupaten.
“Semoga kaki lima Indonesia mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat, provinsi ataupun pemerintah Kabupaten,” Urainya. (Irwan N Raju)
Wajo, Berandankrinews.com–Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos, M.Si dan Wakil Bupati Wajo H. Amran, SE bersama tim safari Ramadhan 2019, menghadiri sekaligus meresmikan Masjid Nur Firmah Baru Tancung Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Sabtu (11/5/2019).
Bupati bersama Wakil Bupati Wajo juga mengikuti kegiatan pelantikan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Nur Firmah Kabupaten Wajo oleh Pembina BKMT Kabupaten Wajo Hj. Sitti Maryam, S.Sos, M.Si.
Camat Tanasitolo, Andi Hasanuddin, S.IP dalam sambutannya mengatakan, Masjid ini merupakan wakaf dari tokoh masyarakat H. Andi Ampa Passamula. Masjid ini berdiri dengan luas tanah 15 x 30 m, pembangunan ini murni swadaya masyarakat Baru Tancung.
Dia juga berharap semoga nantinya ada bantuan yang diberikan ke Masjid Nur Firmah
“Semoga ada bantuan pada Masjid Nur Firmah nantinya, yang mana Masjid ini satu satunya di lingkungan Baru Lompo Kelurahan Baru Tancung Kecamatan Tanasitolo,” Tutur Camat Tanaaitolo
Sementara dalam sambutan Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos, M.Si menyampaikan, untuk memakmurkan Masjid dan pembinaan anak-anak dipusatkan dimasjid, TPA, Madrasah dan Dinia awaliayah.
“Baru baru ini kita mengutus 12 Tahfidz mengikuti ToT di Bekasi, setelah selesai kita akan tugaskan diseluruh Masjid di Wajo mengajar cara cepat hafal Alquran. Sehingga kita dapat mencetak tahfidz ditiap desa / kelurahan. Tujuannya ketika mencari kerja nantinya bisa langsung diterima didunia kerja juga anak anak kita akan terhindar penyakit sosial.” Ungkapnya.
Kemarin ketika mengunjungi lapas dan membuka acara pesantren kilat bagi warga binaan, ternyata 80% penyakit sosial diantaranya pengguna narkoba ada disana dan Insya Allah dengan program Gemantik akan tertangani.
“Selanjutnya menyampaikan di anggaran perubahan, bantuan Masjid Nur Firmah dapat diusulkan kembali untuk pembangunannya Insya Allah,” Tutup Bupati.
Turut hadir Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Ibu Ketua TP. PKK Kabupaten Wajo bersama tim safari Ramadhan, dan Forkorcam, Lurah dan Kades se Kecamatan Tanasitolo, Tokoh masyarakat,Tokoh agama, BKMT Kecamatan Tanasitolo. (Humas Pemkab Wajo)
Wajo,Berandankrinews.com- Bupati dan Wakil Bupati Wajo bersama ibu Ketua TP. PKK Kabupaten Wajo serta Tim Safari Ramadhan Kabupaten Wajo berkunjung ke Kecamatan Tanasitolo dalam rangka kunjungan safari Ramadhan, Sabtu (11/5/2019).
Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M. Si, di acara safari Ramadhan ini menyampaikan rasa bangga melihat pembangunan masjid ini yang sudah rampung 80%.
Harapan Bupati Wajo ” Di Masjid ini ada taman pendidikan Al-Qur’an, ada Dinia awaliayahnya dan Tahfidzul Al-Qur’an, sehingga ini akan menjaga anak anak kita dari penyakit sosial diantaranya NARKOBA.”
“Kemarin kami meletakkan batu pertama Masjid Cantik yang akan menjadi icon Wajo di seberang Padduppa nantinya, kita juga akan menjadikan Masjid yang ada saat ini punya standar layak, artinya layak ditempati ibadah utamanya tempat wuduh dan WC nya,” ungkap Dr. H. Amran Mahmud.
Baru-baru ini juga sempat berkunjung di Jogyakarta dengan mengunjungi Masjid Jogokariyan yang viral 24 jam terbuka. Dimana panitia Masjid mengetahui keadaan masyarakat sekitar masjid dan mampu memberdayakan masyarakat sekitarnya.
Dikatakan, Ada 12 orang yang diutus ke Bekasi belajar ToT At Taisir, yang menggunakan metode cara cepat menghafal Al-Qur’an. Setelah pulang dari sana nantinya, langsung mengajar kepada Tahfidz, kepada guru-guru yang ada di Wajo, sehingga Pemerintah Kabupaten Wajo dapat menciptakan banyak Hafidz disetiap desa/kelurahan setempat.
“Untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian Wajo, Kita benahi Sutra dari hulu ke hilir, kita akan ciptakan interpreneur, kita akan habiskan warga miskin kita sampai tuntas,” jelasnya.
Bagaimana petani bisa ada sumber pendapatan lain, sehingga mereka bisa menikmati masa pensiunnya. Dengan ikut serta menyukseskan program integrated farming sistem ini.
Tahun pertama secara bertahap Pemerintahan Duo Amran akan memperbaiki infrastruktur saat ini, selanjutnya perampingan dilakukan guna efektivitas dan efesiensi anggaran, sehingga dapat dialihkan pada anggaran infrastruktur dan fasilitas umum lainnya.
Perlu diketahui juga saat ini ada dana desa yang digunakan untuk menyekolahkan anak anak yang telah di MoUkan di Institut Agama Islam As,adiyah Sengkang, yang nantinya kembali mengajar didaerah tempat tinggal dimana dia diutus.
Pembangunan Masjid ini, akan diusulkan kembali mendapatkan dana hibah Untuk kedepannya dianggaran pokok 2020, Bupati Wajo menutup sambutannya.
Sementara itu, Wakil Bupati Wajo H. Amran, SE dalam sambutannya menyampaikan Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat, pelaksanaan pemilu serentak baru-baru ini di Kabupaten Wajo berjalan damai, aman dan kondusif, dan menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga situasi ini, sudah tidak ada terkotak kotak lagi.
Safari Ramadhan tahun ini tidak sama tahun kemarin, dimana Pemkab sudah menyampaikan kepada pihak di Kecamatan untuk menyampaikan kepada masyarakat, bagi yang ingin melaksanakan kegiatan keagamaannya dengan menyampaikan kepada pemerintah Kecamatan setempat, kemudian dilanjutkan ke Pemkab.
Dan akan dijadwalkan dan sekaligus dirangkaikan pelaksanaan kunjungan safari Ramadhan Pemkab, sehingga Pemkab dapat mengalihkan anggaran safari Ramadhannya untuk membiayai infrastruktur serta saranan umum lainnya.
Integrated farming system sebagai tempat petani belajar sehingga hasil pertanian meningkat. Seperti waktu berkunjung di Karawang, sempat bertanya dengan ahli pertanian disana dan mereka mengatakan cara terbaik dalam bertani adalah dengan cara ditanam.
Penataan pasar yang ada di kota Sengkang, pasar AtanpangE, pasar Siwa, juga telah tertata dengan baik, tujuannya agar meningkatkan PAD.
Ada bantuan program serasi (selamatkan rawa sejahterakan petani) dari kementrian pertanian RI yang tahun ini Kabupaten Wajo peroleh. Dan saat ini telah berjalan proyeknya di awali di Kecamatan Belawa. ini akan membantu petani ketika musim kemarau, dapat menggunakan cadangan airnya mengairi sawahnya. Sehingga dapat berproduksi.( Humas Pemkab Wajo )