Tamara Moriska Himbau Masyarakat Utamakan Keselamatan Dalam Mudik Lebaran

NUNUKAN – Menghadapi momentum Idulfitri 1447 Hijriah, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Tamara Moriska, mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya mobilitas masyarakat dari wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan menuju berbagai daerah tujuan menjelang Idulfitri.

Tamara Moriska menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan selama arus mudik.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar selalu berhati-hati di jalan serta mematuhi setiap aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Menurutnya, arus perjalanan menjelang Idulfitri biasanya mengalami peningkatan signifikan, baik melalui jalur darat maupun transportasi laut. Kondisi tersebut menuntut kesadaran para pengendara maupun penumpang untuk lebih disiplin serta tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan apabila kondisi tubuh sudah lelah.

Selain itu, Tamara juga memberikan perhatian khusus kepada masyarakat Nunukan yang menggunakan transportasi laut sebagai sarana mudik. Ia mengingatkan agar penumpang tidak membawa barang bawaan secara berlebihan.
Menurutnya, pembatasan barang bawaan penting dilakukan demi menjaga kenyamanan serta keselamatan selama pelayaran.

“Bagi masyarakat yang menggunakan kapal laut saat mudik, sebaiknya tidak membawa barang terlalu banyak. Bawa perlengkapan yang diperlukan saja, seperti vitamin dan makanan secukupnya,” pesannya.

Tamara juga mengingatkan para penumpang untuk mematuhi seluruh aturan keselamatan yang diberlakukan oleh pihak kapal, termasuk mengikuti arahan petugas saat proses naik maupun turun dari kapal.

Baginya, kesadaran bersama menjadi kunci terciptanya perjalanan mudik yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh penumpang.

Melalui imbauan tersebut, Tamara Moriska berharap masyarakat Nunukan dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman sehingga momen berkumpul bersama keluarga pada Idulfitri dapat berlangsung dengan penuh kebahagiaan.

(adv)

Vamelia Foundation Berbagi Takjil Dalam Kehangatan Bulan Suci Ramadhan

TANA TIDUNG – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara dari Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus Founder Vamelia Foundation, Vamelia, membagikan momen kegiatan sosial yang dilakukan melalui lembaga yang ia dirikan dengan membagikan takjil gratis kepada masyarakat di Kabupaten Tana Tidung.

Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Vamelia menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan berbagi tersebut di tengah suasana bulan suci Ramadhan.

“Alhamdulillah hari ini Vamelia Foundation dapat menebar kebaikan melalui aksi berbagi takjil gratis bagi masyarakat,” tulis Vamelia dalam unggahan tersebut, akhir pekan kemarin.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang masih beraktivitas di luar rumah menjelang waktu berbuka puasa.

Takjil dibagikan kepada para pengendara, pejalan kaki, serta masyarakat umum yang melintas di jalan saat sore hari di wilayah Kabupaten Tana Tidung.

“Di tengah suasana penuh berkah di bulan suci Ramadhan, kami ingin berbagi dengan masyarakat yang masih berada di jalan menjelang waktu berbuka puasa,” ujarnya.

Menurut Vamelia, kegiatan berbagi ini diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus mempererat rasa kebersamaan di tengah masyarakat selama bulan Ramadhan.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.

“Semoga kegiatan kecil ini bisa membawa manfaat dan menjadi ladang kebaikan bagi kita semua, serta semakin mempererat rasa kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat,” tutupnya.

(adv)

Kadin Kaltara Dorong Pembentukan Panitia Mukab Pemilihan Ketua Kadin Nunukan

NUNUKAN– Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan pendampingan kepada Kadin di tingkat kabupaten/kota untuk segera menggelar pemilihan Ketua Kadin Nunukan periode 2026–2031.

Ketua Kadin Kaltara, Kilit Laing, melalui Wakil Ketua Bidang Kominfo dan Informatika Kadin Kaltara, Syamsul Bahri, mengatakan pihaknya saat ini mendampingi Kadin Nunukan untuk mendorong segera terbentuknya panitia pemilihan ketua. Hal tersebut disampaikannya dalam konferensi pers di Kopi Mood Nunukan, Sabtu (14/3/2026) malam.

Ia menjelaskan, kepanitiaan yang dibentuk minimal terdiri dari empat orang pada Organizing Committee (OC) dan tiga orang pada Steering Committee (SC).

“Untuk Steering Committee akan ditunjuk satu orang pengurus dari Kadin Kaltara untuk membantu proses kepanitiaan pemilihan Ketua Kadin Nunukan,” ujar Syamsul Bahri.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sejumlah tahapan pemilihan mulai dipersiapkan. Tahapan tersebut diawali dengan pembentukan panitia, pembukaan pendaftaran bakal calon ketua, penetapan calon ketua, pemaparan visi dan misi para calon, hingga proses pemilihan ketua terpilih.

Kadin Kaltara menargetkan paling lambat pertengahan April 2026 sudah terpilih Ketua Kadin di seluruh kabupaten/kota di Kaltara, khususnya di Kabupaten Nunukan untuk periode 2026–2031. Selanjutnya akan mempersiapkan Musyawarah Provinsi (Muprop) ke-3 Kadin Kaltara.

Adapun persyaratan bagi calon ketua di antaranya harus memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Kadin dengan status usaha kategori kecil serta mendapatkan dukungan dari pelaku usaha yang tergabung sebagai anggota Kadin Nunukan.
Syamsul Bahri menegaskan, Kadin memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan dunia usaha di daerah.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia merupakan wadah induk organisasi pengusaha yang mewakili sektor usaha negara, swasta, dan koperasi. Organisasi ini berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 dan berfungsi sebagai mitra strategis pemerintah dalam membina serta memperjuangkan kepentingan dunia usaha.

Kadin juga berperan dalam mendorong investasi, memperluas jaringan bisnis, memberikan advokasi bagi pelaku usaha, serta menciptakan iklim usaha yang sehat di Indonesia. Secara organisasi, Kadin memiliki struktur mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga nasional.

Sebagai organisasi yang bersifat mandiri dan nirlaba, Kadin fokus pada pengembangan dunia usaha melalui empat pilar utama, yaitu kesehatan, pertumbuhan ekonomi, kewirausahaan, dan penguatan organisasi.

(*)

Kapolda Kaltara Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Perbatasan Sebatik dan Tinjau Pos Ops Ketupat Kayan 2026

NUNUKAN – Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan tersebut dalam rangka melakukan pengecekan Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan Operasi Ketupat Kayan 2026 sekaligus meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi yang berada di Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik Tengah.

Peresmian jembatan yang berlokasi di Jalan Sinta RT 14 Dusun Berjoko tersebut ditandai dengan prosesi pecah kendi, pembukaan tirai papan nama serta penandatanganan prasasti oleh Kapolda Kaltara. Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah perbatasan, khususnya bagi warga dan para pelajar yang sebelumnya harus melewati sungai dengan kondisi yang cukup berbahaya.

Dalam sambutannya, Kapolda Kaltara menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan dukungan kepada masyarakat, terutama di wilayah perbatasan negara.

“Peresmian simbolis jembatan ini mungkin terlihat sederhana, namun memiliki makna yang sangat besar bagi masyarakat. Jembatan ini diharapkan dapat membantu aktivitas warga, khususnya anak-anak sekolah yang sebelumnya harus menyeberangi sungai dengan risiko yang cukup tinggi,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan tersebut, khususnya jajaran Brimob Polda Kalimantan Utara bersama unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat serta warga yang bergotong royong dalam proses pembangunan.

Jembatan Presisi Merah Putih tersebut dibangun dengan konstruksi beton sepanjang kurang lebih 15 meter oleh personel Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Utara. Sebelumnya, jembatan tersebut mengalami kerusakan akibat bencana banjir sehingga memutus akses penghubung yang sering digunakan oleh masyarakat di wilayah perbatasan RI–Malaysia.

Selain meresmikan jembatan, Kapolda Kaltara juga meninjau sejumlah pos pengamanan dan pelayanan Operasi Ketupat Kayan 2026 di Pulau Sebatik. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda turut memberikan bingkisan kepada personel TNI–Polri yang bertugas di pos perbatasan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan Pos Pelayanan Operasi Ketupat Kayan di Dermaga Tradisional Bambangan guna memastikan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi peningkatan aktivitas masyarakat selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

(*)

Mudik Aman dengan Polres Bone: Layanan Penitipan Kendaraan dan Barang Berharga Gratis

BONE – Menjelang perayaan hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026, Polres Bone membuka layanan penitipan barang berharga dan kendaraan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik ke luar daerah. Layanan ini disediakan sebagai bentuk pelayanan kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada warga yang meninggalkan rumah selama masa mudik dan libur Lebaran.

Masyarakat dapat melakukan penitipan barang berharga maupun kendaraan di Kantor Polres Bone serta di seluruh Polsek jajaran yang berada di wilayah hukum Polres Bone. Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap keamanan barang maupun kendaraan yang ditinggalkan saat bepergian.

Program penitipan barang berharga dan kendaraan ini merupakan inisiatif Kapolres Bone AKBP Sugeng Setio Budhi, S.I.K., M.Tr.Opsla sebagai langkah preventif dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif selama periode mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kapolres Bone AKBP Sugeng Setio Budhi, S.I.K., M.Tr.Opsla mengungkapkan bahwa layanan ini disediakan untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat yang hendak meninggalkan rumah untuk mudik ke kampung halaman.

“Kami menyiapkan kantong-kantong parkir bagi masyarakat yang akan mudik. Bagi yang ingin meninggalkan kendaraan, dapat dititipkan di Polres maupun di seluruh Polsek jajaran. Nantinya kendaraan tersebut akan dijaga oleh petugas sehingga masyarakat bisa mudik dengan tenang,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menambahkan bahwa layanan penitipan barang berharga dan kendaraan ini diberikan secara gratis kepada masyarakat. Layanan tersebut berlaku mulai H-7 hingga H+7 perayaan Idul Fitri, sehingga masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk menitipkan kendaraan maupun barang berharga selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

“Layanan penitipan ini kami sediakan secara gratis dan berlaku mulai H-7 sampai dengan H+7 Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat mudik dengan lebih tenang karena kendaraan dan barang berharganya berada di tempat yang aman,” jelasnya.

Selain itu, Kapolres juga menyampaikan bahwa Polres Bone telah membuka layanan Call Center Polri 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat apabila mengalami situasi darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan mudik.

“Call Center Polri 110 siap melayani masyarakat selama 24 jam. Jika terjadi keadaan darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi layanan tersebut,” tambahnya.

Tidak hanya menyediakan tempat penitipan kendaraan dan layanan informasi melalui Call Center Polri 110, Polres Bone juga akan meningkatkan kegiatan patroli di wilayah perumahan guna mencegah terjadinya tindak kejahatan selama rumah warga ditinggalkan mudik.

Dengan berbagai langkah tersebut, Polres Bone berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah tetap aman, nyaman, dan kondusif.

(*)