BONE – Senin (20/01/20) Danyon C Pelopor Kompol Nur Ichsan, S.Sos Bersama- sama Danramil Tanete Riattang Kapten Chb Eko Hemawanto,Bertolak menuju Desa Kampoti Kec.Dua Boccoe.
Guna mengikuti acara pemakaman Wartawan Harian Sindo Alm. Supriadi Ibrahim (30 Tahun). Beliau adalah sosok Pewarta yang sering bersinergi dengan Batalyon C Pelopor khusus dalam pemberitaan positif mengenai satuan Brimob Polda Sulsel Khususnya Batalyon C Pelopor.
Danyon C Pelopor menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian Almarhurm yang meninggal diusia yang cukup muda. “Atas nama Komandan Batalyon C Pelopor Saya menyampaikan duka yang amat mendalam atas kepergian Almarhun dan untuk keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan” Ucap Danyon C Pelopor Saat di temui di rumah duka.
Beliau menghembuskan nafas terakhir di RSUD Tenriawaru Kab. Bone pada hari Senin(20/01/20) pukul 09.32 Wita karena penyakit Typus akut yang dideritanya. Jenazah almarhum di semayamkan di rumah duka di Desa Kampoti Kec. Dua Boccoe Kab. Bone, dan dimakam di pemakamam keluarga tepat di belakang rumah Almarhum.Almarhum telah di kebumikan pada pukul 15.24 Wita.
NUNUKAN – Berbagai macam komoditi hasil pertanian mulai dari sayur mayur dan buah – buahan dijual di Pasar Tani yang diselenggarakan oleh Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Nunukan di Alun – Alun Nunukan, Minggu (19/1).
Meskipun baru pertama kali dilaksanakan, tetapi antusiasme masyarakat terhadap Pasar Tani tersebut cukup besar.
Puluhan warga, terutama yang habis berolah raga di alun – alun terlihat mengerumuni lapak – lapak milik para petani.
Mereka membeli berbagai jenis sayur dan buah – buahan yang dijual seperti tomat, wortel, sawi, serta beras lokal yang dihasilkan dari sawah – sawah di wilayah Kabupaten Nunukan.
Masyarakat memilih berbelanja di Pasar Tani karena harga yang ditawarkan sedikit lebih murah ketimbang harga di pasar – pasar konvensional, karena berbagai komoditi yang dijual tersebut langsung berasal dari para petani, tanpa melalui perantara.
Selain sayur dan buah – buahan, beras lokal ternyata menjadi komoditi yang paling banyak dibeli oleh masyarakat. Selain karena lebih baru, beras lokal juga dijamin bebas pengawet maupun pemutih.
Pasar Tani direncanakan akan digelar setiap dua minggu sekali, mulai buka pagi hari sekitar pukul 06.00 Wite dan selesai pada sekitar pukul 09.00 Wite.
Pasar Tani adalah terobosan HKTI untuk memberi alternative tempat belanja yang murah dan berkualitas bagi masyarakat.
Selain komoditi pertanian, Pasar Tani ke depan diharapkan juga menjadi tempat untuk menjual berbagai hasil kerajinan masyarakat.
NUNUKAN – Setelah Ular King Cobra, kini giliran sarang tawon tanah yang ‘ditaklukkan’ oleh Regu Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Nunukan.
Meskipun hanya berupa sarang tawon, tetapi jangan pernah anggap enteng lho karena ukurannya sudah hampir menyerupai bantal tidur orang dewasa, sehingga kalau tidak tahu cara mengusir tawon dengan benar bisa – bisa badan kita yang akan babak belur disengat tawon yang oleh masyarakat dikenal dengan sebutan tawon ban kuning itu.
Sarang tawon tersebut berada di balkon lantai 2 rumah Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Nunukan Hasan Basri di Perumahan KPN Nunukan Selatan.
Hasan Basri mengaku tidak tahu persis sejak kapan sarang tawon – tawon itu membuat sarang di bagian atap rumahnya.
“Saya tahunya sudah sebesar itu saat melihat banyak tawon yang sering beterbangan di atas rumah,” kata Hasan Basri.
Karena ukuran sarangnya yang sudah terlalu besar, Hasan pun mengaku tidak berani mengusir tawon – tawon itu sendirian. Apalagi anak dan istrinya sudah pernah disengat oleh tawon – tawon itu.
Ia pun akhirnya meminta bantuan Petugas Damkar Nunukan untuk membersihkan sarang tawon itu dari atap rumahnya.
Ide untuk meminta tolong Petugas Damkar itu baru muncul setelah dirinya mengetahui upaya evakuasi Ular King Cobra dari rumah salah seorang warga di Sedadap, Nunukan Selatan beberapa waktu lalu.
Mendapat laporan itu, pada Hari Minggu (18/1) siang tiga anggota Damkar di Pos Sedadap, Nunukan Selatan datang ke rumah Hasan Basri untuk melihat langsung kondisi sarang itu.
Dan pada malam harinya, beberapa Petugas Damkar mengenakan baju pelindung lengkap dengan helm dan masker penutup wajah langsung membongkar sarang itu dari tempatnya.
Tak ayal lagi, tawon – tawon yang ada di dalamnya pun terbang berhamburan kemana – mana.
Karena mengenakan baju pelindung, Petugas Damkar itu pun selamat dari amukan tawon – tawon yang marah itu. Hasan Basri pun mengaku lega setelah mengetahui tidak ada lagi sarang tawon di atap rumahnya.
Menurutnya, selama ini masyarakat hanya kita mengetahui bahwa tugas pemadam kebakaran hanya untuk memadamkan api saja.
“Padahal sebetulnya mereka (Damkar) ini bisa kita mintai tolong untuk mengatasi kondisi – kondisi darurat yang kita hadapi, seperti ada ular bersembunyi di dalam rumah, mengusir tawon dan lain sebagainya, Petugas Pemadam Kebakaran Damkar selalu siap memberi rasa aman bagi masyarakat,” kata Hasan.
WATAMPONE- Dalam rangka menunjang dan mengasah kemampuan Prajurit TNI AD, Kodim 1407/Bone, menggelar Latihan Perorangan Dasar umum Intelejen ( Latorsar Intel ) yang bertempat di Aula Tauwarani Makodim 1407/Bone. Jalan Lapatau Watampone Senin 20/01/2020.
Puluhan anggota Unit Intel Kodim 1407/Bone mengikuti Latihan perorangan dasar umum inteljen Tahun Anggaran 2020, dalam rangka meningkatkan kemampuan perorangan militer dasar agar mampu melaksanakan tugas-tugas sesuai dengan fungsi serta perannya, oleh karena itu latihan harus dilaksanakan sesuai tingkat kecakapannya dalam menguasai materi militer umum dan materi intelijen di sesuaikan dengan Standarisasi kemampuan Prajurit yang sudah diatur oleh satuan atas.
Pada kesempatan tersebut, Kapten Arh. Ruslan (Pasi Ops Kodim 1407/Bone) mengatakan bahwa Kegiatan Latorsar Umum Inteljen ini dilaksanakan setiap tahun sekali, untuk itu saya minta agar diperhatikan materi yang akan diberikan oleh pemateri sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.
Kegiatan Latorsar Umum Inteljen ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, memelihara kemampuan kita, mampu dan memahami untuk mengaplikasikan di lapangan.
Adapun pemateri pada kali ini yang membawakan materi diantaranya:
Pembawa materi Navrad oleh Kapten Arh Ruslan Pasi Ops Kodim 1407/Bone, pemateri Tali-temali oleh Peltu H. A. Arifin ( Babinsa Koramil 07/Kota), materi Pengetahuan Senjata oleh Pelda Taslim (Babinsa Koramil 16/Tonra).dan pemberian materi Pengetahuan Long Malap oleh Serka Suhardi (Babinsa Koramil 01/Ajangale)
JAKARTA – Foto ini diambil di ATB Bandung Barat Jabar Senin Pon 13 Januari 2020 pada agenda Soft Opening KONGKOW-KONGKOW BERSAMA RAKYAT KECIL DAN GUMREGAH NUSANTARA. Sekilas Tampak seperti disebuah Pantai terekayasa teknologi.
Hal yang sesungguhnya,yang sebenarnya dapat dikemas, dapat disodorkan menjadi bentuk yang lain sesuai keinginan dan tujuan tertentu melalui teknologi. Oleh karena itu, penerapan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus dilandasi tatanan nilai dan etika sehingga muaranya tetap dalam koridor rahmat bagi sekalian alam, dan tidak menimbulkan kerugiaan atau hal negatif bagi siapapun dan apapun.
IPTEK itu just support system mewujudkan keadilan dan kesejahteraan dimuka bumi. IPTEK bukan segala-galanya. Melainkan sebagai salah satu instrumen manusia menggapai harapan dan cita-cita hidupnya. Tanpa tatanan nilai Dan etika, IPTEK dapat membawa kerusakan dimuka bumi.
Salam
GUMREGAH NUSANTARA
dr. Ali Mahsun Atmo M. Biomed
Presiden GUMREGAH NUSANTARA