Gubernur Beri Jawaban Pandangan Umum Fraksi Atas Ranperda APBD Perubahan Kaltara 2025

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menyampaikan jawaban Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025, dalam Rapat Paripurna ke-29 DPRD Provinsi Kaltara, Selasa (26/8).

Sidang Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Provinsi Kaltara H. Achmad Djufrie, SE., MM., didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltara H. Muhammad Nasir, SE., MM merupakan rangkaian setelah penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi di hari yang sama.

Gubernur Zainal menuturkan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak hanya bergantung pada retribusi dan pajak, tetapi mengedepankan pemberdayaan ekonomi rakyat dan sektor produktif berbasis UMKM, serta optimalisasi pengelolaan PAD secara efektif dan efisien.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara tetap berkomitmen dalam pemenuhan belanja Mandatory Spending sesuai amanat Undang-Undang, pemenuhan belanja pendidikan 20 persen, pemenuhan belanja infrastruktur 40 persen, dan belanja pengawasan sebesar 0,9 persen,” kata Gubernur Zainal.

Pemprov Kaltara dinilai tanggap terhadap perubahan APBD dengan mengedepankan langkah yang tepat, hati-hati, dan berdasarkan alasan yang kuat. Untuk itu, pandangan ini sejalan dengan filosofi Pemprov Kaltara dalam merancang kebijakan keuangan.

Gubernur menegaskan Pemprov Kaltara sangat mendukung prinsip Spending Better atau belanja yang lebih baik yang tercermin dari penurunan total belanja sebesar 5,39 persen atau Rp480,10 miliar.

Terangnya, dukungan fraksi terhadap peningkatan alokasi belanja tidak terduga (BTT) dari Rp25 miliar menjadi Rp41,74 miliar. Pemprov Kaltara menunjukkan kesiapan dalam menghadapi ketidakpastian dan situasi darurat.

“Kami sepakat bahwa perubahan APBD ini akan tetap berpedoman pada tema kebijakan keuangan nasional akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta visi Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Gubernur Zainal berharap sinergi yang telah dibangun dan terjalin dengan baik antara lembaga eksekutif dan legislatif dapat terus dijaga serta diperkuat.

“Mari kita bersama-sama melanjutkan pembahasan rancangan ini dengan semangat kebersamaan demi kemaslahatan seluruh rakyat Kaltara,” pungkasnya.

(dkisp)

Pj. Sekprov Pesan Purna Praja IPDN Serap Aspirasi Masyarakat Dan Berkontribusi Pembangunan Daerah

TANJUNG SELOR – Sebanyak 12 Purna Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) asal Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengikuti acara Penyerahan Lulusan IPDN Angkatan ke-32 Beserta Dokumen Persyaratan Sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2025.

Acara Penyerahan Purna Praja IPDN dipimpin langsung oleh Pj. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, Dr. Bustan, S.E, M.Si di Ruang Rapat Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lantai 4, Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (26/8).

Mewakili Gubernur Kaltara, Bustan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Purna Praja Angkatan 32 yang telah lulus dan telah melalui proses panjang yang tidak mudah.

Imbuhnya, ini bukanlah akhir perjuangan melainkan awal dari langkah perjuangan untuk terus belajar, berinovasi dan jangan pernah berhenti merasa puas.

“Implementasikan ilmu yang sudah diterima, jaga selalu etika dan integritas insyaallah karir kita akan terus berkembang,” kata Bustan.

Pj. Sekprov, Bustan berpesan agar Purna Praja yang akan disebar ke seluruh kabupaten/kota se-Kaltara memiliki loyalitas tinggi untuk menyerap aspirasi masyarakat, serta berkontribusi dalam pengembangan dan pembangunan daerah.

Ia juga menekankan pentingnya bekerja dengan baik, disiplin, serta membangun relasi yang positif dengan pegawai lain di lingkungan OPD maupun di tempat tugas masing-masing.

Di akhir sambutannya Bustan mengucapkan selamat bertugas kepada lulusan IPDN Angkatan ke-32 yang telah menyelesaikan masa pendidikan selama empat tahun.

“Selamat menjalankan tugas dan amanah, sukses selalu dimanapun berada, teruslah bekerja dengan baik, upgrade ilmu, paham dengan aturan dan regulasi di manapun kalian berada,” pesannya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pegawai BKD Kaltara, Yusuf Suardi, serta perwakilan dari BKPSDM kabupaten/kota se-Kaltara.

(dkisp)

Bupati Nunukan Irwan Sabri Kukuhkan Forum PELITA Kab.Nunukan.

NUNUKAN – Forum Pemuda Lintas Agama (PELITA) resmi dikukuhkan oleh Bupati Nunukan H.Irwan Sabri, SE bertempat diruang serbaguna lantai V kantor Bupati Nunukan pada Senin, 25 Agustus 2025.

Atas nama pemerintah kabupaten Nunukan Bupati Irwan mengucapkan selamat atas pengukuhan forum pelita dan berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan kerukunan antar umat beragama.

“Saya mengucapkan selamat atas pengukuhan ini, semoga forum pelita dapat memberikan kontribusi sebesar-besarnya bagi terciptanya kerukunan umat beragama di Kabulkan Nunukan”. Ucap Bupati Irwan Sabri.

PELITA merupakan gagasan dari Badan Kesatuan bangsa dan politik Kabupaten Nunukan dimana forum ini menjadi wadah bagi generasi muda lintas agama dalam memperkuat nilai-nilai toleransi antar umat beragama di Kabupaten Nunukan.

Kemudian, Bupati Nunukan menekankan untuk terus menjaga toleransi dan hidup rukun serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah persatuan.

“Ini harus terus kita jaga, jangan sampai kemudian kita terlalu mudah terprovokasi”.Lanjutnya

Ia mengatakan bahwa keberagaman dapat menjadi modal berharga bagi pembangunan, namun juga dapat menjadi ancaman jika tidak dijaga dan di kelola dengan baik.

Ia juga menyambut baik dan mengapresiasi terbentuknya forum lintas agama yang di pelopori oleh Kesbangpol.

“Ini adalah ide yang sangat cerdas dan visioner”.

Menurutnya pembentukan pelita adalah langkah preventif agar kasus-kasus kerusuhan atas dasar perbedaan agama tidak pernah terjadi di kabupaten Nunukan.

Terakhir ia berpesan kepada pengurus yang tergabung dalam forum pelita agar dapat menjadi agen toleransi.

“Teruslah menyebarkan nilai-nilai toleransi tanamkan dalam diri dan lingkungan masing-masing bahwa perbedaan agama adalah anugerah yang harus disyukuri agar hidup lebih indah dan berwarna” Tutupnya.

Meri

Hari Pramuka ke-64, Rahmawati Zainal Dorong Generasi Muda Menjadi Calon Pemimpin Bangsa

NUNUKAN – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Utara (Kaltara), Hj. Rahmawati Zainal S.H., menutup resmi rangkaian kegiatan Hari Pramuka ke-64 yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, Sabtu (23/8).

Pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-64 berlangsung khidmat itu, turut hadir Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kwartir Cabang Nunukan.

Dalam amanat tertulis Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas), Komjen Pol. (Purn.) Drs. Budi Waseso yang dibacakannya, Rahmawati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Pramuka di Indonesia.

Rahmawati menyebutkan tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa” sesuai dengan pesan Ketua Kwarnas yakni menitikberatkan pentingnya berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, serta semangat Bhinneka Tunggal Ika.

“Gerakan Pramuka harus hadir sebagai solusi strategis dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan,” ucap Rahmawati.

Selanjutnya, Rahmawati juga menyoroti kontribusi nyata peran Pramuka yang ikut terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, mulai dari membantu saat bencana alam, mengatur kelancaran arus mudik, hingga aksi peduli lingkungan.

Untuk itu, ia menekankan Pramuka bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi merupakan organisasi pendidikan non formal yang memiliki peran besar dalam membina karakter anak muda.

Rahmawati menuturkan melalui penguatan spiritual, emosional, sosial, intelektual, fisik, hingga keterampilan hidup, para anggota Pramuka dipersiapkan untuk menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan.

Menitipkan pesan Ketua Kwarnas, pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi di era digital saat ini, serta diharapkan Pramuka bisa lebih aktif menyebarkan konten positif di media sosial, sekaligus ikut menangkal hoaks dan informasi palsu.

“Anak-anak Pramuka sekarang harus melek digital, kita dorong mereka untuk aktif di media sosial, tapi dengan cara yang mendidik dan membangun. Bukan sekadar ikut-ikutan tren,” jelas Rahmawati.

Tak hanya itu, Gerakan Pramuka diarahkan mendukung ketahanan pangan nasional melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Food and Agriculture Organization (FAO).

Gebyar Hari Pramuka dihadiri ratusan anggota Pramuka dari Kabupaten/Kota se-Kaltara, juga 3 orang perwakilan dari negeri jiran Malaysia yang turut ambil bagian menampilkan kreativitas, kedisiplinan, dan kekompakan anggota Pramuka.

Upacara Hari Pramuka ke-64 kali ini juga dirangkaikan dengan Penutupan Perkemahan Penegak Pandega Aksi Ceria (PEACE) VIII Gerakan Pramuka Nunukan tahun 2025 dan Pembukaan Pesta Siaga.

Kemudian dilakukan penyematan Tanda Penghargaan Pramuka kepada sejumlah Pembina Pramuka dan penyerahan simbolis Kartu Tanda Anggota (KTA).

(dkisp)

Hadiri Sertijab Komandan Lantamal XIII Tarakan, Gubernur Harapkan Sinergi Terus Terjalin

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XIII Tarakan yang digelar di Gedung Serbaguna KPKNL Kota Tarakan, Minggu (24/5).

Dalam prosesi tersebut, Jabatan Komandan Lantamal XIII Tarakan, Laksamana Pertama TNI Dr. Ferry Supriady, ST., M.M., M.Tr.Opsla., CIQaR, kepada Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XIII Tarakan, Laksamana Muda TNI Phundi Rusbandi.

Mengawali sambutan dalam acara tersebut, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasinya dan rasa syukurnya ke semua pihak yang hadir dalam acara penting tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Laksamana Pertama TNI Dr. Ferry Supriady, atas dedikasi dan kontribusi luar biasa selama menjabat sebagai Komandan Lantamal XIII Tarakan,” kata Gubernur Zainal.

Gubernur Zainal mengucapkan terima kasih kepada Laksamana Pertama TNI Dr. Ferry Supriady, di bawah kepemimpinannya Lantamal XIII Tarakan berhasil menunjukkan kiprah dalam menjaga kedaulatan dan keamanan perairan Kaltara.

Selain itu juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah dan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 84 Tahun 2025, Lantamal XIII Tarakan resmi ditingkatkan menjadi Kodaeral XIII Tarakan, yang dipimpin oleh seorang perwira tinggi berbintang dua, yaitu Laksamana Muda TNI Phundi Rusbandi.

Dia menuturkan peningkatan status ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pertahanan pantai, memperluas peran komando, dan menyesuaikan dengan kebutuhan keamanan nasional, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia.

Terangnya, perubahan ini bukan hanya kenaikan nomenklatur, melainkan bentuk nyata dari penguatan struktur pertahanan maritim Indonesia.

“Wilayah Kaltara sebagai garda terdepan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, tentu memerlukan kesiapan dan dukungan yang lebih besar,” tambahnya.

Gubernur Zainal menyambut kedatangan Laksamana Muda TNI Phundi Rusbandi sebagai Komandan Kodaeral XIII Tarakan yang baru, diharapkan membawa semangat baru, perubahan positif, dan mempererat sinergi antara TNI dengan Pemerintah Provinsi Kaltara.

“Kami berharap, di bawah kepemimpinan Bapak, kolaborasi antara Kodaeral dan pemerintah daerah akan semakin kuat dalam menjaga kedaulatan NKRI dan mendukung pembangunan di wilayah perbatasan,” tutup Gubernur.

Acara serah terima jabatan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga stabilitas, kedaulatan, dan pembangunan nasional, khususnya di kawasan strategis Kaltara.

(dksip)