7 Peserta Ikuti Tahapan Penulisan Makalah Pada Seleksi JPT Madya

JAKARTA – Saat ini proses Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Tinggi Pratama (JPT) Madya Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara) sedang berjalan. Hal ini dikonfirmasi Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kaltara, Andi Amriampa, pada Sabtu (6/9).

Andi Amriampa menuturkan sebanyak 7 peserta sekarang tengah mengikuti Selter JPT Madya Sekprov Kaltara yang sedang berlangsung hingga 6 September 2025 di Jakarta.

“Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Pansel Bapak Komjen Pol Drs. Tomsi Tohir, M.Si. dan dihadiri oleh Anggota Pansel, Peseta Selter, Plt Kepala BKD dan Personil sekretariat pansel,” kata Andi Amriampa.

Adapun pada tahapan kali yaitu melaksanakan Penulisan Makalah Selter JPT Madya Sekprov bertujuan di antaranya, pertama dengan menggambarkan kemampuan analisis strategis calon pejabat dalam mengidentifikasi isu-isu aktual dan tantangan pembangunan di Provinsi Kaltara.

“Khususnya dalam konteks penyelenggaraan pemerintahan daerah, pembangunan, dan pelayanan publik,” tambahnya.

Lalu kedua, dari penulisan ini turut menyajikan gagasan, ide, dan solusi inovatif yang relevan, aplikatif, dan selaras dengan visi-misi Gubernur Kaltara, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), serta kebijakan nasional yakni Asta Cita dan RPJMN.

Ketiga, selter ini akan menunjukkan kompetensi manajerial dan kepemimpinan strategis dalam merumuskan kebijakan, menyusun strategi, serta mengarahkan perangkat daerah melalui pendekatan kolaboratif (multihelix governance).

Kemudian peserta akan mendemonstrasikan kemampuan problem solving dengan menggunakan kerangka analisis kebijakan (SWOT, fishbone, atau lainnya) untuk mencari alternatif solusi atas permasalahan tata kelola pemerintahan, ASN, maupun isu pembangunan daerah.

Lebih lanjut, Plt. Kepala BKD Kaltara, Andi Amriampa mengungkapkan rasa syukurnya atas kegiatan Selter JPT Madya Sekprov hari ini berjalan sangat lancar dan kondusif. ”Pada penulisan makalah berlangsung selama dua jam dan berjalan lancar,” ujarnya.

Dia menyebutkan dalam pelaksanaan Selter JPT Madya Sekprov Kaltara memiliki tujuan untuk mengukur kesesuaian kapasitas calon pejabat dengan tuntutan jabatan Sekprov, baik dari sisi kompetensi teknis, manajerial, hingga sosial-kultural.

Terangnya pelaksanaan Selter sebagai tindak lanjut yang diamanatkan dalam Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2023 Tentang ASN dan PermenPAN-RB Nomor 15 Tahun 2019.

“Selter ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, transparan, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik di Provinsi Kalimantan Utara,” pungkasnya.

(dkisp)

Bupati Nunukan Ajak Warga Perbatasan Jaga Persatuan Lewat Istighosah dan Doa Bersama

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman daerah perbatasan. Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan istighosah dan doa bersama yang digelar di Kecamatan Masjid Al Hidayah Mamolo Kecamatan Nunukan Selatan, Kamis (4/9/2025).

Dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Plt. Sekda Ir. Jabbar,M.Si menegaskan pentingnya menjadikan momentum doa bersama sebagai pengingat agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah.

“Perbedaan adalah kekuatan kita. Kabupaten Nunukan akan semakin maju jika kita bersatu. Jangan mudah terprovokasi oleh isu kebencian, hoaks, atau ajakan yang merusak persatuan,” tegasnya.

Bupati berharap kegiatan istighosah dan doa bersama ini menjadi benteng spiritual masyarakat perbatasan. “Dengan persatuan, kita bisa menghadapi segala tantangan. Dengan kedamaian, kita bisa membangun masa depan yang lebih sejahtera,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu pula, Kasat Binmas Polres Nunukan AKP Najamuddin mengatakan bahwa kegiatan istighosah dan doa bersama seperti ini sangat penting dilaksanakan.

“Ini sebagai penguatan spiritual dan kebersamaan kita dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan ketentraman di wilayah Kabupaten Nunukan,” ungkapnya.

Kasat Binmas juga menyampaikan bajwa kegiatan Istighosah merupakan momentum yang sangat baik untuk memohon kepada Allah Swt agar kita senantiasa diberikan keselamatan, kemudahan, kelancaran, dan keberkahan dalam melaksanakan tugas dan aktifitas sehari-hari.

“Tantangan keamanan sangat kompleks, sehingga peran seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga lingkungan yang aman dan harmonis. Dengan Doa bersama ini mari kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kita serta mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dan pihak keamanan,” ujarnya.

Kasat Binmas juga menambahkan, Untuk Polres Nunukan sendiri akan yerus menjaga keamanan dan memberikab pelayanan terbaik untuk masyarakat Kabupaten Nunukan.

Selain Kegiatan Istighosah dan Doa bersama, juga dilaksanakan Sholat Ghaib yang ditujukan kepada para saudara-saudara kita yang telah menjadi korban dalam aksi demontrasi beberapa hari yang lalu yang terjadi di daerah-daerah lain.

(PROKOMPIM)

Tukil Raden Wijaya dan Bung Karno, Kawulo Alit Dukung Presiden Prabowo Tindak Tegas Makar, Kerusuhan, Korupsi dan Mafia Kekayaan Indonesia


Jakarta,Berandankrinews.com
bertempat Di Komplek Masjid Baba Alun Danau Cincin Jakarta Utara, Kamis (4/9/2025) digelar Do’a Nusantara dan Panca Bhava Pratijna Kawulo Alit – Rakyat Kecil untuk keselamatan Indonesia dengan tajuk: Perkokoh Persatuan Indonesia. Acara ini diprakarsai oleh Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Perjuangan (APKLI-P). Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum APKLI-P yang juga Presiden Kawulo Alit Indonesia (KAI) dan Ketua Umum KERIS, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed, selaku inisiator.

Acara dihadiri kurang lebih 100 peserta dari driver ojek online, pedagang kaki lima, pelajar, anak yatim, serta tokoh masyarakat. Disamping pengurus APKLI-P dari DPP, DPW Provinsi dan DPD Kota Se-DKI Jakarta dan DPD Karawang Jawa Barat, juga hadir Ketua Umum Kowarteg Nusantara, Ketua Umum AP3MI, Pengurus AMTI, GBN, GSN, DPP Satgas PPWP, Forum DAS Karawang Jawa Barat, serta Pimpinan Umum Harian Terbit, Ali Akbar Soleman Batubara.

Dalam sambutannya, dokter ahli kekebalan tubuh lulusan FK Unibraw dan FKUI ini mengingatkan rakyat dan bangsa Indonesia. “Kita semua harus selalu bersyukur, berusaha, dan panjatkan doa kepada Allah SWT dalam upaya perkokoh stabilitas nasional dan persatuan Indonesia, serta Indonesia segera bangkit lanjutkan pembangunan wujudkan masyarakat adil dan makmur gapai Indonesia emas 2045”.

Hari ini keluarga besar kawulo alit – rakyat kecil Indonesia menyikapi adanya sebuah realitas 25-31 Agustus 2025 dimana Indonesia baru saja memperingati Dirgahayu ke-80, adanya unjuk rasa yang anarkhis berujung terjadi korban jiwa driver ojol Affan Kurniawan terlindas rantis Brimob Polri dan 9 korban jiwa yang lain. Terjadi kerusuhan dan penjarahan bahkan Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa apa yang terjadi adalah tindakan makar terhadap NKRI. Untuk itulah, hari ini kawulo alit Indonesia menggelar Do’a Nusantara dan Panca Bhava Pratijna, lima (5) sikap yang lahir dan tumbuh dari rasa hati nurani terdalam kawulo alit – rakyat kecil diseluruh tanah, imbuh mantan Pembantu Rektor Undar Jombang Jatim.

Lebih lanjut Ketua Umum Bakornas LKMI PBHMI 1995-1998 menukil hal mendasar dari Raden Wijaya, Pendiri dan Raja Majapahit dan Bung Karno, Proklamator dan Presiden RI ke1. Juga pernyataan Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto.

Kawulo alit – rakyat kecil, yaitu pelaku ekomomi rakyat UMKM dan generasi penerus bangsa sejak zaman nenek moyang leluhur bangsa kita selalu mencucurkan keringat. Dan keringat kawulo alit-rakyat kecil, menurut Raden Wijaya Pendiri dan Raja Majapahit, harum sepanjang zaman atau sejarah.

Lebih dari, saat ini Indonesia berada pada titik tolak sangat berat dan kompleks. Hal ini disampaikan, dipesankan oleh Bung Karno, Proklamator dan Presiden RI pertama. Karena yang kita hadapi saat ini bukan penjajahan bangsa asing. Yang kita hadapi dan kita lawan hari ini adalah penjajahan anak bangsa sendiri.

Kemudian apa yang disampaikan Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto setelah menjenguk korban kerusuhan di RS Polri Kramatjati Jakarta. Presiden Prabowo bersumpah, demi Allah saya tidak akan mundur melawan korupsi. Tidak akan mundur melawan para bandar kerusuhan dan tindakan makar terhadap NKRI. Lebih dari itu, Presiden Prabowo menyatakan saya tidak mundur karena saya selalu bersama rakyat.

Oleh karena, hari ini kita tandatangani, kita kumandangkan Panca Bhava Pratijna. Yaitu lima (5) pernyataan sikap kawulo alit – rakyat kecil Indonesia ke seluruh pelosok negeri.

Selaku inisiator, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed memimpin Pembacaan dan Penandatanganan Lima (5) Pernyataan Sikap Kawulo Alit – Rakyat Kecl Indonesia “Panca Bhava Pratijna Danau Cincin Jakarta”, yang lahir dan tumbuh dari hati nurani terdalam atas terjadinya kerusuhan dan tindakan makar terhadap NKRI. Peristiwa tersebut sebelumnya telah merenggut korban jiwa Affan Kurniawan, driver ojek online yang terlindas kendaraan taktis Brimob Polri di Jakarta pada Kamis malam (28/8), serta sembilan korban jiwa lainnya.

Panca Bhava Pratijna, lima pernyataan sikap Kawulo Alit-Rakyat Kecil Indonesia dibacakan bersama-sama secara hikmad. Kami, Kawulo Alit – Rakyat Kecil Indonesia:
1. Ingin hidup aman, damai, rukun, bersatu, sentosa, dan sejahtera.
2. Ingin dapat berjualan, bekerja, dan berusaha dengan aman, nyaman, serta mampu maju mengail rezeki halal menghidupi keluarga dengan rezeki halal dan mensekolahkan anak-anak generasi penerus bangsa.
3. Menolak dengan tegas segala bentuk provokasi yang memecah belah persatuan bangsa, mengganggu stabilitas nasional, serta segala bentuk kerusuhan dan tindakan makar terhadap NKRI.
4. Mendukung penuh Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto untuk menindak tegas para pelaku maupun dalang kerusuhan, tindakan makar, korupsi, pemerasan, dan mafia kekayaan sumber daya Indonesia.
5. Memanjatkan doa kepada Allah SWT untuk keselamatan bangsa, stabilitas nasional, dan persatuan Indonesia, serta kesehatan, kekuatan, dan keselamatan Presiden RI Prabowo Subianto.

Pada kesempatan yang sama dilakukan Potong Tumpeng Nusantara untuk kesehatan, kekuatan dan keselamatan Presiden Prabowo Subianto, serta Alm Affan Kurniawan, driver ojol dan 9 korban jiwa lain husnul khatimah. Juga diserahkan sedekah santunan ke yatim piatu, siswa SD, SMP, SMA, Ojol dan PKL UMKM untuk keselamatan dan persatuan Indonesia.

“Sedekah itu penolak balak, insyaAllah Indonesia selamat, aman, damai, bersatu, berdaulat, sejahtera dan maju, pungkas Sekretaris Lembaga Sosial Mabarot PBNU 2000-2005

DPRD Kaltara Gelar RDP Bahas Program Prioritas Bagi Perempuan dan Anak

Tanjung Selor– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara bersama Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Kaltara menggelar rapat dengar pendapat pada Selasa (2/9/2025). Agenda utama membahas program prioritas terkait pemenuhan hak-hak perempuan dan anak pasca perceraian.

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kaltara, H. Muhammad Nasir, SE., M.M., CSL ini menghadirkan jajaran Komisi I dan IV DPRD, Ketua PTA Bambang Supriyanto, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan KB (DP3AP2KB), serta Biro Hukum Setda Provinsi Kaltara.

Ketua PTA Kaltara, Bambang Supriyanto, menyoroti persoalan klasik pasca perceraian, seperti mantan suami yang tidak menunaikan kewajiban nafkah meski sudah ada putusan pengadilan. Ia mengusulkan adanya MoU dengan DPRD dan pemerintah daerah agar nafkah bisa dipotong langsung dari gaji ASN.

“Banyak kasus nafkah iddah, mut’ah, hingga biaya anak tidak dibayarkan. Dengan MoU, nafkah bisa dipotong langsung dari bendahara, khususnya bagi PNS,” jelasnya.

Selain itu, isu dispensasi nikah dan pernikahan dini juga menjadi sorotan. PTA Kaltara menekankan pentingnya pendampingan psikologis bagi anak yang menikah muda, serta memperkuat program isbat nikah dan sidang terpadu agar masyarakat memiliki dokumen hukum yang sah.

Komisi I DPRD Kaltara melalui Ladullah menegaskan perlunya regulasi yang jelas untuk melindungi hak-hak perempuan dan anak. “Kami mendorong adanya pengawasan, advokasi, serta dukungan anggaran yang memadai,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi IV, Vamelia, SE, yang juga Ketua TP PKK Tanah Tidung, menyampaikan banyak keluhan dari masyarakat terkait mantan suami yang tidak menjalankan kewajiban nafkah. Ia mendukung penuh skema pemotongan gaji langsung, sekaligus menekankan pentingnya perlindungan psikologis bagi anak korban perceraian.

DP3AP2KB melalui Burhanuddin mengingatkan bahwa Perda Nomor 1 Tahun 2021 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak sudah ada, namun implementasinya masih minim. Ia mendorong penguatan kelembagaan serta peran aktif Forum Anak Daerah.

Biro Hukum Setda Kaltara menambahkan, Perda tersebut masih bersifat umum dan belum spesifik mengatur perlindungan pasca perceraian. Karena itu, revisi perda dinilai perlu agar payung hukum lebih jelas.

Dalam kesimpulannya, Wakil Ketua DPRD H. Muhammad Nasir menekankan pentingnya koordinasi lintas lembaga agar tidak terjadi tumpang tindih regulasi. “Isu perlindungan perempuan dan anak pasca perceraian harus mendapat perhatian khusus. DPRD siap mengawal aspirasi ini,” tegasnya.

Rapat menghasilkan rekomendasi pembahasan lebih lanjut mengenai draft MoU, revisi perda, serta koordinasi teknis antara DPRD, Pemprov, dan Pengadilan Tinggi Agama.

(hms)

Wagub Buka Uji Kompetensi JPT Madya, Wujudkan Profesionalisme ASN Berkualitas

JAKARTA – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., hadiri sekaligus membuka Uji Kompetensi (Assessment Test) Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltara di Pusat Penilaian Kompetensi ASN, Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta Timur, Rabu (3/9).

Uji kompetensi tersebut diikuti tujuh (7) orang peserta selter dengan agenda penilaian potensi dan kompetensi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan metode kompleks di lingkungan Pemprov Kaltara Tahun 2025.

Dalam kesempatan ini, Wagub Ingkong menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah lolos seleksi administrasi, serta memotivasi untuk menampilkan kemampuan terbaiknya.

“Lolosnya saudara sekalian ke tahap ini merupakan bukti bahwa saudara memiliki kualifikasi dan rekam jejak yang layak untuk dipertimbangkan lebih lanjut,” kata Wagub Ingkong.

Wagub Ingkong menuturkan Sekda bukan hanya sekedar pejabat administratif, melainkan menjadi motor penggerak birokrasi daerah yang harus menjembatani visi kepala daerah dengan pelaksanaan pembangunan, pengelolaan keuangan, serta pelayanan publik yang efektif.

Untuk itu, melalui proses seleksi Sekda yang ketat dan berkualitas, ia berharap akan muncul sosok yang mampu memperkuat koordinasi lintas sektor dan kolaborasi dengan Pentahelix pembangunan.

“Karena yang kita butuhkan adalah figur yang berintegritas, profesional, inovatif, dan mampu membangun sinergi lintas sektor demi kemajuan Kaltara,” terangnya.

Menutup arahannya, Wagub Ingkong mendorong seluruh para peserta uji kompetensi Sekda agar dapat menjalankan seluruh tahapan proses seleksi dengan jujur, sportif, profesional, serta menunjukkan kemampuan terbaik dalam aspek manajerial.

“Saya berharap uji kompetensi ini dapat menjadi sarana bagi kita semua untuk melihat potensi terbaik dari para peserta, sehingga nantinya kita memperoleh putra-putri terbaik bangsa yang mampu mengemban amanah sebagai Sekda Provinsi Kaltara,” pungkasnya.

Adapun peserta yang mengikuti Uji Kompetensi Selter JPT Madya Sekda Provinsi Kaltara diantaranya adalah Dr. Bustan S.E., M.Si sekarang menjabat Pj. Sekprov Kaltara, Deny Harianto, S.E, M.M., jabatan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kaltara.

Kemudian H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara, Ferdy Manurun Tanduklangi, S.E., M.Si., Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kaltara.

Selanjutnya Pollymaart Sijabat, SKM., M.A.P., Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kaltara, Drs. H. Sanusi, M.Si Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kaltara.

Dan terakhir Drs. Muhammad Adnan Tahir menjabat Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan Uji Kompetensi Selter JPT Madya Sekda Provinsi Kaltara ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari dimulai sejak 3 hingga 4 September 2025, kemudian akan dilanjutkan dengan penulisan makalah.

(dkisp)