Resmikan Program Kaltara Terang, Gubernur Dorong Pemerataan Energi Listrik di Wilayah Pedalaman

NUNUKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum resmi membuka Sosialisasi Program “Kaltara Terang di Perbatasan Negeri”, digelar di gedung BPU Desa Sembakung Atap, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Minggu (14/9/) pagi.‎

‎Gubernur Zainal menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Kaltara untuk menghadirkan energi listrik bagi masyarakat perbatasan dan pedalaman.

Menurutnya hingga kini masih terdapat 80 desa perbatasan dan 35 desa prioritas yang belum menikmati penerangan.

‎“Melalui program Kaltara Terang di Perbatasan Negeri, kita menargetkan rasio desa berlistrik 100 persen pada tahun 2030. Ini bukan hanya soal cahaya lampu, tetapi juga cahaya harapan, pendidikan, kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa,” kata Gubernur Zainal.

‎Bebernya, sejumlah langkah strategis telah disiapkan dengan sangat matang, antara lain Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) untuk rumah tangga miskin, penyediaan listrik berbasis energi terbarukan melalui PLTS di beberapa desa.

“Serta pembukaan layanan PLN baru di 19 lokasi perbatasan dan pedalaman,” tambahnya.

Selain itu, ‎Gubernur Zainal juga menekankan pentingnya kolaborasi bersama dengan dunia usaha untuk mendukung pemberdayaan masyarakat.

Sebagai contoh perusahaan energi akan membantu menyediakan mesin jahit listrik untuk UKM di Desa Linsayung, sehingga produk anyaman rotan dan kulit memiliki nilai jual lebih tinggi.

‎Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara akan terus menggulirkan program pembangunan lainnya, seperti pembangunan jembatan di Desa Tagul, bantuan mesin alkon untuk penanggulangan banjir di Desa Atap, hingga dukungan sarana pemuda dan pembangunan rumah adat.

‎Jelasnya, program ini bukan hanya menghadirkan terang lampu, tetapi juga terang kehidupan dan terang masa depan masyarakat Kaltara.

“Saya mengajak semua pihak pemerintah pusat, daerah, PLN, dunia usaha, hingga masyarakat untuk bergandeng tangan mewujudkan cita-cita besar ini,” ucap Gubenur Zainal.

‎Acara sosialisasi ini dirangkaian dengan jalan sehat, turut hadir Wakil Ketua I DPRD Kaltara H. Muhammad Nasir, SE., M.M., Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ir. Yosua Batara Payangan, ST., M.Si., jajaran Forkopimda Kabupaten Nunukan, perangkat daerah, camat, kepala desa, serta masyarakat sekitar.

(dkisp)

Wabup Hermanus Membuka Resmi Seleksi Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Direktur Perumda Tirta Taka Kabupaten Nunukan

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan Hermanus membuka secara resmi Seleksi Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) Calon Direktur Perumda Air Minum Tirta Taka Kabupaten Nunukan, bertempat di ruang rapat VIP lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Kamis (18/9).

Turut hadir Plt. Sekretaris Daerah Ir Jabbar, Ketua Tim Uji Kelayakan dan Kepatutan Rina Rifayanti serta 4 peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi yakni, Apriansyah, Firdaus, Rahmad Asis dan Rahman.

Plt. Sekda Jabbar selaku panitia seleksi dalam menyampaikan laporan mengatakan bahwa seleksi tersebut dimaksudkan untuk menjalankan proses yang objektif, profesional, transparan, dan akuntabel.

Tujuannya adalah untuk menjaring calon direksi yang, kompeten dan profesional, memiliki integritas tinggi, mampu menjalankan tugas serta tanggung jawab dalam mengelola BUMD Perumda Air Minum Tirta Taka Kabupaten Nunukan dan dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Adapun tahapan seleksi yang dilaksanakan meliputi, pengumuman dan pendaftaran, seleksi administrasi, uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), mencakup penilaian kompetensi, integritas, kepemimpinan, dan wawasan manajerial, wawancara serta penyampaian hasil akhir kepada Kepala Daerah selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) Perumda Air Minum Tirta Taka Kabupaten Nunukan.

Selanjutnya, pada sambutan Bupati Nunukan Hermanus menyampaikan bahwa sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Perumda Air Minum Tirta Taka memegang peran strategis dalam mewujudkan komitmen. Oleh karena itu, diperlukan figur pemimpin yang andal, profesional, dan berintegritas untuk membawa Perumda Air Minum Tirta Taka Nunukan menjadi perusahaan yang sehat, mandiri, dan mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Proses seleksi Direktur Perumda Air Minum Tirta Taka yang kita mulai hari ini adalah sebuah langkah penting untuk menjaring putra-putri terbaik yang memiliki kapabilitas, visi, dan komitmen tinggi”, ucap Hermanus. 

Lanjut, ia mengatakan bahwa seleksi ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah ikhtiar untuk mendapatkan sosok pemimpin transformatif yang mampu menjawab berbagai tantangan Perumda di masa depan.

“Saya berharap dalam mengikuti seluruh rangkaian tahapan seleksi nanti, para peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik serta menjunjung tinggi sportivitas. Jalani setiap proses dengan jujur, percaya diri, dan profesionalisme”, tambahnya.

(PROKOMPIM)

Gubernur Serahkan Bantuan Sosial Kebakaran di Desa Mansalong, Nunukan

‎NUNUKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menyerahkan bantuan sosial kepada 10 orang perwakilan korban kebakaran di Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, Nunukan, Kamis (18/9).

Di kesempatan itu, Gubernur Zainal meninjau langsung lokasi kebakaran di Jalan Maramis RT 2, kawasan pusat perdagangan atau pasar Desa Mansalong yang ludes dilalap api.‎

‎Berdasarkan data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara, kebakaran terjadi pada Minggu (14/9) lalu sekitar pukul 03.26 WITA dan menghanguskan kurang lebih 53 unit rumah. ‎

‎Selepas menyerahkan bantuan sosial, Gubernur Zainal juga mengunjungi posko tanggap darurat bencana kebakaran untuk melihat langsung kondisi pengungsian, serta mengecek ketersediaan logistik bantuan bagi para korban.

‎“Atas nama pemerintah provinsi, saya menyampaikan duka mendalam atas musibah ini. Semoga bantuan yang kami serahkan bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” kata Gubernur Zainal.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara akan terus hadir mendampingi warga hingga kondisi pulih kembali,” terangnya.

‎Kehadiran orang nomor satu di Kaltara ini disambut hangat oleh masyarakat Mansalong. Di momen ini juga Gubernur menyempatkan diri untuk berdiskusi dan berbincang kepada korban kebakaran dan warga Desa Mansalong.

Gubernur Zainal menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap pemicu penyebab kebakaran dan meminimalisasi terjadinya kejadian serupa.

(dkisp)

Pemprov Gelar Workshop Manajemen Risiko SPBE, Tingkatkan Kualitas Layanan Digital Pemerintah

TANJUNG SELOR – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan digital, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statisitik, dan Persandian (DKISP) melaksanakan kegiatan “Workshop Manajemen Risiko Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)”.

Kegiatan Workshop Manajemen Risiko SPBE yang digelar di Command Center Lantai 5 Gedung Gadis I, Kamis (18/9) tersebut, dibuka oleh Gubernur Kaltara diwakili Kepala Dinas KISP Kaltara, Dr. H. Iskandar, S.IP., M.Si.

“Kualitas layanan digital pemerintah kita ditentukan bukan hanya oleh teknologi yang digunakan, tetapi oleh cara kita mengelola resiko secara terukur, konsisten dan lintas organisasi,” buka Iskandar dalam sambutannya.

Iskandar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis Pemprov Kaltara dalam upaya meningkatkan kualitas layanan digital. Dan kebutuhan masyarakat atas layanan publik yang mudah, cepat, aman, dan andal menuntut pemerintah menata tata kelola SPBE secara komprehensif.

Dalam praktiknya berhadapan dengan berbagai risiko dari ketersediaan layanan, keamanan informasi dan data, integrasi aplikasi, kapasitas infrastruktur, hingga kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dan keberlangsungan layanan saat terjadi gangguan atau bencana.

“Apabila tidak dikelola dengan baik, risiko-risiko tadi akan berpotensi menghambat kinerja, menurunkan kepercayaan publik, dan menimbulkan pemborosan anggaran,” ujarnya.

Dikatakannya juga risiko tidak hanya berarti ancaman, ada risiko positif yang berupa peluang. Melalui manajemen Risiko SPBE, mendorong inovasi yang terukur dengan mengambil peluang yang sejalan dengan tujuan, namun tetap menjaga tingkat risiko dalam batas yang dapat diterima.

“Workshop hari ini kita rancang tidak sebatas berbagi pengetahuan. Kita targetkan hasil konkret yang dapat langsung di implementasikan,” tegas Iskandar.

Pertama melalui register risiko prioritas untuk Layanan Sektor Publik dan Layanan Internal Pemerintah; kedua, memberikan pemahaman mendalam terkait pengelolaan risiko SPBE.

Serta yang ketiga, yaitu melakukan pola monitoring dan pengawasan berkelanjutan yang akan di implementasikan.

Kepala DKISP Kaltara mengajak seluruh peserta untuk aktif berdiskusi, menyampaikan pengalaman lapangan dan menyepakati prioritas bersama. Karena dalam pengelolaan risiko adalah kerja lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan ini tidak bisa dikerjakan sendirian.

“Semakin baik kita berkoordinasi, semakin kecil ruang ketidakpastian, dan semakin besar peluang kita mencapai target kinerja yang berorientasi outcome,” terangnya.

Terakhir, Iskandar juga mengucapkan terima kasih kepada para narasumber, panitia penyelenggara dan seluruh peserta atas komitmen dan dedikasinya dalam mendukung pelaksanaan workshop SPBE.

“Semoga workshop ini menjadi momentum penting bagi penguatan tata kelola SPBE di provinsi Kaltara tata kelola yang andal, aman, inklusif dan berkelanjutan, demi pelayanan publik yang semakin baik,” pungkasnya.

(dkisp)

Pemprov Serahkan Sertipikat Lahan Sekolah Unggul Garuda Kepada Wamen Dikti Saintek RI

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum diwakili Pj. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, Dr. Bustan, S.E., M.Si secara resmi menyerahkan Sertipikat Lahan Sekolah Unggulan Garuda kepada Wakil Menteri (Wamen) Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Dikti Saintek RI), Prof. Dr. Fauzan M.Pd.

Pelaksanaan Serah terima Sertipikat Lahan Sekolah Unggul Garuda ini berlangsung di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltara, Rabu (17/9).

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan bekerja keras sehingga penyerahan sertifikat tanah ini dapat dilaksanakan,” ucap Pj. Sekprov Bustan membuka sambutannya.

Bustan menyampaikan penyerahan sertipikat tanah merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam mendukung pembangunan Sekolag Unggul Garuda sebagai pusat pendidikan unggulan di wilayah perbatasan.

Ia mengungkapkan, pada penyerahan sertipikat lahan ini melalui proses dan tahapan yang cukup panjang. Di mulai dari identifikasi lahan, penyelesaian administrasi pertanahan, hingga tahap final yang dilaksanakan bersama hari ini.

Dikatakannya, hal ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendidikan berkualitas dunia merupakan fondasi utama dalam membangun kemandirian nasional di berbagai sektor strategis seperti industri pertahanan energi dan teknologi.

Sejalan dengan hal tersebut, ia menyebutkan bahwa pembangunan SMA Unggul Garuda memiliki makna yang sangat strategis, kehadirannya akan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kaltara dan di Indonesia.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi dalam percepatan pembangunan infrastruktur maupun kurikulum unggulan,” ujarnya.

Sekolah Unggul Garuda ini diharapkan mampu menyediakan akses pendidikan menengah yang sangat berkualitas, mendukung visi nasional dalam memperkuat pendidikan berbasis talenta dan inovasi.

Di kesempatan ini juga, Wamen Fauzan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Kaltara beserta seluruh jajaran Pemprov Kaltara yang telah memberikan lahan untuk pembangunan Sekolah Unggul Garuda.

“Mudah-mudahan ini menjadi amal baik, terutama Bapak Gubernur dan seluruh jajarannya pada khususnya dan pada umumnya masyarakat Kaltara,” ujar Wamen Fauzan.

Wamen Fauzan menuturkan hadirnya SMA Unggul Garuda bukan diperuntukkan untuk kelompok sosial elit, tetapi kehadiran sekolah unggul di perbatasan yaitu untuk menciptakan berkehidupan yang unggul.

Untuk itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk dapat bersama-sama mendukung pendidikan Sekolah Unggul Garuda di Kaltara.

Acara dilanjutkan dengan peninjauan lahan Sekolah Unggul Garuda oleh jajaran Pemprov Kaltara, Kemen dikti Saintek, jajaran ATR/BPN Bulungan, bersama Ketua dan anggota DPRD Provinsi Kaltara, yang berada di area Kota Baru Mandiri.

(dkisp)