Bentuk Perpanjangan Tangan BNN, Puluhan Penggiat Anti Narkoba Dibentuk di Lingkungan Instansi Nunukan
NUNUKAN – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nunukan resmi membentuk kelompok penggiat anti narkoba dari berbagai lingkungan instansi pemerintahan. Kelompok ini nantinya akan menjadi garda terdepan sekaligus corong penyebar informasi bahaya narkotika hingga ke lingkungan keluarga dan masyarakat luas.
Kepala BNN Nunukan, Anton Suriyadi Siagian, S.H., M.H., menyampaikan hal tersebut saat wawancara di sela kegiatan pembentukan penggiat, di ruang rapat kantor BNN Kabupaten Nunukan,Selasa (15/7/2026).
Para penggiat ini memiliki peran penting menyampaikan bahaya narkoba di lingkungan kerja maupun keluarga. Namun yang lebih utama, mereka diharapkan bisa menyusun program kerja untuk merangkul masyarakat, agar kita saling bersinergi dalam melakukan pencegahan.
Menurutnya, pembentukan kelompok ini menjadi tonggak sejarah sekaligus perpanjangan tangan BNN dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Ia berharap kehadiran para penggiat tidak sekadar hadir dalam kegiatan, melainkan benar-benar berjalan dan diterapkan di lingkungan masing-masing.
“Kami harap kegiatan ini bukan sekadar hadir dan mendengar saja, tapi bisa benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata di tengah masyarakat,”tambahnya.
Kegiatan pelatihan ini direncanakan berlangsung selama dua hari hingga besok. Beragam materi akan disampaikan narasumber yang berasal dari berbagai instansi, antara lain Polres Nunukan, Dinas Kesehatan, Kesbangpol, serta tenaga ahli psikologi.
Pihak BNN juga akan memberikan materi khusus mengenai mekanisme rehabilitasi, agar masyarakat memahami bahwa penanganan masalah narkoba tidak hanya soal hukum, namun juga pemulihan.
Diharapkan masyarakat memahami apa itu rehabilitasi, bukan hanya mendengar istilahnya saja,” Tutup Anton.
Padli/admin
