Wakil Bupati Nunukan Menerima Kunjungan Peserta Sekolah Parlemen Bawaslu Kabupaten Nunukan

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan Hermanus dengan didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Nunukan Abdul Munir dan jajaran Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan menerima kunjungan peserta Sekolah Parlemen Gen Z yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Nunukan yang didukung oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Utara. 

Kegiatan ini diselenggarakan di ruang pertemuan VIP lt. IV kantor Bupati Nunukan, Rabu (28/05/2025).

Sekolah Parlemen ini baru di selenggarakan pertama kali oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Nunukan dengan Mengangkat Tema “ GEN-Z FOR INDONESIA DI KABUPATEN NUNUKAN TAHUN 2025”, yang diikuti OKP (Organisasi Kepemudaan) dan mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di Kabupaten Nunukan.

Menurut Hermanus, Sekolah Parlemen ini sangat cocok sebagai wadah untuk mengenalkan politik secara positif dan mendalam kepada generasi muda dan mahasiswa.

Kepada seluruh peserta, Hermanus menyampaikan pesannya bahwa sudah waktunya membuka mata hati dan pikiran untuk memahami kondisi dalam lautan dinamika zaman yang terus berubah. Sebagai Agen Of Change, di balik Kebesaran jaket almamater ada tanggung jawab besar mahasiswa untuk berkontribusi bagi negeri.

Dalam wawancaranya kepada awak media, Hermanus menyampaikan apresiasinya kepada Bawaslu karena kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa, OKP dan organisasi kemahasiswaan yang ada di Kabupaten Nunukan.

” Kegiatan ini dapat mengedukasi dalam pendidikan politik bagi Gen Z dalam peran serta untuk demokrasi di kabupaten Nunukan”, ungkapnya.

Anggota Komisioner Bawaslu Kabupaten Nunukan Tusriadi pada kesempatan ini juga menyampaikan tujuan kunjungan dari Mahasiswa Parlemen ini ke lingkungan pemerintah untuk mengenal trias politika dalam demokrasi dan program kerjaunggulan dari pemerintah kabupaten Nunukan.

Selain mendengar penyampaian dari Wakil Bupati Nunukan, peserta Sekolah Parlemen juga berkesempatan untuk

bertanya jawab dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Nunukan terkait dengan dinamika pembangunan serta isu isu terkini, diantaranya terkait dengan rumput laut dan ketenaga kerjaan serta kesempatan kerja.

(PROKOMPIM)

Dua Jurnalis Mendapat Perlakuan Tidak Menyenangkan, Usai Liputan Sertijab Dirkrimsus Polda Kaltara

TANJUNG SELOR – Dua jurnalis di Bulungan mengalami perlakuan tidak menyenangkan usai meliput kegiatan Sertijab Dirkrimsus Polda Kalimantan Utara (Kaltara) di Mapolda pada Rabu 28 Mei.

Kedua wartawan media online itu bernama Bli Wahyu Rahadia dari publika.com dan Febrian kaltaraaktual.com.

Bli Wahyu Rahadia mengungkapkan, pihaknya mengaku terkejut setelah mendapat intimidasi dari oknum Polda Kaltara tersebut.

“Harusnya kalau kami tidak boleh meliput sudah disampaikan sebelum upacara sertijab digelar,” kata Bli Wahyu.

“Usai acara kami juga sempat bersalaman dan tegur sapa dengan pak Kapolda dan Pejabat Utama Polda Kaltara, lantas dimana salah kami,” tambah dia.

Bli Wahyu Rahadia menegaskan bahwa tindakan oknum polisi tersebut telah melanggar kebebasan pers yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28F ayat (1) dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 4 ayat (1).

“Kebebasan pers adalah hak untuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi. Hal ini termasuk hak untuk meliput peristiwa di Polda seperti peliputan kegiatan Sertijab di Polda Kaltara,” tegasnya

Bli juga mengaku kecewa atas perlakuan oknum Polda tersebut bahkan dirinya terkejut setelah mendapatkan fotonya yang dilingkari warna merah

“Yang jelas ini sudah bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakapolda Kaltara Brigjen Pol Soeseno Noerhandoko saat dikonfirmasi mengatakan akan membahas kejadian tersebut di internal Polda Kaltara.

“Kebetulan saya masih di Jakarta, besok saya akan bicarakan dalam internal lebih dahulu bersama bapak Kapolda, Terima kasih atas masukannya,” tutupnya.(*)

Coffee Morning UPP Kelas III Siwa, Sebagai Sinergitas untuk Mendorong Kemajuan Transportasi Laut

WAJO _ Kapolsek Pitumpanua, Kompol Nano, SH, menghadiri Coffe Morning Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Siwa dengan tema “Inovasi, Kolaborasi, dan Sinergitas untuk Mendorong Kemajuan Transportasi Laut di Siwa”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 27 Mei 2025, pukul 09.00 WITA di Home Caffe, Jl. Bangsalae, Kec. Pitumpanua, Kab. Wajo.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Wakapolsek Pitumpanua, IPTU Haryadi, Camat Pitumpanua, Muhlis, S.STP, Danramil 1406-10 Pitumpanua yang diwakili oleh Sertu Liwang, Kabid Laut Dishub Wajo, Muh Asri, S.Sos, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Siwa, Jamaluddin, dan perwakilan dari asuransi Jasa Raharja, karantina kesehatan, serta stakeholder pelabuhan.

Dalam kegiatan tersebut, dilaksanakan diskusi yang bertujuan untuk membangun pelabuhan Bangsalae menjadi lebih baik di masa depan. Kegiatan berakhir pada pukul 11.30 WITA dengan situasi aman terkendali.

**Kasi Humas Polres Wajo** / Vetty Rilla

Didukung Penuh Bupati, PORWADA II Kaltara Siap Digelar di Nunukan

NUNUKAN – Pekan Olahraga Wartawan Daerah (PORWADA) ke-II di Kalimantan Utara yang diagendakan pada 2026 mendatang semakin menunjukkan geliatnya.

Sebuah komitmen kuat untuk menyukseskan acara bergengsi ini datang langsung dari Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, yang secara tegas menyatakan dukungan penuhnya, bahkan membuka pintu bagi Nunukan untuk menjadi tuan rumah.

Dukungan signifikan ini diungkapkan Bupati Irwan Sabri saat menerima audiensi Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltara di Swiss-bel Hotel Kota Tarakan.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Bupati Irwan Sabri menyambut positif rencana PORWADA II Kaltara sebagai ajang strategis untuk mempererat tali silaturahmi dan menjaga kebugaran di kalangan insan pers.

“Kami sangat mendukung penuh rencana PORWADA ke-II Kaltara di Nunukan pada tahun 2026,” tegas Bupati Irwan Sabri. Ia melanjutkan, “Ini event tentu sangat positif, tidak hanya sebagai ajang kompetisi olahraga semata, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat persaudaraan antar wartawan di Kaltara.”

Bupati Irwan Sabri bahkan tak ragu menyatakan kesiapan Kabupaten Nunukan untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan PORWADA II. Antusiasmenya terlihat jelas saat ia membuka peluang bagi Nunukan untuk menjadi lokasi penyelenggaraan PORWADA II Kaltara.

“Jika memang memungkinkan dan sesuai dengan kebutuhan, kami siap mempertimbangkan Nunukan sebagai Tuan Rumah” tambahnya, menunjukkan komitmen nyata dari pemerintah daerah.

Sinyal positif dari Bupati Nunukan ini pun langsung ditindaklanjuti oleh SIWO PWI Kaltara. Pertemuan ini menjadi ajang penting bagi pengurus SIWO PWI Kaltara untuk mematangkan konsep awal.

Ketua SIWO PWI Kaltara, Eliazar Simon mengatakan timnya mulai menyusun berbagai aspek teknis secara mendalam. Mulai dari pemilihan cabang olahraga yang relevan dan menarik bagi wartawan, penjajakan potensi venue pertandingan, hingga estimasi kebutuhan anggaran dan sumber daya manusia yang akan terlibat dalam perhelatan akbar ini.

“Hasil audiensi kami dengan H. Irwan Sabri merupakan langkah awal yang solid dalam menyusun masterplan PORWADA II 2026. Dukungan ini menjadi angin segar dan modal awal yang sangat kuat bagi SIWO PWI Kaltara untuk merealisasikan PORWADA II yang sukses dan berkesan,” ujar Eliazar kepada media ini.

Dengan adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Nunukan termasuk dari berbagai pihak kedepannya, persiapan PORWADA II Kaltara 2026 diharapkan dapat berjalan lebih lancar dan terencana. Kolaborasi antara PWI Kaltara dan pemerintah daerah akan menjadi kunci utama kesuksesan acara ini.

PORWADA II Kaltara 2026 tidak hanya diharapkan sukses dalam penyelenggaraan kompetisi olahraga, tetapi juga mampu menjadi sarana efektif untuk mempererat persatuan dan kesatuan insan pers di Bumi Benuanta.

“Ajang ini diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit atlet dari kalangan jurnalis yang profesional dan berintegritas,” tutup Eliazar.(*)

Pengoperasiannya Terus Diupayakan, Kantor Staf Kepresidenan RI Sambangi PLBN Sebatik 

NUNUKAN – Plt. Deputi I Staf Kepresiden RI Letjen TNI (Purn) Hilman Hadi beserta rombongan melakukan Kunjungan Kerja dan Rapat Koordinasi terkait isu strategis Pengelolaan Kawasan Perbatasan dan Percepatan Pengoperasian PLBN Sebatik. Selasa (27/5/2025). 

Rapat Koordinasi yang dilaksanakan di ruang pertemuan PLBN Sebatik ini juga dihadiri Gubernur Kalimantan Utara Brigjen. Pol. (Purn.) Zainal Arifin Paliwang, Wakil Bupati Nunukan Hermanus, Unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Utara, Ketua DPRD Kab. Nunukan Hj. Leppa, Asisten Deputi Pengelolaan Batas Negara (BNPP) Budi Setiono, Kabinda Prov. Kaltara, Unsur Forkopimda Kab. Nunukan, Anggota DPRD Prov. Kaltara, Anggota DPRD Kab. Nunukan, Pimpinan Instansi Vertikal Kab. Nunukan, dan tokoh masyarakat Sebatik.

Pada Pertemuan kali ini, Gubernur Prov. Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang menyampaikan bahwa dengan adanya kunjungan Deputi 1 KSP ke Kaltara khususnya di Kabupaten Nunukan, diharapkan akan membawa awal segar pengoperasian PLBN Sebatik.

“Karena PLBN ini telah diresmikan namun belum dioperasikan,” ujarnya.

Gubernur Zainal juga mengatakan bahwa persoalan penting yang ada di wilayah perbatasan adalah masalah konektivitas.

“Kalau di Sebatik, alhamdulillah akses jalan sudah cukup bagus. Tetapi di wilayah-wilayah perbatasan lain seperti di Krayan, Lumbis Pansiangan dan Apau Kayan membutuhkan perhatian yang berlebih dari pemerintah,” ungkapnya.

Zainal juga menyampaikan untuk saat ini masih banyak desa-desa yang masih belum teraliri listrik dan juga terkait permasalah jaringan internet atau komunikasi.

“kita sudah berupaya menganggarkan untuk memasang jaringan Starlink yang mana Black Spot di Kalimantan Utara bisa mendapatkan akses internet,” ungkapnya lagi.

Selain itu, Mengenai hajat hidup orang banyak, masyarakat di Perbatasan masih bergantung dengan pasokan barang dari Malaysia. Namun demikian, nasionalisme masih sangat terjaga.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengelolaan Batas Negara (BNPP) Budi Setiono dalam laporannya menjelaskan bahwa PLBN Sebatik ini dibangun sebagai mandatory Inpres nomor 1 tahun 2019. Ada 11 PLBN salah satu lokasinya adalah Sebatik.

“Sesuai data dan informasi yang ada di Badan Pengelola Perbatasan, kedua negara (Indonesia – Malaysia) sesungguhnya telah mengesahkan Sebatik dan Tawau sebagai perlintasan untuk pertama kali di tahun 1967 ketika ada kesepakatan Border Crossing Agreement jadi untuk mengakomodasi interaksi sosial budaya dan interaksi kekeluargaan antar negara,”jelasnya.

Selanjutnya dalam Rapat Koordinasi yang dilaksanakan kali ini, Plt. Deputi I Staf Kepresidenan RI menyimpulkan bahwa dari semua audien atau peserta Rakor mendorong dioperasikannya PLBN Sebatik.

“Selanjutnya, apa yang telah disampaikan dalam rapat akan ditampung oleh KSP untuk selanjutnya diteruskan kepada Kementerian yang membidangi,” ungkapnya.

Dengan adanya dorongan dari semua pihak melalui Rakor ini, PLBN Sebatik akan dapat segera dioperasikan apabila ada keseriusan dari Pemerintah terutama terkait belum masuknya Sebatik dalam Border Crossing Agreement (BCA).

Setelah selesai melaksanakan Rapat Koordinasi, Plt. Deputi I Staf Kepresidenan berserta rombongan meninjau kesiapan gedung PLBN Sebatik, kemudian dilanjutkan meninjau Pos TNI AL di Sei Pancang.

Dalam wawancara terpisah, Wakil Bupati Nunukan Hermanus atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih kepada Plt. Deputi I Staf Kepresidenan terkait kunjungannya di Kabupaten Nunukan, khususnya di pulau Sebatik terkait pelabuhan PLBN Sebatik.

“Untuk PLBN sendiri, kita berharap dengan adanya koordinasi seperti ini Pemerintah Pusat ada suatu skema penyelesaian semisal nanti produknya berupa Perpres, dan kita tunggu saja hasil akhir dari kebijakan pusat seperti apa,” ungkapnya.

(PROKOMPIM)