Pemotongan dan Penyaluran Daging Hewan Kurban Polres Wajo Berlangsung Lancar

WAJO – Polres Wajo melaksanakan kegiatan pemotongan dan penyaluran hewan kurban dalam rangka peringatan Hari Raya Iduladha 1446 H / 2025 M, pada Jumat (6/6/2025) pukul 09.00 WITA, bertempat di area parkir kendaraan dinas (Randis) Mapolres Wajo.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Wajo AKBP Muhammad Rosid Ridho, S.I.K., Ketua Bhayangkari Cabang Wajo Ny. Anita Rosid Ridho, Wakapolres Kompol Hardjoko, S.H., M.H., para Kabag, Kasat, serta personel Polres Wajo yang tergabung dalam panitia kurban.

Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Rosid Ridho, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk ibadah sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

“Penyembelihan 11 ekor sapi ini merupakan wujud syukur dan semangat berbagi kami kepada masyarakat Wajo, khususnya bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, daging kurban akan dibagikan kepada masyarakat sekitar, termasuk kaum dhuafa, purnawirawan, serta keluarga besar Polri.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan solidaritas dan sinergitas antara jajaran kepolisian dan masyarakat.

“Kami berharap melalui momen Iduladha ini, hubungan antara Polres Wajo dan masyarakat semakin erat. Nilai-nilai pengorbanan dan keikhlasan yang dibawa oleh Iduladha semoga dapat diimplementasikan dalam tugas dan kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Pemotongan hewan kurban dilakukan dengan memperhatikan protokol kebersihan dan kesehatan, serta tetap mengacu pada ketentuan syariat Islam.

Sejumlah personel juga dikerahkan untuk membantu kelancaran proses distribusi daging kurban kepada warga yang berhak menerima.

**Kasi Humas Polres Wajo**/Vetty Rilla

Sinergi untuk Pangan,Polsek Tempe Hadiri Panen Raya Jagung Serentak

WAJO – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Polri Presisi, Polsek Tempe Polres Wajo mengikuti kegiatan panen raya jagung serentak kuartal II tahun 2025 yang dipusatkan di Bengkayang, Kalimantan Barat, dan dihadiri secara virtual oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui siaran langsung YouTube.

Kegiatan ini juga menjadi momentum panen raya jagung di perkebunan Kelompok Tani Kelurahan Cempalagi, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo. Panen tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap ketahanan pangan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan ini jajaran Camat Tempe, Danramil Tempe, PPL Kecamatan Tempe, Lurah Cempalagi beserta staf, anggota Polsek Tempe, dan para polisi penggerak masyarakat.

Kapolsek Tempe, AKP Candra Said Nur, SH, M.H., menyampaikan bahwa Polri berkomitmen mendukung program ketahanan pangan sebagai bagian dari implementasi Polri Presisi. Ia menegaskan bahwa kehadiran anggota Polri di lapangan bukan hanya dalam hal pengamanan, tetapi juga sebagai pendamping dan penggerak masyarakat dalam pembangunan, termasuk di sektor pertanian.

Panen raya ini menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan kelompok tani dalam membangun ketahanan pangan lokal yang mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

**Kasi Humas Polres Wajo***/ Vetty Rilla

Kapolres Wajo Hadiri Apel Pasukan Jelang Idul Adha 1446 Hijriah

WAJO – Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Rosid Ridho hadir dalam gelar apel pasukan jelang perayaan Idul Adha 1446 Hijriah di Lapangan Merdeka Sengkang, Kamis (5/6/2025).

Apel pasukan dipimpin Wakil Bupati Wajo, dr Baso Rahmanuddin. Turut hadir Bupati Wajo, Andi Rosman Muhammad Rosid Ridho, Dandim 1406 Wajo serta Kepala Satpol PP Damkar Wajo.

Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Rosid Ridho mengungkap kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh petugas siap menjadi garda terdepan mengamankan perayaan Idul adha tahun 2025.

“Kami bersinergi dengan Forkopimda tentunya untuk memastikan perayaan Idul Adha berjalan dengan lancar,” ungkap Kapolres.

Sementara itu, Bupati Wajo, Andi Rosman menekankan petugas bakal bersiaga baik saat malam takbiran hingga selesainya perayaan Idul adha besok.

“Hari ini Pemkab Wajo melakukan apel gabungan pengamanan dalam rangka perayaan Idul Adha. Ini sebagai wujud kerja nyata dalam memberi jaminan keamanan bagi masyarakat,” ujar Andi Rosman.

“Mulai sebentar malam petugas akan bersiaga. Dan besok, perayaan Idul adha serta kegiatan penyembelihan hewan kurban dipastikan berjalan lancar,” lanjutnya.

Olehnya itu, ia mengajak seluruh masyarakat Wajo agar tetap menjaga kerukunan, kebersamaan dan semangat Yassiwajori.

Adapun personel gabungan yang diturunkan dari pihak Kepolisian, TNI, Satpol PP, Dishub, Damkar dan berbagai pihak lainnya

*Vetty Rilla*

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Nunukan, Peserta Berhasil Kumpulkan 1412 Kg Sampah Plastik

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri bersama Wakil Bupati Nunukan Hermanus menghadiri acara Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang dirangkaikan dengan pelaksanaan kerja bakti di area Ruang Terbuka Publik Paras Perbatasan, Jl. Lingkar Nunukan, Kamis (05/06).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Sekretaris Daerah Nunukan, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Nunukan, Forkopimda Nunukan, Asisten Pemerintahan dan Kesra serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nunukan.

Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, serta mempererat rasa kebersamaan dan gotong royong antar lembaga dan instansi di Kab. Nunukan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan sambutan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurfik.

Irwan Sabri mengatakan bahwa, momen itu bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan panggilan moral, seruan aksi kolektif, dan momentum penyadaran bersama. Tema tahun ini, “Hentikan Polusi Plastik,” bukan sekadar slogan, melainkan wujud tanggung jawab kita menjawab tantangan utama ancaman planet yang meliputi perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi (UNEP, 2022).

“Ketiganya saling berkaitan, dan polusi plastik adalah simbol sekaligus akibat dari cara hidup yang tidak berkelanjutan.

“Peringatan Hari Lingkungan Hidup ini menjadi momen penting untuk meningkatkan kesadaran kolektif, membangun komitmen bersama, dan mengubah perilaku masyarakat agar lebih peduli pada lingkungan,” ucap Irwan.

Lanjut dikatakan tanpa upaya luar biasa, pada tahun 2028, seluruh tempat pembuangan akhir (TPA) di Indonesia diproyeksikan akan penuh dan tak lagi mampu menampung sampah.ñ

Dampak yang ditimbulkan dari “polusi plastik” sangat serius: ekosistem laut rusak, biota seperti penyu, burung laut, dan ikan terancam, nelayan kehilangan sumber penghidupan, biaya pengelolaan meningkat drastis, pariwisata menurun karena pantai yang tercemar. Dan yang lebih berbahaya, mikroplastik kini ditemukan dalam air minum, garam, bahkan dalam tubuh manusia.

Pemerintah Indonesia telah menegaskan target besar 100% pengelolaan sampah pada tahun 2025 tidak disebutkan, mungkin 2029, sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2020-2024 dan arahan langsung Presiden.

Perintah bergerak melalui dua pendekatan hulu dan hilir. Di hilir, melarang open dumping secara bertahap, meningkatkan DAK dan insentif bagi daerah, membangun infrastruktur pengolahan di 33 kota besar, dan memperkuat skema Extended Producer Responsibility (EPR) bagi produsen.

Sedangkan di hulu, melarang impor scrap plastik (Permendag 2024), mendorong pembatasan plastik sekali pakai melalui perda-perda daerah, menggalakkan edukasi publik dan ekonomi sirkular, serta menyusun regulasi pelarangan produksi plastik sekali pakai yang sulit didaur ulang.

Di samping itu, Kabupaten Nunukan sebagai sentra budidaya rumput laut terbesar di Indonesia, berpotensi besar menghasilkan limbah plastik jika tidak ada pengawasan dan pengelolaan yang baik. Kegiatan kerja bakti pembersihan sampah plastik, khususnya bekas pelampung rumput laut, merupakan cara efektif untuk mengurangi limbah plastik jika dilakukan secara kontinyu dan berkelanjutan. Dengan demikian, Kabupaten Nunukan dapat menjaga kelestarian lingkungan lautnya dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik.

Hal itu mendorong Pemerintah Daerah Kab. Nunukan bersikap tegas dengan mengelurkan Perda tentang denda /sangsi bagi masyarakat yang dengan sengaja membuang limbah plastik bukan pada tempatnya. Dengan demikian akan mendidik kedisiplinan masyarakat serta kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam kegiatan ini peserta kegiatan berpartisipasi melakukan pemungutan sampah plastik di seputar acara dan sepanjang jalan lingkar. Dalam aksi bersih sampah ini, terkumpul 1.412 Kilogram Sampah Plastik.

(PROKOMPIM)

Kapolres Wajo Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Bersama Masyarakat Pitumpanua

WAJO – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2025, Kapolres Wajo AKBP Muhammad Rosid Ridho, S.I.K bersama masyarakat Kecamatan Pitumpanua mengikuti kegiatan panen raya jagung serentak Kuartal II melalui Zoom Meeting di lahan perkebunan Desa Padang Loang, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Kamis (5/6/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri dan dilaksanakan secara serentak secara nasional. Acara turut terhubung langsung secara virtual dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Panen raya ini turut dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Kasi Trantib Aswar Andi Cokeng yang mewakili Camat Pitumpanua, Kompol Nano, pemimpin penyuluh pertanian H. Abd. Halim, Serma Hamzah dari Koramil 1406-10 Pitumpanua, Kepala Desa Padang Loang Mannang, S.E., Asep selaku PPL Desa Padang Loang, personel Polsek Pitumpanua, kelompok tani, serta masyarakat dan para petani setempat.

Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Rosid Ridho, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program prioritas Presiden RI.

“Panen raya ini adalah bukti komitmen dan kontribusi nyata Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kita ingin hadir, tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga memastikan ketersediaan pangan bagi rakyat,” tegasnya.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolri Nomor: SPRIN/1207/IV/KEP./2025 tanggal 30 April 2025. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama, serta sambutan dari Kapolres Wajo secara virtual sebelum prosesi panen dimulai.

Kapolres Wajo bersama unsur muspika dan masyarakat kemudian melaksanakan panen jagung sebagai simbol kolaborasi dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.

“Ketahanan pangan adalah pondasi utama kemajuan bangsa. Jika kita bisa swasembada jagung, padi, dan komoditas pertanian lainnya, itu menjadi titik balik menuju kemandirian Indonesia,” pungkasnya.

Kegiatan panen serentak ini diharapkan mampu memotivasi masyarakat untuk mengelola lahan secara maksimal guna mendukung peningkatan produksi pangan lokal. Selain mendorong kesejahteraan petani, acara ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar lembaga dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian di Kabupaten Wajo.

**Kasi Humas Polres Wajo**/ Vetty Rilla