Bupati Nunukan Resmi Buka Turnamen Bulutangkis Bupati Cup with Putra Tunggal Cup II 2025″

NUNUKAN – Semangat olahraga membara di gedung badminton putra tunggal, saat Bupati Nunukan, H Irwan Sabri beserta istri Ny Andi Annisa Muthia, secara resmi membuka Turnamen Bulutangkis Bupati Cup with Putra Tunggal Cup II tahun 2025 yang diadakan oleh Putra Tunggal Badminton Club. Kegiatan ini berlangsung di gedung badminton putra tunggal, jalan Manunggal Bakti Pangkalan, Kabupaten Nunukan, pada kamis malam (26/25).

Dalam sambutannya, Bupati H. Irwan Sabri menyampaikan apresiasi setinggi – tingginya kepada seluruh panita penyelenggaraan turnamen ini. Dirinya selaku pemerintah daerah sangat mendukung sekali pelaksanaan acara ini.

“Saya juga berterima kasih kepada seluruh jajaran panitia dan tentunya terima kasih pula yang tidak terhingga kepada Putra Tunggal Cup. semoga acara ini tidak hanya untuk tahun ini tapi berlanjut untuk masa-masa yang akan datang,” ujar Bupati Irwan.

Selanjutnya, Bupati Irwan Sabri juga mengatakan bahwa bulu tangkis merupakan salah satu olahraga yang sangat populer di indonesia, termasuk di kabupaten Nunukan. melalui turnamen ini, besar harapan dapat melahirkan bibit-bibit atlet bulu tangkis yang berbakat dan berprestasi, sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk terus bersemangat dalam berlatih dan mengembangkan bakat mereka di bidang olahraga.

Menurutnya olahraga juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian seseorang. Melalui olahraga, mengajarkan tentang disiplin, kerja keras, sportivitas, dan kerjasama tim. Nilai-nilai inilah yang perlu ditanamkan kepada generasi muda, agar mereka tidak hanya menjadi atlet yang berprestasi, tetapi juga menjadi pribadi yang tangguh.

“Oleh karena itu, saya mengingatkan kepada para peserta turnamen, bahwa dalam setiap kompetisi, menang atau kalah adalah hal yang biasa. yang terpenting adalah bagaimana setiap peserta menunjukkan semangat juang dan sportivitas dalam setiap pertandingan. Maka jadikanlah turnamen ini sebagai ajang untuk belajar dan mengembangkan diri serta mempererat tali persaudaraan di antara kita,”tegasnya

Bupati juga meninta dalam sambutannya agar kegiatan pertandingan badminton ini diadakan 6 bulan sekali atau minimal setahun sekali.

Ia juga mengatakan bahwa olahraga badminton ini sangat menarik di Indonesia karena banyak atlet-atlet kita di Indonesia ini yang bisa menjadi juara di tingkat internasional.

“Saya berharap mudah-mudahan ada putra atau putri asli Kabupaten Nunukan main di tingkat Nasional, kalau bisa main di tingkat Nasional, itu sangat luar biasa, itu harapan saya pada hari ini. Maka dari itu mudah-mudahan kita bisa terus melakukan kegiatan-kegiatan turnamen badminton sperti ini,” harapnya.

Bupati Irwan Sabri juga menjelaskan, bahwa kegiatan turnamen ini bisa terselenggarakan dari anggaran pihak individu yang men-sport kegiatan turnamen badminton tersebut.

Bupati Irwan Sabri, ingin olahraga bulutangkis ini khususnya di Kabupaten Nunukan bisa maju.

” Untuk Kab. Nunukan, kalau untuk sarprasnya, sarana prasarananya Alhamdulillah, sudah mendukung dan luar biasa bagusnya, tinggal bagaimana caranya kita mencari bibit-bibit unggul yang ada di Kabupaten Nunukan agar bisa berlatih terus untuk bisa ke tingkat nasional,”ujar Bupati.

Bupati berharap turnamen ini dapat berlangsung dengan sukses, aman, dan lancar. semoga acara ini dapat memberikan pengalaman yang berharga, serta menjadi langkah awal yang baik untuk kemajuan olahraga bulu tangkis di kabupaten Nunukan.

“Mari kita jadikan turnamen ini sebagai momentum untuk terus mengembangkan potensi dan prestasi di bidang olahraga, demi kemajuan dan kejayaan daerah kita tercinta,”tutupnya.

Acara pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah, Anggota DPRD Kab. Nunukan Adama, tokoh pemuda setempat yang juga sebagai ketua pelaksana turnamen H. Asman Yahya, peserta turnamen, serta masyarakat yang menyaksikan pertandingan.

Turnamen yang digelar dalam rangka ajang silaturrahmi antara atlet daerah yang ada di provinsi Kalimantan Utara. Turnamen ini akan berlangsung dari tanggal 26 hingga 29 Juni 2025. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang menyaksikan pertandingan, terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti turnamen.

Turnamen ini mempertandingkan beberapa kategori utama : kategori Umur dari usia 9, 11, 13, 15, dan 18 Tahun, Kategori Dewasa Open Kaltara, dan Open Lokal Kab. Nunukan.

Untuk kategori Usia peserta yang mengikuti dari Tarakan, Nunukan, Lumbis, Sembakung, Sebatik, Seimangaris. Untuk
Kategori Open Kaltara diikuti 4 club dari Bulungan, Tarakan, Tawau, Nunukan, masing – masing club 30 orang.
Kategori yang lainnya adalah Kategori Usia Tungal Dewasa ganda, dan Open ganda.

(PROKOMPIM)

Konferensi Pers Polres Wajo Menetapkan Tersangka Pembobolan ATM

WAJO – Kepolisian Resor (Polres) Wajo tetapkan pelaku pembobolan ATM, Ainun Adhe Sumitra (27) sebagai tersangka.

Terkuak usai Polres Wajo melaksanakan konferensi pers di Mapolres Wajo, dipimpin Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Rosid Ridho, Kamis (26/6/2025)

Tampak didampingi Kasat Reskrim, IPTU Fahrul dan Kanit Pidum, IPDA Muhlis.

IPTU Fahrul dalam keterangannya, menyebut pelaku melakukan aksi seorang diri.

“Pelaku merupakan Satpam Bank Sulselbar Cabang Sengkang. Awal mula kejadian saat pelaku meminta izin kepada pimpinan untuk bertukar shif dengan rekan kerja guna melancarkan aksi,”

“Saat bertukar shif, disitulah pelaku melancarkan aksi dengan mencuri kunci ATM di Kantor Bank Sulselbar Cabang Sengkang,” tambahnya.

Lanjut, kata IPTU Fahrul setelah mencuri kunci, pelaku kemudian membobol ATM di di sejumlah lokasi, yakni Sabbangparu dan Pammana.

“Untuk ATM dan TKP ada dua, Sabbangparu dan Pammana. Di situ pelaku mencuri uang dengan membuka ATM menggunakan kunci yang telah dicuri,” lanjutnya.

Aksinya sempat berjalan lancar, namun kala dirinya melakukan pengrusakan fasilitas di dalam Kantor Cabang Sengkang dengan dalih mengelabui, dari situlah modus kejahatannya terungkap.

Alhasil, Polisi melakukan pengejaran terhadap pelaku dengan berkordinasi dengan Polresta Manado.

“Pelaku melarikan diri ke Manado, Sulawesi Utara usai melancarkan aksinya, tepatnya di wilayah Kecamatan Sario,” kata IPTU Fahrul.

Barang bukti yang diamankan berupa uang tunai, 5 buah kaset, obeng dan pemotong kertas.

“Iya, kami mengamankan uang tunai sebesar Rp410.700.000, 5 buah kaset, obeng untuk mencungkil dan pemotong kertas yang digunakan untuk memecahkan kaca pintu kantor bank tersebut,” jelasnya.

Pelaku disangkakan dengan pasal 363 ayat 1 KUHP tentang pidana pencurian dengan pemberatan.

“Ancaman hukuman bagi pelaku paling lama 7 tahun,” ungkapnya.

Saat ini, Polisi masih melakukan pengembangan kasus.

“Kami masih melakukan pengembangan,” tandasnya.

*Vetty Rilla*

Kapolres Wajo Laksanakan Anjangsana kepada Purnawirawan dan Keluarga Polri dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-79

WAJO – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Kapolres Wajo AKBP Muhammad Rosid Ridho, S.I.K., melaksanakan kegiatan anjangsana sebagai bentuk penghormatan dan silaturahmi kepada purnawirawan Polri, warakawuri, serta anak yatim keluarga besar Polri, Kamis (26/6/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.15 WITA ini berlangsung di wilayah Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, dan turut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Wajo, Ny. Anita Rosid, beserta para Pejabat Utama (PJU) Polres Wajo.

Dalam anjangsana tersebut, rombongan mengunjungi kediaman Aiptu Purn. Muh. Arif Ansar, Warakawuri Besse Fitriani Ansar (istri dari almarhum Iptu Ansar), serta anak yatim Polri, Muh. Khalif. Sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan, Polres Wajo menyerahkan bingkisan berupa paket sembako dan uang tunai.

Kapolres Wajo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata penghargaan institusi Polri terhadap jasa para purnawirawan serta kepedulian terhadap keluarga besar Polri.

“Anjangsana ini bukan hanya tradisi menjelang HUT Bhayangkara, tetapi juga wujud perhatian dan penghargaan kami kepada para senior dan keluarga besar Polri yang telah memberikan kontribusi besar bagi institusi ini,” ujar AKBP Muhammad Rosid Ridho, S.I.K.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, serta berjalan aman, tertib, dan kondusif.

**Kasi Humas Polres Wajo**/Vetty Rilla

Jelang Hari Bhayangkara ke 79 Tahun 2025, Polda Sulsel Gelar Doa Lintas Agama

Makassar,Sulsel – Memperingati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar doa bersama lintas agama bertempat di aula andi mappauddang Polda Sulsel pada Kamis (26/6/2025) pagi.

Kegiatan doa bersama tersebut dihadiri Kapolda Sulsel Irjen Pol Rusdi Hartono, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Nasri, Gubernur Sulsel, Forkopimda Sulsel, Ketua MUI Sulsel, Ketua FKUB Sulsel, pejabat utama Polda Sulsel dan tomas, toga serta toda.

Dalam sambutannya Kapolda Sulsel menyampaikan bahwa Doa bersama lintas agama ini merupakan simbol kekuatan bangsa Indonesia yang majemuk.

“Dari berbagai suku, agama, budaya dan pandangan hidup kita hadir disiji dengan satu semangat, semangat persatuan, perdamaian dan cinta tanah air. Kita sadari bersama bahwa keamanan bukan hanya hasil kerja aparatir negara semata, melainkan hasil kolaborasi antara seluruh komponen bangsa. Ungkap Kapolda

Ia menambahkan Doa lintas agama ini menjadi bukti bahwa dalam keberagaman kita tetap satu dalam cita dan rasa.

“Saya mengajak kepada kita semua untuk menjadikan momen ini sebagai energi spritual yang memperkuat tekad kita tekad dalam mengkokohkan kepercayaan publik terhadap Polri, memperat persatuan antar umat beragama dan memperkuat ketahanan sosial masyarakthya”. Sambungnya.

Diakhir sambutannya Kapolda Sulsel menyadari masih terdapat kekurangan dan tantangan dalam pelaksanaan tugas-tugas Polri. Namun dengan semangat reformasi, akuntabilitas serta kehadiran masyarakat sebagai mitra dan pengawas yang konstruktif kami yakin Polri khususnya Polda Sulsel dapat terus berbenah dan berkembang menjadi institusi yang lebih profesional, transparan dan dicintai masyarakat. Tutup Irjen Rusdi

Acara yang digelar dalam rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-79 ini mengusung tema ‘’POLRI UNTUK MASYARAKAT’’ diikuti sekitar 1.000 orang yang terdiri dari TNI-Polri, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemahasiswaan dan sahabat-sahabat Polri lainnya serta menghadirkan para Tokoh Agama Sulawesi Selatan.

*Putra Daeng*

Sosialisasi dan Edukasi Pengelola Keuangan dan Investasi Pasar Modal Bagi ASN Kab. Nunukan Resmi Dibuka

NUNUKAN – Asisten Administrasi Umum Syafarudin mewakili Bupati Nunukan membuka dengan resmi acara Sosialisasi dan Edukasi Pengelola Keuangan dan Investasi Pasar Modal Bagi ASN Kab. Nunukan, Rabu (25/6/2025). 

Acara ini juga dihadiri Yulianta Deputi Direktur Pengawasan Perilaku PUJK Edukasi Perlindungan Konsumen OJK Kaltim Kaltara, Haikal Analis Yunior Perwakilan BI Kaltara, Ferdinan Sihombing Kepala Bursa Efek Indonesia Kalimantan Timur, serta Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kab. Nunukan.

Mewakili Bupati Nunukan, Asisten Administrasi Umum Syafarudin menyampaikan bahwa perilaku konsumtif yang berlebihan dapat berimbas pada kondisi leuangan masing-masing individu

“Tidak sedikit yang memilih jalan pintas dengan memanfaatkan jasa rentenir atau pinjaman online (Pinjol) ilegal, bahkan terjerumus dalam investasi bodong yang menawarkan iming-iming keuntungan tinggi dalam waktu singkat,” ujarnya. 

Bupati juga mengatakan Acara Sosialisasi dan edukasi ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan ASN Kab. Nunukan.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap bapak dan ibu dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang komprehensif mengenai pasar modal, mulai dari konsep dasar, instrumen investasi yang tersedia, hingga cara berinvestasi yang aman dan menguntungkan,” tegasnya. 

Bupati juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap praktik investasi ilegal. Jangan mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat.

“Selalu lakukan pengecekan dan verifikasi terhadap lembaga atau perusahaan yang menawarkan investasi. Pilihlah investasi yang terdaftar dan diawasi oleh otoritas yang berwenang,” ungkap Syafarudin dalam sambutan Bupati. 

Selain itu Adi setyo wibowo, Analis PEPK OJK Kaltim Kaltara menjelaskan bahwa Literasi dan Inklusi Keuangan sangat penting bagi masyarakat.

“Sehingga peran OJK juga berperan sangat penting dalam fungsinya menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keungan,” ujarnya. 

OJK juga memiliki tugas dan fungsi yaitu mengatur jasa keuangan, mengawasi segala kasa keuangan, serta melindungi kepentingan konsumen atau masyarakat.

Adi juga meminta kepada ASN agar waspada terhadap investasi ilegal.

Dalam paparannya, Adi menjelaskan ada beberapa karakteristik investasi ilegal yang perlu diwaspadai, yaitu legalitas investasi tidak jelas, keuntungan tidak wajar dalam waktu cepat, klaim tanpa risiko ( free risk), Member Get Member (Skema Ponzi/Piramida), dan Manfaatkan Tokoh masyarakat/Publik Figur/Tokoh Agama.

Dengan adanya kegiatan ini para ASN sangat antusias, banyak edukasi yang diperoleh sehingga para ASN bisa lebih berhati-hati dalam mengelola keuangannya.

Selain itu, para ASN juga bisa lebih paham dan tahu akan bahayanya penipuan berkedok investasi, pinjaman online (Pinjol), penipuan pembayaran melalui Qris, dll, yang ternyata tidak terdaftar secara resmi di OJK.

(PROKOMPIM)