Ingat Jasa Para Pejuang, PWI Nunukan Berbagi di Hari Kemerdekaan RI ke-80

NUNUKAN – Mengingat jasa para pejuang konfrontasi Indonesia-Malaysia, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nunukan menggelar aksi sosial dengan membagikan bendera merah putih dan puluhan paket sembako kepada veteran serta masyarakat kurang mampu di Kabupaten Nunukan.

Ketua PWI Nunukan, Taslee, mengatakan kegiatan ini digelar sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang sekaligus wujud kepedulian PWI kepada para pejuang dan masyarakat Nunukan.

Menurutnya, momentum HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia harus diisi dengan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Bendera merah putih kita bagikan agar semangat nasionalisme terus berkibar ditengah masyarakat, sementara sembako diharapkan bisa sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari bagi warga yang kurang mampu,” ujar Tasle.

Tasle menambahkan, semangat berbagi itu muncul dari kepedulian wartawan di Nunukan yang ingin menjadikan peringatan kemerdekaan lebih bermakna.

Dalam kegiatan itu, salah seorang veteran pejuang konfrontasi, Azis Jaya, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dari PWI Nunukan.

Ia mengaku tersentuh karena masih ada yang peduli dengan perjuangan para veteran di usianya yang semakin senja.

Meski tahun ini dirinya tidak diundang dalam upacara peringatan Kemerdekaan RI, Azis menegaskan semangatnya tidak pernah surut untuk terus berbuat bagi bangsa dan negara.

“Bagi saya, merah putih harus tetap berkibar, Itu perjuangan yang tidak boleh padam,” ungkapnya.

Di usianya yang ke-85 tahun, Azis berharap generasi muda tidak pernah berhenti mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.

Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan tidak melupakan pengorbanan para pejuang yang telah mendahului.

Selain menyambangi para veteran, PWI bersama Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Nunukan juga menyalurkan bantuan ke masyarakat kurang mampu.

Puluhan paket sembako yang dibagikan langsung diterima warga dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.

Ketua Dewan Penasehat PWI Nunukan, Gazalba Tahir, SH, menegaskan bahwa PWI bukan hanya berperan sebagai organisasi profesi wartawan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk kemanusiaan.

“Bantuan yang kami salurkan mungkin nilainya tidak seberapa, tetapi hari ini kami ingin membuktikan indahnya berbagi, apalagi di momentum Hari Kemerdekaan ke-80 ini,” ucap Gazalba.

Ia menilai, keberadaan wartawan tidak boleh sebatas menulis dan menyampaikan informasi, tetapi juga ikut mendorong tumbuhnya solidaritas sosial di masyarakat dan wartawan bisa lebih dekat dengan warga.

Kepekaan sosial PWI Nunukan mendapatkan apresiasi dari warga, salah satunya datang dari Ketua RT 20 Nunukan Timur, Zainuddin.

Ia bangga, karena wartawan tidak hanya menjalankan tugas jurnalistik, tetapi juga hadir membantu warganya yang kurang mampu.

“Saya pribadi mengucapkan terima kasih, bantuan ini sangat berarti bagi warga kami, terutama yang kondisinya memang membutuhkan,” kata Zainuddin.

Sekretaris PWI Nunukan, Taufik, menambahkan kegiatan sosial tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian memeriahkan HUT RI ke-80, puluhan paket sembako yang dibagikan bersumber dari partisipasi para wartawan di Nunukan.

“Bantuan ini hasil gotong royong kawan-kawan wartawan yang tergabung di PWI, SIWO, dan SMSI Nunukan, kita berharap kegiatan ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat,” tutur Taufik.

Ia menegaskan, aksi sosial ini akan terus digendakan PWI Nunukan, wartawan tidak hanya bekerja sebagai sosial kontrol, tetapi juga hadir di tengah masyarakat.

Taufik menambahkan, kegiatan sosial ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara wartawan dengan masyarakat Nunukan sehingga wartawan bisa lebih memahami kondisi sosial warga melalui aksi di lapangan.

Karena itu PWI Nunukan berharap, pesan kemerdekaan tidak hanya dirayakan lewat upacara, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan, agar semangat kemerdekaan mampu menjaga nasionalisme sekaligus memperkuat persatuan di wilayah perbatasan. (pwinnk) 

Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih Berlangsung Khidmat dan Lancar Dalam Rangka HUT -80 Republik Indonesia

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Republik Indonesia,di Halaman Kantor Bupati Nunukan, Minggu (17/8/2025).

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati H. Irwan Sabri, SE yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Acara ini diikuti oleh Jajaran TNI/POLRI,Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda),Jajaran Instansi Vertikal, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD),serta tokoh-tokoh Masyarakat Kabupaten Nunukan.

Sementara itu, yang bertindak sebagai Komandan Upacara AKP, Rizal Mochammad, S.Tr.K, S, I. K, Perwira Upacara AKP, Angestri Budi Reswanto, SH. MH, Pembaca Naskah Proklamasi Ketua DPRD Kab. Nunukan, Hj. Leppa, Pembaca Teks UUD Negara RI tahun 1945 Yaksi Belaning Pratiwi, SE. MP.

Serta Tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) merupakan Siswa-siswi Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Nunukan.Dan yang bertindak sebagai pembawa baki Bendera Merah Putih Widya Kasih Pertiwi, asal Sekolah SMAN 1 Nunukan Selatan, Penggerek Bendera Fauzan Syam asal Sekolah Madrasah Aliyah Assadiyah Sei. Nyamuk sebatik timur dan Pembentang Bendera Muhammad Taufiqurrahman asal sekolah SMAN 1 Nunukan.

Suasana khidmat terasa begitu mendalam, dengan seluruh peserta upacara mengikuti setiap rangkaian acara dengan penuh khidmat dan semangat nasionalisme.

Bupati Irwan Sabri menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan upacara pengibaran bendera merah putih.

“Alhamdulillah, upacara kenaikan bendera dalam rangka memperingati HUT RI ke-80 berjalan lancar. Mudah-mudahan semangat Indonesia khususnya masyarakat Kab. Nunukan bisa menyuarakan perbatasan dari ujung negeri ke perkotan”,Tutur Irwan saat di wawancarai

Bupati Irwan juga berharap agar kedepan Kabupaten Nunukan semakin sejahtera.

“Harapan saya semoga Kabupaten  Nunukan di 27 tahun ini bisa sejahtera masyarakatnya, baik itu dari sektor pendidikan, kualitas pendidikannya,SDM semuanya semakin membaik”, pungkasnya. 

Neni/martin

Lomba Domino Wartawan Nunukan Turut Serta Meriahkan HUT RI ke-80

NUNUKAN – Gelap gempita Hari Kemerdekaan tak hanya pecah di jalanan. Di sebuah sudut Nunukan, tepat di hari Sabtu (16/8/2025), aroma persaingan yang tak kalah sengit mengepul dari meja-meja persegi.

Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Nunukan membuktikan, naluri jurnalis tak hanya tajam saat memburu berita, tapi juga saat menyusun strategi di atas 28 bidak domino.

Diadakan sebagai bagian dari rangkaian acara memeriahkan HUT ke-80 RI, eksibisi domino ini menjadi wadah silaturahmi yang seru. Alamsyah, Ketua SIWO PWI Nunukan, mengatakan, ini adalah cara mereka merayakan hari kemerdekaan.

“Selain berbagi bendera dan paket sembako, kami ingin menunjukkan bahwa semangat kebersamaan PWI Nunukan itu solid, seperti barisan domino yang kokoh,” katanya.

Duel demi duel berlangsung. Tiap tangan yang menata bidak menunjukkan ketegangan yang sama saat dikejar deadline. Di meja-meja itu, tak ada lagi hierarki. Yang ada hanya pemain, kartu pers, dan harapan untuk mematikan lawan. Tawa pecah, sorakan membahana, dan sesekali terdengar suara “dhuak!” keras yang menandakan sebuah kemenangan telak.

Alamsyah “The King” of Domino, Hadiah Liburan ke Malaysia Bukan Kaleng-kaleng!

Pada akhirnya, hanya ada satu raja. Sang Ketua SIWO, Alamsyah, membuktikan ia bukan hanya pemimpin di lapangan, tapi juga di atas meja domino. Dengan strategi yang memukau, ia berhasil menyapu bersih lawan-lawannya dan keluar sebagai juara 1. Posisi kedua direbut Darwin yang gigih, dan Hasanuddin menyabet peringkat ketiga.

Namun, daftar pemenang tak berhenti di situ. Peringkat 4 hingga 8 diisi oleh para jurnalis tangguh lainnya: Neni (4), Wahyu (5), Taufik (6), Gazalba (7), dan Nirwan (8). Mereka semua menunjukkan bahwa di balik layar pemberitaan, tersembunyi bakat-bakat yang tak terduga.

Yang paling membuat gempar, hadiah untuk juara 1 ini bukan main-main. Alamsyah tak hanya membawa pulang hadiah, melainkan juga tiket liburan ke Malaysia pada November mendatang. Sebuah hadiah yang tidak hanya mengapresiasi kemenangannya, tapi juga menyiratkan kolaborasi yang erat lintas batas.

Ketua PWI Nunukan, Taslee, bangga melihat semangat anggotanya. “Ini sudah tradisi kami, merayakan hari kemerdekaan dengan cara yang penuh makna. Sportivitas dan kebersamaan selalu menjadi nafas PWI Nunukan,” ujarnya.

Selesai sudah eksibisi domino. Namun, semangat yang ditinggalkannya akan terus terasa. Ini adalah bukti bahwa para jurnalis tidak hanya piawai merangkai kata, tapi juga menyusun strategi. Sebuah perayaan yang membuktikan bahwa di balik keseriusan berita, ada tawa, kompetisi yang sehat, dan semangat gotong royong yang tiada henti. (*)

Sat Lantas Polres Nunukan Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengendara Roda Dua

NUNUKAN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Personil Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Nunukan melaksanakan kegiatan pembagian dan pemasangan Bendera Merah Putih kepada pengguna kendaraan roda dua, Minggu (17/8/2025) pagi.

Kegiatan yang dilaksanakan sekira pukul 10.00 WITA tersebut berlangsung di Jalan Bahari, Kelurahan Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan. Sebanyak 20 bendera Merah Putih ukuran kecil dibagikan dan dipasangkan langsung oleh personil kepada pengendara.

Masyarakat yang menerima bendera menyambut kegiatan ini dengan antusias dan memberikan apresiasi positif. Kehadiran bendera Merah Putih pada kendaraan roda dua diharapkan dapat menumbuhkan semangat nasionalisme serta menambah semarak peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di wilayah Kabupaten Nunukan. (*)

POLRES NUNUKAN DAN JAJARAN POLSEK POLRES NUNUKAN GELAR PEMBAGIAN DAN PEMASANGAN BENDERA MERAH PUTIH SAMBUT HUT RI KE-80

NUNUKAN – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025, jajaran Polres Nunukan bersama Polsek jajaran melaksanakan kegiatan Pembagian dan Pemasangan Bendera Merah Putih secara serentak pada Sabtu, 16 Agustus 2025.

Kegiatan ini diawali oleh Polsek Kawasan Pelabuhan Tunon Taka (KSKP) Nunukan, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek KSKP IPTU Andre Azmi Azhari, S.Tr.K., M.H. Pada kesempatan tersebut, sebanyak 15 (lima belas) Bendera Merah Putih dibagikan dan dipasangkan di wilayah pemukiman warga sekitar RT.18 Kelurahan Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan.
Selain sebagai simbol menyambut HUT RI, kegiatan ini juga mengajak masyarakat untuk menumbuhkan rasa persatuan, kecintaan kepada tanah air, serta mendukung gerakan nasional pengibaran Merah Putih di seluruh Nusantara menuju Indonesia Emas.

Selanjutnya, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Nunukan melaksanakan pembagian dan pemasangan sebanyak 20 (dua puluh) Bendera Merah Putih kepada para sopir, pemilik dan pengusaha angkutan logistik, serta komunitas otomotif baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4).
Melalui kegiatan tersebut, tercipta semangat nasionalisme di kalangan pelaku transportasi dan komunitas otomotif. Masyarakat pun memberikan apresiasi positif terhadap langkah Sat Lantas dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.

Sementara itu, Personil Polsek Nunukan juga turut berpartisipasi dengan membagikan dan memasang 5 (lima) Bendera Merah Putih kepada sopir truk yang melintas di depan Mako Polsek Nunukan. Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan semangat kebangsaan di kalangan pengemudi, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat yang antusias menyambut momen kemerdekaan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Polres Nunukan bersama jajaran di tengah masyarakat melalui kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri dalam menanamkan rasa nasionalisme, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K., menyampaikan himbauannya agar masyarakat turut berperan aktif dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di setiap rumah maupun kendaraan.
“Melalui momentum ini, mari kita bersama-sama menumbuhkan rasa cinta tanah air, menjaga persatuan, serta memperkuat semangat gotong-royong demi mewujudkan Indonesia yang maju menuju Indonesia Emas,” ungkap Kapolres. (*)