Bupati Nunukan H. Irwan Sabri Kunjungi Benuanta Fest di Tanjung Selor

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara Muhammad Nasir, Anggota DPRD Kabupaten Nunukan Adama, Asisten Pemerintahan dan Kesra Abdul Munir, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Abdi Jauhari, Kabid Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) H. Hamid Geroda, Kabag Umum Setda Hery Ageng menghadiri Kegiatan Benuanta Fest di Kebun Raya Bundayati Tanjung Selor. Jum’at (07/11/25).

Acara bertema ini digelar dengan tema : “Folk, Food, Fashion, Fair, Fun Games, Folk Carnival, serta Fastest on Kayan River dan Music.”

Bupati Nunukan H.Irwan Sabri bersama rombongan sangat Antusias melihat langsung persiapan acara Benuanta Fest.

H. Irwan tampak berbincang-bincang langsung terhadap Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara Muhammad Nasir terkait Pembukaan Benuanta Fest yang akan digelar pada hari Sabtu malam, 08 November 2025

H. Irwan berharap acara Benuanta Fest nantinya berjalan dengan lancar, sukses dan memberikan kesan positif bagi pengunjung, Benuanta Fest ini juga akan menjadi ajang promosi dan pengembangan potensi daerah.

“Semoga tahun depan kita juga bisa menunjukkan festival atau acara yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Nunukan”, ungkapnya.

(PROKOMPIM)

Irwan Sabri Resmi Jabat Ketua Harian KSMI Kaltara, Dilantik Bersama Gubernur Kaltara. Mendampingi Gubernur Paliwang Sebagian Ketua Umum KSMI Kaltara, Bupati H. Irwan Sabri Dilantik Sebagai Ketua Harian

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menghadiri acara pelantikan Pengurus Provinsi (Pengprov) Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Kalimantan Utara (Kaltara) periode 2025-2029 bertempat Aula Serbaguna Lantai 1 Kantor Gadis Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Jumat (7/11/2025)

Adapun Pengurus KSMI Kaltara yang dilantik, sebagai Ketua Umum H. Zainal Arifin Paliwang (Gubernur Provinsi Kaltara), Ketua Harian H. Irwan Sabri, Wakil ketua Umum H. Muhammad Yusuf Ramlan, Sekretaris Umum Ir. Wanna Imanda, Wakil Sekretaris Umum Adama, Ramlan dan Bendahara Umum Juanda Lesmana, Wakil Bendahara Umum H. Batto, H. Denny Harianto, Muhammad Sadriansyah. Kepengurusan ini dilantik langsung oleh Ketua Umum KSMI Pusat, Dr. Ir. Yan Mulia Abidin.

Dalam wawancaranya Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan dirinya pada Jum’at ini bersama Gubernur H. Zainal Arifin Paliwang selaku ketua umum KSMI Provinsi Kalimantan Utara baru saja dilantik.

H. Irwan Sabri berharap KSMI di provinsi Kalimantan Utara bisa melahirkan atlet-atlet sepak bola mini soccer yang bisa membanggakan Provinsi Kalimantan Utara, bahkan bisa bermain di kancah nasional.

“Semoga KSMI di Provinsi Kalimantan Utara ini semakin jaya, sukses dan bisa melahirkan atlet-atlet bola mini soccer Indonesia yang di Provinsi Kalimantan Utara”، ungkapnya.

Dalam Sambutannya, Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang menyampaikan bahwa pelantikan inivm merupakan momentum yang sangat bermakna.

Menurutnya kehormatan untuk memimpin Komite Sepak Bola Indonesia (KSMI) Provinsi Kalimantan Utara merupakan amanah besar sekaligus tantangan untuk ikut membangun ekosistem olahraga yang sehat, inklusif, dan berprestasi.

“Sebagai pengurus yang baru di lantik kita memiliki tanggung jawab untuk menata organisasi ini dengan profesional”, ungkap Gubernur.

Selain itu, lebih lanjut Gubernur juga menegaskan bahwa komite sepak bola mini ini bukan hanya tentang olahraga semata, tetapi juga bagian dari pembangunan manusia seutuhnya.

” Melalui olahraga kita membangun kedisiplinan, solidaritas dan kebanggaan derah bahkan kegiatan olahraga juga dapat mendukung sektor lain seperti parawisata dan ekonomi kreatif, karena setiap event dapat menjadi magnet bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal”, tambahnya.

Diakhir sambutannya Gubernur Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan rasa percayanya bahwa dengan kerja keras semangat pantang menyerah dan dukungan semua pihak Kalimantan Utara akan mampu melahirkan bibit – bibit atlet sepak bola mini yang membanggakan, bahkan mungkin mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

(PROKOMPIM)

Wabup Hermanus Membuka Media Gathering Gelaran Diskominfotik Kabupaten Nunukan

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan Hermanus menghadiri kegiatan Media Gathering antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dengan insan media, yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Nunukan.

Acara itu dibuka secara resmi oleh Wabup Hermanus, S.Sos di ruang serbaguna lantai V Kantor Bupati Nunukan, Kamis (06/11).

Media massa merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan yang aktual, akurat, dan terpercaya kepada masyarakat sehingga mendorong Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Diskominfo melaksanakan kegiatan Media Gathering.

Mengangkat tema “Bersama Media, Menyalakan Energi Baru Menuju Nunukan Maju”, memiliki makna mendalam yang mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah dan media untuk menyalakan energi positif, membangun optimisme, serta memperkuat komunikasi publik yang transparan dan informatif.

Maksud kegiatan ini sebagai wadah untuk membangun komunikasi dan kemitraan antara pemerintah daerah dengan media dalam mendukung keterbukaan informasi dan semangat Energi Baru Nunukan Maju.

Selain menjadi ajang silaturahmi, media gathering ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan media, membuka ruang dialog terbuka, serta menyalakan semangat baru untuk terus berkolaborasi dalam mewujudkan Nunukan yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.

“Harapan saya, media dan wartawan di Kabupaten Nunukan tidak hanya menyajikan berita – berita yang bombastis, kritis dan tajam kepada pemerintah, namun sajikan juga berbagai prestasi dan kemajuan yang sudah dicapai oleh pemerintah maupun masyarakat”, tutur Hermanus.

(PROKOMPIM)

Bupati Nunukan Sampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Terkait Pembentukan Tiga Desa Baru

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, S.E. menyampaikan jawaban pemerintah daerah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Nunukan terhadap Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pembentukan tiga desa baru, yaitu Desa Ujang Fatimah, Desa Binusan Dalam, dan Desa Tembaring.

Dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Nunukan(5/11/25) Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh fraksi yang telah memberikan dukungan, saran, serta masukan untuk penyempurnaan raperda tersebut.

Menurut Bupati, pandangan umum dari DPRD menunjukkan adanya komitmen bersama antara pemerintah dan legislatif dalam menghadirkan aturan yang berpihak kepada masyarakat, khususnya dalam peningkatan pelayanan publik dan pembangunan desa.

“Masukan dari seluruh fraksi, terutama tentang efektivitas pemerintahan desa, peningkatan pelayanan, pembangunan infrastruktur, dan pemberdayaan potensi lokal akan menjadi perhatian serius dalam penyempurnaan Raperda ini,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Nunukan juga menanggapi beberapa pandangan fraksi, di antaranya:

Fraksi Hanura menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur dan pengawasan dana desa. Pemerintah berkomitmen memastikan penggunaan dana desa tepat sasaran dan transparan.

Fraksi PKS mendukung pemekaran desa sebagai langkah strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan pelayanan. Pemerintah memastikan kesiapan infrastruktur dan partisipasi masyarakat menjadi fokus utama.

Fraksi Demokrat menekankan pentingnya pelaksanaan pemekaran desa sesuai aturan perundang-undangan serta optimalisasi potensi lokal.

Fraksi NasDem menilai pemekaran desa penting untuk memperpendek rentang kendali pemerintahan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Fraksi PDI Perjuangan menyoroti kebutuhan anggaran, peningkatan SDM, dan pengawasan desa baru. Pemerintah memastikan anggaran akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Fraksi Karya Kebangkitan Nasional (KKN) memberikan dukungan penuh terhadap tujuan pembentukan desa baru untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik. Pemerintah menyambut baik dukungan ini sebagai semangat bersama untuk kesejahteraan masyarakat.

Menutup penyampaiannya, Bupati Irwan Sabri menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.

“Terima kasih atas kerja sama dan dukungan semua pihak. Semoga Raperda ini dapat segera disahkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BAPEMPERDA) DPRD Nunukan, Dr. Andi Mulyono, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah atas tanggapan dan masukan yang telah diberikan.

“DPRD mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah atas tanggapan, masukan, dan saran yang bersifat konstruktif dalam rangka penyempurnaan rancangan peraturan daerah inisiatif DPRD. Semoga hal tersebut menjadi bagian berharga demi tercapainya peraturan daerah yang berkualitas, berlandaskan Filosifis,sosiologis, dan yuridis,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peraturan daerah yang baik adalah peraturan yang adil, berpihak kepada masyarakat, serta mampu memberikan kepastian hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah.

(PROKOMPIM)

Polres Nunukan Gelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri mengikuti Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Polres Nunukan. Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana ini dilaksanakan dalam rangka kesiapan menghadapi bencana yang diakibatkan cuaca ekstrim serta bencana Hidrometeorologi lainnya. Rabu (5/11/25).

Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas selaku Pemimpin Apel, menyampaikan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia (KAPOLRI) Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

AKBP Bonifasius menyampaikan bahwa berdasarkan data BMKG, saat ini 43,8% wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan, dimana puncaknya diperkirakan akan terjadi secara bertahap dari bulan November 2025 hingga Januari 2026.

Meningkatnya curah hujan tersebut berpotensi mengakibatkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, hingga gelombang tinggi, khususnya pada beberapa wilayah seperti Aceh, Sumatera bagian selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Selain itu, BMKG juga mendeteksi bahwa bulan November 2025 akan mulai terjadi fenomena La Nina, yang diperkirakan berlangsung hingga Februari 2026.

“Dalam menghadapi tantangan tersebut, kecepatan dan ketepatan respons menjadi salah satu faktor utama keberhasilan penanganan bencana,”ungkapnya.

Oleh karena itu, AKP Bonifasius menyampaikan bahwa diperlukan kesiapan yang optimal dari seluruh elemen bangsa, baik dari TNI-Polri, pemerintah pusat hingga daerah, BNPB, Basarnas, PMI, BMKG, Kementerian/Lembaga dan stakeholder terkait, beserta seluruh masyarakat guna menjamin terlaksananya quick response terhadap setiap situasi bencana.

Pada kesempatan ini pula, dalam amanatnya Kapolri menyampaikan beberapa dipedomani dan dilaksanakan, penekanan untuk:

1. Lakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan BMKG serta berbagai pihak terkait lainnya di wilayah masing-masing;

2. Berikan informasi dan imbauan kamtibmas terkait potensi ancaman bencana;

3. Pastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, termasuk peralatan evakuasi, kendaraan operasional, serta ketersediaan bantuan logistik pendukung, sehingga dapat segera digerakkan kapan pun dibutuhkan;

4. Simulasikan kegiatan tanggap darurat bencana secara rutin sebagai sarana edukasi dan pelatihan kesiapsiagaan;

5. Kedepankan kecepatan dan ketepatan respons dalam tanggap darurat bencana, mulai dari evakuasi, penyaluran bantuan, pemberian trauma healing, hingga percepatan pemulihan dan rehabilitasi infrastruktur maupun kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang terdampak, melalui kerja sama lintas sektoral;

6. Laksanakan tugas kemanusiaan dengan penuh empati, humanis, dan profesional, sehingga tidak hanya menghadirkan rasa aman, tetapi juga kenyamanan bagi masyarakat;

7. Pastikan seluruh kegiatan penanggulangan bencana dilaksanakan sesuai prosedur, baik sebelum, saat, maupun setelah terjadinya bencana dengan terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan resiliensi bencana; guna meningkatkan.

8. Tingkatkan koordinasi dan sinergisitas dengan seluruh stakeholder terkait, baik TNI, BNPB, Basarnas, PMI, BMKG, pemerintah daerah, relawan dan masyarakat, serta berbagai pihak lainnya guna memastikan pelaksanaan penanggulangan bencana berjalan terpadu dan tepat sasaran.

Pada Kesempatan yang sama Bupati Nunukan H. Irwan Sabri atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya Polres Nunukan yang telah melaksanakan kegiatan Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana ini.

“Tentunya tadi kita ketahui 43% wilayah Indonesia rawan bencana, dengan adanya Apel Tanggap Darurat bencana ini kita melitah dari tekhnis OPD terkaitnya seperti BPBD dan lainnya, tentunya kita punya alat, sarana dan prasanan untuk mengamankan jika terjadi bencana di Kabupaten Nunukan. Seperti di Kabupaten Nunukan ini sering terjadi hujan deras dan ada beberapa wilayah yang terkena banjir, ini tentunya kita sudah melakukan mitigasi awal,”ungkapnya.

Bupati Irwan juga menyampaikan bahwa dari Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk alat-alat kelengkapan sudah cukup dan memadai. Tentunya akan terus dikembangkan jika terjadi bencana di Kabupaten Nunukan Kita bisa dilakukan penangan dini.

(PROKOMPIM)