2 Raperda Inisiasi Pemkab Nunukan Disetujui DPRD Nunukan

NUNUKAN – Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19,  Rabu, 25 Agustus 2021 DPRD Kabupaten Nunukan menyelenggarakan Rapat Paripurna Persetujuan DPRD terhadap  2 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Nunukan tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah serta Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Taka Kabupaten Nunukan. Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Hj. Rahma Leppa di dampingi para Wakil Ketua H. Saleh SE, dan Burhanuddin Shi,MM.

Rapat dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah SE,MSi dan Sekretaris Daerah Serfianus SIP,M.Si. dan peserta Rapat lain yang diundang diantaranya Asisten Administrasi dan Keuangan, H. Asmar SE, Kabag Humas dan Protokol Hasan Basri, serta Direktur PDAM, Masdi SE,MM.

Rekomendasi persetujuan DPRD Nunukan sebanyak 2 Rancangan Peraturan Daerah, hal tersebut dibacakan Sekretaris Dewan melalui Keputusan DPRD tanggal 25 Agustus 2021 Nomor 10 Tahun 2021 Tentang Persetujuan Terhadap 2 (Dua) Rancangan Peraturan Daerah Menjadi Peraturan Daerah. perihal Hasil Fasilitasi Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Nunukan. 2 (Dua) Rancangan Peraturan Daerah tersebut yakni :

1. Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah

2. Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Taka Kabupaten Nunukan

Setelah  mendapatkan persetujuan DPRD selanjutnya akan diteruskan ke Gubernur Kalimantan Utara untuk dievaluasi dan kemudian ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Wakil Bupati Nunukan, H. Hanafiah mengucapkan terimakasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Nunukan yang telah merampungkan dan menyetujui 2 (Dua) Ranperda inisiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan.

“Pemerintah daerah menyadari masih banyak kekurangan dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan, oleh karenanya semoga kekurangan tersebut dapat diimbangi dengan adanya masukan dari bapak dan ibu anggota dewan.” ujar Hanafiah dalam sambutannya.

Ia juga mengatakan dengan adanya kerjasama antara eksekutif dan legislatif dimasa yang akan datang secara bersama dapat menuju dan menatap masa depan Kabupaten Nunukan dengan lebih baik lagi.

“Kita akan buktikan kepada masyarakat Kabupaten Nunukan, kita adalah tokoh-tokoh yang layak dipilih oleh rakyat, dan mampu mengatasi masalah yang ada di tengah masyarakat Kabupaten Nunukan,” imbuhnya.

Lebih lanjut disebutkan Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Nunukan adalah mitra, dan ia berharap apapun permasalahan yang ada, dapat diselesaikan secara bersama.

Diakhir sambutannya Wakil Bupati mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota DPRD yang telah melakukan pekerjaannya dengan baik. Masukan dan kritikan yang diberikan sangat berguna bagi Pemerintah Daerah untuk masa depan Kabupaten Nunukan yang lebih baik.

Agenda sidang diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Persetujuan 2 (dua) Ranperda menjadi Perda oleh Wakil Bupati bersama Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Nunukan.

(***)

Babinsa Jajaran Kodim 0911/Nunukan Secara Serentak Salurkan Bantuan Obat Dan Vitamin Untuk Isoman

NUNUKAN – Kodim 0911/Nunukan secara serentak melalui Babinsa mendistribusikan obat dan vitamin yang merupakan bantuan dari Pemerintah RI (Kemenkes RI) untuk diberikan kepada warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri, Selasa (24/08).

“Paket bantuan obat dan vitamin ini merupakan bantuan dari Pemerintah Republik Indonesia. Dalam pendistribusiannya, TNI berkoordinasi dan bekerja sama dengan pemerintah serta tenaga kesehatan daerah diperuntukan bagi warga yang sedang melakukan isolasi mandiri,” kata Komandan Kodim 0911/Nunukan Letkol Czi Eko Pur Indriyanto.

Dandim 0911/Nunukan mengatakan bahwa untuk Nunukan menerima paket obat dan vitamin berjumlah 1.500 paket dan mulai sudah distribusikan melalui Babinsa di wilayah binaan masing-masing.

“Ada beberapa paket obat yang dibagikan untuk warga yang sedang isolasi mandiri. Paket tersebut terdiri dari tiga jenis. Paket Isoman 1 sebanyak 150 Pack, Paket Isoman 2 sebanyak 900 Pack dan Paket Isoman 3 sebanyak 450 Pack”.

Untuk paket Isoman satu berisi vitamin untuk warga dengan hasil swab PCR positif tanpa gejala atau orang tanpa gejala (OTG), Sedangkan paket Isoman dua berisi vitamin dan obat untuk warga dengan hasil tes usap PCR positif dengan keluhan panas, demam dan kehilangan penciuman.

Selanjutnya untuk paket Isoman tiga berisi vitamin dan obat untuk warga PCR positif disertai keluhan panas dan batuk kering.

Pemberian paket obat dan vitamin ini dilakukan berdasarkan data pasien COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri yang dimiliki oleh puskesmas yang ada ditiap kelurahan atau Desa yang ada di Kabupaten Nunukan.

Selain sebagai bentuk perhatian, langkah tersebut bertujuan untuk memberikan support bagi warga yang terpapar agar bangkit dan lekas sembuh serta bisa beraktivitas normal kembali.

“Pemberian paket semua sudah melalui hasil kordinasi Babinsa dengan petugas kesehatan setempat. Adanya bantuan paket obat dan vitamin gratis ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.”

Salah satu warga yang menerima bantuan obat tersebut yakni Ibu Hawa warga RT 11 Kampung Rumput Laut Mamolo kelurahan Tanjung harapan Nunukan Selatan mengungkapkan rasa syukurnya.

“Saya merasa sangat bersyukur dan mengucapakan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah dan TNI melalui pak babinsa serta tenaga kesehatan yang sudah memberikan kami obat dan vitamin untuk proses penyembuhan, semoga Allah SWT membalas kebaikan ini dan selalu diberikan kelancaran dan kesehatan dalam setiap melaksanakan tugas”, ungkapnya.

Pendim 0911/Nunukan

Buka Perkemahan Pelangi, Bupati Laura bercerita pengalamannya waktu ikut pramuka

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid membuka acara Perkemahan Penggalang Sehat untuk Negeri (PELANGI) yang dirangkaikan dengan syukuran HUT Pramuka ke 69 dan penyematan tanda penghargaan Gerakan Pramuka yang dilaksanakan di Embung Sei Fatimah Nunukan, Sabtu (21/08).

Kehadiran Bupati Nunukan disambut dengan nyanyian ‘selamat datang kakak’ sebagai bentuk penghargaan oleh peserta perkemahan pelangi tahun 2021.

Bupati Laura : Ambil hikmahnya, rasakan keseruannya, dan nikmati prosesnya. Kelak jadi bekal dimasa masa mendatang.

Sedikit bercerita, Bupati Laura mengatakan bahwa banyak sekali pengalaman yang diberikan pramuka semasa waktu sekolah, dimana dirinya bisa belajar untuk saling bekerja sama, bermusyawarah, memupuk jiwa disiplin dan tanggung jawab, belajar hidup mandiri, serta menumbuhkan jiwa untuk selalu mencintai alam dan lingkungan hidup sekitarnya.

” Saya dulu senang ikut pramuka, dan yang ditunggu tunggu waktu berkemahnya, banyak yang bisa diambil hikmahnya, keseruannya, suka dukanya, dan masih saya ingat yang sering menghukum saya karena terlambat bangun,” sambil tertawa Bupati Laura menceritakan pengalaman nya. Jadi, para peserta adik adik perkemahan pelangi, nikmatilah semua jadwal dan kegiatan yang telah disusun oleh panitia dengan penuh semangat dan antusias. Percayalah, semua hal yang kalian rasakan selama berkemah akan sangat bermanfaat bagi kehidupan kalian dimasa masa mendatang”, jelas Laura.

Lebih jauh, Bupati Laura selaku ketua majelis pembimbing cabang Pramuka Kabupaten Nunukan menyampaikan apresiasi kepada segenap pengurus kwartir cabang Pramuka yang memiliki inisiatif untuk menggelar kegiatan perkemahan meskipun masih dalam situasi pandemi Covid 19.

Bupati Laura percaya, segala sesuatu terkait dengan penerapan protokol kesehatan selama berlangsungnya perkemahan sudah dipikirkan dan direncanakan secara matang. Kita berharap semua aturan dan ketentuan yang ditetapkan nantinya dapat dipatuhi dan dilaksanakan secara disiplin.

Sebelum menutup sambutannya, Bupati Laura berpesan kepada seluruh peserta kemah, agar menjauhi narkoba, isi lah hari harinya dengan kegiatan kegiatan yang positif dan bermanfaat. Sebagai generasi milenial agar menggunakan kemajuan teknologi dan informasi secara bijak dan benar.

” Jangan habiskan waktu kalian hanya dengan main game dan tik-tokan saja,” Tutup Laura.

(Humas)

Lomba Puisi Diumumkan, Juara 1 Dinas Sosial, Juara 2 Dinas Perdagangan, Juara 3 BKAD

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengumumkan pemenang Lomba Puisi dan Doa antar OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kabupaten Nunukan yang digelar dalam rangka menyambut HUT RI ke 76 Tahun 2021 sekaligus Ulang Tahunnya yang ke 36 Tahun. Dari ruang pertemuan lt. IV Kantor Bupati Nunukan pengumuman sekaligus penyerahan hadiah itu dilaksanakan melalui Virtual dengan aplikasi Zoom Meeting, Senin (23/08).

Berhasil menyabet juara pertama adalah atas nama Sutriani, seorang Pekerja Sosial yang mewakili Dinas Sosial Kabupaten Nunukan. Dengan mambawakan Puisi berjudul ‘ BERHENTILAH MENYEBAR”, Sutriani membacakan puisi dengan sepenuh hati dan menyentuh hati.

Di posisi juara kedua, Masbudi, seorang staf Dinas Perdagangan berhasil menarik perhatian dalam penjurian karena bait demi bait puisinya yang unik dan terkesan jenaka. Puisi yang unik ini berjudul ” BUKAN PUISI BUKAN DOA” ini menggambarkan realitas di masa Pandemi Covid 19 ini.

Di posisi ketiga, Kepala Dinas Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Nunukan R. Iwan Kurniawan tak kalah menarik saat membacakan puisinya, menyentuh hati dan bisa membawa suasana hati yang mendengar puisinya trenyuh sekaligus bersemangat. Puisi berjudul “PENGABDIANKU” menggambarkan tekad yang teguh dari para petugas/relawan dalam berjuang menghadapi Pandemi Covid – 19.

Dalam kesempatan ini, Bupati Laura yang langsung mengumumkan pemenang lomba yang dibuka sejak awal Agustus 2021 ini menyampaikan bahwa maksud dan tujuan digelarnya lomba puisi ini adalah untuk memberikan semangat dalam memperingati HUT RI ke 76 di masa Pandemi Covid 19 bagi seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan.

“Di awal menerima salinan naskah puisi, saya sempat bingung karena semua puisi yang diterima sebanyak 35 puisi tersebut tergolong bagus”, ujarnya.

Namun demikian, menurut bupati dari hasil penilaiannya kemudian tersaringlah 3 puisi terbaik yang diumumkan pada hari ini.

Dalam pengumuman lomba puisi ini, Hj. Asmin Laura Hafid menyerahkan hadiah secara langsung kepada ketiga juara yang sebelumnya telah membacakan karyanya. Juara 1 menerima hadiah uang tunai sebesar 10 juta rupiah, juara 2 sebesar 5 juta, dan juara ketiga sebesar 3 juta rupiah.

Kepada yang belum berhasil meraih juara, Bupati Luara berpesan agar tetap semangat dan terus berkarya.

(Humas)

Pemerintah Pastikan Sangat Serius Tangani Covid – 19

NUNUKAN – Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Kabupaten Nunukan Hasan Basri Mursali memastikan Pemerintah Kabupaten Nunukan sangat serius dalam mendukung program percepatan vaksinasi covid – 19 yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi.

Bukti dari keseriusan tersebut, kata Hasan Basri, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid sudah mengirimkan surat kepada Menteri Kesehatan Up. Plt. Ditjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) perihal permohonan vaksin covid – 19.

Hasan Basri : Tapi Kita butuh Kolaborasi, Tidak Elok Jika Ada Yang Merasa Paling Berjasa

Di dalam surat bernomor : 890-Dinkes/440/VII/2021 tertanggal 12 Juli 2021 tersebut disebutkan bahwa capaian vaksinasi covid – 19 di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan baru sekitar 8 persen, masih sangat jauh dari target nasional sebesar 70 persen, sehingga bupati memohon agar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dapat mengirimkan vaksin bagi masyarakat di Kabupaten Nunukan.

Disampaikan juga bahwa dinas kesehatan Kabupaten Nunukan yang akan bertindak sebagai penanggung jawab, pengawas, serta penyelenggara pemberian vaksin kepada masyarakat. Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), kepada kepala dinas kesehatan provinsi Kaltara dan Kabupaten Nunukan adalah pihak – pihak yang mendapat tembusan dari surat tersebut.

“Surat ini adalah bukti bahwa kita (Pemkab Nunukan) tidak pernah main – main dalam menangani covid – 19, termasuk soal vaksinasi. Begitu ada laporan stok vaksin mulai menipis, bupati langsung membuat surat permohonan agar segera dikirim, harapannya apa? supaya vaksinasi bisa terus berjalan sehingga target 70 persen dapat segera tercapai,” ujarnya.

Hasan Basri sangat menyayangkan jika ada pihak – pihak yang masih mengecilkan peran dan kerja keras pemerintah daerah selama ini, apalagi dalam bentuk postingan di media massa yang tidak disertai dengan data dan fakta yang riil.

“Dalam situasi sulit seperti ini dibutuhkan kolaborasi dari semua pihak, tidak ada yang mampu mengatasinya sendiri. Pemerintah sangat konsen dalam menangani persoalan ini, tapi harus didukung oleh seluruh komponen masyarakat, kita harus bahu membahu dan bekerja sama, tidak elok rasanya jika ada yang merasa paling berjasa dan jadi pahlawan,” ujarnya.

(HUMAS)