Kapolres Nunukan Melaksanakan Kunjungan Kerja di Polsek Krayan dan Polsek Krayan Selatan

NUNUKAN, Polda Kaltara – Polres Nunukan, Kapolres Nunukan AKBP Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Nunukan Ny. Melly Taufik beserta rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Polsek Krayan dan Polsek Krayan Selatan Kab. Nunukan yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari.

Ikut dalam rombongan Kabag Log AKP Khoirul Anam, Kasi Propam IPDA Didik Triastoro, S.H dan beberapa bhayangkari Polres Nunukan.

Kunjungan tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui keadaan dan situasi di wilayah Polsek masing-masing, dan silaturahmi terhadap personel Polsek jajaran.

Dalam kunjungan ke Polsek Krayan Selatan pada Rabu, 9 Agustus 2023. Kapolres Nunukan beserta rombongan sempat terhambat beberapa kali oleh jalan yang cukup ekstrem.

Setelah berhasil melewati medan yang sulit akhirnya rombongan Kapolres Nunukan tiba di Polsek Krayan Selatan dan disambut Kapolsek IPTU Adrianus Talik bersama anggota Polsek Krayan Selatan dan beberapa bhayangkari.

Acara di buka oleh Kapolsek Krayan Selatan dengan melaporkan situasi dan kondisi wilayah Polsek dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kapolres Nunukan.

Dalam sambutannya, Kapolres Nunukan pertama-tama mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan tugas personel selama ini.

“Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekam atas pelaksanaan tugasnya selama berdinas disini, dan jangan membuat pelanggaran,” ungkapnya.

Lanjutnya, ada 3 (tiga) prinsip bagi saya, dan saya yakin bila rekan-rekan ikuti, rekan-rekan akan selamat sebagai Polisi maupun sebagai manusia biasa.

Pertama tetaplah syukur nikmat, mensyukuri nikmat walaupun berdinas disini dengan segala kekurangan, saya yakin rekan-rekan akan tenang berdinas disini.

Jangan tinggalkan Ibadah, bagi yang Muslim jangan lupa sholat. Dan yang Nasrani pergi ke Gereja.

Yang terakhir teruslah berbuat kebaikan, jika ketiga ini kalian lakukan. Saya yakin rekan-rekan akan sukses.

“Ini yang bisa saya tanamkan kepada rekan-rekan semua, dan tetap semangat,” tutup Kapolres.

Selanjutnya pada Kamis, 10 Agustus 2023. Kapolres Nunukan bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Polsek Krayan.

Acara di buka oleh Kapolsek Krayan IPDA Adi Yanto Ferdian dengan melaporkan situasi dan kondisi wilayah Polsek Krayan, dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kapolres Nunukan.

Dalam sambutannya Kapolres Nunukan pertama-tama mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan tugas personel selama berdinas disini.

Kemudian Kapolres Nunukan memberikan motivasi dan semangat kepada personel agar tetap melaksankan tugas dengan baik dan profesional.

“Saya mengucapkan terima kasih juga kepada rekan-rekan atas pelaksanaan kunjungan kerja selamat 2 (dua) hari ini yang bisa berjalan dengan baik,” tutup Kapolres.

(*)

Terkait Demontrasi Penolakan PJ Bupati di DPRD, Begini Tanggapan Aktivis dan NGO Konawe*

Konawe- berandankrinews Terkait adanya gerakan demontrasi tentang penolakan pada Dr. H. Harmin Ramba, SE., MM, salah satu calon pejabat (PJ) Bupati Konawe yang dilakukan sejumlah massa aksi pada hari ini didepan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe. Beberapa aktivis, ketua lembaga organisasi masyarakat (Ormas) atau NGO mengungkapkan bahwa aksi demontrasi itu syarat akan kepentingan dan terkesan di politisasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, Kamis (10/8/2023).

Ketua DPW Lentera Indepeden Pemerhati Aspirasi Nusantara (LIPAN) Sultra, Satriadin, S.Pd menegaskan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk lebih selektif serta mempertimbangkan beberapa nama yang di usulkan agar lebih layak dan prioritas menjadi PJ Bupati Konawe yang tidak lain adalah bapak Harmin Ramba (HR). Karena, ia merasa sosok HR adalah sosok yang dapat diterima disegala kalangan masyarakat kabupaten Konawe.

Seperti yang dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi dan Kriminal Khusus (Lidik Krimsus) Republik Indonesia, Sulawesi Tenggara (Sultra), Aljumatul Muttakin, SH.

“Justru sebaiknya di support, karena beliau (Harmin Ramba – Red) adalah salah satu kader terbaik di Konawe. Yang nota benenya adalah putra daerah asli kabupaten konawe yang lahir dan mulai berkarir di lingkup birokrasi pemerintah daerah Konawe selama kurang lebih 14 tahun lamanya,” ucap Ghopal sapaan akrabnya”

Hal senada juga diungkapkan Hendryawan Muhctar, Ketua DPW Projamin Sultra. Ia menyatakan mendukung sepenuhnya serta mengapresiasi kepada DPRD Konawe atas tindakan yang selektif dengan merekomendasikan tiga nama terbaik yang dimana salah satunya adalah bapak Harmin Ramba sebagai putra daerah asli Kabupaten Konawe.

Disisi lain, Ketua Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Konawe Tasman, S.Pd, menanggapi bahwa dirinya sangat menyangkan apabila yang bakal menjadi PJ Bupati Konawe sosok yang tidak paham tentang situasi akan kultur dan budaya di tanah peradaban kabupaten konawe.

Disamping itu, Ketua DPW LSM Bangsa Anti Korupsi Tani Indonesia (BAKTI) Sultra, Jasmilu, S.Sos, sangat mengapresiasi Gubernur Sulawesi Tenggara serta Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara karena telah memberikan rekomendasi usulan PJ Bupati Konawe yakni bapak Harmin Ramba, SE, MM.

“Menurut saya usulan tersebut sangat tepat karena beliau sangat paham tentang tatanan sistem birokrasi yang ada di Kabupaten Konawe,” ucapnya.

(*)

GEMPIH SULTRA BERTANDANG DI KEJATI SULTRA, MINTA KEJATI UNTUK MEMERIKSA GUBERNUR

Kendari-berandankrinews Dari gerakan masyarakat peduli hukum Sulawesi tenggara melakukan unjuk rasa didepan kantor kejaksaan tinggi provinsi Sulawesi tenggara, mereka meminta agar kejaksaan tinggi provinsi Sulawesi tenggara untuk memeriksa gubernur Sulawesi tenggara H Ali Masih karna diduga telah menggunakan wewenangnya dalam

pengusahaan Perizinan Penggunaan Kawasan Hutan (IPKH). Melakukan kerjasama mengabaikan perintah Undang-Undang dan peraturan Turunannya dalam melakukan RKA Izin kehutanan dan memuluskan penambangan di Kawasan Hutan tanpa pembayaran PNBP. Kamis 10/8/23

Hendra Yus Khalid selaku koordinator lapangan mengatakan pihaknya meminta sekiranya kejaksaan tinggi provinsi Sulawesi tenggara untuk tidak tebang pilih dan tegas dalam melakukan penindakan, memberantas tindak pidana korupsi pertambangan di Sulawesi tenggara sekalipun penjabat tertinggi di daerah yakni gubernur Sulawesi tenggara H Ali masih

Masih Hendra yang merupakan Aktivis HMI mengatakan, agar kejaksaan tinggi provinsi Sulawesi tenggara untuk memeriksa dan menangkap gubernur Sulawesi tenggara dan kroni-kroninya yang terlibat dalam melakukan persengkongkolan jahat dalam mengeruk kekayaan Alam kita tanpa membayar dan memperhatikan kewajibannya

Iya menyebutkan., Gubernur Sulawesi tenggara sebagai puncak pimpinan dalam pengbilan satu keputusan khususnya dalam penerbitan atau pengurusan izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) pasti ada campur tangan gubernur Sulawesi tenggara dan ada kurang lebih 450 milyar kerugian negara diakibatkan perusahaan tersebut tidak membayar royalti berupa PNBP kepada negara

Ada tiga poin dalam pertanyaan sikap
1. Dugaan sejumlah perusahaan Pertambangan melakukan pelanggaran hukum dan mengabaikian perintah Undang-Undang dengan sengaja dan mengabaikan ketentuan yang berlaku di Republik Indonesia yang mengakibatkan kondisi perekonomian Indonesia mengalami gangguan dan ke tidakpastian penerimaan Pendapatan Asli Negara, melalui sejumlah penerimaan PNBP sektor pertambangan di wilayah Sulawesi Tenggara.
2. Dugaan Pemufakatan jahat antara Instandi terkait yang berwenang dalam
pengusahaan Perizinan Penggunaan Kawasan Hutan (IPKH) Negara, Melakukan
kerjasama mengabaikan perintah Undang-Undang dan peraturan Turunannya dalam melakukan RKA Izin kehutanan dan memuluskan penambangan di Kawasan Hutan tanpa pembayaran PNBP dan Royalti dan mengabaikan HAK Negara.
3. Dugaan Penerimaan Gratifikasi-suap sejumlah Pejabat Instansi dan Gubernur
Sulawesi Tenggara terkait penerbitan izin penggunaan kawasan Hutan di sejumlah
IUP Perusahaan Pertambangan, dengan mengabaikan sejumlah Administrasi Ngara,
dan mengabaikan PNBP dan kewajiban Kepada Negara.
Adapun Nama-Nama Perusahaan :
1.PT. WIL ( WAJAH INDAH LESTARI)
2. PT. PANCA LOGAM
3. PT. ARGA MORINI INDAH
4. PT. PERTAMBANGAN BUMI INDONESIA
5. PT. DARMA ROSIDA INTERNASIONAL
6. PT. ALAM ANUGRAH BUMI INDONESIA
7. PT. SAMBAS
8. PT. SULTRA RAYA TAMBANG
9. PT. TOSHIDA INDONESIA
10. PT. YUMAN JAYA TAMA
11. PT. SULTRA UTAMA NIKEL
12. PT. TOSHILI INDONESIA
13. PT. SULTRA UTAMA NIKEL
14. PT. PATRIO JATA MAKMUR
15. PT. PULO RUSA TAMITA
16. PT. BUMI DELTA MEGA BUTON
17. PT. Adikara citra Mulia
18. PT. MIES
1. Meminta kepada KEJATI SULTRA melakukan penyelidikan kepada Penjabat
Negara yang terlibat khususnya Kepala Daerah dalam hal ini Gubernur
Sulawesi Tenggara pemberi wewenang Atas Dugaan mengabaikian perintah
Undang-Undang dengan sengaja dan mengabaikan ketentuan yang berlaku di
Republik Indonesia yang mengakibatkan kondisi perekonomian Indonesia
mengalami gangguan dan ke tidakpastian penerimaan Pendapatan Asli
Negara, melalui sejumlah penerimaan PNBP sektor pertambangan di wilayah
Sulawesi Tenggara.
2. Meminta kepada KEJATI SULTRA Melakukan pemeriksaan kepada Penjabat
Negara yang terlibat khususnya Kepala Daerah dalam hal ini Gubernur
Sulawesi Tenggara, terhadap Dugaan Pemufakatan jahat antara Instandi terkait
yang berwenang dalam pengusahaan Perizinan Penggunaan Kawasan Hutan
(IPKH) Negara, Melakukan kerjasama mengabaikan perintah Undang-Undang
dan peraturan Turunannya dalam melakukan RKA Izin kehutanan dan
memuluskan penambangan di Kawasan Hutan tanpa pembayaran PNBP dan
Royalti dan mengabaikan HAK Negara.
3. Meminta kepada KEJATI SULTRA menetapkan Tersangka atas Dugaan
Penerimaan Gratifikasi-suap sejumlah Pejabat Instansi dan Gubernur Sulawesi
Tenggara terkait penerbitan izin penggunaan kawasan Hutan di sejumlah IUP Perusahaan Pertambangan, dengan mengabaikan sejumlah Administrasi

(*)

HUT Tana Tidung ke-16, Semangat Bangkit dan Maju untuk Kesejahteraan Masyarakat

TIDENG PALE – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), dalam hal ini diwakili oleh Asisten bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Kaltara (Kesra) Sekprov Kaltara, Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si menghadiri rapat paripurna istimewa masa sidang II tahun 2023 dengan agenda memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Kabupaten Tana Tidung di Gedung Serbaguna DPRD Tana Tidung.

Hadir Ketua DPRD Tana Tidung, Jamhari beserta wakil ketua, dan segenap anggota DPRD Tana Tidung, Bupati dan Walil Bupati Ibrahim Ali, A.Md dan Hendrik, SH.,MH, unsur forkopimda Kabupaten Tana Tidung, tokoh agama dan masyarakat Tana Tidung, ketua organisasi kesukuan, organisasi masyarakat dan partai politik se-Tana Tidung.

Adapun HUT ke-16 Kabupaten Tana Tidung mengusung tema “Upun Taka Bangkit dan Maju” dengan harapan semua pihak dapat bekerja sama dan gotong-royong dalam membangun daerah serta bangkit bersama setelah pandemi Covid-19, namun tetap tidak melupakan asal usul sejarah dan budaya daerah sebagai makna Upun Taka.

Atas nama jajaran Pemprov Kaltara, mengucapkan selamat kepada Kabupaten Tana Tidung di hari jadinya yang ke-16. Semoga seiring dengan bertambahnya usia ini, Pemkab Tana Tidung dapat terus bergerak maju, serta membawa masyarakat Kabupaten Tana Tidung menjadi semakin sejahtera.

“Selamat memperingati HUT ke-16 Kabupaten Tana Tidung, semoga bertambahnya usia ini, Kabupaten Tana Tidung menjadi daerah yang bermartabat, sejahtera, indah dan humanis,” ujar Asisten I, Datu Iqro membacakan sambutan Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum, Selasa (8/8/2023).

Dalam kesempatan itu, Datu Iqro menyampaikan bahwa banyak hal yang telah dicapai oleh Kabupaten Tana Tidung. Genap berusia dua windu, Pemkab Tana Tidung terus belajar serta terus tumbuh berkembang.

Lebih lanjut, banyak hal yang telah dicapai oleh Kabupaten Tana Tidung, khususnya selama berada di bawah kepemimpinan saudara Ibrahim Ali selaku Bupati dan saudara Hendrik selaku Wakil Bupati. Namun demikian, masih banyak hal yang masih perlu kerja keras untuk menggapainya.

“Sudara sudah banyak berbuat namun tentu masih banyak yang harus kita lakukan. Oleh karena itu, sinergi dengan seluruh forkopimda dan para pemangku kepentingan (stakeholder) lain masih perlu dilaksanakan. Tidak lupa saya mengajak kepada segenap elemen masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan bergandengan tangan untuk perkembangan Kabupaten Tana Tidung,” ajaknya.

Terakhir, ia mengajak kepada masyarakat Tana Tidung, untuk dapat bangkit bersama dan maju demi kesejahteraan masyarakat tana tidung.

“Saya yakin dengan semangat terus membangun dan menciptakan inovasi baru, Tana Tidung akan terus berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya,” tutupnya.

(dkisp)

Gubernur Zainal Paliwang Lepas Kontingen Pramuka ke Rainas Cibubur

TARAKAN – Gubernur Drs. Zainal A Palliwang, S.H., M.Hum dengan bangga melepas kontingen Raimuna Nasional ke-XII Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) di Aula Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kota Tarakan, Jumat (11/8/2023).

Didampingi Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara sekaligus Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kaltara, Dr. H. Suriansyah, M.AP, Gubernur Kaltara melepas 100 peserta terpilih yang terdiri 89 anggota pramuka dan 11 unsur pimpinan Pramuka.

Nantinya mereka akan mengikuti Raimuna Nasional ke-12, yang dijadwalkan berlangsung di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, mulai tanggal 12 hingga 21 Agustus 2023.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, Gubernur yang sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (MABIDA), mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang terpilih mengikuti Raimuna Nasional ke-12 di Cibubur. “Patuhi segala peraturan, jaga kesehatan dan jaga nama baik Provinsi Kaltara,” pesan Gubernur Zainal Paliwang.

Diketahui, Raimuna Nasional atau Rainas merupakan sebuah pertemuan besar yang menggabungkan semangat dan tekad dari Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega. Gabungan kata “rai” yang berarti sekelompok orang berkumpul untuk mencapai tujuan bersama, dan “muna” yang melambangkan daya kekuatan jiwa dalam mencapai kesuksesan, mengilhami semangat dalam setiap langkah para peserta.

Dalam tema “Pramuka Hebat Indonesia Bangkit”, Rainas ke-12 ini akan menjadi panggung untuk memupuk persaudaraan, meningkatkan keterampilan, dan mengembangkan semangat kepemimpinan.

“Dengan komitmen terhadap kode kehormatan Pramuka yakni Satya dan Darma, kita berharap para peserta dapat mengambil pelajaran berharga dari setiap momen dan aktivitas yang dirancang dengan penuh rekreasi edukatif,” katanya.

Ia meyakini kegiatan ini akan membentuk karakter, kemandirian, dan kesatuan dalam gerakan Pramuka. Maka dari itu, seluruh kontingen harus lah menjunjung tinggi sikap dan perilaku yang baik, serta memberikan citra positif bagi daerah dan bangsa. “Mari kita berdoa agar kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan penuh dengan kenangan berharga bagi seluruh peserta,” pungkasnya.

(dkisp)