Kamis Besok Wapres Ma’ruf Amin Dijadwalkan Kunjungi Sebatik

NUNUKAN – Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin dan Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin, Kamis, 3 Agustus 2023 dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan.

Wapres direncanakan akan menghadiri Pengukuhan Komite Daerah Ekonomi Dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinis Kaltara dan Meresmikan pondok pesantren (Ponpes) As’Adiyah.

Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang beserta Istri serta Jajaran Forkopimda Provinsi Kaltara direncanakan akan menyambut kedatangan Wapres dan rombongan di Pangkalan TNI AU Anang Busra Tarakan.

Dari Tarakan, Wapres akan melanjutkan penerbangan menuju Sebatik menggunakan
Hellykopter VIP Kepresidenan Super Puma, dan mendarat di Lapangan Sei Bajau, Sebatik.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kabupaten Nunukan, Joned mengatakan Wakil Bupati H. Hanafiah dan Jajaran Forkopimda Kabupaten Nunukan akan ikut menyambut kedatangan Wapres Ma’ruf Amin.

(PROKOMPIM)

Hadiri Germas di Tulin Onsoi, Bupati Laura mengajak masyarakat Hidup KECE

NUNUKAN – Hari pertama kunjungan kerja Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid di Kecamatan Tulin Onsoi diisi dengan menghadiri kegiatan Aksi Pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Rabu 2 Agustus 2023.

Dalam kesempatan itu, Bupati Laura mengajak masyarakat mulai menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta membiasakan makan ikan, sayur dan buah serta melakukan cek kesehatan secara berkala minimal 6 Bulan sekali.

Bupati juga mengajak masyarakat supaya rajin berolah raga, tidak strees dan tidak merokok. “Kalau dilihat selama ini, kasus gangguan kesehatan dan stunting yang terjadi lebih banyak disebabkan oleh buruknya sanitasi, imunisasi, air bersih rumah dan lingkungan yang tidak sehat serta perilaku yang tidak sehat. Untuk itu saya mengajak kepada kita semua mari mendukung program Germas, sesuai dengan Motto Salam KECE yaitu jangan stres, rajin olahraga, makan sesuai porsi, nggak ngerokok, berat badan seimbang dan istrahat yang cukup,” jelas Bupati Laura.

Sementara itu, Aksi Pembudayaan Germas di Tulin Onsoi ini diisi dengan kegiatan senam bersama, deklarasi Ayah/Bunda Asuh Stunting, perilaku hidup bersih dan sehat untuk 12 Kepala Desa di Wilayah Kecamatan Tulin Onsoi, pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri warga sekolah, lomba kreasi menu sehat berbahan pangan lokal, screening faktor resiko penyakit tidak menular (pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah), serta penyerahan hadiah lomba dan sertifikat penghargaan kepada para pemenang lomba.

Adapun lomba yang dilaksanakan dalam rangka kegiatan aksi pembudayaan Germas tahun 2023 meliputi lomba Posyandu aktif, lomba kreasi menu sehat, bayi balita yang status gizi baik setiap Bulan di Posyandu, bayi balita yang terpantau pertumbuhannya dan Posyandu setiap bulan, Bayi Balita Sehat dengan lmunisasi Lengkap di Posyandu, Kader Posyandu terbaik, Kader Posyandu teraktif, Kader Posbindu terbaik, Lansia rutin kunjungan ke Posbindu, Pasien penyakit tidak menular rutin kunjungan ke Posbindu, Puskesmas Sanur, Tenaga Kesehatan atas partisipasinya dalam penyajian makanan tambahan terpanjang dan terbanyak .

(PROKOMPIM)

Bupati Laura Apresiasi Kegigihan Warga Desa Salang Bangun SD Filial

NUNUKAN – Di sela – sela kunjungan kerja ke Kecamatan Sembakung dan Lumbis, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid menyempatkan waktunya mengunjungi Sekolah Filial yang berada di kawasan Desa Salang, Kecamatan Tulin Onsoi, pada Selasa, 1 Agustus 2023.

Sekolah Filial atau kelas jauh itu dibangun atas inisiatif masyarakat karena jarak kediaman mereka dengan sekolah sangat jauh mencapai 9 kilometer. Sekolah negeri terdekat dari kawasan pemukiman di Desa Salang adalah SDN 10 Tulin Onsoi.

Kepada Bupati Laura, warga berharap agar pemerintah bisa membangun sekolah negeri supaya anak – anak mereka lebih mudah dan nyaman melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Atas permintaan tersebut, Laura berjanji akan meneruskannya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan.

Laura sangat mengapresiasi warga desa salang yang punya inisiatif mendirikan sekolah filial untuk memudahkan anak – anaknya. Menurutnya, perubahan sekolah filial menjadi sekolah negeri yang berdiri sendiri memang butuh proses. Namun jika melihat kegigihan masyarakat, Laura optimis sekolah filial itu suatu saat akan bisa berubah menjadi sekolah negeri.
“Alhamdulillah saya dengar tadi ada masyarakat yang sudah menghibahkan lahannya untuk dibangunkan sekolahan, ini luar biasa. Namun bapak – ibu, saya ingin sampaikan bahwa semuanya itu butuh proses, nanti dinas pendidikan akan melihat perkembangannya karena mendirikan sekolah ada syarat – syaratnya, dan itu baku berlaku di semua wilayah,” kata Laura.

(PROKOMPIM)

Wagub Kaltara Apresiasi Persetujuan Perda APBD 2022

TANJUNG SELOR – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun Anggaran 2022 telah mencapai tahap pengesahan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Pengesahan tersebut merupakan hasil dari proses persetujuan bersama yang melibatkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara pada Rapat Paripurna ke-16 Masa Persidangan ke-II yang digelar di Ruang Rapat DPRD Provinsi Kaltara, Selasa (1/8/2023).

Hadir dalam rapat paripurna diantaranya Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Dr. H. Suriansyah M.AP, Forkopimda Kaltara, Para Asisten, Staf Ahli dan Kepala OPD Kaltara serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Dr. Yansen Tp, M.Si, mewakili Gubernur Kaltara menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas keputusan persetujuan ini.

Wagub Kaltara mengungkapkan bahwa selama proses pembahasan ranperda ini, berbagai masukan dan saran dari berbagai pihak menjadi perhatian serius oleh Pemprov Kaltara. Sejak digelar pada tanggal 26 Juni 2023 lalu, seluruh proses pembahasan berjalan lancar dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

“Sebelum pengesahan, laporan keuangan telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-9 kalinya secara berturut-turut mulai dari Tahun 2014. Hal ini memberikan keyakinan bahwa tidak ada permasalahan terkait laporan keuangan,” ujar Wagub Kaltara Yansen TP.

Dikatakan, bahwa Pemprov dan DPRD Kaltara secara bersama-sama menyepakati dan menyetujui raperda ini, yang selanjutnya akan dievaluasi oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai salah satu persyaratan sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

“Atas nama Pemprov Kaltara menyampaikan terima kasih atas kerjasama dan kontribusi yang diberikan DPRD Kaltara dan semua pihak terkait dalam penyusunan dan pembahasan Ranperda APBD tahun 2022,” tutup Wagub Yansen.

Rapat paripurna pun ditutup dengan penandatanganan Nota Persetujuan bersama antara Pemprov dan DPRD Kaltara, menandai secara resmi telah diundangkannya Perda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2022.

(dkisp)

Mulai 1 Agustus, Bayar PKB Lebih Mudah dengan Scan QRIS

TANJUNG SELOR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyampaikan, mulai 1 Agustus 2023 seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bapenda kelas A di wilayah Kaltara mulai melayani pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) non tunai melalui sistem Quick Response Indonesian Standard (QRIS).

Dalam pemanfaatan QRIS untuk pembayaran pajak daerah, Bapenda Kaltara bekerja sama dengan Bankaltimtara. QRIS dapat diakses melalui Android dan IOS pada Aplikasi Mobile Banking Bankaltimtara (DG). Ataupun bisa juga melalui SIGNAL, Tokopedia dan Go-Bill.

Kepala Bapenda Kaltara, Dr. Tomy Labo menyampaikan bahwa telah mengeluarkan surat edaran (SE) perihal Pelaksanaan Pembayaran PKB melalui QRIS kepada seluruh kepala UPT Bapenda kelas A se-Kaltara. “Terkait pembayaran PKB melalui QRIS ini sudah kami buatkan edarannya, agar seluruh UPT mensosialisasikan kepada masyarakat tata cara pembayaran melalui QRIS yang dapat mempermudah pembayaran,” ucapnya Senin (31/7/2023).

Tomy mengatakan pembayaran menggunakan QRIS akan menunjang masyarakat yang ingin melakukan pembayaran PKB dengan cepat, mudah, dan aman. Selain itu, dengan opsi pembayaran ini membuat pembayar pajak mendapatkan jaminan kepastian jumlah pembayaran.

”Dengan QRIS ini masyarakat tidak lagi perlu menyiapkan uang tunai, cukup melalui ponsel, scan barcode, menuliskan nominal pajak yang harus dibayar maka beres pajaknya. Tak usah ribet dengan kembalian uang,” katanya.

Untuk menggunakan metode pembayaran ini, lanjutnya, sama halnya dengan membayar PKB seperti biasa, wajib pajak tinggal mendatangi kantor Samsat. Petugas di loket pembayaran akan menawarkan metode pembayaran, jika QRIS yang dipilih, wajib pajak akan diberikan kode batang atau QR untuk melakukan scaning.

Dengan adanya langkah progresif ini, tingkat kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan dapat meningkat. Seiring dengan itu, pemakaian QRIS dapat menggali potensi pendapatan pajak untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik.

(dkisp)