Patuhi Surat Edaran Bupati, OPD dilingkungan Kantor Bupati Nunukan Selenggarakan Apel Pagi 

NUNUKAN – Berdasarkan Surat Edaran Bupati Nunukan nomor 03/000.8/Setda-Org/IV/2025 tertanggal 14 April 2025 perihal Pelaksanaan Peraturan Bupati Nunukan Nomor 39 Tahun 2024 dan Perubahan Peraturan Bupati Nomor 39 Tahun 2024 Tentang Hari Kerja dan Jam Kerja, Apel, Memperdengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dan Pembacaan Pancasila di Lingkungan Pemerintah Daerah, Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Kantor Bupati Nunukan yang terdiri atas Sekretariat Daerah Kab. Nunukan, Bapenda, dan Diskominfo Statistik dan Persandian menyelenggarakan Apel Pagi di halaman Kantor Bupati Nunukan, Rabu 16 Maret 2025. 

Apel dilingkungan Kantor Bupati Nunukan ini diikuti oleh Pejabat Eselon 2, 3, 4, pejabat fungsional, staf pelaksana, staf PPPK dan honorer di lingkungan Kantor Bupati Nunukan.

Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Ir Jabbar M Si yang memimpin apel pagi menyampaikan arti penting dari apel pagi

” Dengan apel pagi kita mengecek kekuatan personil yang akan bekerja pada hari itu, bahkan dahulu dilaksanakan juga apel sore sebelum pulang kerja”, ujar Ir Jabbar membuka arahannya.

Selanjutnya, selain mengukur kekuatan personil, menurut Jabbar dengan dilaksanakannya apel maka bisa menjadi ajang silaturahmi diantara rekan kerja sebelum melaksanakan tugas.

Lanjut Ir Jabbar menyampaikan kebijakan ini tidak menutup kemungkinan untuk mendapat kritikan.

” Mungkin yng dilaksanakan ini akan mendapat kritikan, tidak apa apa kita jangan alergi dengan kritikan kalau semua itu untuk kebaikan”, tambahnya.

Ir Jabbar berharap dengan kembali dilaksanakannya apel pagi ini bisa semakin menambah semangat dalam bekerja, terlebih saat ini Kabupaten Nunukan dipimpin pemimpin baru dengan semangat energi baru menuju perubahan.

(PROKOMPIM)

Wakil Bupati Nunukan melakukan kunjungan kerja dalam rangka peninjauan Rumah Sakit Pratama Sebuku

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan Hermanus melakukan kunjungan kerja dalam rangka peninjauan Rumah Sakit Pratama Sebuku Desa Pembeliangan, Kecamatan Sebuku, Selasa (15/04).

Kunjungan kerja ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, Camat Sebuku, Tulin Onsoi, Sembakung, Sembakung Atulai, Lumbis, Lumbis Ogong, Lumbis Hulu dan Lumbis Pansiangan serta para anggota DPRD Nunukan.

Wabup Hermanus pada kunjungan ini bertujuan untuk memperjuangkan masyarakat di delapan kecamatan tersebut yang selama ini menghadapi permasalahan pelayanan kesehatan yang tidak memadai termasuk kurangnya tenaga kesehatan seperti dokter spesialis anak, kandungan, bedah, penyakit dalam, serta anestesi dan radiologi.

Adapun solusi pemecahan masalah sementara atas permasalahan dan kendala pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Sebuku, Tulin Onsoi, Sembakung, Sembakung Atulai, Lumbis, Lumbis Ogong, Lumbis Hulu, dan Lumbis Pansiangan disampaikan oleh Hermanus sebagai berikut :

a) Melakukan upaya segera untuk melakukan proses dokumen perizinan dan persyaratan peningkatan status rumah sakit Pratama Sebuku menjadi rumah sakit kelas D yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis bedah, dokter spesialis kandungan, dokter spesialis anak, dan dokter spesialis anestesi.

b) Diperlukan dukungan distribusi alokasi anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan melalui intervensi APBD Kabupaten Nunukan tahun anggaran 2025 ini melalui BPKAD Kabupaten Nunukan terkait alokasi anggaran gaji kontrak dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis bedah, dokter spesialis kandungan, dokter spesialis anak, dan dokter spesialis anestesi, maupun kebutuhan penganggaran lainnya yang berkaitan dengan dukungan peningkatan status rumah sakit Pratama Sebuku dan fasilitas penunjang lainnya menjadi rumah sakit kelas pada tahun 2025 ini.

“Jika status RS Pratama Sebuku dinaikkan menjadi rumah sakit kelas D, maka pelayanan kesehatan dasar seperti spesialis penyakit dalam, bedah, kandungan, anak, hingga anestesi bisa tersedia langsung di daerah. Ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan di wilayah 3T,” tegas Wakil Bupati.

Hermanus berharap, dengan dukungan dari berbagai pihak peningkatan status RS Pratama Sebuku segera terealisasi agar masyarakat perbatasan tidak lagi tertinggal dalam mengakses layanan kesehatan yang layak dan memadai.

Selanjutnya Wabup melakukan peninjauan lokasi lahan pemukiman baru warga Desa Apas yang terdampak banjir dan meninjau jalanan rusak (belum di aspal) di Desa Harapan menuju Desa Tetaban.

(PROKOMPIM)

Bupati Nunukan H. Irwan Sabri Hadiri acara malam ramah tamah bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menghadiri acara malam ramah tamah bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Timur . Tampak juga turut hadir Forkopimda Kabupaten Nunukan dan pimpinan instansi vertikal serta pimpinam BUMD Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini dilaksanakan di New Lenfin Cafe, Selasa (15/04/25).

Di awal sambutannya Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala Kantor Wilayah Dirjen Imigrasi Kalimantan Timur Syahrioma Delavino di kabupaten Nunukan.

” Sungguh satu kehormatan dan kebanggaan yang besar bagi kami bisa menerima kunjungan ini. Mudah – mudahan kunjungan ini menjadi awal yang baik bagi kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dan Dirjen Imigrasi Kalimantan Timur di masa – masa mendatang”, tutur Bupati Nunukan.

Lanjut dikatakanya hubungan dan sinergi yang baik diantara stakeholder di pemerintahan merupakan modal yang sangat berharga dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.

“Saya berharap dengan pertemuan ini, kita bisa saling kenal, memberikan masukan dan saran demi kemajuan bersama.” Ungkap H. Irwan.

Menurut Bupati H. Irwan, diantara kantor imigrasi yang berada di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Kantor Imigrasi Nunukan mungkin menjadi kantor yang paling sibuk dan paling dinamis. Hal ini dikarenakan jumlah masyarakat yang mengurus pembuatan paspor dan dokumen keimigrasian lain relatif banyak, pelayanan keimigrasian seperti pembuatan ijin tinggal, pengawasan tenaga kerja asing dan yang lain juga lebih tinggi dibandingkan dengan kantor imigrasi di daerah yang lain.

Tingginya aktivitas layanan keimigrasian tersebut, menurut Bupati disebabkan oleh posisi kabupaten Nunukan yang berada langsung di perbatasan negara Malaysia, terlebih Nunukan juga merupakan salah satu pintu keluar masuk menuju Malaysia.

Pada satu sisi, tingginya aktivitas pelayanan keimigrasian tersebut telah menimbulkan dampak meningkatnya aktivitas ekonomi di masyarakat, namun pada sisi yang lain juga ada kerawanan atas pelanggaran aturan – aturan keimigrasian termasuk juga pelanggaran lainnya seperti perdagangan manusia, penyelundupan narkoba, hingga ancaman terhadap kedaulatan negara.

“Kita bersyukur, berkat kerja keras dari seluruh jajaran kantor Imigrasi Nunukan, yang bekerjasama dengan seluruh stakeholder terkait dan support seluruh masyarakat, sampai saat ini semua kerawanan tersebut masih mampu diminimalisir”, tambahnya.

Lanjut dikatakan kunjungan Kepala Kantor Wilayah Dirjen Imigrasi Kalimantan Timur akan makin menambah semangat dari seluruh jajaran kantor Imigrasi Nunukan untuk terus bekerja lebih baik dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, sesuai dengan motto – Melayani dengan Tulus dalam Menjaga Pintu Gerbang Bangsa Indonesia”, Ungkapanya.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Syahrioma Delavino pada kesempatan sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Nunukan memiliki posisi yang sangat penting sebagai gerbang perbatasan negara, oleh karena itu sinergi antara Imigrasi dan seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah daerah, aparat keamanan, maupun instansi vertikal menjadi kunci dalam menjaga kedaulatan, keamanan dan pelayanan publik yang optimal.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang selama ini telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan dan Forkopimda, khususnya dalam mendukung kinerja dan penguatan peran kantor imigrasi Nunukan, termasuk dalam berbagai inovasi pelayanan keimigrasian hingga pengawasan orang asing.

Harapan kami semoga ke depan sinergi ini terus terjalin dengan baik, dan kunjungan kami hari ini dapat membawa semangat baru dalam memperkuat tata kelola pemikiran yang humanis profesional dan berintegritas”, ungkapnya.

(PROKOMPIM)

Wabup Hermanus Rayakan Minggu Palma Bersama Umat Katolik di Stasi ST. Santa Stanisius BSI Seimanggaris

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan Hermanus menghadiri undangan dari Ketua Stasi Bhumi Simanggaris Indah (BSI) Bernadinus Ran Mantur dan segenap Umat Katolik BSI untuk bergabung dalam Misa Minggu Palma yang dilaksanakan di Gereja Katolik ST. Santa Stanislaus BSI Desa Sekuduyan Taka Kecamatan Seimenggaris, Minggu, 13 April 2025.

Tiba ditempat acara, Wabup Hermanus disambut dengan prosesi adat, yang kemudian dilanjutkan dengan tarian penjemputan yang dibawakan oleh anak anak dari Gereja Katolik BSI. Dengan rapi para jemaat Gereja, Wabup Hermanus juga ikut berbaur bersama umat dengan melambai lambaikan daun Palma memasuki Gereja secara teratur, sambil menyanyikan pujian pujian dengan lagu yang dilanjutkan dengan prosesi Ibadah Misa Bersama Minggu Palma.

Bagi umat Katolik, perayaan Hari Minggu Palma untuk mengenangkan awal kisah sengsara Yesus. Dalam perayaan tersebut dikenang peristiwa masuknya Yesus ke Kota Yerusalem dan dielu-elukan oleh orang banyak dengan daun palma di tangan.

Daun palma dalam Gereja Katolik itu sendiri melambangkan kemenangan Kristus, kesetiaan, kehidupan kekal, dan kesaksian iman.

Tampak Wabup Hermanus bersama segenap umat mendengar khotbah dari pastor Mario Benediktus Lumban Gaol, OFM CONV.

Dalam sambutan Wabup Hermanus mengajak masyarakat umat Katolik yang ada di BSI untuk tetap semangat dalam menjalani hidup, karena menurutnya dengan semangat akan membuat hidup lebih senang dalam menjalani hidup.

” Kami baru dilantik kurang lebih 52 hari pasca dilantik, dan belum banyak yang bisa kami kerja, kami masih sifatnya mendengarkan, dan mencari formula yang pas untuk di wilayah tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wabup Hermanus juga mengatakan bahwa kehadirannya menghadiri Minggu Palma merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, karena jabatan Wakil Bupati memang sebagai pelayan masyarakat yang ada di Kabupaten Nunukan.

Sebelum menutup sambutannya, Wabup Hermanus juga memberikan uang penyemangat kepada ketua Stasi BSI sebagai awal dalam pembangunan Geraja Katolik. Dan memang keluhan dari Umat Katolik yang berada di BSI mengeluhkan adanya Gereja Katolik yang permanen, karena masih menggunakan gedung sekolah bekas SMP yang tidak terpakai sehingga dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah.

” Uang ini hanya awal atau penyemangat dalam spirit membangun Gereja, dan saya minta supaya dikomunikasikan kepada BSI terkait HGU lahan dan dibebaskan agar tertib secara administrasi, sehingga kalau mau di bantu aman, baik itu dari perusahaan maupun dari pemerintah nantinya,” tambahnya.

Tidak lupa Ketua Stasi BSI Bernadinus Ran Mantur menyampaikan terimakasihnya atas kehadiran Wakil Bupati Nunukan Hermanus di kegiatan mereka, menurutnya suatu kehormatan yang tak terhingga Wabup Hermanus menyempatkan waktunya memenuhi undangannya.

(PROKOMPIM)

Perkuat Kerukunan, FKUB Nunukan Gelar Coffe Morning

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan Hermanus.S.Sos didampingi kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nunuka Hasan Basri hadiri acara “Coffee Morning” yang diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Nunukan di rumah kediaman I Made Wirama, jalan Sungai Fatimah, Sabtu pagi (12/04/2025).

Kegiatan yang diberi nama “Coffee Morning dan Sarapan Bersama” ini adalah untuk menjalin silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang ada di kabupaten Nunukan.

Turut Hadir jajaran pengurus FKUB Kabupaten Nunukan yang merupakan semua Perwakilan Agama dan Kepercayaan (Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, Khong Hu Chu dan Penghayat). Kegiatan ini juga turut dihadiri ketua Baznas Nunukan Ustadz Zahri Fadli.

Ketua FKUB kabupaten Nunukan Ustadz H. Hermansyah menyampaikan bahwa Kegiatan ini merupakan kegiatan rutinitas yang dilaksanakan oleh FKUB yang dilakukan setiap bulannya.

“Kita akan upayakan acara semacam ini diadakan rutin setiap bulan dengan tempat dan lokasi yang berbeda beda” Ucap Ketua FKUB.

Berbagai topik bahasan dibicarakan diantaranya saran dan masukan dari masyarakat yaitu mulai dari radikalisme, persoalan terkait jalan masyarakat dan kebutuhan air bersih untuk masyarakat sei fatimah.

Di kesempatan ini wakil Bupati Hermanus menyampaikan apresiasi langkah-langkah kedepan FKUB yang telah digagas.

“Instrumen seperti ini mulai dari hulu hingga hilir ini kita bisa bersama-sama berkolaborasi demi rakyat khususnya di kabupaten Nunukan. Dari 17 program unggulan pemerintah sekarang, dimana program yang mendesak dibutuhkan masyarakat kita seperti jalan, air bersih maupun infrastruktur lainnya kita sudah mulai untuk kita kerjakan melalui RPJMD.” Ucap Wabup.

Lebih lanjut, Hermanus mengatakan terkait air bersih juga menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Berkaitan dengan air bersih kita sudah petakan dalam program unggulan kami, agar air di pulau Nunukan ini tidak ada lagi masalah mulai dari lahan maupun pembangunan embung nantinya segera di maksimalkan”, tambahnya.

Untuk jalan masyarakat Hermanus berharap perusahaan-perusahaan yang ada di Nunukan mau bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah maupun Pihak FKUB sesuai dengan ketentuan, agar kebutuhan masyarakat bisa sama-sama dipenuhi.

(PROKOMPIM)