Rencana Pembukaan Badan Jalan Hingga Rehab RTLH, TMMD ke 124 Tahun Anggaran 2025 Resmi Dibuka

NUNUKAN – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah program kerja sama antara TNI dan pemerintah untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan. 

Tujuan dari TMMD adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

Bertempat di lapangan SDN 005 Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, Bupati Nunukan Bpk. H Sabri, SE, yang diwakili oleh Plt. Sekretaris Daerah Kab. Nunukan Bpk. Ir. Jabbar yang bertindak selaku pemimpin upacara dan sekaligus membuka secara resmi kegiatan TMMD tersebut.

Dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakannya Ir. Jabbar mengatakan bahwa TMMD kali ini menjadi sebuah momentum yang patut disyukuri, karena kegiatan dan program ini adalah bentuk kebersamaan, keharmonisan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, dan telah menjadi salah satu pilar untuk tetap tegaknya NKRI.

Mewakili Bupati Nunukan, Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota TNI dan semua masyarakat di Kelurahan Mansapa yg sudah ikut terlibat dan mensukseskan acara TMMD tahun 2025 ini dengan penuh Kebersamaan dan saling mendukung utk kesejahteraan bersama.

Dalam laporan kesiapan kegiatannya, Dandim 0911 Nunukan Letkol Albert Franstesca menyampaikan beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan terdiri atas sasaran fisik dan sasaran non fisik.

Untuk sasaran Fisik, selaku petugas pembaca laporan fisik TMMD ke 123 Tahun 2025 Letda Czi Adrizal menjelaskan diantaranya adalah pembukaan badan jalan sepanjang 6 M x 2600 M, pembuatan gotong gorong sebanyak 4 unit, rehab rumah tidak layak huni 1 unit, rehab rumah ibadah dalam hal ini masjid 1 unit, sumber air 5 unit serta pembukaan lahan sebesar 1 hektar. Untuk sasaran non fisik dilaksanakan Pelatihan, seminar, dan penyuluhan. 

Kegiatan TMMD ini sendiri akan dilaksanakan selama 30 hari terhitung sejak tanggal 6 Mei 2025 sampai dengan 4 Juni 2025.

Sebagai rangkaian dari upacara pembukaan TMMD ini dilaksanakan juga penandatanganan program kerja TMMD ke 124 Tahun Anggaran 2025 dari Pemerintah Daerah Kab Nunukan kepada komandan Kodim 0911/Nnk selaku Dansatgas TMMD ke 124 Tahun 2025 Kabupaten Nunukan.

(PROKOMPIM)

Wakapolres Wajo Hadiri Upacara Pembukaan TMMD Ke-124 di Desa Temabarang

WAJO – Wakapolres Wajo Kompol Hardjoko, menghadiri upacara pembukaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Ke-124 Kodim 1406/Wajo yang digelar di Dusun Tobulele Desa Temabarang Kecamatan Penrang Kabupaten Wajo, Selasa (06/05/2025).

Kehadiran Wakapolres Wajo ini merupakan wujud sinergitas TNI dan Polri. Dalam kesempatan tersebut Wakapolres Wajo Kompol Hardjoko, menyampaikan dukungan penuh Polri, khususnya Polres Wajo, terhadap kegiatan TMMD.

“Polres Wajo sepenuhnya mendukung kegiatan Operasi Bhakti TMMD di Kabupaten Wajo, khususnya yang dilaksanakan oleh Kodim 1406/Wajo Kodim. Kami siap menunjang program TMMD,” kata Kompol Hardjoko.

Upacara pembukaan dibuka langsung oleh Bupati Wajo H. Andi Rosman, bersama Ketua DPRD Kabupaten Wajo Ir. H. Firmansyah Perkesi dan beberapa pejabat penting lainnya.

TMMD merupakan program terpadu yang melibatkan TNI dan masyarakat dalam rangka mempercepat pembangunan di daerah pedesaan. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat setempat.

(Humas Polres Wajo/*Vetty Rilla)

Pendirian K3LDP Butuh Perjuangan Yang Sangat Keras  Gimson : Saya Diawasi, Diancam, Bahkan Didatangi Orang Saat Membentuk K3LDP

NUNUKAN – Penasehat Kerukunan Komunitas Karyawan Lokal Desa Payang (K3LDP) Mandiri Group di Linuang Kayan, Sembakung, yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Nunukan dari PDIP Gimson menyampaikan bahwa bukan pekerjaan yang mudah untuk bisa mendirikan, mengembangkan, dan mempertahankan sebuah komunitas karyawan di sebuah perusahaan.

Cerita tentang sulitnya membangun sebuah komunitas karyawan tersebut disampaikan oleh Gimson ketika memberikan sambutan pada acara Musyawarah Besar (Mubes) Ke- 12 K3LDP di Linuang Kayan, Sembakung, Senin (5/5).

Gimson yang pernah belasan tahun bekerja di bagian HRD Mandiri Group itu menceritakan bahwa K3LDP yang digagas pada sekitar tahun 2010 itu awalnya hanyalah sebuah paguyuban yang terdiri dari beberapa orang yang punya mimpi ingin membentuk wadah bagi karyawan lokal, khususnya karyawan yang berasal dari Suku Dayak dan Suku Tidung.

Dalam perjalanannya, keberadaan paguyuban tersebut ternyata banyak ditentang, dan menimbulkan pro kontra baik di kalangan karyawan maupun perusahaan.

“Saya mulai diawasi, diancam, bahkan didatangi oleh orang – orang yang meminta kepada saya untuk menghentikan perjuangan ini. Tapi dengan niat yang baik dan tulus untuk kebaikan banyak orang, saya tidak pernah mundur, semakin ditentang dan diancam, saya justru tambah semangat,” ujarnya.

Mengetahui kegigihan dan kebulatan tekad Gimson dan beberapa temannya untuk membentuk paguyuban, pihak perusahaan pada akhirnya bisa menerima, bahkan memberikan dorongan positif. Pihak manajemen perusahan bahkan siap memberikan training dan upgrade keahlian atau skill up terhadap para karyawan lokal agar bisa makin berkembang.

Saat ini K3LDP terus berkembang, dan jumlah anggotanya diperkirakan sudah mencapai 700-an orang. Bahkan anggotanya tidak hanya dari masyarakat lokal saja, karyawan dari etnis dan suku – suku yang lain pun mulai ikut bergabung, seperti Suku Jawa, Bugis, Batak, Toraja, Banjar, Sunda, dan lain sebagainya.

Gimson berharap, jumlah anggota K3LDP bisa terus bertambah, sehingga masyarakat lokal bisa ikut merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan.

“Masyarakat lokal tidak boleh hanya jadi penonton, mereka juga harus bisa menikmati kekayaan alam yang ada di sekitarnya, baik masyarakat dan perusahaan harus sama – sama maju dan berkembang,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama Wabup Hermanus mengapresiasi peran aktif kaum buruh dan serikat pekerja dalam menjaga kondusivitas daerah serta mendukung terciptanya iklim investasi yang sehat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan, saya mengucapkan terima kasih atas sinergi, kolaborasi, dan komunikasi yang telah terjalin baik dalam menjaga keberlangsungan investasi di Kabupaten Nunukan. semua memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan daerah,” imbuhnya.

(PROKOMPIM)

Sumbang Devisa Ratusan Miliar, Wabup Hermanus Berharap Mandiri Group Terus Beroperasi dan Membuka Lapangan Kerja Bagi Masyarakat di Sekitarnya

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan Hermanus mengucapkan terima kasih kepada Mandiri Group, perusahaan batubara yang berlokasi di Linuang Kayam, Sembakung, karena selama ini telah menyumbang devisa melalui Dana Bagi Hasil (DBH) yang sangat besar bagi Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Ucapan terima kasih itu disampaikan Hermanus sesaat sebelum membuka Musyawarah Besar (Mubes) Ke – 12 Kerukunan Komunitas Karyawan Lokal Desa Payang (K3LDP) di Linuang Kayam, Sembakung, Senin (5/5).

Hadir dalam acara pembukaan Mubes K3LDP tersebut Anggota DPRD Kabupaten Nunukan dari PDIP Gimson, Ketua TBBR Kalimantan Utara Muriono, perwakilan Manajemen mandiri Group, para ketua adat, dan ratusan anggota K3LDP.

“Dalam kesempatan yang baik ini, selaku pemerintah saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Manajemen PT. Mandiri Inti Perkasa dan Group karena telah ikut menyumbangkan devisa yang sangat besar bagi Pemerintah Kabupaten Nunukan. Setiap tahun, devisa yang diberikan melalui dana bagi hasil (DBH) kurang lebih Rp. 150 miliar, ini jumlah yang sangat besar,” kata Hermanus.

Hermanus berharap, Mandiri Group bisa terus beroperasi, terus berkembang, dan memberikan manfaat bagi daerah, serta bagi masyarakat di sekitarnya.

Namun Hermanus mengingatkan supaya Mandiri Group memberikan peluang dan kesempatan yang lebih besar kepada masyarakat lokal untuk ikut bekerja di perusahaan.

“Ada pepatah : dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, penterjemahan dari kalimat ini adalah melalui pemberdayaan masyarakat lokal untuk ikut bekerja di perusahaan, supaya baik perusahaan dan masyarakat bisa maju dan sejahtera bersama – sama,” ujarnya.

Sementara kepada jajaran pengurus K3LDP, Hermanus meminta agar K3LDP menjadi agen – agen perubahan untuk membuka mindset dan meningkatkan kualitas skill masyarakat di sekitar perusahaan.

“Kalau masyarakat sudah punya skill, mereka nanti bisa langsung bekerja ketika ada peluang (lowongan),” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu Deputi Manajer Produksi di Mandiri Group Ikhsan berharap supaya K3LDP bisa menjadi jembatan yang mempertemukan kepentingan para karyawan dengan kepentingan perusahaan.

“Besar harapan kita, K3LDP bisa terus berkembang dan menjadi besar sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan bagi karyawan, serta bagi masyarakat di sekitar yang belum punya kesempatan bekerja di perusahaan,” kata Ikhsan.

Mubes K3LDP sendiri mengagendakan pemilihan ketua dan pengurus periode tahun 2025 – 2027. Ada tiga psang kandidat yang akan bersaing, yaitu : Julianto Basapali – Neklas Balasi, Dandi – Joshua, dan Risaldi Kasulin – Yosep.

(PROKOMPIM)

BKPMT Kecamatan Nunukan Selatan Resmi Dilantik

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan, Plt. Sekretaris Daerah Ir. Jabbar menghadiri dan menyaksikan secara langsung Pelantikan Badan Kontak Majelis Taklim (BKPMT) Kecamatan Nunukan Selatan yang dilaksanakan di ruang serbaguna lantai V Kantor Bupati Nunukan, Senin (05/05).

Badan Kontak Majlis Taklim Kecamatan Nunukan Selatan merupakan forum komunikasi majelis taklim, oleh sebab itu, sebagai suatu wadah yang menghimpun, mengarahkan dan mengkoordinasikan berbagai kegiatan majelis-majelis taklim yang ada di Kecamatan Nunukan Selatan agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Bupati Nunukan dalam sambutannya yang disampaikan oleh Plt. Sekda mengucapkan selamat kepada pengurus Badan Kontak Majelis Taklim Kecamatan Nunukan Selatan, telah dilantik dan berpesan agar menjalankan tugas serta amanah yang telah dipercayakan dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab.

“Saya berharap BKMT Kecamatan Nunukan Selatan dapat menjadi benteng aqidah dan akhlak masyarakat, sebagai pembina umat serta sebagai perekat ukuwah islamiyah dalam kehidupan masyarakat”, tutur Jabbar.

Disamping itu BKMT diharapkan dapat menyampaikan pesan moral pembangunan kepada warga masyarakat, sehingga masyarakat secara sadar akan ikut terlibat dalam setiap program dan kegiatan pembangunan yang dijalankan.

“Saya berharap perlu membangun hubungan yang baik antara sesama anggota dan pengurus melalui kemampuan komunikasi yang efektif sehingga majelis taklim dapat berperan lebih luas yang bukan hanya menyangkut soal-soal ritual saja tetapi masalah-masalah dalam dimensi ibadah sosial lainnya”, tambahnya.

(PROKOMPIM)