Bupati Nunukan Hadiri Sosialisasi dan Evaluasi Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik, Apa Penilaian Ombudsman ?

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menghadiri Sosialisasi dan Evaluasi Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Nunukan bertempat di ruang rapat VIP lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Kamis (15/05).

Turut hadir pada acara tersebut Kepala Kantor Perwakilan Ombudsman RI Kalimantan Utara, Plt. Sekretaris Daerah, para Kepala Perangkat Daerah serta para Camat.

Penyelenggaraan pelayanan publik pada dasarnya merupakan suatu sistem kerja yang dibentuk dan ditopang oleh subsistem yang ada di bawahnya serta mendorong Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dari pemenuhan standar pelayanan, sarana prasarana, kompetensi penyelenggara layanan dan pengelolaan pengaduan.

Bupati Irwan Sabri pada kesempatan itu mengatakan bahwa dalam menyelenggarakan pelayanan publik, ada dua aspek yang harus dipatuhi dan dipenuhi. Pertama aspek penatalaksanaan dalam bentuk pemenuhan persyaratan dan ketentuan administrative berupa kepatuhan terhadap norma, standar, kriteria dan prosedur (NSPK) yang telah ditetapkan. Kedua, aspek substansi berupa output (produk langsung) maupun outcome (dampak dan manfaat) langsung maupun tidak langsung yang dirasakan masyarakat atas suatu penyelenggaraan layanan.

“Perlu diingat bahwa pelayanan publik adalah wajah pemerintah. Sehebat dan sebanyak apapun prestasi dan penghargaan yang kita peroleh di berbagai bidang, jika pelayanan publik kita kepada masyarakat tidak baik atau tidak memuaskan, maka penghargaan apapun itu menjadi kurang berarti”, ucap Irwan.

Selanjutnya, Kabupaten Nunukan masuk kepatuhan penyelanggara pelayanan publik dengan kepatuhan tertinggi yakni mencapai 92,19 atau A tahun 2024. Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Perwakilan Ombudsman RI Kalimantan Utara Maria Ulfah.

Pada tahun 2022 kepatuhan penyelanggara pelayanan publik di Nunukan hanya B dengan nilai 81,88 , namun pada tahun 2023 yakni masih B dengan nilai 87,18. Dan di tahun 2024 mengalami kualitas tertinggi yakni mencapai nilai A atau 92,19.

Ada 7 unit layanan yang dinilai yakni Dinas Pendidikan dengan nilai 9388, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu nilai 94,45, Dinas Kesehatan 95,59, Puskemas Sungai Taiwan nilai 88,06, Puskemas Long Bawan nilai 88,54, Dinas Sosial dengan nilai 94, 13, dan ke 7 itu ada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan nilai 90,66. Nilai akhir dan zona yakni 92,19 dengan kategori A, opini kualitas tertinggi.

(PROKOMPIM)

FKUB Gelar Dialog Kerukunan Umat Beragama di Sebatik Barat, H. Irwan Sabri : Kerukunan umat beragama merupakan salah satu hal penting bagi pembangunan yang berkelanjutan

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri yang diwakili oleh Asisten Pemerintah dan Kesra H. Abdul Munir menghadiri sekaligus membuka kegiatan Dialog Kerukunan Umat Beragama yang dilaksanakan oleh FKUB Kabupaten Nunukan di Kantor Desa Setabu Kecamatan Sebatik Barat, Rabu (14/05).

Nunukan merupakan wilayah yang cukup luas dan memiliki kemajemukan serta memiliki penduduk berbagai agama dan suku. Masing-masing suku dan kelompok etnik tersebut memiliki latar belakang budaya dan agama yang berbeda-beda pula.Keberagaman suku dan agama tersebut merupakan modal utama yang akan menopang pembangunan di Kabupaten Nunukan baik melalui penguatan ekonomi, politik dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Nunukan dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten mengatakan bahwa kerukunan umat beragama merupakan salah satu hal penting bagi pembangunan yang berkelanjutan dan harmonisasi kehidupan sosial di tengah keberagaman agama yang ada di Kabupaten Nunukan.

Melalui kegiatan dialog tersebut, Bupati Nunukan berharap dapat menjadi wadah untuk saling bertukar pikiran dan bekerja sama dalam memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi serta dapat menjadi jembatan yang akan menyatukan perbedaan, menjadi wasilah yang akan membangun kesepahaman dan menjadi sarana yang akan memperkuat persaudaraan.

“Saya mengajak kepada kita semua marilah kita bersama-sama berkomitmen untuk menjaga dan memperkuat kerukunan antarumat beragama, menjadikan Kabupaten Nunukan sebagai contoh keberhasilan kerukunan umat beragama di Indonesia”, ungkapnya.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penandatanganan rekomendasi hasil dialog kerukunan Kecamatan Sebatik Barat serta kunjungan silaturahmi pengurus FKUB Kabupaten Nunukan di Kantor Camat Sebatik Barat untuk membahas pembangunan tempat

(PROKOMPIM)

Dari Aksi Donor Darah, Sunatan Massal Hingga Ibadah, Beginilah Umat Kristen di Nunukan Rayakan Paskah

NUNUKAN – Berada di atas “Meja Operasi”, puluhan anak anak itu terbaring dengan berbagai gaya dan ekspresinya. Sementara dokter dan perawat mengerjakan tugasnya, mereka berusaha melewati proses itu dengan berbagai cara, ada yang sambil bermain game dari gawainya, ada yang tenang dan rileks, namun ada juga yang tegang bahkan berteriak menangis. Sementara itu di ruang sebelah yang hanya dibatasi tirai kain, anak anak yang baru datang dan mendaftar bersiap siap, mengganti celana mereka dengan sarung yang dibagikan panitia.

Itulah sepenggal gambaran suasana kegiatan Skining kesehatan dan sunatan massal yang diselenggarakan oleh Panitia Perayaan Paskah dan HUT BAMAG Nunukan ke 41 Tahun 2025 yang ditempatkan di Gereja Kerapatan Pantekosta (GKP) Filadelfia Binusan, Sabtu 10 Mei 2025.

Sasaran kegiatan ini adalah warga masyarakat yg berada disekitar Desa Binusan kilometer 2 hingga kilometer 8 yang selama ini sulit untuk menjangkau fasilitas kesehatan. Sebanyak 55 orang yang melaksanakan skrining kesehatan dan 33 anak yang melaksanakan sunatan massal gratis.

Program ini merupakan program berbagi kasih kepada sesama dalam rangkaian momen Paskah umat kristen dan HUT BAMAG ke 41 tahun.

Menurut ketua panitia Beny Patisadia S.Hut M.AP kehadiran program panitia ini adalah bukti bahwa kepedulian kepada sesama, melayani sesama tanpa memandang satu sama lain.

Benny menjelaskan, kegiatan bahwa pemeriksaan kesehatan yang dilakukan adalah skrining kesehatan semua usia dari anak anak hingga lansia.

“Dan sunatan massal gratis juga diperuntukkan bagi masyarakat yg prasejahtera baik itu umat kristen maupun saudara saudara yang muslim”, tambahnya.

Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama Dinas Kesehatan, RSUD Nunukan dan Perhimpunan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), dengan penanggungjawab kegiatan sunatan dokter spesialis bedah rumah sakit umum nunukan dr. Kamardi, Sp.B.

Kegiatan ini lanjut Benny menjelaskan bahwa disamping menggugah rasa kepedulian dan melayani sesama juga mendukung program program pemerintah kabupaten Nunukan dalam melaksanakan pemeriksaan kesehatan.

” Sehingga diharapkan kedepan aksi aksi seperti ini dapat juga terus dilakukan oleh berbagai persekutuan persekutuan atau paguyuban paguyuban bahkan pemerintah daerah sehingga upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Nunukan dapat terwujud”, tambahnya.

Dua minggu sebelumnya, panitia penyelenggara juga melaksanakan donor darah berlokasi di gedung TK Eben Hezer jl. Sutanto nunukan dengan jumlah pendonor 50 orang.

“Namun yg berhasil menyumbangkan darahnya ada sekitar 24 kantong darah yg dapat digunakan kedepan oleh PMI dalam melayani pasien2 yg sangat membutuhkan”, Tambahnya.

Selain agenda Donor Darah, Skrining kesehatan, dan Sunatan Massal, panitia penyelenggara juga akan melaksanakan agenda selanjutnya yakni aksi pembagian bantuan sosial bagi umat Kristen yang sangat membutuhkan berupa paket sembako dan tanggal 24 Mei 2025 sebagai puncak acara akan dilaksanakan Ibadah Paskah di gedung Akbar Ali Nunukan.

” Semoga seluruh rangkaian kegiatan bisa berjalan dengan baik, terlebih Bapak Bupati dan Wakil Bupati juga menyampaikan atensi dan apresiasinya sewaktu kami (bersama Ketua BAMAG Kab.Nunukan) menyampaikan rangkaian agenda kegiatan ini”, ujar Benny di akhir wawancaranya.

Ketua BAMAG Kabupaten Nunukan Yance Tambaru menambahkan, selain kegiatan yang diselenggarakan oleh BAMAG Nunukan, Gereja Gereja di Nunukan juga menyelenggarakan Ibadah dan misa serta berbagai prosesi seperti pawai obor, Ibadah padang dan lain sebagainya.

(PROKOMPIM)

Polsek Pitumpanua Gelar Operasi Pekat di Rumah Kos, Berikan Himbauan Kamtibmas

WAJO – Polsek Pitumpanua Polres Wajo melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan berupa operasi penyakit masyarakat (pekat) dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Sebelum pelaksanaan kegiatan Operasi Pekat, Kapolsek Pitumpanua Kompol Nano, SH, memimpin apel untuk mengecek kesiap siagaan anggota dalam pelaksanakan tugas dan memberikan arahan kepada Personil Polsek Pitumpanua tentang tata cara dalam pelaksankan tugas dan mengutamakan keselamatan serta mengutamakan senyum sapa salam.

Kegiatan Pekat dilakukan berbagai tempat rumah-rumah kos yang ada di Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo yaitu Jalan Sungai Kahar Kel. Bulete Kec. Pitumpanua Kab. Wajo Jalan Idris Kel. Bulete Kec. Pitumpanua Kab. Wajo Jalan Mesjud Raya Kel. Bulete Kec. Pitumpanua Kab. Wajo. Selasa (13/5/2025).

Operasi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Pitumpanua Kompol Nano dan melibatkan anggota Reskrim, Intel, serta Bhabinkamtibmas Polsek Pitumpanua.

Dalam operasi tersebut, tidak ditemukan adanya pasangan muda-mudi yang berada didalam rumah kos dan Kapolsek Pitumpanua Kompol Nano, memberikn himbauan kepada penyewa kos agar tidak menerima tamu sembarangan dan tidak memperbolehkan laki-laki yang bukan pasangan sahnya nginap bersama-sama didalam rumah kos atau rumah kontrakan.

“operasi ini bukan saja rumah-rumah kos akan tetapi melaksanakan patroli ditempat-tempat yang dianggap rawan gangguan kamtibmas demi utk mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Kecamatan Pitmpanua,” Ungkapa Kompol Nano.

(Kasi Humas Polres Wajo/*Vetty Rilla) 

Kegiatan Patroli Biru “Blue Light” Antisipasi Gangguan Kamtibmas Diwilkum Polsek Sabbangparu Polres Wajo

WAJO – Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pada malam hari, Personil Regu jaga Polsek Sabbangparu Polres Wajo AIPTU Muliadi bersama BRIPKA Haryadi dan BRIGPOL Wiwin Saputra melaksanakan patroli malam dalam bentuk Blue Light Patrol pada Minggu (11/5/2025). 

Patroli ini dilakukan dengan menyisir sejumlah titik rawan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan terutama aksi kejahatan jalanan.

Kapolsek Sabbangparu IPTU Alfian Mahajir melalui AIPTU Muliadi menyampaikan bahwa kegiatan ini, dilaksanakan secara kontinyu guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dalam wilayah Kecamatan Sabbangparu untuk menciptakan situasi tetap aman dan kondusif serta kegiatan tersebut merupakan program prioritas Polres Wajo untuk menekan terjadinya tindak pidana khususnya pada jam-jam rawan.

“Kami terus meningkatkan patroli malam, terutama di lokasi-lokasi yang dianggap rawan, guna memastikan situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Adapun sasaran dalam Patroli tersebut yang dilaksanakan yaitu pemukiman warga, pertokoan, rumah toko, dan tempat-tempat yang dianggap rawan terjadinya tindak kejahatan serta tempat obyek vital seperti BRI, Alfa mart, mesin ATM, Brilink dan SPBU yang ada di Kecamatan Sabbangparu, menjalin silaturahmi dengan tokoh masyarakat serta mengajak seluruh element masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. di wilkum Polsek Sabbangparu.

Sementara hal yang sama dungkapkan Kapolsek Sabbangparu IPTU Alfian Mahajir bahwa kegiatan patroli Blue Ligth rutin sebagai upaya preventif kepolisian khususnya polsek Sabbangparu guna mencegah segala bentuk gangguan kamtibmas terutama dari aksi kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Dalam pelaksanaan patroli, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada dan segera melaporkan kepada pihak Polsek Sabbangparu maupun layanan pengaduan Polri 110, jika menemukan hal mencurigakan. Masyarakat diimbau untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan bersama aparat kepolisian.

“Patroli ini diharapkan dapat menekan angka kriminalitas serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga, terutama di malam hari, ” Tutup Kapolsek.

(Kasi Humas Polres Wajo/Vetty Rilla*)