Pemkab Nunukan Ramah Tamah Bersama Plt. Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung RI

NUNUKAN – Yang utama dalam momentum pertemuan ini adalah dapat semakin mempererat tali silaturahmi dan memperkuat komunikasi serta koordinasi yang telah terjalin baik selama ini antara pemerintah daerah kabupaten Nunukan dan Kejaksaan negeri Nunukan. 

Hal itu disampaikan oleh Bupati Nunukan H. Irwan Sabri pada acara malam ramah tamah bersama Plt. Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung RI, R. Febrytrianto S H M H beserta rombongan di Cafe Sayn Nunukan, Kamis (15/05/2025).

Lebih lanjut dalam kesempatan sambutan selamat datangnya tersebut Bupati H. Irwan menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan Kejaksaan Agung dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan penegakan hukum.

H. Irwan pada kesempatan ini juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Nunukan.

Pada kesempatan ini, Plt. Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung RI R. Febrytrianto SH MH mengatakan hal ini adalah kunjungan pertamanya di Kabupaten Nunukan.

Febrytrianto menjelaskan kunjungan ini adalah dalam rangka mengakselerasikan hubungan kerjasama antara pemerintah daerah kabupaten Nunukan dengan Korps Adhyaksa yang berada di wilayah kerja kabupaten Nunukan.

Dalam kesempatan ini Febrytrianto menyampaikan informasi bahwa Kementerian Dalam Negeri, dalam hal ini Mendagri akan membentuk tim terpadu tentang Forkopimda yang memiliki fungsi untuk menyelaraskan tugas pokok dan fungsi dari Forkopimda yang ada di setiap daerah sehingga ada keselarasan, sinergitas dan kekompakan antara pemda dan Forkopimda. 

Tim terpadu ini menurut Febrytrianto direncanakan akan diketuai oleh Mendagri langsung dan nantinya akan membentuk tim tim terpadu dari setiap daerah yang ada di wilayah kerja hukum Republik Indonesia.

Dalam malam ramah tamah ini, tampak hadir Kajati Kalimantan Utara Amie Wulandari S H MH, Forkopimda Nunukan, serta jajaran pejabat dan staf Kejaksaan Negeri Nunukan.

(PROKOMPIM)

Kabupaten Nunukan Menjadi Salah Satu Titik Rentan TPPO, KPAI Gelar Rakor di Nunukan

NUNUKAN – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menggelar rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk membahas isu perlindungan anak dan penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TTPO).

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua KPAI, Ai Maryati Solihah, M.Si dan dihadiri oleh Plt. Sekda Nunukan Ir.Jabbar, M.Si serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta Kapolres Nunukan.

Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Forkopimda Lantai I Kantor Bupati Nunukan. Kamis (15/05).

Dalam surat kunjungan nya KPAI menyebutkan menurut data Kepolisian Republik Indonesia, Kalimantan Utara adalah salah satu provinsi dengan kasus TPPO tertinggi di Indonesia dan daerah yang paling sering menjadi titik rentan TPPO di Kalimantan Utara adalah Kabupatan Nunukan yang lokasinya berbatasan langsung dengan negara Malaysia. Perdagangan orang adalah masalah multidimensi yang membutuhkan perhatian dan kerjasama semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan organisasi non-pemerintah

Ketua KPAI dalam pertemuan tersebut mengapresiasi setinggi-tingginya karena diterima dengan baik.

” Kehadiran bapak ibu sekalian merupakan komitmen untuk anak-anak Indonesia terus-menerus ingin mengajak semua pihak untuk selalu mengutamakan perlindungan anak-anak kita”, ucap Maryati.

Maryati menjelaskan KPAI sendiri memiliki tugas dengan 7 model perlindungan anak. Di tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual adalah mandatory KPAI sehingga seluruh OPD ini memang memiliki mandat atau aturan dan leading sector yang harus diefektifkan bicara tentang perlindungan anak.

Lebih jauh Maryati mengajak semua pihak bisa memperkuat kerjasama dalam menangani anak anak korban TPPO, terlebih di Kabupaten Nunukan secara spesifik ditetapkan sebagai daerah transit.

“Harapan kita bersama mari anak-anak yang kurang beruntung ini menjadi perhatian kita semua, dan semakin meminimalisir tingkat penderitaan kekerasan, dampak hidup tumbuh kembang yang kurang baik dan kurang optimal pada mereka, karena kalau tidak kita ya siapa lagi”, tambah Maryati.

Maryati juga berharap semua sektor bisa optimis dalam melakukan penanganan. Polri yang memegang kendali Ketua Harian diharapkan yang utama dalam penegakan hukumnya.

“Karena di area ini, kita masih saja bertemu dengan orang yang mengambil keuntungan dan bahkan para tukang makelar dan lain sebagainya yang ternyata mencari kehidupan dalam ruang lingkup seperti ini, hal ini tentu menjadi tantangan besar di dalam penegakan hukumnya”, harapnya.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaam Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Nunukan Faridah Aryani pada kesempatan ini menjelaskan apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Menurut Faridah, Kabupaten Nunukan sendiri saat ini telah memiliki Perda Perlindungan Anak nomor 17 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak.

“Perda selanjutnya yakni Perda nomor 16 tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanganan Korban Perdagangan Orang”, ungkapnya.

(PROKOMPIM)

46 Siswa Siswi SMKS Kesehatan Putra Borneo Nunukan Angkatan XI, Adakan Prosesi Pelantikan, Penyumpahan dan Wisuda Kelulusan Tahun 2025

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan, Kepala Dinas Pendidikan Ahmad menghadiri Acara Pelantikan, Penyumpahan dan Wisuda Siswa Siswi SMKS Kesehatan Putra Borneo Nunukan Angkatan XI Jurusan Asisten Keperawatan dan Asisten Tenaga Kefarmasian Tahun 2025. Kamis (15/5/2025). 

Acara Wisuda Siswa Siswi SMKS Kesehatan Borneo Nunukan yang dilaksanakan di ruang serbaguna lantai V Kantor Bupati Nunukan ini terdiri dari 20 orang Jurusan Farmasi Klinis dan 28 orang Jurusan Asisten Keperawatan.

Dalam sambutan tertulis Bupati, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Nunukan menyampaikan ucapan selamat kepada para siswa siswi SMKS Putra Borneo Angkatan XI yang telah menyelesaikan studi di SMKS Kesehatan Putra Borneo Nunukan.

“Keberhasilan kalian hari ini adalah bukti nyata dari kerja keras, dedikasi, dan semangat belajar yang tinggi,” ungkapnya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada SMKS Kesehatan Putra Borneo Nunukan, sebagai satu-satunya SMK Kesehatan yang ada di Nunukan dan telah memberikan pendidikan berkualitas di bidang kesehatan.

“Kepada siswa siswi, saya berharap kalian dapat mengabdikan keahlian kalian dengan sebaik-baiknya, berdedikasi dalam melayani masyarakat, dan terus mengembangkan diri untuk menjadi profesional yang kompeten,” ujarnya.

Selain itu, dalam sambutannya bupati juga berharap kepada siswa siswi SMKS Kesehatan Putra Borneo agar dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder di bidang kesehatan untuk bersama-sama membangun kesehatan masyarakat yang lebih baik.

Diakhir acara, SMKS Kesehatan Putra Borneo memberikan penghargaan kepada 3 siswa siswi bidang akademik jurusan Asisten Keperawatan atas nama A. Putri Sardila terbaik pertama, Arsila Khaerunnisa terbaik kedua, dan Anastasya Rahmadani terbaik ketiga.

Selain itu 3 siswa siswi terbaik di bidang akademim jurusan Asisten Tenaga Kefarmasian yang menerima penghargaan terbaik pertama atas nama Madisa Najwa Napisa, Terbaik kedua atas nama Uswatun Hasanah, dan terbaik ketiga atas nama Sharmila.

Sedangkan untuk penghargaan bidang akademik diberikan kepada Ferna, juara I Lomba O2SN Bidang Pencak Silat Tahun 2023 Tingkat Provinsi dan Finalis Nasional Lomba O2SN tahun 2023. Divia Abellina Rahma Asnawi, Juara II LKS jurusan keperawatan Tingkat Provinsi. M. Firdaus, juara II lomba O2SN Bidang Pencak Silat Tahun 2023 tingkat provinsi. Madisa Najwa Napisa, Finalis Lomba FIKSI Nasional Tahun 2023. Uswatun Hasanah, juara II Lomba FIKSI Tahun 2024 dan perwakilan Nunukan dalam forum anak-anak Provinsi Tahun 2024.

Pada acara wisuda SMKS Kesehatan Putra Borneo Nunukan kali ini juga dihadiri perwakilan Forkopimda Kab. Nunukan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Ptov. Kaltara wilayah Nunukan, Ketua Yayasan SMKS Kesehatan Putra Borneo Nunukan, Kepala Sekolah SMKS Putra Borneo Nunukan, Serta para wali murid SMKS Kesehatan Putra Borneo Nunukan Angkatan XI.

(PROKOMPIM)

Polres Wajo Apel Pengecekan Personil Operasi Pekat 2025 Dilanjutkan Dengan Giat Razia Dibeberapa Titik

WAJO – Apel pengecekan personil operasi pekat 2025 Polres Wajo dan dilanjutkan dengan kegiatan razia dibeberapa titik. Kegiatan operasi pekat 2025, dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, tim yang dipimpin langsung oleh Kabag OPS Polres Wajo Kompol Jasman Parudi melaksanakan kegiatan patroli sambang dan dialogis di wilayah hukum Polres Wajo, khususnya didalam kota Sengkang, Rabu (14/05/2025) sekitar pukul 22.00 Wita.

Turut hadir dalam operasi Pekat 2025, Kasat Reskrim Polres Wajo Iptu Fahrul, KBO Reskrim Iptu Zainal Abidin AB, Kasi Propam Polres Wajo AKP H. Siswanto .Kasubag Kerma Bag Ops Polres Wajo AKP Patidanus dan para Perwira dan Bintara Polres Wajo yang terlibat dalam operasi Pekat.

Dalam keterangannya, Kabag Ops dan Kasi Propam menyampaikan agar kegiatan razia tetap dilaksanakan secara tegas namun tetap humanis, jaga keselamatan, hindari penggunaan senpi dalam giat razia dan semoga tugas ini dapat bernilai ibadah.

“Kami tidak hanya melakukan patroli, tetapi juga pendekatan dialogis kepada masyarakat agar mereka merasa aman dan turut berperan menjaga lingkungan,” ujar Kabag OPS Polres Wajo Kompol Jasman Parudi.

Tim operasi pekat 2025, menyusuri kawasan Hotel Ashar jalan Masjid Raya Sengkang, Rumah bernyanyi Hoki Jalan Rusa Sengkang dan Rumah bernyanyi Tarara Tanjongnge jalan Budi Utomo Sengkang Kab.Wajo untuk memantau situasi dan memberikan imbauan kamtibmas kepada pengunjung serta pelaku usaha di sekitar lokasi.

Dalam pelaksanaan patroli, petugas mengamankan 2 ekor ayam dan 1 buah ring/arena sabung ayam di jalan Pahlawan Sengkang

“kami temukan 2 ekor ayam dan 1 buah ring/arena sabung ayam barang bukti yang mengarah pada dugaan sering dipakai sambung ayam. Saat ini, telah kami serahkan kepada Satreskrim untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Pekat Polres Wajo 2025 untuk memberantas penyakit masyarakat, mulai dari premanisme, perjudian, hingga penyalahgunaan narkotika. Polres Wajo terus mengimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi serta bekerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan.

(Kasi Humas Polres Wajo/*Vetty Rilla)

Tiba di Pelabuhan Liem Hie Djung, Bupati Nunukan Sambut Plt. Sekretaris Jaksa Agung Bidang Pengawasan RI dengan Prosesi Adat Tepung Tawar

NUNUKAN – Semua Daerah mempunyai ragam adat dan budaya, di Kabupaten Nunukan juga memiliki tradisi adat dalam menerima tamu yang menginjakkan kaki pertama kali di Kabupaten Nunukan. Tradisi tersebut terus diwariskan dari generasi ke generasi karena dianggap mewakili nilai-nilai yang dianut masyarakat wilayah Nunukan.

Biasanya tradisi menerima tamu akan dilakukan untuk menyambut tamu penting yang datang dari luar. Tujuannya untuk menghargai sang tamu sekaligus memberi kesan yang baik.

Beberapa wilayah mengadakan tradisi menyambut tamu dengan tarian. Ada pula yang mengadakan rangkaian upacara khusus yang mengandung makna mendalam.

Untuk Kabupaten Nunukan sendiri penjemputan tamu di lakukan dengan adat Tepung Tawar, yaitu sebuah rangkaian penyambutan yang di alunkan dengan musik tradisional dari gong yang dipukul bersama dengan hadrah sehingga tercipta musik khas dari suku Tidung, kemudian ada penari membawa tampi yang diisi dengan bunga yang nantinya diinjak tamu yang datang sebagai sebuah penghargaan, kemudian salah satu tokoh adat menyambut dengan menaburkan beras kuning di bahu kiri dan kanan, kemudian dibasuh tangan dengan air kelapa yang baru dipetik, melambangkan tamu tersebut membawa keberkahan untuk Kabupaten Nunukan.

Usai prosesi adat, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri memasangkan rompi adat, disertakan syal, yang diakhiri dengan memakaikan topi yang dinamakan saung, kemudian ucapan selamat datang disampaikan kepada Plt. Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Republik Indonesia R. Febrytrianto, di Pelabuhan Liem Hie Jhung, Kamis 15 Mei 2025.

“Selamat datang pak beserta rombongan di Kabupaten Nunukan,” Ungkapnya sambil tersenyum.

Usai salaman Bupati H. Irwan memperkenalkan anggota Forkopimda yang hadir menyambut kepada Plt. Sekretaris Jaksa Agung Muda sudah berbaris dengan rapi.

(PROKOMPIM)