Tekan Kemiskinan, Gubernur Zainal Ajak Pengusaha Muda Berinvertasi di Kaltara

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menghadiri undangan Buka Puasa Bersama yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltara di Hotel Pangeran Khar, Selasa (25/3).

Dengan mengenakan pakaian batik bermotifkan Kaltara, Gubernur Zainal menyambut baik dan mendukung terselenggaranya acara buka puasa bersama ini. Menurutnya kegiatan semacam ini sangat penting untuk mempererat silaturahmi, dan dapat bersinergi dalam pengentasan kemiskinan di Kaltara.

“Saya berharap kegiatan seperti ini terus menjadi tradisi yang melekat pada tubuh kadin dan pelaku-pelaku usaha di Kaltara, karena sejatinya keberhasilan dan keberkahan sebuah usaha tidak hanya dinilai dari keuntungan materi tetapi juga dari seberapa besar manfaat bagi masyarakat di sekitarnya,” kata Gubernur Zainal.

Ia berpesan kepada para pengusaha muda agar dapat berkolaborasi bersama pemerintah provinsi Kaltara dalam pengentasan kemiskinan. Dukungan tersebut dapat melalui penanaman investasi, yang dengan sendirinya lapangan kerja akan terbuka di Bumi Benuanta.

Turut hadir Plh. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Dr. Bustan, S.E., M.Si., Ketua Umum Kadin Kaltara, Kilit Laing, para pengusaha muda dan unsur Forkopimda Kaltara.

(dksip)

Pemprov Kaltara Maksimalkan Program SOA Di Perbatasan

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si., memimpin rapat evaluasi dan perencanaan kegiatan Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Barang dan Penumpang, di Ruang Rapat Wagub Lantai 3 Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (25/3).

Wagub Ingkong menyampaikan SOA bertujuan membantu penyaluran kebutuhan pokok masyarakat dan biaya perjalanan masyarakat ke wilayah pedalaman dan perbatasan menjadi terjangkau.

“SOA terjadi karena sulitnya akses jalan di suatu daerah. Maka harus adanya sinergi dari pemerintah pusat dan daerah terkait dana SOA,” kata Wagub Ingkong Ala.

Perencanaan SOA merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Gubernur Kaltara Nomor 188.44/K.185/2024 Tentang Alokasi Anggaran pada SOA Barang Kebutuhan Pokok Masyarakat Daerah Pedalaman Perbatasan Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan.

Serta dipertegas dengan terbitnya Surat Keputusan Gubernur Kaltara Nomor 188.44/K.186/2024 Tentang Rute dan Tarif Angkutan Udara Perintis pada Kegiatan SOA Penumpang ke Wilayah Perbatasan di Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Malinau.

Beberapa waktu yang lalu, orang nomor dua di Kaltara ini melaksanakan kunjungan kerja perdananya ke wilayah perbatasan, tepatnya di Kecamatan Krayan Induk, Kabupaten Nunukan.

Hasil peninjauan ini, Wagub Ingkong menemukan pendistribusian kebutuhan logistik masyarakat ke wilayah pedalaman dan perbatasan belum sepenuhnya maksimal dan merata.

Karenanya, ia menekankan diperlukan langkah kongkrit bersama semua pemangku kepentingan agar kebutuhan masyarakat di pedalaman dapat merata. “Dibutuhkan strategi supaya SOA dapat dijangkau desa-desa yang susah diakses jalur darat,” ucapnya.

Turut hadir dalam rapat diantaranya Plh. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Dr. Bustan, S.E., M.Si., Asisten Bidang Administrasi Umum Pollymart Sijabat, SKM., M.AP., Kepala Dinas Sosial Obed Daniel LT, S.Hut., M.M, Kepala Bappeda-Litbang Bertius, S.Hut., dan Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Ferdy Manurun Tanduklangi, S.E., M.Si.

(dkisp)

Kunjungan Kerja Kapolda Kaltara di Kabupaten Nunukan, Tinjau Pos PAM Operasi Ketupat Kayan 2025

NUNUKAN-Kunjungan kerja Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Kapolda Kaltara) Irjen Pol Hary Sudwijanto, S.I.K.,M.Si, dalam rangka peninjauan Pos PAM Operasi Ketupat Kayan 2025 di Kabupaten Nunukan. Rabu, 26/03/2025.

Dalam kunjungan kerja tersebut juga didampingi oleh Wakil Bupati Nunukan Hermanus, S.Sos dan Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas berserta jajaran.

Kapolda Kaltara menyampaikan bahwa terkait operasi ketupat kayan 2025 maka Polda Kaltara telah menyiapkan personel dalam Pengamanan dan pelayanan mudik.

“Polda Kaltara telah menyiapkan 1.577 personel gabungan TNI- Polri dan Unsur instansi Terkait”. Ungkap selaku Kapolda Kaltara.

Lebih lanjut, Kapolda mengatakan dari pelaksanaan kegiatan operasi ketupat kayan 2025, Polda Kaltara juga menyiapkan pos-pos pengamanan dan pelayanan di seluruh Kaltara.

“Kami menyiapkan 44 Pos pelayanan, pos pengamanan dan pos terpadu di seluruh wilayah Kaltara. Untuk seluruh Nunukan tersebar 5 Pos Pam”. Lanjut Kapolda Kaltara.

Hasil peninjauan Kapolda Kaltara mengatakan bahwa semua personel yang terlibat dalam pengamanan dalam kondisi baik dan siap dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Begitu juga, sarana prasarana pendukung seperti peralatan SAR, alat angkut dan peralatan lainnya juga di pastikan siap.

Kegiatan rutin yang perlu di tingkatkan lanjut Kapolda, dengan memfokuskan pada daerah- daerah yang rawan terjadinya gangguan keamanan.
“Rawan gangguan keamanan seperti rumah kosong, tempat- tempat hiburan, tempat perbelanjaan akan dilakukan pengamanan”. Tutur Kapolda Kaltara

Kapolda Kaltara menghimbau kepada masyarakat yang mudik untuk menjaga keselamatan diri dan memastikan rumah dalam kondisi aman.

“Dihimbau para penumpang jaga keselamatan diri, ingat kembali rumah yang di tinggalkan agar dititipkan pada polsek- polsek terdekat atau Koramil yang ada untuk di bantu dalam pengawasan”.Himbau Kapolda

Sementara itu, Wakil Bupati Nunukan juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan dari Kapolda dan memastikan menghadapi jelang lebaran lebih bersinergi menghadapi bulan suci Ramadhan. Wabup juga berpesan agar memastikan rumah dalam keadaan aman.

“Kita menyambut baik dan berterima kasih kunjungan dari Kapolda Kaltara,
Dan dalam mudik pastikan rumah dalam keadaan aman, kendaraan seperti mobil motor dititipkan ke keluarga agar lebih aman”. Tutupnya

Meri

Gubernur Zainal Lantik Pengurus TP-PKK, Dekranas dan Tim Pembina Posyandu Kaltara Periode 2025-2030

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, SH, M.Hum, secara resmi mengukuhkan dan melantik Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), dan Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Provinsi Kaltara, Selasa (25/3).

Dalam acara yang berlangsung di Ruang Serbaguna Gedung Gadis, Gubernur Zainal mengucapkan selamat kepada Hj. Rahmawati Zainal, S.H., yang telah dikukuhkan sebagai Ketua TP-PKK, Dekranasda dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Kaltara masa bakti 2025 – 2030.

“Selamat kepada seluruh jajaran pengurus Tim Penggerak PKK, Dekranasda dan Tim Pembina Posyandu yang telah dilantik pada hari ini,” kata Gubernur Zainal.

Pada pelantikan ini, Gubernur Zainal menitipkan pesan kepada seluruh pengurus agar mampu mengemban amanah dan tugas tanggung jawab dengan sebaiknya. Momen ini juga sebagai perjalanan panjang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tim Penggerak PKK merupakan mitra kerja pemerintah dan organisasi kemasyarakatan yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing – masing jenjang untuk terlaksananya program PKK.

Ia juga berpesan kepada pengurus PKK, diharapkan mampu menjalankan dan juga mensukseskan 10 (sepuluh) program PKK dalam setiap langkah pengabdian PKK Kaltara, yakni terdiri dari gotong royong, pangan, sandang.

Lalu perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan sehat.

Dikatakannya, Dekranasda merupakan mitra strategis pemerintah dalam upaya membangkitkan dan meningkatkan eksistensi UMKM lokal yang ada di Kaltara, memiliki ragam budaya. Sedangkan Tim Pembina Posyandu, memiliki arti yang sangat penting bagi pembangunan di daerah, terkhususnya pembangunan sumber daya manusia yang memilik daya saing.

Gubernur Zainal mengajak seluruh jajaran pengurus yang dikukuhkan dan dilantik, dapat menjadikan momentum ini sebagai wadah konsolidasi serta diskusi demi kemajuan organisasi.

“Saya yakin kita dapat mencapai target pemerintah sebagaimana tercantum dalam visi Indonesia Emas 2045 dan visi Kalimantan Utara yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan,” pungkasnya.

(dkisp)

Ketua Umum Forum Pemred SMSI Menyesalkan Pernyataan Hasan Nasbi, Beri Saran agar Lebih Bijak

Jakarta, 22 Maret 2025 – Ketua Umum Forum Pemred Media Siber Indonesia (SMSI), Dar Edi Yoga, menyesalkan pernyataan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, yang merespons kasus pengiriman kepala babi kepada jurnalis Tempo, Francisca Christy Rosana (Cica), dengan tanggapan yang dinilai tidak sensitif.

“Kami sangat menyesalkan pernyataan tersebut. Ancaman terhadap jurnalis bukan hal yang bisa dianggap sepele. Sebagai pejabat negara, seharusnya beliau menunjukkan empati dan sikap yang lebih tegas dalam mendukung kebebasan pers,” ujar Dar Edi Yoga didampingi Sekjen Forum Pemred SMSI, Penerus Bonar, Sabtu (22/3/2025).

Menurutnya, insiden ini bukan hanya bentuk intimidasi terhadap individu jurnalis, tetapi juga ancaman terhadap kebebasan pers yang dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah dan aparat hukum untuk menangani kasus ini dengan serius dan menemukan pelakunya.

Selain itu, Dar Edi Yoga juga memberikan saran kepada Hasan Nasbi agar lebih bijak dalam menyampaikan pernyataan, terutama terkait isu-isu yang menyangkut kebebasan pers dan keselamatan jurnalis.

“Sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, pernyataan beliau tentu memiliki dampak luas. Kami menyarankan agar beliau lebih berhati-hati dalam memberikan respons dan menunjukkan sikap yang mencerminkan dukungan terhadap kebebasan pers serta perlindungan terhadap jurnalis,” tegasnya.

Dar Edi Yoga menegaskan bahwa jurnalis memiliki peran penting dalam menjaga transparansi dan demokrasi. Oleh karena itu, segala bentuk ancaman terhadap mereka harus ditindak tegas, bukan justru dianggap sebagai bahan candaan.

“Kami mengajak seluruh insan pers untuk tetap solid dan tidak gentar dalam menjalankan tugas jurnalistik. Tekanan dan intimidasi tidak boleh dibiarkan menghambat hak publik atas informasi yang independen dan terpercaya,” tutupnya.

(***)