Anggota Komisi IV DPRD Kaltara Desak Pemprov Kaltara Perbaiki Akses Jalan Kilo 6 Simpang Manis Di Kabupaten Tana Tidung

TANJUNG SELOR– Anggota Komisi IV DPRD Kaltara, Vamelia Ibrahim kembali menyuarakan pembangunan akses jalan di ruas Kilo 6 menuju Simpang Manis Kabupaten Tana Tidung.

Pasalnya kondisi jalan yang rusak ini sering mendapat keluhan dari warga untuk segera dilakukan perbaikan.

Pihaknya menyampaikan bahwa ruas jalan tersebut merupakan wewenang Pemerintah Provinsi, oleh sebab itu pihaknya mendesak Pemprov Kaltara untuk segera menyelesaikannya.

Keluhan ini disampaikan oleh masyarakat saat ia melakaanakan reses beberapa waktu lalu. Vamelia menerima banyak keluhan dari masyarakat soal akses jalan yang kian memprihatinkan di Daerah Pemilihan (Dapil) Tana Tidung.

Tidak sedikit warga yang mengunggah kondisi jalan berlubang di media sosial sebagai bentuk protes dan harapan agar pemerintah cepat bertindak.

“Jalan ini bukan kewenangan kabupaten, tapi provinsi. Jadi kami berharap Pemprov Kaltara segera memprioritaskan perbaikannya,” kata Vamelia beberapa waktu lalu.

Menurutnya, infrastruktur jalan yang baik merupakan kunci pemerataan pembangunan di daerah. Ia menilai, akses yang lancar akan membuka peluang ekonomi baru bagi warga Tana Tidung, mulai dari hasil pertanian hingga kegiatan perdagangan lokal.

“Kalau jalannya mulus, hasil tani bisa cepat dibawa ke pasar, warga juga lebih mudah beraktivitas. Ini soal kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

(Humas DPRD Kaltara)


DPRD Kaltara Tegaskan Pemprov Untuk Optimalkan Potensi Pendapatan Daerah

BULUNGAN- Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai memiliki potensi pendapatan daerah yang cukup besar dari berbagai sektor. Namun, sejumlah potensi tersebut belum tergali secara maksimal.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, H. Achmad Djufrie, menegaskan pentingnya langkah konkret dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk mengoptimalkan potensi tersebut.
“Kita masih terus mengejar pendapatan yang belum tergali. Misalnya, pendapatan dari pelabuhan-pelabuhan seperti di Tengkayu, yang hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal,” sebutnya, Senin (10/11).
Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai memiliki potensi pendapatan daerah yang cukup besar dari berbagai sektor. Namun, sejumlah potensi tersebut belum tergali secara maksimal.
Selain sektor pelabuhan, Djufrie juga menyoroti pajak dari alat-alat berat yang dinilai masih belum digarap secara optimal. Ia meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltara agar lebih fokus menggali potensi tersebut guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, masih banyak sumber pendapatan lain di provinsi termuda ke-34 ini yang perlu digali. Upaya tersebut, kata dia, perlu diiringi dengan sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif untuk memperkuat kemandirian fiskal Kaltara.
“Kita juga terus berupaya menjolok anggaran dari pusat untuk mendukung pembangunan di Kaltara. Seperti pembangunan Sekolah Garuda, itu tidak datang begitu saja, tapi hasil dari perjuangan dan advokasi ke pemerintah pusat,” pungkasnya.

(Humas DPRD Kaltara)

Dukung Benuanta Fest 2K25, H. Alimuddin:Momentum Tunjukkan Jati Diri dan Potensi Ekonomi Kreatif Masyarakat Kaltara

BULUNGAN- Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Alimuddin, bersama Anggota DPRD Kaltara, Kornie Serliany, menghadiri pembukaan Benuanta Fest 2K25 yang digelar di Lapangan Bundahayati, Tanjung Selor beberapa waktu lalu.
Festival tahunan ini menampilkan beragam potensi seni, budaya, dan UMKM Kalimantan Utara. Acara dibuka secara resmi dengan dihadiri berbagai pejabat daerah, termasuk perwakilan dari DPRD Kaltara.
Alimuddin mengatakan, kehadiran DPRD merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya daerah. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda sekaligus ruang promosi bagi pelaku UMKM lokal.
“Benuanta Fest bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk menunjukkan jati diri dan potensi ekonomi kreatif masyarakat Kaltara,” ujarnya.
Festival yang berlangsung selama delapan hari, dari 8 hingga 15 November, ini menyuguhkan pertunjukan musik, tari daerah, lomba kreatif, serta pameran pelayanan publik dari berbagai OPD provinsi dan kabupaten/kota.
Antusiasme masyarakat tampak tinggi. Ribuan pengunjung memadati Lapangan Bundahayati sejak sore hingga malam hari, menikmati suasana meriah festival yang menjadi ikon baru Tanjung Selor.
Dengan semangat kolaborasi dan kreativitas, Benuanta Fest 2K25 diharapkan menjadi magnet wisata baru sekaligus panggung ekspresi bagi pelaku seni dan ekonomi lokal untuk terus tumbuh dan berinovasi.

(Humas DPRD Kaltara)

DPRD Kaltara Minta Pemda Siapkan SDM Lokal Untuk Pembangunan Kaltara

BULUNGAN- Masuknya sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) serta berbagai proyek besar lainnya di Kalimantan Utara (Kaltara) membuka peluang kerja luas bagi masyarakat lokal. Namun, peluang tersebut dinilai hanya bisa dimanfaatkan jika sumber daya manusia (SDM) daerah memiliki kesiapan yang memadai.
Ketua DPRD Kaltara, H. Achmad Djufrie, menegaskan pentingnya langkah konkret pemerintah daerah dalam menyiapkan SDM lokal agar mampu bersaing dan berperan aktif dalam Pembangunan.
“Sejak dini harus ada pemetaan tentang kebutuhan SDM seperti apa yang diperlukan untuk menangkap peluang kerja di Kaltara ke depan,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).
Menurut Achmad Djufrie, pemerintah provinsi, khususnya perangkat daerah terkait, perlu segera menindaklanjuti hal ini agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya pembangunan. “Saya rasa Pak Gubernur harus menekankan kepada perangkat daerah untuk memberi perhatian serius terhadap persoalan ini,” katanya.
Ia menilai, tanpa langkah persiapan yang matang, masyarakat lokal berisiko tertinggal dan sulit terserap di lapangan kerja yang diciptakan oleh berbagai proyek strategis tersebut.
“Dengan adanya pemetaan kebutuhan SDM sejak dini, pemerintah bisa menyiapkan pelatihan dan pendidikan yang tepat. DPRD tentu akan mendorong upaya ini agar masyarakat lokal ke depan tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi pelaku utama pembangunan,” pungkasnya.

(Humas DPRD Kaltara)

Dukung Benuanta Fest 2K25, DPRD Kaltara: Sebagai Ajang Positif bagi Anak Muda dan Pelaku Ekonomi Kreatif di Kaltara

TANJUNG SELOR – Ketua Komisi I DPRD Prov. Kaltara, H. Alimuddin, ST., dan Anggota DPRD Kaltara, Kornie Serliany, ST., menghadiri acara pembukaan Benuanta Fest 2k25 yang berlangsung di Lapangan Bundahayati Tanjung Selor pada hari Sabtu (08/11).

Festival tahunan yang menampilkan beragam potensi seni, budaya dan UMKM Kalimantan Utara ini resmi dibuka dengan kehadiran berbagai pejabat daerah, termasuk anggota DPRD Prov. Kaltara.

Kehadiran anggota DPRD ini menunjukkan bahwa DPRD turut mendukung dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara Benuanta Fest 2k25 ini, dan berharap dapat menjadi ajang positif bagi generasi muda dan pelaku ekonomi kreatif di Kalimantan Utara.

Festival yang digelar selama delapan hari dari tanggal 08-15 November ini menghadirkan berbagai kegiatan seperti pertunjukan musik, tari daerah, perlombaan hingga tak lupa turut diikuti oleh seluruh OPD Prov. Kaltara dan perwakilan Kabupaten/kota yang menampilkan kegiatan-kegiatan pelayanan publik.

Antusiasme masyarakat tampak tinggi, terlihat dengan ramainya pengunjung yang memadati lapangan Bundahayati.

Benuanta Fest 2k25 diharapkan dapat menjadi magnet wisata baru sekaligus ruang ekspresi bagi pelaku seni dan ekonomi lokal untuk dapat terus berkembang.

(Humas DPRD Kaltara)