Wakil Bupati Nunukan Harap Pembahasan Raperda Berjalan Maksimal

IMG_20260615_203835

NUNUKAN – Usai menutup rangkaian Sidang Paripurna Kedua Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026, Wakil Bupati Nunukan Hermanus, S.Sos., menyempatkan diri memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (15/06/2026).

Dalam wawancara tersebut, ia menyampaikan harapan besar terkait kelanjutan pembahasan lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang baru saja disampaikan.

“Kami sangat berharap DPRD Kabupaten Nunukan selaku mitra strategis pemerintah daerah dapat membahas secara mendalam dan menyeluruh terhadap tiga Raperda usulan eksekutif serta dua Raperda inisiatif dari dewan. Ketiga Raperda yang kami ajukan bukanlah aturan biasa, melainkan bersifat sangat strategis. Keberadaannya sangat dibutuhkan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, sekaligus membenahi sistem pengelolaan keuangan dan aset daerah agar lebih akuntabel dan bermanfaat bagi kemajuan Kabupaten Nunukan,” tegas Hermanus.

Menanggapi teguran yang disampaikan oleh perwakilan DPRD terkait rendahnya kehadiran sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam sidang tersebut, Wakil Bupati menyambut baik masukan tersebut dan berjanji akan menindaklanjutinya secara serius.

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan anggota dewan yang telah menyampaikan hal ini. Kritik dan masukan seperti ini justru menjadi cerminan rasa tanggung jawab kita bersama. Kehadiran dan peran aktif kepala dinas sangat dibutuhkan, tidak hanya dalam sidang paripurna, tetapi juga dalam setiap kegiatan strategis yang bertujuan menyelesaikan permasalahan dan memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan segera mengambil langkah konkret melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Penjabat Sementara Sekretaris Daerah selaku pembina Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengevaluasi kinerja dan kedisiplinan seluruh pejabat.

“Memang kami akui, akhir-akhir ini terlihat ada penurunan semangat kerja di lingkungan perangkat daerah. Hal ini menjadi perhatian utama kami. Oleh karena itu, pesan kami kepada seluruh kepala dinas dan jajarannya: bangkitkan kembali semangat kerja, jaga kesehatan, dan berikan pelayanan terbaik dengan senyum dan ketulusan. Kita sadari ada dinamika tantangan yang terjadi, baik di tingkat nasional maupun yang berdampak langsung di daerah, namun tantangan inilah yang harus kita hadapi bersama untuk kemajuan Nunukan,” ujarnya.

Terkait informasi yang menyebutkan posisi pembangunan Kabupaten Nunukan berada di peringkat paling bawah menurut hasil penilaian Bappeda Provinsi Kalimantan Utara, Hermanus menyatakan belum menerima data resmi dan rincian lengkap mengenai hal tersebut.

“Sampai saat ini saya belum mendapatkan laporan resmi mengenai hasil penilaian tersebut. Penyusunan dan penetapan indikator penilaian ini sepenuhnya menjadi kewenangan Bappeda di tingkat provinsi.Oleh karena itu, kami masih menunggu penjelasan dan data yang jelas agar nantinya dapat kita telaah bersama untuk menemukan solusi dan perbaikan ke depannya,” pungkasnya.

(Padli/admin)