NUNUKAN – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Kodim 0911/Nunukan menggelar kegiatan Gerakan Indonesia Asri yang dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Masjid Islamic Center Nunukan, Jalan Sei Jepun, Kecamatan Nunukan Selatan.
Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian TNI bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, khususnya menjelang bulan penuh berkah.
Gerakan Indonesia Asri melibatkan berbagai unsur personel, di antaranya Satgas Pamtas : 10 orang, Lanal : 10 orang, Brimob : 10 orang, Polres : 10 orang, Kecamatan Nunukan Selatan : 10 orang, Kelurahan Mansapa : 10 orang, Satpol PP : 10 orang dan dari Lapas Nunukan : 25 orang
Total puluhan personel turun langsung melaksanakan aksi bersih-bersih di area masjid dan lingkungan sekitarnya, mulai dari pembersihan halaman, saluran air, hingga penataan area ibadah.
Komandan Kodim 0911/Nunukan dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi bersih lingkungan, tetapi juga bagian dari pembinaan teritorial dan penguatan sinergitas antar instansi.
“Gerakan Indonesia Asri ini merupakan bentuk nyata kepedulian kami terhadap kebersihan lingkungan, khususnya tempat ibadah yang akan digunakan masyarakat dalam menyambut dan menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan. Kami ingin memastikan umat Muslim dapat beribadah dengan nyaman dan khusyuk,” ujar Dandim 0911/Nunukan.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa kebersihan adalah bagian dari iman, sehingga momentum menjelang Ramadhan ini menjadi waktu yang tepat untuk bersama-sama memperkuat semangat gotong royong.
“Melalui kegiatan ini, kami juga ingin menumbuhkan kembali budaya gotong royong serta mempererat sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan kita dalam menjaga Nunukan tetap aman, bersih, dan harmonis,” tambahnya.
Diharapkan, Gerakan Indonesia Asri ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, tidak hanya menjelang Ramadhan, tetapi sebagai budaya hidup sehari-hari. (*)
