Dinas Pendidikan Gerakkan Pelatihan Fasilitator Literasi untuk Tujuh Kecamatan di Nunukan
NUNUKAN – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, Hj. Erlina, ST.,M.AP, menjelaskan bahwa pelatihan Training of Trainer (ToT) bagi fasilitator daerah (Fasda) literasi dasar kelas awal di wilayah pedalaman resmi mulai digelar pada Oktober 2026.
Kegiatan ini menyasar guru serta kepala sekolah dari tujuh kecamatan, yaitu Sebuku, Sembakung, Sembakung Atulai, Tulin Onsoi, Lumbis, Kerayan, dan Seimanggaris.
Para peserta ini nantinya ditugaskan sebagai fasilitator daerah untuk membina fasilitator gugus di setiap sekolah serta menggerakkan Kelompok Kerja Guru (KKG).
Menurut Hj. Erlina, KKG menjadi ruang kolaborasi bagi tenaga pendidik untuk bertukar pengalaman, menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran, menentukan metode pengajaran, serta memetakan siswa kelas awal yang masih kesulitan membaca berdasarkan hasil asesmen awal.
“Ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi anak-anak di daerah terpencil. Kita perlu meluruskan persepsi: posisi indeks pendidikan Kabupaten Nunukan saat ini berada pada tingkat sedang, bukan rendah. Namun kita tetap harus berjuang agar capaian ini terus naik,” ungkapnya dalam wawancara, Senin (26/10).
Ia menambahkan, model pembinaan yang telah menunjukkan kemajuan di 60 sekolah wilayah Nunukan, Nunukan Selatan, dan Sebatik akan diadaptasi untuk wilayah pedalaman lainnya.
Harapannya, melalui pendampingan aktif oleh para fasilitator, setiap KKG dapat bergerak lebih optimal sehingga keterampilan membaca dan berhitung siswa di seluruh penjuru kabupaten semakin meningkat.
Dengan program Fasda ini, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa upaya peningkatan literasi tidak hanya terpusat di wilayah utama, tetapi juga sampai ke daerah-daerah yang aksesnya lebih sulit, guna mendorong peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh di Kabupaten Nunukan.
Padli/admin
