Sport Festival Internasional Archery KORMI, 120 Pemanah Meriahkan HUT Ke-27 Kabupaten Nunukan

IMG_20261023_170759

NUNUKAN – Sport Festival International Archery KORMI menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan,yang digelar di Stadion Sungai Bilal Nunukan, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 120 peserta, termasuk 10 pemanah dari Malaysia serta atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Pelaksana PERPATI sekaligus Ketua Komunitas Panahan Tradisional Kabupaten Nunukan, Agus Septiasyah mengatakan ajang ini merupakan penyelenggaraan ketiga, setelah dua kegiatan sebelumnya digelar secara lokal.

“Tahun ini, kompetisi dibuka dengan skala internasional untuk memperluas partisipasi sekaligus mempererat hubungan antarpemanah lintas negara,” ujar Agus.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kompetisi ini bertujuan melestarikan budaya melalui olahraga panahan tradisional. Peserta diwajibkan mengenakan pakaian adat serta menggunakan peralatan berbahan tradisional, seperti busur dari kayu lokal dan anak panah dari bambu.

Kompetisi berlangsung selama tiga hari dengan sejumlah kategori, yakni horsebow, barebow standar, dan barebow tradisional, yang dibagi berdasarkan kelompok usia serta putra dan putri. Pertandingan kelompok usia di bawah 13 dan 18 tahun juga menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan atlet muda Nunukan.

Peserta berasal dari berbagai daerah, mulai dari Berau, Samarinda, Tana Tidung, Tarakan, hingga Aceh. Kehadiran 10 pemanah dari Malaysia turut menambah semarak kompetisi internasional tersebut.

Agus menjelaskan, kegiatan ini sekaligus menjadi ajang pencarian bibit atlet panahan tradisional Kabupaten Nunukan untuk dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (Pornas) tahun depan yang direncanakan berlangsung di Palu, Sulawesi Tengah.

“Melalui Sport Festival International Archery KORMI, panahan tradisional diharapkan semakin dikenal luas, mampu melahirkan atlet berprestasi, serta terus menjaga warisan budaya Indonesia di tengah perkembangan olahraga modern”, tutupnya.

Padli/admin