PMI Nunukan Laporkan: Bantuan Rp115 Juta dari Warga Sudah Tersalurkan ke Korban Gempa NTT
NUNUKAN — Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nunukan, Saddam Husain, menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada masyarakat. Aksi penggalangan dana untuk korban gempa bumi Nusa Tenggara Timur berhasil mengumpulkan bantuan senilai Rp115.856.000 dan telah disalurkan langsung ke lokasi bencana, Kamis (17/9/2026).
Rincian bantuan terdiri dari donasi uang tunai sebesar Rp31.166.000 dan bantuan logistik berupa sembako, mi instan, makanan kaleng, perlengkapan bayi, kebutuhan kebersihan, serta pakaian layak pakai dengan estimasi nilai Rp84.690.000.
Penyaluran dilakukan dalam dua tahap, yakni pada 20–24 Agustus dan 28 Agustus–4 September 2026. Bantuan uang disalurkan melalui PMI Provinsi Kalimantan Utara untuk didistribusikan ke Kabupaten Nagekeo, Ngada, dan Manggarai Timur. Sementara bantuan barang dikirim langsung dan dikoordinasikan bersama PMI setempat dan BPBD NTT, termasuk ke wilayah Pulau Palue yang aksesnya paling sulit dan minim bantuan.
Keberhasilan aksi ini tidak lepas dari partisipasi luas berbagai pihak. Mulai dari Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui BPBD, Polres Nunukan, Pelni, Pegadaian, KSOP, Pelindo, Baznas, HMI Cabang Nunukan, GoTM, serta seluruh masyarakat Nunukan yang menyisihkan rezekinya.
Laporan situasi terkini dari lokasi bencana masih menunjukkan kondisi sulit. Tercatat 142 korban meninggal dunia, lebih dari 46 ribu jiwa mengungsi, serta ratusan ribu bangunan rumah, sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas umum mengalami kerusakan. Gempa susulan pun masih terus terjadi dan berdampak pada kondisi psikologis warga pengungsi.
“Kepedulian warga Nunukan tidak ternilai harganya. Kita bersaudara, apa yang dirasakan saudara di NTT juga kita rasakan. Kami akan terus menjaga kepercayaan ini sebaik-baiknya,” ujar Saddam.
Ia menegaskan PMI akan senantiasa siap menjadi mitra penyalur bantuan yang amanah dan terpercaya bagi masyarakat Nunukan di setiap aksi kemanusiaan ke depan.
Padli/admin
