Pemjab Nunukan Selenggarakan Workshop Peningkatan Kapasitas Keselamatan Wisata
NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, dalam hal ini diwakili Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Nunukan H. Surai, menghadiri acara Pengukuhan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sekaligus Workshop Peningkatan Kapasitas Keselamatan Wisata yang diselenggarakan di Besoy Batu Bedinding Air Terjun Binusan, Jumat (11/09).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata dalam memperkuat peran masyarakat dalam pengembangan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan kesadaran dan kapasitas pengelola destinasi dalam aspek keselamatan wisata.
Kabupaten Nunukan memiliki beragam potensi destinasi wisata yang dapat dikembangkan, mulai dari wisata alam, wisata budaya hingga wisata berbasis masyarakat. Potensi tersebut menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, serta memperkenalkan berbagai kekayaan daerah kepada wisatawan.
Namun, pengembangan destinasi wisata tidak hanya berkaitan dengan daya tarik dan promosi. Aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, kebersihan serta kelestarian lingkungan juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan secara terpadu.
Atas dasar tersebut, Workshop Peningkatan Kapasitas Keselamatan Wisata dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan dan kesiapsiagaan para pengelola destinasi wisata serta masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi risiko dan kondisi darurat yang dapat terjadi di kawasan wisata.
Dalam sambutan Bupati Nunukan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Nunukan H. Surai, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya menjadi momentum pengukuhan Pokdarwis dan pelaksanaan workshop, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun semangat bersama untuk memajukan pariwisata di Kabupaten Nunukan.
“Kalau dalam olahraga kita mengenal istilah tim, maka pariwisata juga membutuhkan sebuah tim yang kuat. Ada pemerintah, ada masyarakat, ada Pokdarwis, ada pemandu wisata, ada pelaku usaha dan ada generasi muda. Semua harus bergerak bersama,” ujarnya.
Menurutnya, kemajuan sektor pariwisata tidak dapat dicapai apabila hanya mengandalkan satu pihak. Karena itu, Pokdarwis yang telah dikukuhkan diharapkan tidak sekadar memiliki nama dan struktur kepengurusan, tetapi mampu menjadi tim yang aktif dalam mengelola, menjaga dan mengembangkan potensi wisata di wilayah masing-masing.
Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga berbagai aspek yang menjadi bagian dari pelayanan pariwisata, mulai dari kebersihan, keamanan dan kenyamanan hingga kelestarian alam. Hal tersebut dinilai penting untuk menciptakan pengalaman wisata yang baik bagi setiap pengunjung.
“Jaga kebersihan, jaga keamanan, jaga kenyamanan, jaga alam dan yang paling penting, berikan pelayanan yang baik kepada setiap wisatawan,” pesannya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap aktivitas pariwisata. Menurutnya, wisatawan diharapkan dapat menikmati keindahan berbagai destinasi di Kabupaten Nunukan dengan aman dan nyaman, sehingga membawa pengalaman positif dan memiliki keinginan untuk kembali berkunjung.
Bupati juga mengajak generasi muda Kabupaten Nunukan untuk mengambil peran lebih besar dalam pengembangan sektor pariwisata. Potensi wisata yang dimiliki daerah dinilai dapat menjadi peluang bagi generasi muda untuk berkarya, berinovasi sekaligus menciptakan aktivitas ekonomi baru.
Melalui pengukuhan Pokdarwis dan Workshop Peningkatan Kapasitas Keselamatan Wisata ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap terbentuk sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, masyarakat, pengelola destinasi, pelaku usaha, pemandu wisata dan generasi muda dalam mewujudkan pariwisata Nunukan yang aman, nyaman, berkelanjut.
Kegiatan ini diikuti 62 peserta yang terdiri atas pengelola destinasi wisata Sae Lanuka, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pengelola destinasi wisata Mangrove Belagaone serta pengelola destinasi wisata Pantai Eching..
(PROKOMPIM)
