IMG-20260907-WA0004

NUNUKAN — Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Nunukan tengah mematangkan persiapan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Utara, Senin (7/09/2026).

Pelatih sekaligus Sekretaris DPD Perpani Nunukan, Asmar Anastasia, menyampaikan pihaknya telah mengajukan 42 atlet untuk bertanding. Para atlet akan turun di 7 kategori jarak berbeda, mulai dari U13 hingga senior, dengan jarak tembak terjauh mencapai 70 meter.

Persiapan tim panahan Nunukan sudah berlangsung sejak lama. Mereka rutin mengikuti uji coba dan kejuaraan di luar daerah. Pada kejuaraan open sebelumnya, atlet Nunukan berhasil meraih 4 medali perak dan perunggu. Capaian itu menjadi bukti bahwa Nunukan siap bersaing dengan daerah lain.

“Target utama kami di Porprov adalah meraih medali emas,” tegas Asmar Anastasia.

Minat masyarakat terhadap olahraga panahan di Nunukan terus tumbuh. Sejak berdirinya klub Anastasia Archery pada 21 Oktober 2021, sejumlah klub baru bermunculan di Nunukan maupun Sebatik. Ekstrakurikuler panahan juga mulai diperkenalkan di sekolah-sekolah. Setiap kali digelar kejuaraan, antusiasme peserta selalu tinggi.

Prestasi atlet binaan Perpani Nunukan pun tidak diragukan. Atlet terbaik telah tampil di Porprov dan bahkan PON di NTB, dengan torehan 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Fokus selanjutnya adalah mempersiapkan atlet untuk seleksi PON dan Kejurnas mendatang.

Namun, tantangan terbesar saat ini adalah belum tersedianya lapangan panahan berstandar nasional di Kabupaten Nunukan. Perlengkapan panahan sudah dimiliki masing-masing atlet. Satu set pemula berkisar Rp6 juta, sedangkan untuk kategori senior bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Kendalanya, tempat latihan masih terpisah-pisah dan belum memenuhi standar pertandingan. Karena keterbatasan fasilitas tersebut, Perpani Nunukan hingga kini belum berani menggelar kejuaraan terbuka dengan mengundang peserta dari luar daerah.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat membantu menyediakan satu lapangan panahan yang memadai. Bukan hanya untuk latihan, tapi agar Nunukan bisa menjadi tuan rumah kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional,” ujar Asmar Anastasia.

“Potensi atlet kita sudah terbukti. Yang kita butuhkan sekarang hanya satu: lapangan yang layak. Dengan fasilitas yang baik, saya yakin kita bisa melahirkan atlet panahan berkelas nasional dari Nunukan,” tutupnya.

Padli/admin