Teroris JAD Targetkan Markas Densus 88 Dan Markas TNI Untuk Diledakan

Social share

ilustrasi Teroris (istimewa)

Jakarta- Markas Detasemen Khusus 88 Mabes Polri dan Markas Tentara Nasional Indonesia menjadi target serangan bom bunuh diri oleh sejumlah terduga Teroris kelompok Jamaah Anshorut Daulah (JAD).

Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di sela penggeledahan kamar kontrakan milik terduga teroris, AR (21) dan SP (19), di Kelurahan Cibeber, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat, Rabu (25/9/2019) malam.

“ Diketahui, mereka akan melakukan dengan apa yang mereka sebut sebagai amaliyah (peledakan) di beberapa kantor polisi, termasuk markas Densus  88 dan kantor TNI,” ungkap Wisnu.

Menurut Wisnu, terduga teroris, AR (21) dan SP (19), adalah perakit bom kimia yang akan digunakan untuk meledakan markas TNI dan maskas Polisi tersebut.  Mereka berdua tinggal sekamar di lantai dua sebuah kontrakan, Jalan Padat Karya, Kelurahan Cibeber, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat. Lokasinya tepat di belakang Rest Area KM 125 Tol Purbaleunyi. Keduanya menghuni kontrakan seluas 15 meter persegi.

“Di sini tempat yang bersangkutan belajar merakit (bom), dalam bentuk kimia,” paparnya.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri total menangkap 9 orang terduga teroris di Bekasi dan Jakarta. Kelompok ini merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi yang terhubung dengan JAD Bandung.

Mereka adalah SN yang ditangkap pada pukul 05.35 WIB di Tambun, Bekasi. Kemudian terduga Teroris  atas nama AZ yang juga ditangkap di Tambun Selatan, Bekasi.Polisi juga menangkap terduga teroris berinisial H yang ditangkap pukul 06.05 WIB di Tambun, Bekasi. Keempat, IG ditangkap pukul 06.05 WIB di Tambun, Bekasi. kelima atas nama AR, ditangkap pukul 07.05 WIB di Tambun Utara, Bekasi.

Selain keenam terduga teroris tersebut, Tim Densus menangkap S, yang merupakan istri Kemudia terduga teroris atas nama AS yang ditangkap di Bekasi Utara. Kedelapan, MA alias Muri ditangkap pukul 08.30 WIB di daerah Semper Barat, Cilincing, Jakut. Kesembilan, atas nama I ditangkap di Jakarta Barat yang diduga mengikuti kegiatan idad di Bogor. (eddysantry)