Sekolah Aman Bencana, Pemkab Nunukan Dorong Simulasi Tanggap Bencana Di Setiap Sekolah

IMG_20260804_181449

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan mendukung penuh pelaksanaan program Satuan Pendidikan Aman Bencana. Hal ini mengingat Kabupaten Nunukan memiliki potensi bencana yang nyata.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Nunukan, Drs. Raden Iwan Kurniawan, saat mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, S.E., dalam kegiatan simulasi, Selasa 4 Agustus 2026.

“Sebagian besar waktu anak-anak dihabiskan di sekolah. Karena itu, sekolah harus menjadi tempat yang tidak hanya tempat belajar, tetapi juga siap melindungi mereka saat bahaya datang,” ujarnya.

Beliau mengingatkan bahwa Nunukan baru saja mengalami banjir dan tanah longsor. Sehingga kesiapsiagaan bukan sekadar teori, melainkan kebutuhan mendesak.

Program Satuan Pendidikan Aman Bencana bertujuan mengenalkan peserta didik pada cara mengenali bahaya, mengetahui langkah pengurangan risiko, serta memahami tata cara evakuasi yang aman.

Adapun langkah utama yang ditekankan dalam simulasi yaitu:
1. Membangun kewaspadaan sejak dini, agar siswa peka terhadap tanda-tanda bencana dan tidak mudah panik saat keadaan darurat terjadi.
2. Mengikuti arahan sekolah dan guru,agar evakuasi berjalan tertib menuju titik kumpul yang sudah ditentukan sebagai tempat aman.
3. Pastikan aman sebelum pulang. Penanganan dilakukan bersama BPBD dan unsur masyarakat, sehingga siswa baru boleh pulang setelah kondisinya terjamin.

Pemerintah daerah sangat mengapresiasi pelaksanaan simulasi ini. Diharapkan seluruh sekolah, terutama yang berada di kawasan rawan bencana, dapat melaksanakan kegiatan serupa setidaknya satu kali dalam setahun demi keselamatan peserta didik.

Padli/admin