Pemprov Perkuat Budaya Kerja ASN yang Adaptif dan Berdampak

3776217F-14C0-4FBB-AB30-E066A03D82A0-1024x683

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melaksanakan kegiatan Penguatan Budaya Kerja BerAKHLAK Series 2.0 bertema “ASN Adaptif: Berubah, Berinovasi, Berdampak” di Ballroom Hotel Luminor, Rabu (2/9).

Acara dibuka langsung oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kaltara, H. Sapi’i, S.T., M.A.P., saat mewakili Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., sekaligus sebagai Plh. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara.

Mewakili Kepala Biro Organisasi, Analis SDM Aparatur Ahli Madya Biro Organisasi Setdaprov Kaltara, Hj. Ince Nelia, S.Sos., M.Si., selaku Penyelenggara Kegiatan, menyampaikan bahwa perubahan lingkungan kerja, perkembangan teknologi, tuntutan masyarakat, dan kebutuhan peningkatan pelayanan publik menuntut ASN untuk tidak hanya mampu menjalankan rutinitas.

“ASN tidak cukup hanya menjalankan rutinitas. Kita juga harus mampu berubah, berinovasi, dan menghasilkan dampak nyata,” katanya.

Menurutnya, penguatan budaya kerja BerAKHLAK menjadi bagian penting untuk mendorong ASN agar lebih siap menghadapi perubahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pemahaman, tetapi dapat mendorong peserta menghasilkan gagasan yang bisa diterapkan secara nyata di unit kerja masing-masing.

Kegiatan Penguatan Budaya Kerja BerAKHLAK Series 2.0 dilaksanakan selama dua hari, 2–3 September 2026, di Hotel Luminor. Kegiatan ini diikuti 78 peserta yang terdiri dari 42 orang Tim Implementasi BerAKHLAK perangkat daerah, 10 orang perwakilan Bagian Organisasi dari lima kabupaten/kota se-Kaltara, serta 26 orang pegawai Biro Organisasi.

Melalui penguatan budaya kerja tersebut, Pemprov Kaltara berharap ASN semakin adaptif menghadapi perubahan, mampu bekerja lebih efektif, serta terus menghadirkan pelayanan publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(Dkisp)