Pemkab Nunukan Sambut Kunjungan Kerja Jabatan Kesihatan Negeri Sabah, Perkuat Kerja Sama Pengendalian Malaria Lintas Batas

838047061_2201982507331249_3208325380137212941_n

NUNUKAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Drs. H. Raden Iwan Kurniawan MAP menghadiri kegiatan Kunjungan Kerja Jabatan Kesihatan Negeri Sabah, Malaysia, di Kabupaten Nunukan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat VIP Lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Rabu (07/10).

Dalam kunjungan kerja ini hadir Dr. Abdul Marsudi Bin Manah beserta rombongan dari Jabatan Kesihatan Negeri Sabah, Konsul RI Tawau Dino Nurwahyudin serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara Dr. H. Usman.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Raden Iwan Kurniawan menyampaikan selamat datang sekaligus apresiasi kepada rombongan Jabatan Kesihatan Negeri Sabah atas kunjungan ke Kabupaten Nunukan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan, saya menyampaikan selamat datang dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada rombongan Jabatan Kesihatan Negeri Sabah,” ujar Raden Iwan.

Ia menyampaikan, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kerja sama, komunikasi, dan koordinasi antara Kalimantan Utara, khususnya Kabupaten Nunukan, dengan Negeri Sabah yang memiliki kedekatan geografis serta hubungan masyarakat yang sangat erat.

Menurutnya, malaria merupakan penyakit yang tidak mengenal batas administrasi maupun batas negara. Mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, perdagangan, perjalanan, serta hubungan sosial di kawasan perbatasan dapat menjadi faktor yang memungkinkan terjadinya perpindahan kasus dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Karena itu, upaya eliminasi malaria membutuhkan kerja sama lintas batas yang kuat, berkesinambungan, dan terkoordinasi, khususnya dalam surveilans, penemuan dan pengobatan kasus, pertukaran informasi, pengendalian vektor, serta pencegahan penularan di wilayah berisiko tinggi.

“Kalimantan Utara memiliki wilayah perbatasan darat dan laut yang berhubungan langsung dengan Malaysia, khususnya Negeri Sabah. Kondisi ini memberikan tantangan tersendiri dalam pengendalian malaria, namun sekaligus menjadi peluang untuk membangun model kerja sama lintas negara yang lebih baik,” jelasnya.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap dapat terbangun mekanisme komunikasi dan koordinasi yang lebih efektif antara jajaran kesehatan di Kalimantan Utara, Kabupaten Nunukan, dan Sabah.

Sementara itu, Dr. Abdul Marsudi Bin Manah dari Jabatan Kesihatan Negeri Sabah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan serta pelayanan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Nunukan kepada dirinya bersama rombongan.

Ia berharap kunjungan tersebut bukan menjadi pertemuan terakhir, melainkan menjadi titik awal untuk mempererat kembali silaturahmi dan membangun kerja sama yang lebih baik antara kedua wilayah.

“Kami amat berbesar hati atas pelayanan yang cukup baik. Saya dan tim mengucapkan banyak terima kasih atas sambutan dan pelayanan yang diberikan. Kalau ada kesilapan, kami mohon maaf,” tuturnya.

Pertemuan tersebut diharapkan dapat menghasilkan kesepahaman dan rekomendasi konkret sebagai langkah awal dalam memperkuat kerja sama lintas batas antara Kalimantan Utara dan Sabah, khususnya dalam upaya pencegahan dan pengendalian malaria secara berkelanjutan.

(PROKOMPIM)