Penerimaan Pajak di Kaltara Terealisasi 56,70 Persen

TANJUNG SELOR – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), resmi merilis Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Semester I Tahun 2022 di wilayah Provinsi Kaltara, Kamis (4/8).

Tercatat, hingga semester I 2022, realisasi Belanja Pemerintah Pusat terserap sebesar 33,43 persen atau sekitar Rp 1,23 triliun dari total alokasi APBN tahun 2022 di Kaltara sebesar Rp 9,92 triliun.

Secara nasional, dilihat dari sisi pendapatan, penerimaan pajak sampai dengan Semester I Tahun 2022 sebesar Rp 893,75 triliun atau 60,19 persen dari target APBN. Sementara, capaian penerimaan pajak netto di wilayah Kaltara sebesar Rp 992,26 miliar atau 56,70 persen dari target Rp 1.750 miliar.

“Adapun beberapa capaian terkait penerimaan pajak di wilayah Kaltara. Diantaranya yakni Penerimaan Pajak Bruto tumbuh 45,15 persen (yoy) menjadi sebesar Rp 1.058,57 miliar, jumlah pada pengembalian pajak turun 31,79 persen (yoy) menjadi Rp 66,36 miliar, dan Penerimaan Pajak Netto tumbuh 57 persen (yoy) dari Rp 632 miliar menjadi Rp 992,26 miliar pada tahun 2022,” ulas Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kaltara, Wahyu Prihantoro.

Selanjutnya rasio kepatuhan pelaporan SPT Tahunan di wilayah Provinsi Kaltara, yaitu sebesar 95,93 persen dengan jumlah pelaporan sebanyak 75.911 SPT dari 79.135 Wajib Pajak. Lalu Program Pengungkapan Sukarela (PPS) yang tercatat sebanyak 247.935 Wajib Pajak di seluruh Indonesia dengan realisasi penerimaan pajak sebesar Rp 61,01 triliun. Adapun di wilayah Kaltara, peserta PPS terhitung sebanyak 651 Wajib Pajak dengan realisasi penerimaan pajak sebesar Rp 178,51 miliar.

Pada sektor lain, Bea dan Cukai telah merealisasikan pendapatan sebesar Rp 10,09 miliar atau sebesar 76,48 persen dari target Rp 13,19 miliar. Penerimaan tersebut berasal dari penerimaan Bea Masuk sebesar Rp 9,18 miliar, Bea Keluar sebesar Rp 701,36 juta, Denda Pabean Rp 111,74 juta, Cukai Rp 31,20 juta, dan Denda Cukai sebesar Rp 62,40 juta.

Disampaikan juga bahwa salah satu sumber pendapatan APBN merupakan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Hingga Semester I 2022, tercatat total realisasi PNBP sebesar Rp 114,85 miliar, terdiri dari PNBP BLU Rp 11,11 miliar (20,74 persen) dari target, dan PNBP lainnya Rp 103,74 miliar (77,41 persen) dari target.

Di mana Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tarakan, turut berkontribusi menghasilkan PNBP. PNBP yang dihasilkan yakni sebesar Rp 5,2 miliar atau 71,82 persen dari target. PNBP KPKNL berasal dari kegiatan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), pelayanan lelang, dan pengurusan piutang negara di wilayah Provinsi Kaltara.

Penerimaan negara 2022 pada KPKNL Tarakan, didominasi oleh PNBP pengelolaan BMN yang mencapai Rp 3,80 miliar. Kemudian disusul oleh PNBP layanan lelang sebesar Rp 1,48 miliar, dan PNBP pengurusan piutang negara sebesar Rp 11,19 juta. Penyumbang terbesar penerimaan negara dari kegiatan Pengelolaan BMN adalah pemanfaatan aset milik BLU. Yakni Rp 2,7 miliar, penjualan BMN dalam rangka penghapusan Rp 521 juta, pemanfaatan BMN satuan kerja non-BLU Rp 235 juta, dan penjualan barang rampasan Rp 311 juta. (dkisp)

Percepatan Pembangunan Didorong APBN

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum menyebutkan proyek yang penanggarannya bersumber pada anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) masih mempengaruhi sejumlah pembangunan di provinsi ke 34 ini.

Berdasarkan data Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kaltara, alokasi belanja APBN tahun 2022 di wilayah Kaltara mencapai Rp 9,92 triliun, terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp 3,68 triliun atau 37 persen, dan Belanja Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp 6,24 triliun atau 63 persen. Dimana, alokasi terbesar pada Belanja Pemerintah Pusat digunakan untuk program infrastruktur konektivitas yakni sebesar 38,26 persen.

Dari data tersebut, Gubernur menyebut output belanja strategis di Provinsi Kalimantan Utara melalui APBN meliputi pembangunan fasilitas pelabuhan laut Pulau Bunyu, pembangunan jalan Malinau-Semamu, pengembangan 4 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu, pembangunan Jembatan Long Nawang-Data Dian dan Malinau-Long Bawan, pengembangan Bandar Udara Long Apung.

Lalu pembangunan Break Water Pantai Tanjung Aru (proyek lanjutan) di Pulau Sebatik, pembangunan Pengaman Pantai Sei Taiwan Desa Tanjung Karang Kepulauan Sebatik, serta Subsidi Angkutan Udara Perintis, Perintis Cargo, dan BBM Penerbangan Perintis.

“Tentunya, kita mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dalam menghadirkan negara di provinsi perbatasan ini. Sebab, perhatian itu sungguh membantu kami di daerah khususnya bagi masyarakat Kaltara itu sendiri,”jelas Gubernur, Kamis (4/8).

Hingga Semester I 2022, realisasi belanja Pemerintah Pusat terserap Rp 1,23 triliun atau 33,42 persen. Realisasi belanja ini terbagi ke dalam 4 kategori kewenangan, yakni realisasi belanja Kantor Pusat 28,79 persen, Kantor Daerah 52,95 persen, Dekonsentrasi 19,53 persen, dan Tugas Pembantuan 21,44 persen.

Sedangkan untuk belanja TKDD terealisasi sebesar Rp 3,06 triliun atau 49,04 persen. Pada realisasi ini terbagi dalam 6 jenis belanja dengan tingkat realisasi. Yakni Dana Bagi Hasil 38,57 persen, Dana Alokasi Umum 57,05 persen, DAK Fisik 15,51 persen, DAK Non Fisik 51,24 persen, Dana Insentif Daerah 50,26 persen, dan Dana Desa 47,63 persen.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kaltara, Wahyu Prihantoro mengungkapkan, pihaknya akan melakukan upaya guna mengoptimalkan kinerja APBN tahun 2022. Diantaranya dengan melakukan monitoring dan evaluasi monev dalam bentuk Evaluasi Pelaksanaan Anggaran (EPA), Reviu Pelaksanaan Anggaran (RPA), Monev Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA), Spending Review (SR), Forum Koordinasi Pengelolaan Keuangan Negara (FKPKN), dan Forum Koordinasi Kuasa Pengguna Anggaran Satker.

Sementara dari sisi layanan, lanjutnya, Kanwil Ditjen Perbendaharaan dan KPPN di lingkup Provinsi Kaltara senantiasa berusaha memberikan service excellent kepada stakeholders dalam bentuk monitoring, asistensi, maupun pelatihan.

“Ke depan Kanwil Ditjen Perbendaharaan akan terus mengawal kinerja APBN dengan berfokus pada stakeholders forum meliputi Satker, Pemerintah Daerah, Perwakilan Otoritas Moneter, Auditor, BPS, Perbankan, dan lainnya. Serta pengembangan UMKM dengan melakukan profiling UMKM, memberikan pelatihan, pendampingan, serta fasilitas pembiayaan,” kata Wahyu.

Kanwil DJPb Provinsi Kaltara juga akan turut mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui pemberdayaan UMKM, asistensi BLUD, profiling potensi daerah. Pemberdayaan UMKM dilakukan melalui sinergi dan kolaborasi dengan melibatkan Kemenkeu Satu, Pemda, BI dan melakukan monev KUR. Selanjutnya asistensi BLUD dilakukan dengan menyusun profil BLU, sinergi dengan Pemda, sharing session and knowledge terkait tata Kelola BLUD. (dkisp)

PANGLIMA TA’ (Pangdam Hasanuddin) Siap Melanjutkan Misi Leluhur




Makassar – Berandankrinews.com Mayjen TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, S.H., M.H., telah menerima amanah sebagai Panglima Kodam XIV/Hasanuddin yang telah dilantik oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., tepat tanggal 31 Januari 2022, Tujuh bulan yang lalu, bertempat di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution Lantai III Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat.

Amanah yang diembannya merupakan kepercayaan yang diberikan oleh Negara khususnya dari Tentara Nasional Indonesia, untuk memegang kendali pertahanan keamanan di salah satu wilayah Teritorial Indonesia Timur yakni di wilayah Teritorial Kodam XIV/Hasanuddin yang terdiri dari 3 Provinsi, yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara.

Kurun waktu Tujuh bulan, tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan telah dilaluinya. Dalam waktu dekat pun masa pengabdiannya akan segera berakhir di TNI Angkatan Darat dikarenakan masa pensiun yang telah tiba, namun dari kutipan yang telah disampaikan oleh Jenderal bintang dua ini di setiap melakukan silaturahmi menuturkan bahwa semangat pengabdiannya pada nusa dan bangsa tidak akan pernah luntur.

“Terkait dengan masa pengabdian saya di TNI Angkatan Darat yang dalam waktu dekat akan berakhir, maka pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan Motto yang pernah dikatakan Jendral Douglas MacArthur (US Army) pada tahun 1951 yaitu :
“Old Soldiers Never Die, They Just Frade Away.”

Yang Artinya :
Prajurit Tua Tidak Pernah Mati, Mereka Hanya Memudar,” ungkapnya.

“Motto ini memberikan makna mendalam bahwa semangat perjuangan saya dalam memasuki masa dan akan pensiun (menjadi purnawirawan TNI Angkatan Darat) tidak akan pernah lekang oleh waktu dan tidak akan pupus oleh gerak perubahan zaman”, Tandasnya.

“Walaupun nantinya saya sudah tidak berdinas secara resmi di TNI Angkatan Darat, tapi semangat pengabdian pada nusa dan bangsa tidak akan pernah luntur dan saya akan selalu ikut andil untuk mengambil bagian selama hayat masih di kandung badan dalam konteks pengabdian kepada Bangsa dan Negara Indonesia,” Bebernya.

“Inshaa Allah, saya akan selalu hadir apabila rakyat dan negara membutuhkan. Karena, diri atau badan saya ini ditakdirkan terlahir dengan dialiri darah Pejuang, darah Ulama, darah Pemimpin, bahkan juga darah Pahlawan.
Oleh karena itu, saya sudah membulatkan tekad untuk melanjutkan misi leluhur saya untuk bisa selalu bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara, khususnya masyarakat Sulawesi Selatan,” Tegasnya.

Kita mengenal sosok Mayjen Andi Muhammad, bahwa di dalam dirinya mengalir darah Bugis Makassar. Orang nomor satu di Kodam Hasanuddin ini sendiri adalah Cucu langsung dari Bapak Haji Andi Mappanyukki Raja Bone ke-32 dan Cicit langsung dari Raja Gowa ke-34, I Makkulau Daeng Serang Karaengta Lembang Parang.

Bapak Mayjen Andi Muhammad adalah Putra tercinta dari Bapak Haji Andi Bau Sawa Mappanyukki dan Ibunda Haji Nurhayati Daeng Ngintang.

Perjuangan dan keteguhan hati Sang Raja, dalam berjuang di tanah Bugis Makassar ini diikuti oleh Andi Pangeran Pettarani dan Andi Abdullah Bau Massepe, dimana keteguhan dan keteladanan tersebut dilanjutkan oleh Mayjen TNI Andi Muhammad Panglima Kodam XIV/Hasanuddin saat ini dalam mengawaki Kodam Hasanuddin. Karenanya Masyarakat Sulawesi Selatan memanggil Mayjen Andi Muhammad dengan sebutan PANGLIMA TA’ dalam artian bahwa Mayjen Andi Muhammad adalah Panglima Milik Kita Semua.

Gaungan PANGLIMA TA’ yang merupakan gelar Mayjen Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki ini sudah menggelegar di mana-mana, bahkan di Warung-warung Kopi (Warkop), Media atau Media Sosial pun tak luput dari perbincangan.

Tak hanya itu di satuan TNI atau TNI Angkatan Darat pun, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen Andi Muhammad tak luput dari perbincangan PANGLIMA TA’ yang dekat dengan rakyat, bekerja, bersilaturahmi dengan tujuan melaksanakan tugas pokok sebagai pemegang tongkat melaksanakan tugas OMP dan OMSP sesuai wilayah teritorialnya.

Wilayah teritorial Sulsel, Sulbar dan Sultra menjadi wilayah tanggung jawabnya, Semoga Allah SWT, senantiasa memberikan kekuatan dan kesehatan kepada Bapak PANGLIMA TA’ dalam melaksanakan tugas melanjutkan perjuangan yang tanpa batas di bumi pertiwi Indonesia.

Untuk di ketahui Mayjen Andi Muhammad saat ini, Rabu (3/07/2022) masih bersama KSAD dalam rangka menghadiri upacara pembukaan pendidikan dasar Chandradimuka Calon Prajurit Taruna Akmil TP. 2022/2023 bertempat di Akmil Magelang.

Danrem 141/Toddopuli Pimpin Penyerahan Tugas Jabatan Kasrem 141/Tp dan Serah Terima Kasi Intel Kasrem 141/Tp, serta Dandim 1422/Maros.




Watampone -Berandankrinews.com. Danrem 141/Toddopuli. Brigjen TNI Djashar Djamil S.E M.M Pimpin Penyerahan Jabatan Kasrem 141/Tp dan Serah Terima Jabatan Kasi Intel Kasrem 141/Tp serta Dandim 1422/Maros Korem 141/Tp TA. 2022, bertempat Di Lapangan Tenis Makorem 141/Toddopuli. Jalan, Jend. Sudirman. Kab. Bone. Rabu 03/08/2022

Danrem 141/Tp. Brigjen TNI Djashar Djamil S.E M.M. Mengemukakan, ” Acara Penyerahan Tugas dan Sertijab merupakan Tradisi yang lazim dilaksanakan dan mempunyai makna yang sangat penting bagi Prajurit yang akan pindah satuan, dengan dilaksanakan secara formal dalam bentuk acara sebagaimana yang kita laksanakan sekarang ini. Dengan adanya Tradisi tersebut akan timbul rasa kebanggaan dan kecintaan terhadap satuan lama serta dapat mengenang hal-hal yang baik selama bertugas. “Ucap Danrem.

Mutasi jabatan di lingkup organisasi TNI AD adalah sesuatu hal lumrah. Ini juga merupakan suatu keharusan sebagai bentuk Tour of Duty dan
Tour of Area guna mengembangkan kemampuan Kepemimpinan, Manajemen dan Profesionalisme keprajuritan. Hal ini dalam rangka optimalisasi pencapaian Tugas Pokok TNI AD.

saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Kolonel Inf Agung Sukoco dan Letkol Inf Budi Rahman yang telah mengemban tugas dan tanggungjawab jabatannya sebagai Kasi Intel Kasrem 141/Tp dan Komandan Kodim 1422/Maros atas segala upaya, kreativitas dan pengabdian yang tulus selama ini dengan baik. “Tandasnya

Ucapan yang sama, saya sampaikan kepada Ny. Agung Sukoco dan Ny. Budi Rahman, saya menyampaikan terima kasih atas berbagai upaya dan peran aktifnya sebagai Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 141 dan sebagai Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXX Dim 1422/Maros Koorcab Rem 141 dalam memajukan organisasi Persit di satuan masing-masing.

Selanjutnya kepada, Kolonel Inf M. Roni Sulaeman,S.H. beserta istri dan Letkol Inf Muhamad Hujairini beserta istri saya ucapkan selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh pimpinan TNI Angkatan Darat untuk menjabat Kasi Intel Kasrem 141/Tp dan Komandan Kodim 1422/Maros dan sebagai Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 141 serta sebagai Ketua Cabang Persit Kartika Chandra Kirana diwilayah Koorcab Rem 141 PD XIV/Hasanuddin. “Tuturnya

Saya yakin dan percaya dengan berbekal wawasan, pengalaman serta kemampuan yang dimiliki, Kolonel Inf M. Roni Sulaeman dan Letkol Inf Muhamad Hujairini akan mampu mengemban amanah yang dipercayakan oleh pimpinan, bangsa dan negara dengan sebaik-baiknya.

Perlu di ingat, Sekecil apapun perkara di muka bumi ini terjadi hanya atas seijin Tuhan Yang Maha Kuasa. Begitu pula Jabatan yang diemban, hendaknya selalu disadari bahwa Jabatan yang diberikan tersebut merupakan Kepercayaan, Kehormatan dan sesungguhnya adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

tidak saja kepada pimpinan, Masyarakat dan Negara, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Laksanakan amanah Jabatan ini dengan baik, penuh rasa tanggung jawab dan profesionalitas, serta dilandasi Kejujuran, Loyalitas, Moralitas dan tunjukkan integritas yang tinggi sebagai Prajurit Sapta Marga. “Pungkasnya

Sebelum mengakhiri sambutan ini, kepada Kolonel Inf Agung Sukoco beserta istri dan Letkol Inf Budi Rahman beserta istri, yang akan meninggalkan Korem 141/Tp, saya ucapkan selamat jalan dan selamat bertugas di tempat tugas yang baru. Semoga tetap sehat dan sukses selalu dalam lindungan Allah SWT. “Tutup Danrem.

Kemudian dilanjutkan lepas sambut dari pejabat lama dan pejabat baru hingga pemberian tanda mata dari Danrem 141/Tp yang didampingi oleh Ketua Persit KCK Koorcabrem 141 PD XIV/Hsn.

Turut hadir, Danrem 141/Tp, Kasiren Korem 141/Tp. Kolonel Inf Drs N.B.S Situmeang. S.E, Para Kasi Kasrem 141/Tp, Para Dandim Jajaran Korem 141/Tp, Para Dankabalakorem 141/Tp, Para Kadisjan Dan Pasi Korem 141/Tp.

(Penrem 141/Tp)

Program Pasca Sarjana (PPS) IAIN Bone menggelar Workshop Academic Writing dan Publikasi Ilmiah di Grand Nur Hotel




Bone-Berandankrinews.com
Prof. Dr. Abd. Mujib sebagai narasumber memberikan informasi kepada 40 dosen sebagai peserta pada kegiatan ini tentang penulisan jurnal dan publikasi Ilmiah, agar saat penerbitan jurnal tidak bermasalah, baik jurnal yang berindeks di Scopus maupun pada internasional jurnal. Senin (1/8/2022).

Rektor IAIN Bone, Prof. Dr. H. Syahabuddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa percepatan dosen menuju Guru besar mutlak dilakukan.
” Untuk mendukung transformasi IAIN Bone menuju UIN perlu mengsupport dan memantau pengajuan kepangkatan dosen. Dan percepatan dosen menuju guru besar, mutlak dilakukan”, ujarnya.