Mermaids Hundreds of real money pokies thousands On the web Slot

The fresh volcano icons lead to up to dos,500 coins whenever 5 of those appear on reels, if you are 5 Mask symbols give a good cuatro,375 gold coins commission. The most famous on line bonus of all of the times continues to be the added bonus no deposit provide offered at lots of Microgaming gambling enterprises. Read more

DPRD KOLAKA MENGOPTIMALKAN PERAN FUNGSI PENGAWASAN DALAM RANGKA MENYONGSONG PEMBANGUNAN KAWASAN INDUSTRI KEDEPAN

KOLAKA – DPRD Kabupaten Kolaka mengoptimalkan peran fungsi pengawasan dalam rangka menyongsong pembangunan kawasan industri kedepan. Hal ini disampaikan langsung oleh bpk Ir Saifullah Halik selaku ketua DPRD Kabupaten Kolaka saat ditemui diruang kerjanya, (9/12/2022)

Ujarnya bahwa pada waktu pemaparan pihak perusahaan PT.IPIP dengan pihak pemerintah Daerah diHotel Sutan raja, kami dari pihak dprd kami sudah menyampaikan bahwa pada dasarnya kami dalam hal ini DPRD Kabupaten Kolaka sangat mendukung para investor untuk melakukan kegiatan investasi diKolaka ini, sebab dampaknya akan membawa kesejahteraan kepada masyarakat luas, akan tetapi kami juga mengingatkan bahwa seluruh kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat terutama masalah pembebasan lahan harus dikelirkan dulu baru melakukan transaksi, karena jika terjadi permasalahan dilapangan maka yang akan repot bukan saja dari pihak kami tapi terlebih dari pihak perusahaan itu sendiri, ungkap pak Ketua Dprd.

“Kami sangat menghimbau agar hak-hak masyarakat tetap terjaga jangan sampai ada yang terabaikan disana,sehingga bisa memicu timbulnya permasalahan baru, tegasnya.

Ir,Saifullah Halik yang juga merupakan politisi Partai Gerindra menjelaskan bahwa PT.IPIP yang berada di desa Sopura dan Desa Oko-oko adalah merupakan perusahaan kerja sama dengan PT.Vale” Jadi disana itu akan dimanfaatkan sebagai pembangunan kawasan industri, akan didirikan pabrik dengan berbagai macam komponen, katanya.

“Ditempat itu nanti lengkap begitu konsepnya”, jelas pak saifullah.

Lanjut dalam wawancara kami Ketua DPRD Kabupaten Kolaka menambahkan bahwa sebagai wakil rakyat harapannya kami agar supaya perusahaan ini cepat eksis dan melaksanakan program pembangunan pabriknya di kabupaten Kolaka, karena kalau itu terjadi tentunya akan menyerap tenaga kerja yang cukup banyak, misalnya PT.Ceria saja pada waktu peletakan batu pertama menyampaikan kepada kami bahwa kedepan akan membutuhkan tenaga kerja kurang lebih dua belas ribu orang, angka yang cukup besar dan fantastis, belum lagi dengan PT.Vale, PT.IPIP dan PT.Antam, jelasnya, tidak ada lagi yang menganggur diKolaka ini, kesejahteraan akan meningangkat karena efek dominonya sangat besar, usaha apa saja yang dikelolah pasti lancar seperti warung makan, perbengkelan , warung sembako, ruma-rumah kos dan lain sebagainya.

Itulah harapannya kita bukan saja IPIP, Vale juga kita dorong, Ceria juga kita dorong termasuk Antam dsb. Jadi kemarin saya juga sampaikan kepada teman-teman para pengusaha ini agar progres kegiatan mereka berjalan terus jangan kemudian terjadi melakukan pelatakan batu pertama menjadi yang pertama dan terakhir. Ungkap beliau sambil mengakhiri keteranganya.

(Mulyadi RL Sahaba/Herawan)

Datang ke Nunukan, Kepala BKIPM KKP Disambut Tari Tepung Tawar Sebagai Penghormatan

NUNUKAN – Tari Tepung Tawar, sudah menjadi tradisi penjemputan bagi para tamu Pemerintah Daerah sebagai tanda penghormatan bagi para tamu Pemerintah Daerah yang datang di Kabupaten Nunukan.

Tari tepung tawar (Tari Selamot Kesaboi) mengandung makna keselamatan untuk orang yang datang ke Nunukan. Prosesi Penghormatan tersebut dibingkai dalam alunan musik tradisional yang dipadukan dengan rebana yang begitu apik mengiringi tarian.

Dalam prosesi ini tetua kampung melakukan adat penyambutan dengan memercikkan air di telapak tangan tamu yang bermakna pembawa kesejukan, kemudian dilanjutkan dengan melempar beras yang dimaknai sebagai orang yang datang di Kabupaten Nunukan membawa kesuksesan dan kebahagiaan kepada warga Nunukan, serta prosesi ditutup dengan mempersilahkan tamu berdiri di atas bunga yang telah ditata di atas tampi bambu yang dimaknai sebagai bentuk penghormatan dan mengagungkan tamu.

Seperti halnya kemarin sore, Kamis (8/12) Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan kedatangan tamu dari Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Dr. Ir. Pamuji Lestari, M.Sc bersama rombongan yang disambut tari tepung tawar di PLBL Liem Hie Djung Nunukan.

Staf Ahli Bupati Bidang SDM dan Kesra Masniadi yang mewakili Bupati Nunukan juga turut memasangkan baju cendramata dan kalung manik khas Nunukan.

“Selamat datang di Kabupaten Nunukan Bu,” terdengar suara Masniadi disela sela deburan musik.

Setiba di Nunukan, agenda selanjutnya adalah ramah tamah dan makan malam bersama pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah SE M Si, dan kemudian pada hari ini, Jumat (9/12) Pamuji Lestari beserta rombongan akan melanjutkan agenda acara Forum Komunikasi, Koordinasi dan Kerjasama (K3) di Perbatasan yang diselenggarakan di Pulau Sebatik.

(PROKOMPIM/Nam)

Michigan mecca casino Online casinos

You initially need meet with the betting standards so as to help you withdraw your bank account. After you make your first deposit in the a gambling establishment, you are going to discovered a plus. One which just mecca casino withdraw your own earnings regarding the extra, you ought to see specific conditions. Read more

LSM LACAK SULTRA MENYOROT PROGRAM KOMITE SEKOLAH

KOLAKA – Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Lacak Sultra menyoroti adanya permintaan sumbangan oleh pihak komite kepada orang tua siswa yang terjadi baru-baru ini dibeberapa sekolah di kabupaten Kolaka.pasalnya ada beberapa pengurus Komite sekolah yang disinyalir membuat program kerja sekolah dengan mengatas namakan sumbangan sukarela tetapi ada ketentuan nominal jumlah pembayaran per siswa yang ditetapkan didalamnya dengan jangka waktu selamat satu Tahun, Kamis (8/12/2022)

Mulyadi selaku perwakilan LSM Lacak provinsi Sulawesi Tenggara saat ditemui dirumah kediamannya oleh kami mengungkapkan “Saya melihat bahwa ada kekeliruan beberapa pengurus komite sekolah di kabupaten Kolaka baik itu terjadi ditingkat SLTA maupun ditingkat SMP terkait penjabaran dan pemahaman permendikbud no.75 Th.2016 Tentang Komite sekolah” ungkapnya.

Lanjut Mulyadi menambahkan bahwa menurut pemahaman kami didalam permendikbud tersebut memang diperbolehkan Komite sekolah melakukan permintaan sumbangan secara sukarela yang bersifat tidak mengikat dan bukan sebuah keharusan yang harus dipenuhi katanya,apalagi memperlakukan sebuah sangsi terhadap siswa.

Yang kami sayangkan kata Mulyadi bahwa ada
oknum kepala sekolah yang kami temui baru-baru ini, ketika kami mintai keterangan soal adanya pungutan yang dilakukan komite disekolahnya, beliau membantah jika yang dilakukan komite bukanlah pungutan tandasnya ia menambahkan katanya, itu hanya berupa sumbangan dari orang tua siswa ujarnya Kepala sekolah.

Ketika ditanya soal adanya jumlah pembayaran yang ditetapkan oleh pihak sekolah per-siswa dengan jangka waktu selama satu tahun, Kepala sekolah tersebut berdalih jika dirinya hanya mengajukan, sedang yang menyetujui adalah pihak Komite dan orang tua siswa.

Menurut Mulyadi ada dugaan jika pihak sekolah dan Komite bekerja sama mensiasati dalam rapat komite dengan orang tua siswa. Dalam tanda kutip misalnya, pihak Komite tidak transparan menjelaskan kepada orang tua siswa tentang ketentuan yang dimaksud dalam permendikbud no.75 Th.2016 Tentang Komite sekolah, sebab dengan adanya pemahaman terkait dengan permendikbud yang dimaksud oleh orang tua siswa maka pihak orang tua siswa yang hadir dalam rapat, dapat mempertimbangkan antara jumlah pembiayaan yang diajukan oleh pihak sekolah ke-Komite, dengan kesanggupan sumbangan secara sukarela yang akan ditanggung oleh orang tua siswa, sebab jika tidak berlaku seperti ini ,besar kemungkinan yang akan terjadi dalam rapat, judulnya sumbangan secara sukarelah tapi isinya pemaksaan yang ada didalamnya” Tandasnya.

Pada dasarnya bahwa keberadaan dan eksistensi komite sekolah ini kita sangat mendukung sehingga peran dan fungsi Komite sekolah dapat memberikan sebuah kontribusi terhadap kemajuan sekolah yang bersangkutan, akan tetapi dalam menjalankan tugas dan fungsi komite sekolah ini seyogyanya perlu pemahaman mengenai regulasi secara komperhensif dan transparan sehingga dapat meminimalisir kesalah fahaman yang terjadi dimasyarakat terutama terjadinya penyalah gunaan anggaran atau adanya indikasi ruang untuk melakukan suatu kejahatan/ korupsi bagi para pelaku yang terkait didalamnya.

(Herawan)