Switch On dan Serah Terima PT Antam Bantuan Penerangan Lampu Jalan umum 110 Tiang

KOLAKA – Serah terima swicth on dan bantuan lampu penerangan jalan umum di Desa Totobo PT Antam tbk UBPN Kolaka, melaksanakan serah terima swicth on dan bantuan lampu penerangan jalan umum di jalan Baypas Kolaka-Pomalaa Sulawesi Tenggara, (29/12/2022).

PT Antam bahwa operasional perusahaan memiliki dampak langsung terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional. Oleh karena itu PT Antam senantiasa perduli dan melakukan tanggung jawab sosial melalui program program CSR sebagai bentuk perhatian dan komitmen perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak.

Nilus Rahmat General Manager PT Antam Tbk UBPN, mengatakan salah satu program CSR PT Antam yaitu mendukung peningkatan perekonomian masyarakat serta penataan kawasan perumahan, prasarana pemukiman dan perhubungan khususnya yang berada di Kecamatan Pomalaa.

PT Antam Tbk UBPN Kolaka, melalui program CSR melaksanakan kegiatan pelaksanaan lampu penerangan jalan umum yang dibagi menjadi tiga segmen. Pertama berada di Pelabuhan Pelni sebanyak empat belas tiang, kedua di Jalan Cakalang s12 tiang dan ketiga di Jalan By Pass Dawi-dawi 29 tiang sehingga total menjadi 55 tiang dan tahun ini 2022 di jalan Bay pas Kolaka-Pomalaa di desa Totobo sebanyak 110 Tiang.

“Kami ucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah kabupaten Kolaka, besar harapan kami semoga program ini bisa memberikan manfaat khususnya bagi seluruh masyarakat Kecamatan Pomalaa dan umumnya bagi seluruh masyarakat Kolaka,” ungkap Nilus Rahmat.

Ditambahkannya, bantuan lampu penerangan jalan ini masuk dalam sinergi berdaya dan juga harmoni sebagai komitmen PT Antam mendukung pembangunan Kabupaten Kolaka khususnya juga Kecamatan Pomalaa.

“Apa yang kami berikan tidak banyak namun semoga bisa memberikan manfaat kepada masyarakat Pomalaa” pungkasnya.

Selain itu, Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei mengatakan sangat mengapresiasi PT Antam yang berada di wilayahnya.

“Saya sangat mengapresiasi keberadaan PT Antam di Kolaka, sehingga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat Kolaka. Selain itu bantuan lampu jalan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat disini,” pungkasnya.

Penulis : M Herawan

Editor : Nam

Wabup H. Hanafiah Hadiri Kegiatan Harmonisasi Pemotongan Zakat di Kalangan ASN Pemkab Nunukan, Juga Menyerahkan Bantuan sosial Bagi Lansia

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah menghadiri kegiatan Harmonisasi Pemotongan Zakat di Kalangan Pemerintah Kab. Nunukan. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang pertemuan lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Kamis (29/12).

Kegiatan kali ini juga dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Amin, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kab. Nunukan, Ketua Baznas Kab. Nunukan ustadz H. Zahri Fadli, Staf Ahli Bidang SDM dan Kesra Masniadi, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Nunukan, UPTD Diknas Perwakilan Prov. Kaltara, UPTD Dinas Kehutanan, Bankaltimtara Cab. Nunukan, Kabag Kesra H. Tuwo, para Kasubbag Keuangan, dan para Bendahara di lingkungan Pemerintah Kab. Nunukan.

Zakat adalah bagian tertentu dari harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap umat muslim dan merupakan salah satu rukun islam. Zakat yang dikeluarkan akan diberikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya.

Zakat memiliki arti suci, baik, berkah, tumbuh, dan berkembang. Dengan kewajiban kita mengeluarkan zakat maka akan mensucikan atau membersihkan jiwa kita.

Dalam Al-Quran disebutkan, Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, maka dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka (QS. At-Taubah 103).

Dalam sambutannya Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah menyampaikan bahwa dengan adanya ASN yang berjumlah kurang kebih 3900 orang, maka diharapkan bisa secara aktif bisa membayar zakat, sehingga dana-dana tersebut terkumpul dan bisa di serahkan atau dimanfaatkan oleh para mustahiq.

“Saya kira pembayaran zakat ini sangat besar artinya bagi kegiatan pembinaan warga kita yang kurang mampu yang ada di Kab. Nunukan.” ujarnya.

Wabup Hanafiah juga menyampaikan bahwa dari Baznas Nunukan berkeinginan untuk nantinya pembayaran zakat bagi ASN bisa bersinergi dengan Bankaltimtara sehingga bisa terpotong secara otomatis dari masing-masing rekening. Karena selama ini pemotongan zakat dilakukan oleh bendahara masing-masing OPD.

“Oleh karena itu saya menyambut baik kegiatan ini. Saya berharap seluruh kepala OPD kiranya dapat mengoptimalkan lagi penerimaan-penerimaan zakat ini. Mungkin saja ada staf-staf pegawai ASN yang belum membayar atau tidak mau membayar zakatnya, saya kira perlu didorong sama-sama sehingga bisa turut serta membayar zakatnya di Baznas,” ungkap wabup.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Wabup Hanafiah mengingatkan kembali amanah Bupati kepada seluruh OPD agar semua ASN yang berada di Kab. Nunukan ini bisa sadar akan zakat. Karena zakat ini akan di pergunakan atau disalurkan kembali kepada masyarakat yang tertimpa permasalahan sosial dan ekonomi.

“Selain itu juga saya meminta kepada Ketua Baznas kiranya untuk dapat berkoordinasi dengan instansi yang terkait baik itu permasalahan sosial di Dinas Sosial, maupun Kesra untuk data dan lainnya, sehingga kedepannya tidak ada lagi pemberian bantuan yang dobel. Jangan sampai kita memberikan bantuan kepada orang yang tidak tepat”, tambahnya.

Di akhir kegiatan Pemerintah Kab. Nunukan melalui Bagian Kesra, memberikan bantuan sosia bagi lansia mandiri secara simbolis kepada 150 orang. Dari data yang diperoleh Kec. Nunukan sebanyak 65 orang, Kec. Nunukan Selatan 5 orang, Kec. Seimenggaris 3 orang, Kec. Sebuku 5 orang, Kec. Tulin Onsoi 3 orang, Kec. Sembakung 8 orang, Kec. Sembakung Atulai 1 orang, Kec. Lumbis 3 orang, Kec. Sebatik 6 orang, Kec. Sebatik Tengah 3 orang, Kec. Sebatik Utara 6 orang, Kec. Sebatik Timur 8 orang, Kec. Sebatik Barat 1 orang, Kec. Lumbis Ogong 1 orang, Kec. Krayan 11 orang, Kec. Krayan Barat 14 orang, Kec. Krayan Timur 4 orang, Kec. Krayan selatan 3 orang, Kec. Krayan Tengah 1 orang, masing-masing menerima Rp.300.000,- perorang.

(PROKOMPIM)

Polri Percantik Bandara Soetta dengan Lukisan Karya Para Difabel


Jakarta -Berandankrinews.com. Sebanyak 20 lukisan karya penyandang disabilitas yang terpilih dari kegiatan Police Art Festival 2022 dipajang di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Kamis (29/12/2022).

Dipamerkan lukisan di area kedatangan domestik itu sengaja untuk memanjakan mata penumpang dan juga mempercantik megahnya Terminal 3 Bandara Soetta. Selain itu, bentuk apresiasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan juga mewujudkan lingkungan ramah untuk kelompok-kelompok rentan dalam hal ini difabel.

Keberadaan puluhan lukisan tersebut juga menarik perhatian para wisatawan yang baru saja turun dari pesawat. Mereka tertarik untuk melihat sejenak lukisan-lukisan yang ditempatkan di eskalator berjalan sambil mengambil foto dengan gawainya.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya untuk Angkasa Pura 2 dan juga Tempo yang sudah sinergi dan berkolaborasi memberikan fasilitas kepada saudara-saudara kita dan anak-anak kita. Ini sebagai bentuk empati dan support dan motivasi meningkatkan percaya diri, bahwa mereka masih bisa berkarya dan kita berikan ruang untuk berekspresi. Pada hari ini ada 20 karya yang bisa kita tampilkan di ruangan publik,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo di Bandara Soetta.

Dedi melanjutkan, perhatian Polri terhadap difabel tidak hanya dengan mengadakan lomba melukis melalui Police Art Festival 2022 di Taman Ismail Marzuki pada 21 Desember lalu dalam memperingati Hari Disabilitas Internasional. Namun implementasi lainnya yakni melalui melakukan perbaikan pelayanan kepada mereka, contohnya di seluruh jajaran Polda dan Mabes Polri harus ada kursi roda.

Tak hanya itu saja di beberapa satuan wilayah, seperti Polres Tangerang Selatan melakukan pemberdayaan kepada penyandang disablitas dengan mempekerjakan mereka. “Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowa memerintahkan agar seluruh sentra pelayanan kepolisian, mulai dari tingkat Polsek, Polres, Polda dan Mabes Polri harus ramah untuk disabilitas,” kata Dedi Bandara Soetta.

Lebih lanjut kata Dedi, tujuan dipamerkan lukisan di bandara karena merupakan ruang publik. Selain itu menurutnya terjadi tren peningkatan penumpang di Angkasa Pura khususnya di Terminal 3 Bandara Soetta.

Mantan Kapolda Kalteng ini menegaskan, ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa Kapolri membuka ruang kepada publik untuk bisa mengkritisi Polri agar kedepan menjadi lebih baik.

“Baik dengan lomba karya para difabel ini dan lomba-lomba sebelumnya yakni mural, menulis Surat untuk Kapolri dan seni musisi jalanan mereka bebas untuk mengkritisi Polri lewat seni. Bapak Kapolri tidak segan-segan juga untuk membuka ruang dialog dan beliau sangat terbuka bahwa Polri diperintahkan tidak boleh menutup diri. Orang (Polri) harus terbuka untuk menerima saran, masukan dan juga kritikan,” tandasnya.

Jenderal bintang dua ini menambahkan, 20 lukisan ini sangat berkualitas. Dari segi tema, para pelukis difabel ini selain menggambarkan apresiasi pelayanan yang telah dilakukan oleh Polri, juga harapan kesadaran masyarakat untuk menghilangkan stigma terhadap penyandang disabilitas dan memberikan dukungan untuk meningkatkan kemampuan serta kesejahteraan difabel.

Sementara Senior Manager Service and Facility Terminal 3, Muhammad Syarif berterima kasih bisa mendukung Polri yang memberikan kesempatan kepada disabilitas bisa memamerkan karyanya di Terminal 3. “Kami juga turut bangga bisa mensupport teman-teman seniman disabilitas. Dan kami dari teman-teman Angkasa Pura 2 mendukung semua karya seni yang di Indonesia bisa menjadi etalasenya produk seni yang ada di Indonesia di bandara kami,” ucapnya.

Ia berharap kepada para penumpang dan penggunaan jasa bisa menikmati karya-karya dari penyandang disabilitas ini. “Semoga pesan-pesan dari para disabilitas melalui lukisan ini bisa tersampaikan kepada masyarakat melalui penumpang dan pengguna jasa bandara ini,” ujarnya.

Better No-deposit Incentive Gambling jackpot jot enterprises Within the Canada Get $6 For free

You could potentially earn a great jackpot even though you have the ability to struck it having fun with money from your no deposit bonus. Bear in mind that particular no places incentives could only getting applied to specific game or titles even if. The main benefit currency you have made in your account is basically genuine currency to play which have. Read more