Local casino Los angeles Vida /in/betfred-casino-is-our-reviewers-next-choice-stay-tuned-for-a-complete-review-of-everything-you-need-to-know/ Remark And Honest No Bs Recommendations

Casino La Vida is a superb choice for extremely gambling people, because this service also provides a big distinctive line of expert game, the entire amount of which is higher than 600 headings. Here you will find multipurpose harbors, which you know already really for quite some time. Developers away from Microgaming are well-known for their powerful. Read more

Finest Real money Casinos /in/top-cat/ on the internet Out of 2023

They’ve been well-accepted among those who wish to try the brand new seas however, aren’t happy to to go currency to play during the local casino. But not, often it merely applies to specific online game or headings. In terms of video game, you’ll be able to mainly see totally free ports no-deposit bonuses being offered. Sunset Harbors Casino try a good strikingly the new and you will fun Opponent Betting online casino. Read more

Hot-shot On wheres the gold slots the internet Slot

An overall total payment part of 96.00percent ensures players obtain a good really worth due to their money and you will found stellar customer support. Noted for their character and you may secure gaming environment, Gaming Bar Gambling establishment is subscribed inside Malta. Read more

Pangdam XIV/Hasanuddin Resmikan Batalyon Armed 21/105 Tarik/Kawali di Kab. Bone


Watampone -Berandankrinews.com. Panglima Kodam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr. H. Totok Imam Santoso, S.I.P., S. Sos., M.Tr. (Han) meresmikan Satuan Baru Batalyon Armed 21/105 Tarik/Kawali Kodam XIV/Hasanuddin bertempat di Mako Yon Armed 21/105 Tarik/Kawali Jl. Poros Leppangeng – Watampone, Bulu Allaporenge, Kec. Bengo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan

Dalam amanatnya, Pangdam XIV/Hsn mengatakan mengacu pada rencana strategis tahun 2020-2024 TNI AD, peresmian Batalyon Armed 21/105 Tarik/Kawali Kodam XIV/Hsn ini dalam rangka menjawab tuntutan tugas dan optimalisasi dalam mewujudkan keutuhan NKRI. Salah satunya melaksanakan penataan dan pembentukan satuan baru di wilayah Kodam XIV/Hsn.

Pimpinan sangat berharap bahwa dengan adanya satuan baru akan lebih optimal dalam pelaksanaan tugas pokok Kodam XIV/Hsn, lebih optimal dalam melaksanakan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Sulsel dan Pemerintah Daerah, dan lebih optimal dalam menghadapi apapun bentuk ancaman yang akan mengganggu keamanan di wilayah.

Inilah yang menjadi tuntutan kita bersama agar Batalyon Armed 21/105 Tarik/Kawali dapat melaksanakan tugas pokok TNI yang lebih optimal dan lebih baik,” tandasnya.

Dikatakannya lagi, sesuai UU TNI tugas pokok TNI itu ada dua yaitu operasi militer peran dan operasi militer selain peran.

Pada saat dituntut melaksanakan
Operasi militer peran maka Batalyon Armed 21/105 Tarik/Kawali dapat menggunakan Alustista barupa meriam yang ada.
“Itu adalah istrimu, itu adalah alat peranmu maka rawatlah dengan baik,” pintanya.

Kemudian tuntutan yang kedua apabila dilibatkan dalam penanganan operasi militer selain peran, contohnya bencana alam, separatis, membantu pemerintah daerah, dan kepolisian, maka tentu kalian nantinya diorganisir sesuai dengan yang telah ditentukan tanpa menggunakan alat peran yang ada.

Tak lepas dari itu semua, Pangdam XIV/Hsn juga meminta dukungan penuh Batalyon Armed 21/105 Tarik/Kawali agar membantu pemerintah daerah Kabupaten Bone dalam membangun Bone kedepan menjadi lebih baik, termasuk membantu pemerintah provinsi Sulsel.

Kepada prajurit Batalyon Armed 21/105 Tarik/Kawali Kodam XIV/Hsn bekerjalah dengan baik, jaga nama baik Angkatan Darat, tunjukkan bahwa Batalyon Armed 21/105 Tarik/Kawali adalah prajutit sejati, profesional, kapabel dan kehadiranya bermanfaat bagi orang lain.

Setelah upacara peresmian Pangdam melanjutkan kegiatan tanam jangung dan pelepasan bibit ikan lele di kawasan Ketahanan Pangan Batalyon Armed 21/105 Tarik/Kawali, dilanjutkan pengarahan kepada seluruh prajurit Batalyon Armed 21/105 Tarik/Kawali serta peninjauan pangkalan.

Turut hadir dalam kegiatan, Danpussen Armed Mayjen TNI Yudhi Candra Jaya, Dirbinsen Armed Brigjen TNI Saiful Rahman, Danrem 143/Ho Brigjen TNI Yufti S
Para pejabat Utama Kodam XIV/Hsn, Mewakili Danrem 142/Tatag
Kolonel Arm Iron Prasetyo,
Para Pejabat Utama Korem 141/Tp,
Kasat Pol PP Andi Rijaya ( Mewakili Gubernur Sul-Sel),
Irlantas Polda Sulsel Kombes Polisi Kala (mewakili Kapolda Sulsel), Wakil Bupati Bone Dr H Ambo Dalle M.M (Mewakili Bupati Bone)
Para Dandim Jajaran Korem 141/Tp, Para Dan/Kabalak Korem 141/Tp

(Penrem141/Tp)

Gubernur Serahkan Bantuan Hibah kepada 36 Kelompok Nelayan

TANJUNG SELOR – Sebanyak 36 Kelompok Nelayan menerima bantuan hibah dari bidang Kelautan dan Perikanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Gubernur Kaltara Drs H Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum menyerahkan langsung bantuan tersebut secara simbolis di Ruang Serbaguna, Gedung Gadis Pemprov Kaltara (29/12).

Adapun nilai bantuan mencapai Rp 3 miliar lebih. Di antaranya berupa hibah alat tangkap, perahu dan mesih perahu nelayan, pelampung, karamba jaringan apung, lantai jemur rumput laut.

Selain itu ada juga petakan tandon, petakan pentokolan, pipa pemasukan air laut, priobotik, pupuk, kapur, saponin, alat kualitas air, benih udang, artemia, biondikator, bibit mangrove, jala tebar serta perbaikan rumah jaga dan dasar tambak.

Ada pula benih bandeng, benih udang windu, bibit rumput laut kultur jaringan, bibit rumput laut, kemasan rumput laut non konsumsi, dermaga, bantuan jalan jeramba, dan bantuan alat jemur rumput laut.

“Saya minta ini dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Bantuan ini bersifat stimulan atau pemantik, selebihnya bapak/ibu harus bisa mengembangkan usaha kelautan dan perikanan lebih maju, dan mampu meningkatkan kesejahteraan,” kata Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang.

Masih kata Zainal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang pro rakyat. Salah satunya dengan memberikan bantuan hibah di bidang kelautan dan perikanan.

Diketahui, luas perairan Kaltara sampai dengan 12 mil yaitu 776.000 hektare, dengan panjang pantai mencapai 3,5.000 kilometer (km).

Pada tahun 2021, Provinsi Kaltara dapat memproduksi 336.699 ton tangkapan ikan dan 642,010 ton hasi budidaya ikan dengan rata-rata laju pertumbuhan produksi selama 3 tahun terakhir yaitu 3,78 persen untuk perikanan tangkap, dan 3,66 persen untuk perikanan budidaya dengan jumlah nelayan 19.350 orang. 18.793 orang diantaranya merupakan pembudidaya ikan.

Tahun 2021 produksi rumput laut Kaltara mencapai (627.000 ton), produksi udang windu mencapai (9,7.000 ton), produksi ikan bandeng mencapai (4.000 ton), dan produksi kepiting mencapai (756 ton).

Guna menunjang aktivitas perikanan di Kaltara, lanjut Zainal, saat ini total pelabuhan perikanan yang ada di Kaltara berjumlah 6 (enam) pelabuhan. Baik yang sudah beroperasional maupun calon pelabuhan perikanan yang akan dibangun.

Diantaranya, Pelabuhan Perikanan Tengkayu 2 Tarakan, calon Pelabuhan Perikanan Juwata Tarakan, Pelabuhan Perikanan Bunyu Bulungan, calon Pelabuhan Perikanan di Nunukan, SKPT Sebatik yang terletak di Kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.

“Ada juga calon Pelabuhan Perikanan Mansapa di Kabupaten Nunukan. Pelabuhan ini nantinya akan dibangun dengan menggunakan dana pinjaman luar negeri sebesar Rp 500 miliar. Kita harapkan ini mampu memberikan dampak terhadap pelaku usaha perikanan di Kaltara,” harap Gubernur Zainal.

Dalam hal mendukung sarana dan prasarana perikanan tangkap di Kaltara, sebanyak 3 (tiga) daerah di Kaltara juga telah didaftarkan sebagai kampung nelayan maju sebagai bentuk bantuan dan dukungan dalam melaksanakan kegiatan kelautan dan perikanan.

Adapun tiga kampung tersebut diantaranya, Kampung Nelayan Karang Anyar di Tarakan, Kampung Nelayan Sei Pancang di Nunukan, dan Kampung Nelayan Salimbatu, di Bulungan.

Selain itu, ekspor perdana rumput laut. Hal ini turut menjadi momentum kebangkitan ekspor produk kelautan dan perikanan Kaltara, karena memiliki nilai tambah dan berdaya saing di pasar global.

Dimana, pada tahun 2021, total produksi rumput Kaltara mencapai 627.875,45 ton dari total luar budidaya rumput laut 1.662,22 hektare. Angka ini merupakan bukti besar rumput laut di Kaltara.

Potensi rumput laut di Kaltara bahkan kian menjanjikan, tak hanya memenuhi kebutuhan nasional, Kaltara pun siap menjadi pemasok kebutuhan rumput laut untuk negara lain.

Tak hanya itu, Pemprov Kaltara melalui DKP Provinsi Kaltara juga mengusulkan sertifikasi pada 13.060 hektare lahan tambak untuk 1.516 petak di Bulungan dan Kota Tarakan ke Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Kaltara yang memiliki luas tambak terluas di Indonesia yaitu sekitar 149.958 hektar diharapkan mampu bersaing menjadi salah satu sektor membangkitkan perekonomian Kaltara.

Untuk itu, Gubernur mengharapkan bantuan hibah ini dapat mewujudkan peningkatan ekonomi yang berdaya saing dan mengurangi kesenjangan antar wilayah. Utamanya, meningkatkan ketahanan pangan dengan berorientasi pada kepentingan rakyat melalui sektor kelautan dan perikanan.

“Semoga melalui bantuan ini seluruh pihak dapat bekerja sama, berkolaborasi dan berkontribusi untuk memajukan dan mengoptimalkan potensi sumber daya alam perikanan dan kelautan secara maksimal dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat khususnya nelayan di Tanah Benuanta,” pungkas Gubernur, Zainal Paliwang.

(dkisp)