Kondisi Ponton PLBL Nunukan Darurat, Petugas Lakukan Perbaikan Swadaya Cegah Keruntuhan
NUNUKAN – Kepala UPTD PLBL Limijung, Saiful Jamal, mengungkapkan kondisi ponton di Pelabuhan Lintas Batas Laut (PLBL) Nunukan sudah dalam keadaan darurat. Tiang-tiang penyangga terdeteksi keropos dan beberapa bahkan sudah putus, diperparah hujan dan angin kencang belakangan ini.
“Kami khawatir jika tidak segera ditangani, bangunan ini bisa roboh. Padahal pelayanan penumpang berjalan setiap hari. Kalau sampai roboh, masyarakat akan menilai kami tidak bertindak,” ujar Saiful Jamal saat wawancara, Jumat (14/08/2026).
Karena proses anggaran pemeliharaan belum selesai, petugas PLBL mengambil langkah cepat: membersihkan pasir sisa banjir, mengumpulkan material, dan melakukan perbaikan darurat secara swadaya. Biaya dikeluarkan sendiri dulu, dengan harapan bisa diajukan penggantian nanti jika memungkinkan dan sesuai aturan.
Kondisi Ponton 1 paling parah. Anggaran pemeliharaan sebesar Rp160 juta sudah dialokasikan khusus untuk perbaikan Ponton 1, namun pelaksanaannya masih menunggu proses.
Saiful khawatir proses penganggaran terlalu lama sementara kebocoran dan kerusakan terus bertambah. Petugas bahkan harus menguras air setiap hari.
Ponton 2 juga mengalami kerusakan serupa, namun anggaran saat ini baru cukup untuk Ponton 1.
Fasilitas ini dibangun sekitar tahun 2006, artinya sudah berusia lebih dari 20 tahun. Selama itu, perbaikan menyeluruh belum pernah dilakukan.
Saiful berharap perbaikan bisa segera dieksekusi dan anggaran tambahan tersedia untuk Ponton 2 demi menjaga keselamatan ribuan penumpang setiap harinya.
Padli/admin
