Gubernur Matangkan Perencanaan Islamic Center, Keselamatan Jadi Prioritas
MAKASSAR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang., S.H., M.Hum., membahas pematangan masterplan dan Detail Engineering Design (DED) Islamic Center di Tanjung Buyu, Kabupaten Bulungan dengan menekankan aspek keselamatan dan mitigasi banjir.
Pembahasan tersebut dilaksanakan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) Kaltara, Ir. Helmi, dan konsultan perencana di Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin, Rabu (28/10).
Islamic Center akan dirancang dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan, kebutuhan pengguna, serta karakteristik wilayah. Gubernur menegaskan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas, terutama dalam mengantisipasi potensi banjir di kawasan pembangunan.
“Perhitungkan batas air tertinggi banjir 10 tahunan dan pastikan pelataran masjid sudah bebas banjir,” tegas Gubernur.
Arahan tersebut menjadi perhatian dalam penyusunan desain teknis, khususnya terkait penentuan elevasi bangunan dan pelataran, kondisi hidrologi kawasan, serta sistem drainase. Perhitungan yang cermat diperlukan untuk memastikan kawasan Islamic Center direncanakan secara aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Selain aspek teknis, desain Islamic Center juga mengangkat identitas budaya lokal. Salah satu konsep yang dibahas ialah bangunan masjid di atas sungai dengan sentuhan ornamen bunga bakung, yang dikenal sebagai salah satu ciri khas budaya Bulungan.
Masjid tersebut direncanakan memiliki kapasitas sekitar 1.200 orang. Selain sebagai tempat ibadah, Islamic Center diharapkan dapat menjadi ruang untuk mendukung kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.
Melalui pematangan masterplan dan DED, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berupaya memastikan perencanaan pembangunan Islamic Center dilakukan secara komprehensif dengan memperhatikan keselamatan, kondisi lingkungan, kebutuhan masyarakat, dan nilai budaya daerah.
Dokumen perencanaan tersebut diharapkan menjadi landasan bagi tahapan pembangunan selanjutnya agar pengembangan Islamic Center dapat dipersiapkan secara terukur dan sesuai kebutuhan masyarakat.
(dkisp)
